Ini Gejala Spina Bifida yang Perlu Diketahui

3 menit
Ditinjau oleh  dr. Fadhli Rizal Makarim   02 Oktober 2023

“Gejala spina bifida bervariasi tergantung pada jenisnya. Ada tiga jenis spina bifida dengan gejala yang berbeda, di antaranya spina bifida okulta, meningokel, dan mielomeningokel.”

Ini Gejala Spina Bifida yang Perlu DiketahuiIni Gejala Spina Bifida yang Perlu Diketahui

Halodoc, Jakarta – Spina bifida merupakan salah satu kelainan bawaan atau cacat lahir yang umum terjadi. Penyebabnya karena tidak ketidaksempurnaan perkembangan tulang belakang janin pada bulan pertama kehamilan. 

Cacat lahir ini terjadi selama 28 hari pertama kehamilan, seringkali sebelum seorang wanita mengetahui bahwa ia hamil. Itulah sebabnya spina bifida baru terlihat saat bayi lahir. Kondisi tersebut merupakan jenis cacat tabung saraf.

Gejala Spina Bifida yang Perlu Orang Tua Ketahui

Mengetahui spina bifida dari penjelasannya mungkin terdengar mengkhawatirkan dan beberapa jenis kondisi ini bisa sangat serius.

Namun penting untuk orang tua ketahui, bahwa tingkat kondisinya sangat bervariasi. 

Kebanyakan kasus spina bifida sangat ringan, sehingga tidak menunjukkan gejala dan bahkan tidak memerlukan pengobatan, misalnya jenis spina bifida occulta. 

Tanda dan gejala spina bifida bervariasi berdasarkan jenis dan tingkat keparahannya:

  • Spina bifida okulta. Biasanya, tidak ada tanda atau gejala apapun karena saraf tulang belakang tidak terlibat. Namun, terkadang orang tua dapat melihat tanda-tanda pada kulit bayi baru lahir di atas tulang belakang. Misalnya berupa seberkas rambut, lesung pipit kecil, atau tanda lahir. 
  • Meningokel. Jenis ini dapat menyebabkan masalah pada fungsi kandung kemih dan usus. 
  • Mielomeningokel. Ini merupakan jenis spina bifida yang parah, gejalanya berupa:
  • Kanal tulang belakang terbuka di sepanjang beberapa tulang belakang di punggung bawah atau tengah.
  • Selaput dan sumsum tulang belakang atau saraf menonjol saat lahir, membentuk kantung.
  • Jaringan dan saraf biasanya terbuka, meski terkadang kulit menutupi kantung tersebut.

Untuk mengetahui jenis-jenis spina bifida, baca lebih lanjut artikel ini: 4 Jenis Spina Bifida yang Perlu Diketahui Para Orang Tua.

Cara Mengatasi Gejala Spina Bifida

Pengobatan spina bifida tergantung pada tingkat keparahan kondisinya.

Spina bifida occulta seringkali tidak memerlukan pengobatan sama sekali, tapi jenis spina bifida lainnya perlu pengobatan. 

1. Pembedahan sebelum kelahiran

Fungsi saraf pada bayi pengidap spina bifida dapat memburuk setelah lahir, jika kondisi tersebut tidak segera mendapatkan penanganan.

Operasi prenatal untuk spina bifida (operasi janin) dapat dokter lakukan sebelum minggu ke-26 kehamilan. 

Dokter bedah akan melakukan pembedahan pada rahim ibu hamil, membuka rahim dan memperbaiki sumsum tulang belakang bayi. 

Pada pasien tertentu, prosedur ini dapat dokter lakukan dengan cara yang tidak terlalu invasif, dengan alat bedah khusus (fetoskop) yang dimasukkan ke dalam rahim.

Namun, prosedur bedah khusus ini sebaiknya hanya dilakukan di fasilitas kesehatan yang telah mempunyai ahli bedah janin berpengalaman, pendekatan tim multispesialis, dan perawatan intensif neonatal.

Biasanya, tim medis terdiri dari ahli bedah janin, ahli bedah saraf anak, spesialis pengobatan ibu-janin, ahli jantung janin, dan ahli neonatologi.

Jika hendak melakukan prosedur ini, sebaiknya diskusikan terlebih dulu pada dokter ahli.

2. Persalinan sesar

Sebagian besar bayi dengan myelomeningocele cenderung berada dalam posisi kaki lebih dulu (sungsang). 

Jika bayi berada dalam posisi ini, atau jika dokter mendeteksi adanya kista atau kantung besar, maka persalinan sesar mungkin merupakan cara yang lebih aman untuk melahirkan bayi.

3. Pembedahan setelah lahir

Myelomeningocele merupakan pembedahan untuk menutup lubang di punggung Si Kecil dalam waktu 72 jam setelah kelahiran. 

Melakukan operasi sejak dini dapat membantu meminimalkan risiko infeksi terkait dengan saraf yang terbuka.

Hal ini juga dapat membantu melindungi sumsum tulang belakang dari banyak trauma. 

Selama prosedur, dokter spesialis bedah saraf menempatkan sumsum tulang belakang di jaringan terbuka di dalam tubuh bayi, dan menutupinya dengan otot dan kulit. 

Pada saat yang sama, dokter spesialis bedah saraf mungkin memasang pintasan di otak bayi untuk mengendalikan hidrosefalus. 

Itulah yang perlu orang tua ketahui mengenai gejala spina bifida.

Jika ibu khawatir Si Kecil mengalami kondisi ini, sebaiknya hubungi dokter di Halodoc segera untuk mendapatkan rujukan pemeriksaan. Klik gambar di bawah untuk mulai konsultasi.

chat dokter halodoc
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2023. Spina bifida.
NHS. Diakses pada 2023. Spina bifida.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2023. Spina Bifida.

Mulai Rp25 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Dokter seputar Kesehatan