
Ini Cara Membuat Tempe Bacem Khas Jawa yang Tinggi Protein
“Tempe merupakan salah satu makanan protein yang ekonomis. Setiap orang bisa memenuhi asupan protein dengan mengonsumsi tempe.”

DAFTAR ISI
- Kandungan Nutrisi Tempe dan Manfaatnya
- Resep Bacem Tempe Tradisional yang Sehat
- Tips Memasak Bacem Rendah Gula
- Studi Terkait
- FAQ
Tempe bacem merupakan salah satu kuliner legendaris khas Jawa, khususnya Jawa Tengah dan Yogyakarta, yang digemari oleh hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Rasa manis yang meresap hingga ke dalam serta tekstur tempe yang lembut menjadikannya hidangan pendamping yang sempurna. Namun, di balik kelezatannya, banyak orang yang bertanya-tanya mengenai cara membuat bacem tempe yang tetap mempertahankan nilai nutrisinya.
Sebagai makanan hasil fermentasi, tempe dikenal sebagai superfood asli Indonesia. Proses fermentasi oleh kapang Rhizopus oligosporus tidak hanya mengubah kedelai menjadi tekstur padat, tetapi juga meningkatkan ketersediaan protein dan nutrisi mikro lainnya. Memahami teknik memasak yang benar sangat penting agar manfaat kesehatan dari protein nabati ini tidak hilang selama proses pengolahan.
Dalam artikel ini, kita akan membedah secara mendalam langkah-langkah pembuatan tempe bacem yang otentik namun tetap memperhatikan aspek kesehatan. Mulai dari pemilihan bahan baku, teknik meracik bumbu, hingga proses karamelisasi yang menjadi kunci utama rasa bacem yang legit. Dengan mengikuti panduan ini, kamu bisa menyajikan hidangan lezat sekaligus bergizi untuk keluarga di rumah.
Nah, mau tahu apa saja rahasia di balik cara membuat bacem tempe yang lezat dan tinggi protein? Berikut ulasan lengkapnya untuk kamu!
Kandungan Nutrisi Tempe dan Manfaatnya
Sebelum masuk ke resep, penting bagi kita untuk memahami mengapa tempe layak disebut sebagai sumber protein utama. Tempe mengandung asam amino esensial yang lengkap, serat pangan, kalsium, vitamin B12, dan zat besi. Karena melalui proses fermentasi, tempe juga mengandung probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan.
Mengkonsumsi tempe secara rutin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menjaga kesehatan jantung. Bagi mereka yang sedang menjalankan diet, tempe memberikan rasa kenyang lebih lama karena kandungan serat dan proteinnya yang tinggi. Jika kamu merasa sering lemas atau memiliki keluhan terkait metabolisme tubuh, sangat disarankan untuk konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan saran medis yang tepat.
Selain itu, untuk menjaga kebugaran tubuh secara menyeluruh, pastikan kebutuhan vitamin harianmu terpenuhi. Kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah untuk mendapatkan suplemen vitamin yang mendukung aktivitas harianmu.
Resep Bacem Tempe Tradisional yang Sehat
Rahasia utama cara membuat bacem tempe yang enak terletak pada penggunaan air kelapa sebagai pengganti air biasa. Air kelapa memberikan rasa manis alami dan aroma yang sangat khas saat proses perebusan dilakukan. Berikut adalah bahan-bahan dan langkah yang perlu kamu siapkan.
1. Bahan Utama dan Bumbu Halus
Siapkan 2 papan tempe berukuran sedang, potong sesuai selera (biasanya kotak tebal). Untuk bumbu halus, kamu membutuhkan 6 butir bawang merah, 4 siung bawang putih, 1 sendok makan ketumbar sangrai, dan sedikit garam. Jangan lupa siapkan 2 lembar daun salam, 3 cm lengkuas yang digeprek, dan 100 gram gula merah berkualitas baik.
2. Proses Perebusan (Ungkep)
Masukkan tempe ke dalam panci, lalu tambahkan bumbu halus, daun salam, lengkuas, dan gula merah. Tuangkan air kelapa hingga seluruh permukaan tempe terendam. Masak dengan api kecil (slow cooking) agar bumbu meresap perlahan hingga ke serat-serat tempe. Proses ini biasanya memakan waktu 45 hingga 60 menit sampai air menyusut dan mengental.
