Ad Placeholder Image

Ini Berbagai Makanan Sumber Kalsium yang Perlu Diketahui

7 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Juni 2026

Kalsium merupakan nutrisi yang menunjang beragam fungsi tubuh untuk bekerja dengan normal setiap harinya.

Ini Berbagai Makanan Sumber Kalsium yang Perlu DiketahuiIni Berbagai Makanan Sumber Kalsium yang Perlu Diketahui

DAFTAR ISI


Kalsium adalah salah satu mineral paling penting yang dibutuhkan oleh tubuh manusia untuk menjaga fungsi dasar fisiologis agar tetap berjalan optimal. Sekitar 99 persen kalsium di dalam tubuh manusia disimpan di dalam tulang dan gigi, di mana mineral ini bertugas memberikan struktur, kekuatan, dan kepadatan. Sementara itu, 1 persen sisanya beredar di dalam darah dan jaringan lunak untuk mendukung fungsi kritis lainnya, seperti kontraksi otot, pembekuan darah, transmisi sinyal saraf, dan menjaga irama jantung tetap normal.

Sayangnya, tubuh manusia tidak dapat memproduksi kalsium secara alami. Oleh karena itu, kita sangat bergantung pada asupan dari luar, terutama melalui makanan yang mengandung kalsium. Ketika asupan harian tidak terpenuhi, tubuh akan memicu mekanisme kompensasi dengan mengambil cadangan kalsium dari dalam tulang untuk menjaga kadar kalsium darah tetap stabil. Jika kondisi ini terjadi secara terus-menerus dalam jangka waktu yang panjang, kepadatan tulang akan menurun drastis, meningkatkan risiko terjadinya osteopenia dan osteoporosis, terutama pada wanita yang telah memasuki masa menopause.

Memenuhi kebutuhan mineral ini sebenarnya tidaklah sulit jika kamu mengetahui jenis-jenis makanan yang tepat. Banyak orang berasumsi bahwa susu sapi adalah satu-satunya sumber utama, padahal alam menyediakan beragam alternatif yang tak kalah kaya, mulai dari kacang-kacangan, sayuran hijau, hingga ikan laut. Memilih variasi makanan ini sangat penting tidak hanya untuk tulang, tetapi juga untuk kesehatan metabolisme secara menyeluruh.

Nah, mau tahu apa saja pilihan makanan yg mengandung kalsium yang bisa kamu konsumsi sehari-hari? Berikut ulasan lengkap beserta panduan asupan hariannya yang perlu kamu perhatikan!

Daftar Makanan yang Mengandung Kalsium Tinggi

Ada banyak pilihan sumber makanan alami yang bisa kamu masukkan ke dalam menu diet sehari-hari untuk memastikan kebutuhan tulang dan tubuh terpenuhi dengan baik. Berikut adalah beberapa rekomendasi terbaiknya:

1. Susu Sapi dan Kambing

Susu adalah salah satu sumber kalsium yang paling dikenal luas dan paling mudah diserap oleh tubuh. Dalam satu cangkir (sekitar 250 ml) susu sapi, terdapat kurang lebih 275 hingga 300 mg kalsium, tergantung pada jenisnya apakah utuh (whole milk) atau rendah lemak (low fat). Susu kambing bahkan memiliki kandungan yang sedikit lebih tinggi, yaitu sekitar 327 mg per cangkir. Selain mineral tersebut, susu juga umumnya diperkaya dengan vitamin D dan mengandung protein berkualitas tinggi yang sangat dibutuhkan untuk proses regenerasi sel dan menjaga kesehatan jaringan tubuh.

2. Keju

Hampir semua jenis keju merupakan sumber kalsium yang sangat baik, namun keju bertekstur keras seperti Parmesan menduduki peringkat teratas. Sekitar 30 gram keju Parmesan parut dapat menyumbang hingga 330 mg kalsium. Sementara itu, keju lunak seperti Brie atau keju Cottage memiliki kandungan yang lebih rendah. Keuntungan lain dari mengonsumsi keju, terutama jenis keju tua yang telah melalui proses fermentasi lama, adalah kandungan laktosanya yang sangat rendah sehingga lebih aman bagi mereka yang memiliki intoleransi laktosa ringan.

3. Yoghurt

Yoghurt adalah pilihan luar biasa lainnya dari kelompok produk olahan susu (dairy). Satu cangkir (245 gram) yoghurt tawar (plain yoghurt) dapat memenuhi sekitar 30 persen kebutuhan harian mineral ini untuk orang dewasa. Yoghurt rendah lemak bahkan sering kali memiliki kandungan kalsium yang sedikit lebih tinggi. Selain bermanfaat untuk kepadatan tulang, yoghurt merupakan sumber probiotik alami yang sangat baik untuk menjaga keseimbangan mikrobioma usus, menunjang sistem kekebalan tubuh, dan melancarkan pencernaan.

