Ad Placeholder Image

Ini Cara yang Tepat Melakukan Reapply Sunscreen

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   11 Juni 2026

Reapply sunscreen sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit wajah dari sengatan sinar matahari.

Ini Cara yang Tepat Melakukan Reapply SunscreenIni Cara yang Tepat Melakukan Reapply Sunscreen

DAFTAR ISI


Paparan sinar matahari yang berlebihan tanpa perlindungan dapat menyebabkan berbagai masalah kulit, mulai dari kulit kusam, bintik hitam, penuaan dini, hingga risiko kanker kulit yang serius. Di negara tropis seperti Indonesia, intensitas sinar ultraviolet (UV) sangat tinggi sepanjang tahun, sehingga penggunaan tabir surya atau sunscreen menjadi langkah proteksi yang wajib dilakukan setiap hari, bahkan saat cuaca mendung sekalipun.

Meski terlihat sederhana, banyak orang yang masih melakukan kesalahan dalam cara pakai sunscreen. Penggunaan yang tidak tepat, seperti takaran yang terlalu sedikit atau jarang melakukan reapply, dapat mengurangi efektivitas produk secara drastis. Hal ini sering kali membuat seseorang merasa sudah terlindungi, padahal kulitnya masih terpapar dampak buruk radiasi UVA dan UVB secara langsung.

Sebagai langkah pencegahan yang efektif, memahami cara kerja sunscreen dan teknik pengaplikasiannya adalah kunci utama mendapatkan kulit yang sehat dan awet muda. Jika kamu mengalami masalah kulit akibat paparan matahari yang tidak kunjung membaik, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Nah, mau tahu apa saja panduan lengkap cara pakai sunscreen agar mendapatkan perlindungan maksimal? Berikut ulasannya!

Pentingnya Menggunakan Sunscreen Setiap Hari

Sinar matahari memancarkan dua jenis radiasi ultraviolet utama yang mencapai permukaan bumi: UVA dan UVB. UVA memiliki panjang gelombang yang lebih panjang dan mampu menembus awan serta kaca jendela. Radiasi ini bertanggung jawab atas penuaan dini (photoaging), karena dapat merusak serat kolagen dan elastin jauh di dalam lapisan dermis. Sementara itu, UVB memiliki gelombang lebih pendek dan menjadi penyebab utama kulit terbakar (sunburn) serta kerusakan DNA yang memicu kanker kulit.

Sunscreen bekerja dengan dua cara utama tergantung jenisnya. Physical sunscreen (mineral) mengandung bahan seperti zinc oxide atau titanium dioxide yang bekerja seperti cermin untuk memantulkan sinar UV. Sedangkan chemical sunscreen bekerja dengan cara menyerap sinar UV ke dalam kulit, mengubahnya menjadi energi panas, lalu melepaskannya dari tubuh. Memilih produk yang tepat dan menggunakannya dengan benar adalah investasi jangka panjang bagi kesehatan kulitmu.

Langkah-Langkah Menggunakan Sunscreen yang Benar

Untuk mendapatkan perlindungan sesuai dengan angka SPF (Sun Protection Factor) yang tertera pada kemasan, kamu harus mengikuti langkah-langkah aplikasi berikut ini:

1. Gunakan Sebagai Langkah Terakhir Skincare

Sunscreen harus digunakan setelah pelembap (moisturizer) dan sebelum produk makeup. Pastikan pelembap sudah meresap sempurna ke dalam kulit sebelum menimpanya dengan sunscreen agar lapisan pelindung tidak bergeser atau menjadi encer.

2. Terapkan Aturan Dua Jari

Banyak orang melakukan kesalahan dengan hanya menggunakan sunscreen sebesar biji jagung. Secara medis, takaran yang disarankan untuk area wajah dan leher adalah sebanyak dua ruas jari (telunjuk dan jari tengah). Takaran ini memastikan kulit tertutup secara merata dan mendapatkan tingkat perlindungan SPF yang optimal.

3. Gunakan 15-30 Menit Sebelum Keluar Ruangan

Khusus untuk jenis chemical sunscreen, kulit membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 30 menit untuk menyerap bahan aktif sebelum benar-benar siap menangkal sinar matahari. Jangan terburu-buru keluar rumah segera setelah mengaplikasikannya.

4. Jangan Lupakan Area Tersembunyi

Sering kali kita hanya fokus pada pipi dan dahi. Pastikan untuk mengoleskan sunscreen pada telinga, belakang leher, kelopak mata (hati-hati jangan sampai terkena mata), hingga garis rambut. Area-area ini sering kali menjadi tempat munculnya bintik hitam karena sering terabaikan.

Tips Memilih Sunscreen yang Tepat
  1. Pilih Broad Spectrum untuk melindungi dari UVA dan UVB sekaligus.
  2. Gunakan SPF minimal 30 untuk penggunaan sehari-hari di Indonesia.
  3. Sesuaikan tekstur dengan jenis kulit (gel untuk kulit berminyak, krim untuk kulit kering).