3. Teknik Karamelisasi
Setelah air menyusut, tempe akan berwarna cokelat gelap karena gula merah terkaramelisasi. Pada tahap ini, kamu bisa langsung menyajikannya (bacem basah) atau menggorengnya sebentar untuk mendapatkan tekstur luar yang agak garing (bacem goreng). Gunakan sedikit minyak saja untuk menjaga agar kadar lemak tidak berlebih.
Tips Agar Bacem Tidak Cepat Basi
- Gunakan tempe yang masih segar dan belum terlalu matang (over-fermented).
- Pastikan proses perebusan dilakukan sampai air benar-benar asat (menyusut habis).
- Simpan bacem di wadah kedap udara dan masukkan ke dalam kulkas jika tidak langsung dikonsumsi.
Tips Memasak Bacem Rendah Gula
Bagi penderita diabetes atau kamu yang sedang membatasi asupan gula, cara membuat bacem tempe perlu sedikit modifikasi. Gula merah bisa dikurangi takarannya dan diganti dengan penambahan lebih banyak air kelapa tua yang sudah memiliki rasa manis alami. Selain itu, penambahan kecap manis sebaiknya dibatasi atau menggunakan kecap manis rendah kalori.
Penggunaan rempah seperti ketumbar dan lengkuas yang lebih banyak juga dapat memperkuat aroma, sehingga rasa manis yang berkurang tidak akan terlalu memengaruhi kelezatan hidangan secara keseluruhan. Teknik memasak dengan cara dikukus setelah diungkep juga jauh lebih sehat dibandingkan digoreng dalam minyak banyak (deep fried).
Studi Mengenai Nutrisi Tempe
The American Journal of Clinical Nutrition menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa protein kedelai dalam tempe memiliki daya serap yang hampir setara dengan protein hewani. Proses fermentasi mengurangi kadar asam fitat dalam kedelai, yang biasanya menghambat penyerapan mineral seperti kalsium dan zinc.
Studi lain dalam jurnal Nutrients menyebutkan bahwa kandungan isoflavon pada tempe memiliki sifat antioksidan kuat yang dapat melawan radikal bebas dalam tubuh. Hal ini menunjukkan bahwa teknik pengolahan bacem yang menggunakan banyak rempah tradisional sebenarnya selaras dengan prinsip kesehatan fungsional karena rempah seperti bawang putih dan lengkuas juga memiliki sifat anti-inflamasi.
Kapan Harus Menghindari Makanan Manis?
1. Kondisi Resistensi Insulin
Jika kamu memiliki riwayat keluarga dengan diabetes, sebaiknya batasi konsumsi bacem yang terlalu manis dan beralih ke olahan tempe yang dikukus atau dibakar.
2. Masalah Pencernaan Akut
Meskipun tempe mengandung probiotik, pengolahan dengan gula tinggi kadang dapat memicu kembung pada individu yang sensitif terhadap fermentasi gula di usus.
Jika kamu mengalami gejala gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan tertentu, jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.
Punya Masalah Nutrisi atau Bingung Memilih Menu Sehat? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan kesehatan atau bingung mengatur pola makan, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Referensi:
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Tabel Komposisi Pangan Indonesia: Tempe Kedelai Murni.
PubMed NCBI. Diakses pada 2026. Nutritional and Health Benefits of Tempeh.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Soy: Does it reduce cholesterol?.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Probiotics and Digestive Health.
FAQ
1. Apakah cara membuat bacem tempe harus menggunakan air kelapa?
Air kelapa tidak wajib, tetapi sangat disarankan karena memberikan rasa gurih dan manis alami yang berbeda dengan gula biasa, serta membantu bumbu meresap lebih baik.
2. Apakah penderita diabetes boleh makan tempe bacem?
Boleh, asalkan takaran gula merah dan kecap manis dikurangi secara signifikan atau diganti dengan pemanis rendah kalori sesuai anjuran dokter.
3. Berapa lama tempe bacem bisa bertahan di kulkas?
Tempe bacem yang sudah diungkep hingga kering dapat bertahan selama 3-5 hari di dalam lemari es (chiller) dan hingga 2 minggu di dalam freezer.
4. Mengapa tempe bacem saya terasa pahit?
Rasa pahit biasanya disebabkan oleh penggunaan ketumbar yang terlalu banyak atau gula merah yang gosong (over-caramelized) saat air rebusan sudah habis.


