Advertisement

Ini Jenis Penyakit yang Bisa Diobati dengan Diclofenac Sodium

6 menit
Ditinjau oleh  dr. Caisar Dewi Maulina   08 Januari 2026

Diclofenac sodium umumnya dipakai untuk mengatasi peradangan, seperti radang sendi dan migrain.

Ini Jenis Penyakit yang Bisa Diobati dengan Diclofenac SodiumIni Jenis Penyakit yang Bisa Diobati dengan Diclofenac Sodium

DAFTAR ISI


Diclofenac sodium adalah obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) untuk meredakan peradangan, nyeri, dan demam. Obat ini bekerja dengan menghambat produksi prostaglandin, suatu senyawa yang berperan dalam merespons peradangan, nyeri, dan demam.

Obat ini umumnya untuk mengobati berbagai penyakit peradangan. Nah, berikut jenis penyakit yang bisa diobati dengan diclofenac sodium!

Jenis Penyakit yang Bisa Diobati dengan Diclofenac Sodium

Obat ini biasanya menangani kondisi yang melibatkan peradangan, nyeri, dan demam.

Beberapa jenis penyakit peradangan tersebut, yaitu:

  • Arthritis: Obat ini bisa meredakan nyeri dan peradangan yang terkait dengan berbagai jenis arthritis, termasuk osteoarthritis, rheumatoid arthritis, dan arthritis reumatoid juvenil.
  • Radang sendi: Kondisi seperti bursitis (radang bursa), tendinitis (radang tendon), dan sinovitis (radang selaput sinovial) merespons baik terhadap obat ini untuk mengurangi peradangan dan nyeri. Selain itu, Ketahui Penyebab Radang Sendi Berdasarkan Jenisnya.
  • Cedera otot dan sendi: Obat ini juga dapat bisa mengurangi peradangan dan nyeri yang terkait dengan cedera otot, seperti regangan otot, distorsi (robekan ligamen), dan cedera sendi lainnya.
  • Migrain: Obat ini umumnya dokter gunakan untuk pengobatan serangan migrain untuk meredakan nyeri kepala dan peradangan yang terkait.
  • Kondisi peradangan lainnya: Obat ini juga mampu meredakan peradangan dan nyeri pada kondisi lain seperti peradangan gigi, peradangan pascabedah, dan peradangan muskuloskeletal.

Penting untuk dicatat bahwa penggunaan obat ini harus sesuai dengan petunjuk dokter dan dosis yang tepat.

Perhatikan pula efek samping dan kontraindikasi sebelum menggunakan obat ini. 

Tips Aman Mengonsumsi Diclofenac Sodium

Berikut adalah tips aman mengonsumsi diclofenac sodium:

1. Konsultasikan dengan dokter

Sebelum memulai untuk mengonsumsi obat ini, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan.

Dokter akan mengevaluasi kondisi medis,  memberikan dosis yang tepat, dan memberikan instruksi khusus yang sesuai dengan kebutuhan.

2. Ikuti petunjuk dosis

Ikuti petunjuk dosis yang dari dokter atau yang tertera pada kemasan.

Jangan mengonsumsi lebih dari dosis yang dokter rekomendasikan, apalagi mengonsumsinya lebih lama dari yang seharusnya.

3. Konsumsi dengan makanan atau susu

Obat ini dapat mengganggu lambung  sehingga sebaiknya kamu mengonsumsinya bersama dengan makanan.

Ini dapat membantu melindungi saluran pencernaan dan mengurangi risiko efek samping pada lambung.

4. Hindari penggunaan jangka panjang

Penggunaan jangka panjang bisa meningkatkan risiko efek samping, terutama pada saluran pencernaan, ginjal, dan kardiovaskular. Gunakan obat ini sesuai dengan petunjuk dokter.

Kamu juga perlu mendiskusikannya dengan dokter mengenai penggunaan jangka panjang.

5. Pantau efek samping

Perhatikan adanya efek samping yang mungkin terjadi setelah mengonsumsi obat ini.

Beberapa efek samping yang umum termasuk gangguan lambung, gangguan pencernaan, dan efek pada ginjal.

Jika kamu mengalami efek samping yang mengkhawatirkan, segera hubungi dokter.

6. Informasikan kepada dokter tentang riwayat medis dan obat-obatan lain

Beri tahu dokter tentang riwayat medis, termasuk alergi terhadap obat-obatan, kondisi medis, dan obat-obatan lain yang sedang kamu konsumsi.

