• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Kebiasaan Sehat saat Hamil agar Bayi Tidak Lahir Prematur
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Kebiasaan Sehat saat Hamil agar Bayi Tidak Lahir Prematur

Ini Kebiasaan Sehat saat Hamil agar Bayi Tidak Lahir Prematur

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 17 November 2022

“Bayi lahir sebelum waktunya alias prematur bisa memicu berbagai kondisi medis yang serius. Penting untuk melakukan tindakan pencegahan, seperti membiasakan pola hidup sehat dan rutin melakukan pemeriksaan kehamilan.”

Ini Kebiasaan Sehat saat Hamil agar Bayi Tidak Lahir PrematurIni Kebiasaan Sehat saat Hamil agar Bayi Tidak Lahir Prematur

Halodoc, Jakarta – Ibu hamil disebut mengalami kelahiran prematur ketika merasakan kontraksi yang mengakibatkan terjadinya pembukaan serviks sebelum minggu ke-37 usia kehamilan. Kondisi ini tentu perlu diwaspadai, sebab kelahiran prematur meningkatkan risiko berbagai masalah serius pada bayi. Inilah sebabnya, ibu perlu tahu bagaimana cara mencegah kelahiran prematur.

Sebagian besar bayi yang lahir sebelum waktunya memerlukan perawatan intensif di rumah sakit. Pasalnya, bayi prematur juga berpotensi memiliki cacat fisik jangka panjang dan kelainan mental. Ada banyak hal yang bisa meningkatkan risiko bayi lahir prematur, tetapi kondisi ini juga bisa terjadi pada ibu hamil yang tidak berisiko. 

Cara Mencegah Kelahiran Prematur

Risiko kelahiran prematur lebih tinggi pada ibu hamil yang pernah melahirkan prematur sebelumnya, memiliki berat badan rendah, berusia kurang dari 17 tahun atau lebih dari 35 tahun saat hamil, dan jarak kehamilan yang pendek. 

Tak hanya itu, bayi lahir prematur juga lebih berisiko terjadi pada ibu hamil dengan kondisi medis tertentu. Contohnya seperti hipertensi, kelainan jantung, preeklampsia, dan diabetes. Pola hidup tak sehat juga berperan, seperti kebiasaan buruk merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, bekerja malam hari, dan stres berat. 

Guna menghindari terjadinya kondisi tersebut, berikut beberapa cara mencegah kelahiran prematur yang bisa ibu coba lakukan:

1. Mengonsumsi makanan sehat

Supaya bisa mendapatkan kehamilan yang sehat, ibu perlu mendapatkan nutrisi sesuai kebutuhan. Hindari makanan tinggi garam dan lemak karena bisa menyebabkan tekanan darah dan kolesterol meningkat. Tak hanya itu, hindari pula makanan maupun minuman manis karena bisa memicu diabetes gestasional.

Sebagai gantinya, gantilah dengan mengonsumsi makanan tinggi kandungan asam lemak tak jenuh yang baik untuk mencegah risiko kelahiran prematur. Sumber makanan tinggi asam lemak tak jenuh seperti ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian. 

2. Pertimbangkan jarak antara kehamilan

Apabila ibu berniat untuk mendapatkan kehamilan selanjutnya, pastikan ibu mempertimbangkan jarak antara kehamilan. Hindari mendapatkan kehamilan pada jarak kurang dari enam bulan, atau lebih dari 59 bulan dengan kehamilan sebelumnya. Sebab, jarak kehamilan tersebut bisa meningkatkan risiko kelahiran prematur. 

3. Hindari merokok dan terpapar asap rokok

Baik merokok maupun terpapar asap rokok sama buruknya untuk kesehatan ibu dan janin. Salah satu efeknya adalah meningkatkan risiko kelahiran prematur. Jadi, sebaiknya hindari keduanya sehingga kesehatan ibu dan bayi tetap terjaga.

4. Kelola stres

Sama halnya seperti merokok, terpapar asap rokok, dan mengonsumsi minuman beralkohol, stres juga dapat memberikan efek negatif untuk tumbuh kembang janin. Sebagai cara mencegah kelahiran prematur lainnya, ibu harus memastikan bahwa stres yang ibu rasakan dapat dikelola dan diatasi. 

Jangan ragu untuk meminta bantuan pasangan, keluarga, atau teman dekat jika ibu membutuhkan pertolongan. Bahkan, tidak ada salahnya untuk mendapatkan bantuan ahli sehingga penanganan yang diberikan lebih tepat sasaran. 

5. Lakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin

Tak kalah pentingnya, pastikan ibu melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin. Tidak hanya efektif sebagai salah satu cara mencegah kehamilan, melakukan pemeriksaan rutin juga membantu dokter lebih mudah mendeteksi adanya kelainan pada janin. Dengan demikian, penanganan bisa segera dilakukan. 

Ibu bisa menggunakan Layanan Janji Medis di Halodoc agar lebih mudah dalam melakukan pemeriksaan kehamilan. Cek dan download Halodoc di ponsel ibu, gratis dari App Store maupun Play Store. 

Banner download aplikasi Halodoc
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Preterm labor.
Kidshealth. Diakses pada 2022. Treatments to Prevent Premature Birth.
WebMD. Diakses pada 2022. Premature Labor.