Cara Reapply Sunscreen yang Tepat

Efektivitas sunscreen akan menurun seiring waktu, terutama jika kamu berkeringat atau berada di bawah sinar matahari langsung dalam waktu lama. Oleh karena itu, reapply atau pengaplikasian ulang sangatlah krusial. Standar medis menyarankan untuk melakukan reapply setiap 2 jam sekali.

Bagi kamu yang menggunakan makeup, reapply mungkin terasa sulit. Namun, saat ini sudah tersedia berbagai inovasi produk seperti sunscreen powder, spray, atau cushion yang memudahkan proses ini tanpa merusak riasan. Jika kamu sedang beraktivitas berat di luar ruangan atau berenang, pastikan untuk mengeringkan kulit terlebih dahulu sebelum mengoleskan kembali sunscreen agar produk dapat menempel dengan baik.

Apabila kamu membutuhkan perlindungan ekstra untuk kulit atau ingin mencari produk perawatan lainnya, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah, termasuk berbagai pilihan tabir surya berkualitas.

Kesalahan Umum Saat Memakai Sunscreen

Meskipun sudah memakai sunscreen, beberapa orang tetap mengalami masalah kulit. Hal ini biasanya disebabkan oleh beberapa kekeliruan berikut:

1. Hanya Memakai Saat Cuaca Terik

Awan mendung hanya menghalangi sekitar 20% sinar UV. Artinya, 80% radiasi tetap bisa menembus kulit meski matahari tidak terlihat. Tetaplah gunakan sunscreen meski hujan atau mendung.

2. Menggunakan Produk Kedaluwarsa

Bahan aktif dalam sunscreen dapat terurai seiring waktu. Jika tekstur produk sudah berubah, berbau tidak sedap, atau sudah melewati tanggal kedaluwarsa, segera buang dan ganti dengan yang baru karena daya proteksinya sudah hilang.

3. Mengandalkan SPF di Dalam Makeup

Meskipun bedak atau foundation kamu mengandung SPF 15 atau 30, jumlah yang kamu aplikasikan biasanya terlalu sedikit untuk memberikan perlindungan nyata. Tetap gunakan sunscreen terpisah sebagai base sebelum makeup.

Studi Mengenai Proteksi Radiasi UV

Journal of the American Academy of Dermatology menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa penggunaan sunscreen secara rutin tidak hanya mencegah luka bakar akibat matahari, tetapi juga secara signifikan mengurangi risiko karsinoma sel skuamosa dan penuaan kulit hingga 24% dibandingkan dengan penggunaan yang tidak teratur.

Studi ini menekankan bahwa konsistensi dan teknik aplikasi (seperti volume produk yang digunakan) jauh lebih penting daripada sekadar angka SPF yang tinggi. Edukasi masyarakat mengenai takaran “dua jari” terbukti meningkatkan efektivitas proteksi kulit dalam jangka panjang.

Kapan Harus Menemui Dokter?

1. Kulit Terbakar Parah (Sunburn)

Jika kulit mengalami kemerahan yang disertai nyeri hebat, bengkak, atau melepuh setelah terpapar matahari, ini menandakan kerusakan jaringan yang serius yang memerlukan penanganan medis.

2. Perubahan Bentuk Tahi Lalat

Waspadai munculnya bintik baru atau perubahan pada tahi lalat yang sudah ada (bentuk tidak simetris, pinggiran tidak rata, atau warna tidak merata) sebagai deteksi dini kanker kulit.

Jangan mengabaikan tanda-tanda kerusakan kulit akibat paparan sinar UV yang menumpuk selama bertahun-tahun. Kamu tetap bisa mendapatkan perlindungan optimal dengan disiplin menggunakan tabir surya setiap hari.

Kamu bisa mendapatkan produk perawatan kulit di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kulit yang sedang dialami melalui Halodoc.

Referensi:
American Academy of Dermatology. Diakses pada 2026. Sunscreen FAQs.
Skin Cancer Foundation. Diakses pada 2026. All About Sunscreen.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Sunscreen: How to help protect your skin from the sun.
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2026. Sunscreen and Your Health.

FAQ

1. Apakah perlu pakai sunscreen di dalam ruangan?

Ya, karena sinar UVA tetap bisa menembus kaca jendela dan menyebabkan penuaan dini meskipun kamu tidak berada di luar rumah.

2. Berapa lama sunscreen melindungi kulit?

Secara umum, sunscreen hanya memberikan perlindungan efektif selama kurang lebih 2 jam, setelah itu kamu harus mengaplikasikannya kembali.

3. Apakah sunscreen menyebabkan jerawat?

Beberapa jenis sunscreen mungkin menyumbat pori. Jika kulitmu berjerawat, pilihlah produk berlabel non-comedogenic dan oil-free.

4. Bisakah sunscreen digunakan pada bayi?

Dokter menyarankan penggunaan sunscreen hanya untuk bayi berusia di atas 6 bulan. Untuk bayi di bawah 6 bulan, sebaiknya hindari paparan matahari langsung.


Ingin Melindungi Kulit dari Sinar UV tapi Bingung Pilih Produknya? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan kulit, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

HILDA ([Halodoc Intelligent Digital Assistant](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.