
Ini Langkah Pengobatan Sinusitis yang Bisa Dilakukan
Kebanyakan sinusitis akibat infeksi virus bisa sembuh dengan sendirinya dan hanya memerlukan perawatan rumah. Namun, pengobatan sinusitis akibat infeksi bakteri atau alergi memerlukan obat-obatan bebas atau resep.

DAFTAR ISI
- Langkah Pengobatan Sinusitis
- Pencegahan Sinusitis
- Hal Penting yang Perlu Diperhatikan
- Kapan Harus Mencari Pertolongan Medis
- Hubungi Dokter Ini untuk Penanganan Sinusitis
Sinusitis adalah masalah kesehatan umum yang seringkali membuat pengidapnya merasa tidak nyaman dan terganggu. Oleh karena itu, bagi kamu yang punya penyakit ini, penting untuk mengetahui langkah pengobatan sinusitis yang tepat.
Sinusitis merupakan peradangan atau pembengkakan pada jaringan yang melapisi sinus. Penyebabnya bisa berbagai macam, seperti infeksi virus, bakteri, jamur, dan alergi. Berdasarkan penyebabnya, ada berbagai pengobatan sinusitis yang bisa kamu lakukan.
Langkah Pengobatan Sinusitis
Kebanyakan infeksi sinus terjadi akibat virus, sehingga biasanya bisa membaik dengan sendirinya. Namun, bila penyebabnya adalah infeksi bakteri, maka antibiotik mungkin perlu kamu konsumsi.
Selain itu, perawatan rumahan juga bisa membantu mengatasi gejala penyakit ini. Berikut langkah pengobatan sinusitis yang bisa kamu lakukan:
1. Minum banyak air
Memenuhi kebutuhan cairan tubuh sangat penting untuk kesehatan yang baik secara keseluruhan.
Dengan minum banyak air, tubuh bisa melawan infeksi dengan baik dan membantu pemulihan.
Hidrasi yang cukup juga menjadi kunci pengobatan sinusitis. Hal itu karena minum banyak air bisa membantu menjaga kekuatan kulit dan selaput lendir di dalam sinus, sehingga bisa membantu mengurangi iritasi, mengencerkan lendir, dan mencegah infeksi lebih lanjut.
2. Istirahat
Pada kebanyakan kasus, penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 2-3 minggu.
Selama masa itu, penting untuk memberikan tubuh kesempatan untuk melawan infeksi dengan cara banyak beristirahat dan mengurangi aktivitas. Dengan begitu, kamu bisa cepat pulih.
3. Cuci hidung dengan neti pot atau alat irigasi hidung lainnya
Pengobatan sinusitis lainnya yang juga efektif adalah irigasi hidung. Membersihkan hidung dengan neti pot bisa meredakan gejala sinusitis.
Berikut cara mencuci hidung dengan neti pot:
- Tuang larutan saline (campuran air dan garam) ke dalam neti pot. Lalu, berdirilah di depan wastafel dan miringkan kepala hingga 45 derajat.
- Masukkan ujung neti pot ke dalam lubang hidung yang di atas. Lalu, sambil bernapas lewat mulut, tuangkan larutan garam dengan hati-hati ke dalam lubang hidung tersebut.
- Setelah larutan salin habis, keluarkan neti pot dari hidung, tegakkan kepala kembali, lalu cobalah bernapas dengan hidung untuk membersihkan sisa larutan saline.
- Gunakan tisu atau lap untuk mengeringkan cairan yang tersisa dalam rongga hidung.
- Ulangi langkah yang sama pada lubang hidung satu lagi.
4. Jaga agar sinus tetap lembap
Menjaga sinus tetap terhidrasi dapat membantu mengurangi tekanan pada rongga hidung.
Berikut beberapa tip untuk menjaga sinus tetap lembap:
- Di malam hari, tidurlah dengan memasang pelembap udara di kamar untuk membantu meringankan hidung tersumbat di malam hari.
- Pada siang hari dan sebelum tidur, gunakan semprotan hidung saline alami.
- Mandi dengan air hangat, atau menghirup uap dari baskom berisi air hangat untuk membantu meredakan hidung tersumbat dan bengkak.
5. Minum obat bebas
Bila perawatan rumahan tidak membantu, hubungi dokter THT untuk merekomendasikan pengobatan sinusitis yang bisa kamu beli secara bebas untuk kamu konsumsi.
Contohnya, dekongestan bebas yang bisa meredakan gejala sinusitis dengan mempersempit pembuluh darah.
Ini bisa membantu mengurangi peradangan dan pembengkakan. Ini juga memudahkan lendir keluar dari sinus.
Obat-obatan bebas lainnya yang juga bisa membantu mengatasi nyeri sinus, antara lain:
- Aspirin.
- Asetaminofen.
- Ibuprofen.
Bila penyebab sinusitis kamu adalah reaksi alergi, antihistamin bisa membantu menghambat peradangan. Ingat, selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk pada label kemasan saat mengonsumsi obat.
