Ad Placeholder Image

Ini Makanan untuk Pengidap DBD yang Boleh dan yang Perlu Dihindari

6 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 Juni 2026

Makanan untuk DBD yang sehat penting untuk mempercepat pemulihan pasien.

Ini Makanan untuk Pengidap DBD yang Boleh dan yang Perlu DihindariIni Makanan untuk Pengidap DBD yang Boleh dan yang Perlu Dihindari

DAFTAR ISI


Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi tropis yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Kasus DBD di Indonesia kerap mengalami lonjakan, terutama saat memasuki musim penghujan di mana genangan air menjadi tempat berkembang biak yang ideal bagi nyamuk pembawa virus. Penyakit ini memiliki karakteristik yang cukup mengkhawatirkan karena gejalanya sering kali menyerupai demam biasa pada fase awal, namun dapat memburuk dengan cepat dan menyebabkan komplikasi serius seperti pendarahan internal hingga sindrom syok dengue (Dengue Shock Syndrome).

Salah satu tanda klinis utama dari DBD adalah terjadinya penurunan jumlah trombosit (trombositopenia) secara drastis serta kebocoran plasma darah. Kondisi ini membuat tubuh penderitanya rentan mengalami dehidrasi berat dan kelelahan ekstrem. Oleh karena itu, penanganan utama pada pasien DBD berfokus pada terapi cairan yang agresif, baik melalui infus maupun asupan oral, serta memastikan pasien mendapatkan nutrisi yang cukup untuk mendukung sistem imun dalam melawan virus dan meregenerasi sel darah.

Dalam proses pemulihan, menjaga asupan makanan dan minuman yang kaya akan vitamin, mineral, serta elektrolit menjadi hal yang mutlak dilakukan. Memilih buah untuk dbd yang tepat sangat dianjurkan untuk mempercepat naiknya trombosit serta memenuhi kebutuhan cairan harian selama masa kritis dan pemulihan. Berbagai buah dan ekstrak alaminya terbukti secara medis mampu merangsang sumsum tulang untuk memproduksi lebih banyak keping darah dan memperkuat pembuluh kapiler agar tidak mudah pecah.

Nah, mau tahu apa saja pilihan suplemen, vitamin, dan ekstrak buah yang efektif untuk mempercepat penyembuhan DBD? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Suplemen dan Ekstrak Buah untuk DBD yang Ampuh

Meskipun buah segar sangat dianjurkan, terkadang pengidap DBD mengalami mual dan penurunan nafsu makan yang parah sehingga sulit untuk mengonsumsi buah dalam jumlah yang dibutuhkan. Sebagai alternatif yang praktis dan efektif, kamu bisa memanfaatkan produk kesehatan berbasis ekstrak buah, vitamin, dan cairan rehidrasi. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk yang bisa kamu konsumsi secara mandiri di rumah untuk mendukung masa pemulihan DBD.

1. Psidii 50 mg 50 Kapsul

Psidii adalah suplemen herbal yang mengandung ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava folium). Jambu biji sejak lama dikenal sebagai terapi adjuvan (tambahan) yang paling populer di Indonesia untuk pasien demam berdarah. Kandungan aktif utama dalam ekstrak daun jambu biji adalah senyawa flavonoid, seperti quercetin, yang bekerja dengan cara menghambat replikasi virus dengue serta merangsang sel megakariosit di sumsum tulang untuk mempercepat pembentukan keping darah (trombosit).

Manfaat spesifik dari produk ini adalah membantu meningkatkan jumlah trombosit pada pengidap demam berdarah secara signifikan, sekaligus memperkuat dinding pembuluh darah sehingga mencegah terjadinya kebocoran plasma yang lebih parah.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1-2 kapsul, diminum 3 kali sehari.
  • Anak-anak: Penggunaan pada anak sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter, atau gunakan sediaan sirup jika tersedia.

Produk ini termasuk dalam kategori jamu atau obat herbal terstandar. Perhatikan aturan pakai pada kemasan dan hentikan penggunaan jika terjadi reaksi alergi.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Psidii 50 mg 50 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

2. Sari Kurma TJ 250 g

Sari Kurma TJ merupakan suplemen cair yang terbuat dari sari buah kurma pilihan. Kurma adalah buah yang sangat kaya akan nutrisi, termasuk zat besi, kalium, vitamin B kompleks, dan gula alami (fruktosa dan glukosa). Kandungan zat besi dan vitamin B dalam kurma sangat penting untuk proses hematopoiesis, yaitu proses pembentukan sel darah merah dan trombosit di dalam tubuh.

