Ad Placeholder Image

Ini Cara Mudah Membuat Telur Asin dengan Abu Gosok di Rumah

3 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Juni 2026

“Cara membuat telur asin sangat praktis, cukup dengan telur, garam, dan abu gosok. Proses pembuatannya memakan waktu 2- 4 minggu, tergantung tingkat keasinan yang diharapkan.”

Ini Cara Mudah Membuat Telur Asin dengan Abu Gosok di RumahIni Cara Mudah Membuat Telur Asin dengan Abu Gosok di Rumah

DAFTAR ISI


Telur asin merupakan salah satu kuliner khas Indonesia yang sangat digemari karena rasanya yang gurih dan tekstur masirnya yang unik. Terbuat dari telur bebek yang melalui proses pengawetan dengan garam, telur asin tidak hanya sekadar lauk pauk, tetapi juga menyimpan berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh seperti protein berkualitas tinggi, lemak sehat, serta berbagai vitamin dan mineral.

Membuat telur asin sendiri di rumah sebenarnya tidaklah sulit, namun memerlukan kesabaran dan ketelitian dalam proses fermentasi atau pengasinannya. Dengan membuat sendiri, kamu bisa memastikan kebersihan bahan yang digunakan serta mengatur tingkat keasinan sesuai selera. Selain itu, memahami cara pembuatan telur asin yang benar sangat penting untuk menghindari risiko kontaminasi bakteri seperti Salmonella yang mungkin terdapat pada cangkang telur yang kotor.

Penting bagi kamu untuk tetap memperhatikan porsi konsumsi telur asin, mengingat kandungan natriumnya yang cukup tinggi akibat proses perendaman dalam media garam yang lama. Bagi mereka yang memiliki riwayat hipertensi atau masalah ginjal, sangat disarankan untuk tetap bijak dalam mengonsumsinya. Jika kamu membutuhkan suplemen tambahan untuk menjaga daya tahan tubuh saat beraktivitas, kamu bisa beli obat online di Halodoc yang menyediakan produk 100% asli dan diantar langsung ke rumah.

Nah, mau tahu apa saja rahasia di balik cara pembuatan telur asin yang masir dan lezat di rumah? Berikut ulasannya!

Nutrisi dan Manfaat Telur Asin

Telur bebek yang menjadi bahan utama telur asin memiliki profil nutrisi yang lebih padat dibandingkan telur ayam. Telur bebek mengandung lebih banyak protein, lemak, dan vitamin A serta B12. Proses pengasinan sendiri secara teknis tidak banyak mengubah kandungan protein di dalamnya, namun garam yang meresap ke dalam pori-pori telur bertindak sebagai pengawet alami yang mencegah pembusukan.

Kandungan nutrisi dalam sebutir telur asin meliputi:

  • Protein: Membantu dalam perbaikan jaringan tubuh dan pembentukan otot.
  • Lemak: Memberikan energi cadangan bagi tubuh.
  • Kalsium dan Fosfor: Sangat baik untuk menjaga kepadatan tulang dan gigi.
  • Vitamin A: Penting untuk menjaga kesehatan mata dan sistem imun.
  • Zat Besi: Membantu mencegah anemia dengan mendukung pembentukan hemoglobin.

Cara Pembuatan Telur Asin Metode Abu Gosok

Metode menggunakan abu gosok atau tanah liat adalah cara paling tradisional yang sering menghasilkan telur asin dengan tekstur kuning yang “masir” (berpasir dan berminyak). Media ini membantu proses osmosis garam ke dalam telur secara lebih merata dan terkontrol.

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan:

  • 10-15 butir telur bebek berkualitas (pilih yang cangkangnya biru bersih).
  • 500 gram garam kasar (garam krosok).
  • 1,5 kg abu gosok atau tanah liat yang sudah dihaluskan.
  • Air secukupnya.
  • Amplas halus (opsional).
  • Wadah plastik atau ember.

Langkah-langkah Pembuatan:

  1. Pembersihan Telur: Cuci bersih telur bebek menggunakan air mengalir. Gunakan spons untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada cangkang. Jika ingin garam meresap lebih cepat, amplas tipis-tipis permukaan cangkang telur agar pori-porinya terbuka. Keringkan telur dengan lap bersih.
  2. Pembuatan Media Pengasin: Campurkan abu gosok dengan garam dalam sebuah wadah. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga menjadi adonan seperti pasta atau tanah liat yang bisa menempel (tidak terlalu cair).
  3. Pembungkusan Telur: Balut setiap butir telur dengan adonan abu gosok setebal kurang lebih 1-2 cm. Pastikan seluruh bagian telur tertutup rapat tanpa ada celah.
  4. Proses Pendiaman: Letakkan telur yang sudah dibalut ke dalam ember plastik. Simpan di tempat yang sejuk dan tidak terkena sinar matahari langsung. Diamkan selama 12 hingga 15 hari. Semakin lama didiamkan, telur akan semakin asin dan berminyak.
  5. Pembersihan dan Pemasakan: Setelah masa tunggu selesai, bongkar adonan abu dan cuci bersih telur. Rebus telur dengan api kecil selama 30-60 menit hingga matang sempurna.
Tips Agar Telur Asin Masir dan Berminyak
  1. Pastikan perbandingan garam dan media (abu/tanah) tepat, yaitu minimal 1:3.
  2. Gunakan telur bebek yang masih segar (kurang dari 5 hari setelah bertelur).
  3. Proses pengamplasan cangkang sangat membantu mempercepat penyerapan mineral garam.