Selain obat-obatan, terkadang pengobatan sinusitis memerlukan operasi. Untuk tahu lebih jelasnya, coba cari tahu di artikel Pengidap Sinusitis Harus Menjalani Operasi, Benarkah?
6. Minum obat resep
Dokter mungkin akan meresepkan antibiotik dalam kasus sinusitis kronis atau bila infeksi sinus terjadi akibat bakteri.
Amoksisilin adalah obat yang biasanya dokter resepkan untuk mengatasi infeksi sinus akut. Sedangkan amoksisilin-klavulanat sering diresepkan untuk mengobati sinusitis akibat bakteri.
Namun, obat ini tidak cocok untuk pengidap alergi penisilin, dalam hal ini, dokter akan meresepkan alternatif yang sesuai.
Tergantung pada jenis antibiotiknya, kamu mungkin perlu meminumnya hingga tiga minggu. Penting untuk mengonsumsi obat ini sesuai anjuran dokter.
Pencegahan Sinusitis
Menerapkan gaya hidup sehat dapat membantu mencegah sinusitis dan mengurangi risiko kekambuhan:
- Hindari paparan asap rokok dan polusi udara: Iritan ini dapat memperburuk peradangan pada saluran hidung.
- Jaga kelembapan udara: Gunakan humidifier di ruangan, terutama saat cuaca kering.
- Kelola alergi: Jika kamu memiliki alergi, hindari alergen yang memicu gejala. Konsultasikan dengan dokter untuk penanganan alergi yang tepat.
- Cuci tangan secara teratur: Mencegah penyebaran infeksi virus dan bakteri yang dapat menyebabkan sinusitis.
Hal Penting yang Perlu Diperhatikan
Sinusitis yang disebabkan oleh virus biasanya akan membaik dengan sendirinya dalam 1-2 minggu dengan perawatan rumahan.
Antibiotik hanya efektif untuk sinusitis yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan harus diresepkan oleh dokter. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menyebabkan resistensi antibiotik.
Menjaga kebersihan diri dan lingkungan adalah kunci utama pencegahan penyakit infeksi saluran pernapasan, termasuk sinusitis.
Kapan Harus Mencari Pertolongan Medis?
Meskipun sinusitis seringkali dapat membaik dengan perawatan rumahan, ada beberapa kondisi di mana kamu perlu segera mencari pertolongan medis:
- Gejala sinusitis tidak kunjung membaik.
- Demam tinggi (di atas 38,5°C).
- Nyeri wajah yang parah.
- Gangguan penglihatan, seperti penglihatan ganda atau penurunan tajam penglihatan.
- Pembengkakan di sekitar mata.
- akit kepala parah.
Kondisi-kondisi ini bisa menjadi tanda infeksi bakteri yang lebih serius atau komplikasi sinusitis yang memerlukan penanganan medis segera.
Hubungi Dokter Ini untuk Penanganan Sinusitis
Kamu juga bisa menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc untuk bertanya lebih lanjut mengenai pengobatan sinusitis yang bisa kamu lakukan.
Berikut dokter yang bisa kamu hubungi:
- dr. I Gede Wahyu Adi Raditya, Sp.THT-KL: Dokter THT lulusan Universitas Udayana (2015, 2021) dengan pengalaman 9 tahun. Berpraktik di Badung dan Denpasar, Bali serta anggota PERHATI-KL. Melayani keluhan otitis media, infeksi telinga, sinus, alergi hidung, gangguan pendengaran, hingga sakit tenggorokan di Halodoc.
- dr. Alfira Ulfa, Sp.THT-BKL, FICS: Lulusan FK YARSI (2013) dan Universitas Padjajaran (Sp.THT, 2022). Berpengalaman 11 tahun dan berpraktik di Jakarta Utara. Anggota aktif PERHATI-KL. Menangani otitis media, sinus, infeksi telinga, alergi hidung, sakit tenggorokan, pilek, dan gangguan pendengaran di Halodoc.
- dr. Arif Surgana, Sp.THT-BKL: Dokter THT lulusan Universitas Airlangga (2011, 2023) dengan pengalaman 11 tahun. Berpraktik di Lamongan, Jawa Timur dan tergabung dalam PERHATI-KL. Melayani keluhan otitis media, mimisan, ISPA, sinus, infeksi telinga, serta sakit tenggorokan dan pilek di Halodoc.
Jangan hentikan pengobatan sinusitis ini lebih awal, meskipun gejala sudah membaik karena bisa menyebabkan resistensi antibiotik.
Kamu juga bisa menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc untuk bertanya lebih lanjut mengenai pengobatan sinusitis yang bisa kamu lakukan.
Melalui Video/Voice Call dan Chat, dokter terpercaya dari Halodoc bisa memberikan saran kesehatan yang tepat.
Yuk, download aplikasinya sekarang juga di Apps Store dan Google Play