4. Ikan Sarden dan Salmon Kalengan

Bagi kamu yang mencari sumber kalsium hewani di luar produk susu, ikan sarden dan salmon kalengan adalah jawabannya. Mengapa harus kalengan? Jawabannya terletak pada tulang ikan tersebut yang menjadi lunak karena proses pengalengan, sehingga bisa dimakan secara utuh. Satu kaleng kecil sarden (sekitar 92 gram) mengandung sekitar 35 persen kebutuhan kalsium harian. Selain itu, ikan berlemak laut dalam ini merupakan sumber asam lemak omega-3 yang terbukti secara klinis ampuh mengurangi peradangan sendi dan mendukung kesehatan kardiovaskular.

5. Kacang Almond

Di antara semua jenis kacang-kacangan, almond menempati urutan pertama sebagai kacang dengan kandungan kalsium tertinggi. Sekitar satu ons almond (kira-kira 22 butir) dapat memberikan 8 persen dari nilai harian yang direkomendasikan. Kacang almond juga padat nutrisi lain, termasuk serat makanan yang tinggi, lemak sehat tak jenuh, protein, magnesium, serta vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan kuat untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh.

6. Sayuran Berdaun Hijau Gelap

Sayuran berdaun hijau gelap sangat dianjurkan untuk dimasukkan dalam diet harian, terutama bagi para vegan dan vegetarian. Sayuran seperti collard greens, kale, bok choy, dan brokoli sangat kaya akan mineral ini. Sebagai contoh, satu cangkir sayur collard hijau yang dimasak mengandung sekitar 266 mg kalsium. Namun, perlu diperhatikan bahwa beberapa sayuran hijau lain seperti bayam, meskipun tinggi kalsium, juga mengandung senyawa oksalat yang tinggi. Oksalat dapat mengikat kalsium di lambung dan usus, sehingga menurunkan tingkat penyerapannya (bioavailabilitas) oleh tubuh.

7. Tahu dan Tempe

Makanan tradisional khas Asia, khususnya Indonesia, seperti tahu dan tempe adalah primadona sumber kalsium nabati. Tahu yang proses koagulasinya menggunakan kalsium sulfat (calcium-set tofu) memiliki kandungan yang sangat menakjubkan. Setengah cangkir (sekitar 126 gram) tahu jenis ini bisa mencukupi lebih dari 60 persen kebutuhan harian. Sementara tempe, karena melalui proses fermentasi, memiliki asam fitat yang lebih rendah, sehingga memudahkan sistem pencernaan menyerap mineral-mineral penting di dalamnya secara lebih efisien.

8. Edamame

Edamame, atau kacang kedelai muda yang dipanen saat masih di dalam polong, adalah camilan sehat yang kaya nutrisi. Satu cangkir edamame matang menyumbang sekitar 10 persen dari total kebutuhan kalsium harian yang direkomendasikan. Edamame tidak hanya tinggi kalsium, tetapi juga merupakan salah satu dari sedikit sumber nabati yang menyediakan protein lengkap, yaitu mengandung sembilan jenis asam amino esensial yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh manusia sendiri.

9. Buah Ara Kering (Figs)

Jika kamu menyukai makanan manis yang menyehatkan, buah ara kering adalah pilihan tepat. Buah ara kering merupakan salah satu buah dengan kandungan kalsium tertinggi dibandingkan buah kering lainnya. Hanya dengan mengonsumsi porsi sekitar 40 gram (sekitar dua hingga tiga buah ara), kamu sudah mendapatkan 5 persen dari kebutuhan kalsium harian. Buah ara kering juga menyediakan potasium dan vitamin K yang saling bersinergi dalam menjaga kekuatan jaringan tulang.

10. Makanan dan Minuman Fortifikasi

Fortifikasi adalah proses penambahan mikronutrien ke dalam makanan. Saat ini, banyak produk komersial di pasaran yang difortifikasi dengan kalsium. Beberapa contoh populer meliputi susu kedelai, susu almond, sereal sarapan, hingga jus jeruk kemasan. Segelas jus jeruk yang difortifikasi kalsium seringkali menyediakan mineral ini dalam jumlah yang setara dengan segelas susu sapi. Mengonsumsi makanan fortifikasi adalah jalan pintas yang efektif bagi individu yang kesulitan memenuhi asupan harian dari makanan utuh (whole foods).

Tips Memaksimalkan Penyerapan Kalsium dalam Tubuh
  1. Cukupi Kebutuhan Vitamin D: Kalsium tidak bisa diserap usus tanpa bantuan vitamin D. Berjemur di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit atau mengonsumsi ikan berlemak dapat membantu memenuhinya.
  2. Batasi Asupan Garam (Natrium): Konsumsi garam yang berlebihan memicu ginjal membuang lebih banyak kalsium melalui urine, yang pada akhirnya menguras cadangan dari tulang.
  3. Perhatikan Konsumsi Kafein: Minum kopi atau teh berkafein secara berlebihan (lebih dari 3 cangkir sehari) dapat sedikit mengurangi kemampuan tubuh dalam menyerap mineral penting ini.