Metode Perendaman Air Garam

Jika kamu kesulitan mencari abu gosok, metode air garam (brine) adalah alternatif yang lebih praktis dan bersih. Metode ini sering digunakan dalam skala rumah tangga modern.

Cara Membuat:

  1. Larutkan garam dalam air mendidih dengan perbandingan 1 bagian garam untuk 2 bagian air. Biarkan larutan air garam hingga benar-benar dingin.
  2. Masukkan telur bebek yang sudah dicuci bersih ke dalam toples kaca atau plastik.
  3. Tuangkan larutan air garam hingga seluruh telur terendam. Agar telur tidak mengapung, gunakan plastik berisi air sebagai pemberat di atasnya.
  4. Tutup toples rapat-rapat dan simpan selama 10-14 hari.
  5. Setelah selesai, telur siap direbus atau dikukus.

Tips Memilih Telur Berkualitas

Kualitas bahan baku sangat menentukan hasil akhir telur asin. Telur yang sudah lama atau rusak tidak akan menghasilkan tekstur yang baik dan berisiko mengandung bakteri berbahaya.

  • Tes Apung: Masukkan telur ke dalam air. Telur yang segar akan tenggelam secara horizontal. Jika melayang atau tegak, berarti telur sudah mulai lama. Jika terapung, telur tersebut sudah busuk.
  • Terawang: Gunakan cahaya lampu atau matahari untuk menerawang isi telur. Telur yang bagus akan terlihat jernih dan kuning telurnya berada di tengah.
  • Kebersihan Cangkang: Pilih telur dengan warna biru pucat yang cerah dan tidak ada retakan sedikit pun.

Waspadai Kandungan Natrium

Meskipun lezat, konsumsi telur asin harus dibatasi karena satu butir telur asin bisa mengandung sekitar 400-500 mg natrium. Angka ini setara dengan seperempat dari batas konsumsi garam harian orang dewasa menurut WHO (2000 mg natrium per hari).

Konsumsi garam berlebih dapat memicu retensi cairan di dalam tubuh, meningkatkan tekanan darah, dan memperberat kerja jantung. Oleh karena itu, bagi kamu yang memiliki kondisi medis tertentu, sebaiknya tetap menjaga pola makan yang seimbang.

Studi Mengenai Keamanan Pangan dan Telur Asin

Journal of Food Science and Technology menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa proses pengasinan telur dengan metode NaCl (garam dapur) secara signifikan menurunkan aktivitas air (Aw) dalam telur, yang secara efektif menghambat pertumbuhan bakteri patogen. Namun, studi tersebut juga menekankan pentingnya suhu penyimpanan setelah telur direbus untuk menjaga kesegaran dan mencegah oksidasi lemak pada kuning telur.

Penelitian lain menunjukkan bahwa mineral dari abu gosok atau tanah liat dapat berdifusi ke dalam telur selama proses pengasinan, yang sedikit meningkatkan kandungan mineral tertentu seperti kalium dan magnesium, meskipun dampaknya pada kesehatan secara keseluruhan masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Jika setelah mengonsumsi makanan tinggi garam seperti telur asin kamu merasakan gejala pusing, tengkuk terasa berat, atau pembengkakan pada kaki, jangan tunda untuk mencari bantuan medis. Kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan pemeriksaan tekanan darah atau saran kesehatan yang tepat.

Kamu juga bisa mendapatkan berbagai kebutuhan kesehatan mulai dari vitamin hingga alat cek kesehatan secara praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Menjaga pola makan adalah investasi jangka panjang untuk kesehatanmu.

Referensi:
World Health Organization. Diakses pada 2026. Guideline: Sodium intake for adults and children.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Tabel Komposisi Pangan Indonesia – Telur Asin.
ScienceDirect. Diakses pada 2026. Salted duck egg: Processing, nutrition, and quality.
NCBI – PubMed. Diakses pada 2026. Effect of salting on the mineral and protein content of duck eggs.

FAQ

1. Berapa lama telur asin bisa bertahan disimpan?

Telur asin yang sudah direbus dapat bertahan hingga 7-10 hari pada suhu ruang. Jika disimpan di dalam lemari es, telur asin bisa bertahan hingga 3 minggu sampai 1 bulan.

2. Kenapa kuning telur asin bisa berminyak dan masir?

Hal ini terjadi karena garam menarik air keluar dari kuning telur, menyebabkan protein dan lemak di dalamnya terdenaturasi dan memadat secara unik, sehingga minyak alami dalam kuning telur keluar.

3. Apakah penderita hipertensi boleh makan telur asin?

Penderita hipertensi disarankan untuk sangat membatasi atau menghindari telur asin karena kandungan natriumnya yang sangat tinggi dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah secara tiba-tiba.

4. Bolehkah menggunakan telur ayam untuk membuat telur asin?

Boleh saja, namun hasilnya mungkin tidak akan semasir telur bebek. Cangkang telur ayam juga lebih tipis dan pori-porinya berbeda, sehingga waktu pengasinannya biasanya lebih singkat.

Punya Keluhan Kesehatan Setelah Mengonsumsi Makanan Asin? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu merasa pusing atau khawatir dengan kadar garam setelah makan telur asin? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.