Hal ini penting untuk memastikan bahwa obat ini aman kamu gunakan bersamaan dengan obat lainnya.

Itulah informasi seputar diclofenac sodium yang perlu kamu ketahui.

Jika ada pertanyaan lain seputar obat ini, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter tepercaya di Halodoc.

Kapan Sebaiknya Minum Obat Diclofenac Sodium?

Diclofenac sodium adalah obat anti-inflamasi non-steroid (OAINS) yang biasa dipakai untuk meredakan nyeri, radang, atau bengkak pada sendi dan otot. Cara dan waktu minumnya penting karena obat ini bisa mengiritasi lambung jika digunakan tidak benar.

Secara umum, waktu minum yang dianjurkan adalah:

Sesudah makan

Diclofenac paling baik diminum setelah makan (atau minimal bersama makanan) untuk membantu mengurangi iritasi lambung yang dapat terjadi karena obat ini.

Pada jadwal teratur

  • Jika diresepkan 2–3 kali sehari, minumlah obat pada waktu yang sama setiap hari (misalnya pagi, siang, malam) sesuai instruksi dokter.
  • Jika menggunakan bentuk lepas lambat/extended-release, biasanya cukup sekali sehari.

    Hubungi Dokter Ini Sebelum Konsumsi Diclofenac Sodium 

    Meski bermanfaat untuk mengobati berbagai peradangan, tetapi pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter di Halodoc sebelum konsumsi diclofenac sodium.

    Tujuannya agar dokter mengetahui kondisi tubuh kamu dan memberi dosis yang sesuai guna mencegah hal yang tidak diinginkan.

    Dokter di Halodoc telah berpengalaman serta mendapatkan penilaian baik dari pasien yang sebelumnya mereka tangani.

    Berikut dokter di Halodoc yang bisa kamu hubungi:

    1. dr. Lim Jen Siong

    Pertama, kamu bisa menghubungi dokter Lim Jen Siong yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara pada 2005.

    Ia saat ini berpraktik di Jakarta Utara dan tergabung sebagai anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dengan nomor STR 3111100422013438.

    Berpengalaman sebagai dokter umum selama 18 tahun, dr. Lim Jen Siong mampu memberikan layanan konsultasi di Halodoc apabila kamu hendak mengonsumsi diclofenac sodium.

    Chat dr. Lim Jen Siong dari Rp 45.000,- di Halodoc.

    2. dr. Ian Elnathan Himawan Sp.PD

    Selanjutnya, kamu bisa menghubungi dokter spesialis penyakit dalam, yaitu dr. Ian Elnathan Himawan Sp.PD. Ia merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara pada 2009 dan Universitas Sam Ratulangi pada 2024.

    Saat ini ia menjalani praktik di Bekasi, Jawa Barat, dan tergabung sebagai anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) dengan nomor STR 7111401422105298.

    Dengan pengalaman selama 15 tahun, dr. Ian Elnathan Himawan Sp.PD bisa memberikan layanan konsultasi di Halodoc sebelum mengonsumsi diclofenac sodium.

    Chat dr. Ian Elnathan Himawan Sp.PD mulai dari Rp 59.000,- di Halodoc. 

    3. dr. Siska Damayanti Sp.PD

    Kamu juga bisa menghubungi dr. Siska Damayanti Sp.PD. Ia merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga pada 2010 dan 2018.

    Saat ini ia menjalani praktik di Gresik, Jawa Timur, dan tergabung sebagai anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) dengan nomor STR 3521401423118521.

    Dengan pengalaman selama 15 tahun, dr. Siska Damayanti Sp.PD bisa memberikan layanan konsultasi di Halodoc jika kamu hendak mengonsumsi diclofenac sodium. 

    Chat dr. Siska Damayanti Sp.PD mulai dari Rp 59.000,- di Halodoc. 

    Itulah beberapa dokter yang bisa kamu hubungi sebelum mengonsumsi obat tertentu.

    Dokter tersebut tersedia selama 24 jam di Halodoc sehingga kamu bisa lakukan konsultasi dari mana saja dan kapan saja.

    Namun, jika dokter sedang tidak tersedia atau offline, kamu tetap bisa membuat janji konsultasi melalui aplikasi Halodoc.

    Tunggu apa lagi? Ayo, pakai Halodoc sekarang juga!

    Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc. 

    Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada. 

    Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat! 

    Referensi:
    Lexicomp. Diakses pada 2026. Diclofenac Sodium. 
    MedlinePlus. Diakses pada 2026. Diclofenac.