Kebutuhan Kalsium Harian dan Risiko Kekurangan

Kebutuhan asupan kalsium harian sangat bergantung pada usia dan jenis kelamin. Berdasarkan pedoman kesehatan umum, anak-anak dan remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan pesat (usia 9 hingga 18 tahun) membutuhkan sekitar 1.300 mg per hari. Untuk orang dewasa berusia 19 hingga 50 tahun, rekomendasinya adalah 1.000 mg per hari. Namun, bagi wanita yang telah berusia di atas 50 tahun (memasuki menopause) dan pria di atas 70 tahun, kebutuhannya meningkat menjadi 1.200 mg per hari guna melawan penurunan kepadatan tulang terkait usia.

Kekurangan kalsium akut (hipokalsemia) jarang memberikan gejala langsung karena tubuh sangat ahli dalam menjaga homeostasis dengan membongkar tulang. Namun, defisiensi kronis yang berlangsung lama tanpa penanganan dapat memunculkan tanda-tanda fisik. Jika kamu mengalami keluhan yang menetap seperti kram otot parah, kesemutan di ujung jari tangan dan kaki, hingga nyeri tulang dan postur membungkuk, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter spesialis orthopedi atau dokter penyakit dalam agar dapat dilakukan evaluasi kepadatan tulang secara medis.

Dalam kondisi tertentu, di mana asupan dari diet dan makanan sehat tidak lagi mencukupi, atau terdapat gangguan penyerapan nutrisi di usus, dokter mungkin akan merekomendasikan penggunaan suplemen kalsium. Pemilihan suplemen harus berhati-hati dan idealnya diminum bersama makanan untuk varian kalsium karbonat, atau bisa diminum kapan saja untuk varian kalsium sitrat yang lebih ramah lambung.

Studi Mengenai Kalsium dan Kesehatan Tulang

National Institutes of Health (NIH) menerbitkan studi komprehensif yang menjelaskan bahwa mendapatkan kalsium murni dari sumber makanan jauh lebih direkomendasikan dan lebih aman dibandingkan mengandalkan suplemen dosis tinggi secara terus-menerus. Bukti medis menunjukkan bahwa tubuh merespons makanan utuh secara berbeda, di mana penyerapan kalsium dari makanan dicerna secara bertahap sehingga tidak menyebabkan lonjakan kalsium ekstrem dalam darah.

Lebih lanjut, studi-studi observasional terbaru mengindikasikan bahwa penggunaan suplemen kalsium dosis tinggi tanpa pengawasan medis, terutama yang tidak diimbangi dengan asupan vitamin K2, dikaitkan dengan peningkatan risiko penumpukan plak kalsium di dinding pembuluh darah arteri kardiovaskular. Oleh karena itu, tenaga medis sangat memprioritaskan pemenuhan nutrisi melalui diet bergizi seimbang, dan menempatkan suplemen murni sebagai terapi pendamping jika terindikasi defisiensi secara klinis.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Konsultasi dengan Dokter Umum via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Umum terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Referensi:
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Calcium requirements and recommendations for health.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Calcium and calcium supplements: Achieving the right balance.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. The Best Foods That Are High in Calcium.
National Institutes of Health (NIH). Diakses pada 2026. Calcium Fact Sheet for Health Professionals.

FAQ

1. Apakah makanan yg mengandung kalsium hanya terdapat pada produk hewani?

Tidak. Meski produk hewani seperti susu, keju, dan ikan teri tinggi kalsium, makanan nabati seperti tahu, tempe, edamame, almond, dan sayuran hijau seperti brokoli juga merupakan sumber kalsium yang luar biasa kaya dan sangat sehat untuk dikonsumsi harian.

2. Berapa kebutuhan kalsium harian untuk orang dewasa?

Kebutuhan kalsium harian rata-rata untuk orang dewasa berusia 19 hingga 50 tahun adalah sekitar 1.000 mg per hari. Namun, bagi wanita di atas usia 50 tahun dan pria di atas usia 70 tahun, kebutuhan ini meningkat menjadi sekitar 1.200 mg per hari untuk menjaga tulang dari pengeroposan.

3. Mengapa penyerapan kalsium dari bayam tidak seoptimal susu?

Bayam memiliki tingkat kalsium yang tinggi, namun juga memiliki senyawa yang disebut asam oksalat dalam jumlah banyak. Oksalat ini akan berikatan erat dengan mineral kalsium selama proses pencernaan, sehingga membuatnya sulit diserap dengan bebas oleh usus manusia.

4. Apa tanda-tanda tubuh kekurangan asupan kalsium?

Pada tahap awal, kekurangan kalsium jarang memicu gejala fisik yang khas. Namun seiring waktu, defisiensi kronis dapat memunculkan keluhan seperti kram otot secara tiba-tiba, kelelahan kronis, kesemutan pada jari, gigi keropos, kuku rapuh, dan rentannya tulang mengalami patah walau hanya terbentur ringan.

5. Apakah aman mengonsumsi suplemen kalsium setiap hari?

Suplemen kalsium aman dikonsumsi asalkan sesuai dengan dosis harian yang direkomendasikan dokter atau apoteker. Mengonsumsi suplemen dosis tinggi secara serampangan bisa berisiko memicu terbentuknya batu ginjal atau kalsifikasi pembuluh darah di kemudian hari.