Selain membantu proses pembentukan darah, Sari Kurma TJ juga sangat bermanfaat untuk memberikan energi instan bagi pasien DBD yang sering kali merasa sangat lemas (fatigue) akibat demam tinggi yang berkepanjangan. Asupan kalium di dalamnya juga membantu menjaga keseimbangan elektrolit di dalam sel tubuh.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1-2 sendok makan, diminum 3 kali sehari.
  • Anak-anak: 1 sendok makan, diminum 3 kali sehari.

Produk ini merupakan suplemen makanan dan aman dikonsumsi oleh ibu hamil serta menyusui. Obat ini tergolong bebas dan aman untuk penggunaan harian.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sari Kurma TJ 250 g di Toko Kesehatan Halodoc

3. Pharolit 6 Sachet

Meskipun bukan ekstrak buah, cairan rehidrasi oral seperti Pharolit adalah “nyawa” utama bagi pengidap DBD. Pharolit mengandung kombinasi natrium klorida, kalium klorida, trisodium sitrat dihidrat, dan glukosa anhidrat. Saat seseorang terkena demam berdarah, terjadi kebocoran pembuluh darah yang menyebabkan cairan dan elektrolit tubuh merembes keluar. Air putih saja tidak cukup untuk menggantikan cairan ini.

Manfaat utama dari Pharolit adalah mencegah dan mengatasi dehidrasi ringan hingga sedang dengan mengembalikan keseimbangan cairan dan elektrolit. Cairan ini membantu menjaga tekanan darah pasien agar tidak jatuh ke fase syok yang membahayakan nyawa.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: Larutkan 1 sachet ke dalam 200 ml air matang. Minum sesuai dengan jumlah cairan yang hilang atau anjuran dokter (biasanya 1 gelas setiap kali buang air besar/kecil, atau dicicil minum setiap jam).
  • Anak-anak (di bawah 1 tahun): 1,5 gelas pada 3 jam pertama, dilanjutkan 0,5 gelas tiap kali buang air.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan untuk melarutkan bubuk dengan takaran air yang tepat.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Pharolit 6 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mencegah Dehidrasi Berat pada Pasien DBD
  1. Pantau frekuensi buang air kecil. Jika urine berwarna kuning pekat atau volume kencing berkurang, ini adalah tanda dehidrasi.
  2. Berikan cairan sedikit demi sedikit tapi sering. Jika mual, gunakan sendok teh untuk memberikan oralit atau jus buah.
  3. Hindari pemberian minuman bersoda, teh kental, atau kopi karena bersifat diuretik yang dapat memperparah hilangnya cairan tubuh.

4. Fufang Ejiao Jiang 20 ml 12 Botol

Fufang Ejiao Jiang adalah obat herbal tradisional Tiongkok (TCM) yang sangat populer di Indonesia sebagai suplemen pemulih pasca sakit berat, termasuk demam berdarah. Produk ini terbuat dari kombinasi bahan herbal seperti Ejiao (Colla Corii Asini), Radix Codonopsis, Radix Rehmanniae, dan Panax Ginseng. Kandungan herbal ini secara sinergis bekerja memelihara stamina dan meningkatkan fungsi hematopoietik (pembentukan darah).

Manfaat utamanya adalah meningkatkan jumlah sel darah merah, leukosit, serta mempercepat peningkatan kadar trombosit pada pasien DBD. Selain itu, ekstrak ginseng di dalamnya membantu mengatasi kelemahan tubuh, pusing, dan kurang nafsu makan yang umum terjadi pada fase penyembuhan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 botol (20 ml), diminum 3 kali sehari. Disarankan untuk dikonsumsi setelah makan.
  • Kocok dahulu sebelum diminum.

Obat ini tergolong produk herbal. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Tidak disarankan untuk penderita hipertensi tidak terkontrol atau wanita hamil tanpa pengawasan dokter.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Fufang Ejiao Jiang 20 ml 12 Botol di Toko Kesehatan Halodoc

5. Enervon-C 30 Tablet

Vitamin C memiliki peran ganda yang sangat vital bagi penderita demam berdarah. Enervon-C mengandung kombinasi Vitamin C (Asam Askorbat) 500 mg serta Vitamin B Kompleks. Vitamin C berperan penting dalam sintesis kolagen, yang merupakan komponen utama pembentuk dinding pembuluh darah. Dengan dinding pembuluh darah yang kuat, risiko terjadinya kebocoran plasma dan pendarahan spontan akibat penurunan trombosit dapat diminimalisir.

