• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Dampak Terlalu Sering Mandi untuk Kesehatan Kulit dan Tubuh
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Dampak Terlalu Sering Mandi untuk Kesehatan Kulit dan Tubuh

Ini Dampak Terlalu Sering Mandi untuk Kesehatan Kulit dan Tubuh

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 20 Juni 2022

“Mandi menjadi rutinitas yang membuat tubuh menjadi lebih bersih. Namun, terlalu sering mandi ternyata bisa mengakibatkan kulit menjadi kering, lo!”

Ini Dampak Terlalu Sering Mandi untuk Kesehatan Kulit dan TubuhIni Dampak Terlalu Sering Mandi untuk Kesehatan Kulit dan Tubuh

Halodoc, Jakarta – Mandi secara teratur jelas menjadi kebiasaan hidup sehat yang baik. Jadi mandi ekstra sehari mungkin terlihat seperti rutinitas yang lebih baik. Bagaimanapun juga, mandi bertujuan untuk menjadikan tubuh lebih bersih. Nah, menambah frekuensi mandi seharusnya tidak masalah, bukan?

Ternyata, tidak demikian. Meski mandi memang baik untuk kebersihan tubuh, terlalu sering mandi akan membuat kulit menjadi kering karena kehilangan lapisan pelindung alaminya. Jadi, seberapa sering kamu harus mandi setiap harinya? 

Dampak Terlalu Sering Mandi

Kulit yang normal memiliki lapisan pelindung minyak dan keseimbangan bakteri baik yang membantu melindungi kulit dari kuman, dan potensi mengalami kering. Jika kamu terlalu sering membersihkannya, dalam hal ini mandi dengan menggunakan sabun yang memiliki kandungan kimia keras dengan banyak scrub, lapisan alami pelindung kulit akan hilang.

Akibatnya, kulit bisa mengalami kering, gatal, dan iritasi. Selanjutnya, akan muncul retakan pada kulit yang berpotensi menjadi tempat masuknya alergen dan kuman. Nah, keduanya bisa mengakibatkan kulit mengalami infeksi kulit dan alergi. 

Selain itu, sistem kekebalan tubuh sebenarnya membutuhkan rangsangan dari kuman, termasuk yang hidup di kulit. Jadi, apabila kamu menggosok kulit terlalu cepat, tubuh tidak akan mendapatkan kesempatan untuk membuat antibodi yang melindunginya. Ini menjadi dampak terlalu sering mandi berikutnya.

Berapa Kali Mandi dalam Sehari?

Sebenarnya, tidak ada aturan khusus untuk menentukan berapa kali mandi dalam satu hari. Namun, mandi setiap hari memang baik untuk kebersihan tubuh, begitu kata para pakar kesehatan kulit. Namun, bagi beberapa orang, mandi dua hingga tiga kali dalam satu minggu sudah cukup, bahkan lebih baik untuk menjaga kesehatan. 

Sebenarnya, berapa kali mandi dalam satu hari ditentukan pada gaya hidup setiap individu. Seseorang yang menghabiskan waktu lama di bawah paparan sinar matahari, misalnya ketika berkebun, berlari atau bersepeda, kemungkinan perlu mandi lebih sering, dibandingkan dengan seseorang yang berada di ruangan sejuk sepanjang waktu.

Ada faktor lain juga. Jika kamu memiliki alergi tertentu atau memiliki kulit berminyak, mungkin ada baiknya mandi lebih sering. Di sisi lain, mungkin lebih baik bagi seseorang dengan kondisi kulit tertentu untuk tidak mandi terlalu sering.

Berapa Lama Waktu Mandi yang Dianjurkan?

Tidak semua waktu mandi itu sama. Mandi cepat setiap hari pastinya tidak sama dengan berendam di dalam bathtub. Namun, perlu diketahui bahwa semakin banyak waktu yang kamu habiskan di dalam air, semakin buruk efeknya pada kesehatan rambut dan kulit.

Beberapa ahli mengatakan mandi selama 3 hingga 5 menit sudah cukup. Pastikan berfokus pada bagian tubuh yang penting, seperti ketiak, selangkangan, dan wajah. Kamu sebenarnya tidak perlu menggosok setiap inci kulit, kok! Selain itu, kamu juga tidak perlu keramas setiap hari. Sekitar 2 hingga 3 kali seminggu cukup untuk sebagian besar jenis rambut. Meski begitu, keramas lebih sering mungkin diperlukan untuk pemilik kulit kepala sangat berminyak.

Perhatikan pula suhu air yang digunakan untuk mandi. Air panas mungkin terasa sangat menenangkan saat di luar sedang dingin. Namun, air panas lebih cenderung membuat kulit kering kulit dan gatal. Oleh karena itu, lebih baik mandi dengan air hangat. Menggunakan produk mandi yang mengandung parfum juga dapat menghilangkan kelembapan kulit. 

Sebisa mungkin, pilih sabun yang lembut dan sesuai jenis kulit. Saat menggunakan handuk, hindari menggosok tubuh, lalu jangan lupa untuk memakai pelembap. Supaya mendapatkan efek terbaik, pakai pelembab dalam waktu 3 menit setelah mandi.

Jadi, dampak terlalu sering mandi ternyata tidak terlalu baik untuk kesehatan kulit, ya? Kalau kamu punya masalah kulit, periksakan segera ke rumah sakit terdekat. Buat janji berobat di rumah sakit sekarang lebih mudah pakai aplikasi Halodoc. Kamu cukup download aplikasi Halodoc di ponselmu dari App Store maupun Play Store. 

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2022. How Often Should You Shower?
Verywell Health. Diakses pada 2022. How Often Should I Shower?
Healthline. Diakses pada 2022. How Often Should You Shower?