Selain itu, Vitamin C adalah antioksidan kuat yang merangsang fungsi sistem kekebalan tubuh, mempercepat pembersihan virus dengue dari dalam tubuh, sementara Vitamin B Kompleks membantu metabolisme tubuh untuk menghasilkan energi.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet sehari, diminum sesudah makan untuk menghindari iritasi pada lambung.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan dan minumlah banyak air putih untuk menjaga kesehatan ginjal saat mengonsumsi suplemen vitamin C dosis tinggi.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Enervon-C 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Konsultasi dengan Dokter Umum via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Umum terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Jenis Buah Segar Terbaik untuk Pemulihan DBD

Selain mengandalkan suplemen siap minum, asupan nutrisi dari buah-buahan segar juga harus menjadi prioritas. Berikut adalah buah-buahan yang secara spesifik baik untuk menunjang kesembuhan dari infeksi virus Dengue:

1. Jambu Biji Merah (Red Guava)

Jambu biji merah kaya akan vitamin C, bahkan empat kali lebih banyak dibandingkan jeruk. Kandungan trombinol dalam buah ini juga diyakini dapat memicu sumsum tulang agar lebih aktif memproduksi keping darah. Kamu bisa mengonsumsinya dalam bentuk jus segar murni tanpa banyak tambahan gula buatan.

2. Pepaya dan Ekstrak Daun Pepaya

Buah pepaya kaya akan folat, vitamin A, dan C. Selain buahnya yang mudah dicerna oleh pencernaan yang sedang lemah, daun pepaya adalah primadona lain selain daun jambu biji. Enzim papain dan chymopapain yang terkandung di daunnya efektif menormalkan jumlah trombosit, mengurangi peradangan hati, dan mendukung sistem kekebalan tubuh.

3. Air Kelapa Muda

Bisa dikatakan bahwa air kelapa adalah oralit alami. Air kelapa mengandung mineral penting seperti potasium, natrium, magnesium, dan kalsium yang komposisinya mirip dengan cairan intraseluler dalam tubuh manusia. Minum air kelapa sangat efektif untuk menggantikan cairan elektrolit yang hilang akibat demam berdarah, serta membantu membuang racun dan sisa virus dari ginjal.

Studi Mengenai Khasiat Buah untuk DBD

Journal of Natural Medicines menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa ekstrak daun jambu biji memiliki aktivitas biologis yang kuat dalam menghambat pertumbuhan virus dengue dan menstimulasi produksi sel megakariosit yang merupakan cikal bakal dari trombosit.

Selain itu, studi klinis terkait ekstrak daun pepaya (Carica papaya) menunjukkan peningkatan trombosit yang signifikan pada pasien DBD (grade I dan II) mulai dari hari kedua pemberian ekstrak, dengan penurunan laju pendarahan gusi dan bintik merah (petechiae) pada kulit. Hal ini membuktikan bahwa buah-buahan tropis ini bukan hanya mitos belaka, melainkan terapi pendamping medis yang tervalidasi secara ilmiah.

Penting untuk diingat bahwa suplemen dan buah-buahan di atas bersifat suportif. Jika demam tak kunjung turun lebih dari 3 hari, muncul pendarahan spontan (mimisan, gusi berdarah), nyeri perut yang hebat, atau pasien tampak sangat lemas dan cenderung tidur, segera bawa ke fasilitas gawat darurat terdekat.

Kamu bisa mendapatkan suplemen, obat-obatan, serta vitamin di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Cukup pesan lewat aplikasi, pesananmu akan diantar langsung ke depan pintu rumah.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami, menanyakan dosis obat yang tepat, serta mendapatkan resep dokter melalui aplikasi Halodoc kapan saja dan di mana saja.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Dengue and severe dengue.
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2024. Dengue: Clinical Presentation.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue di Indonesia.
PubMed Central. Diakses pada 2024. The Efficacy of Carica papaya Leaf Extract in Dengue Infection: A Systematic Review.
Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine. Diakses pada 2024. Anti-dengue activity of Psidium guajava leaf extract.

FAQ

1. Apakah konsumsi buah untuk dbd seperti jambu merah bisa langsung menyembuhkan demam berdarah?

Tidak. Jambu merah dan buah lainnya tidak bertindak sebagai obat pembunuh virus dengue. Fungsinya adalah sebagai terapi pendukung untuk merangsang produksi trombosit dan menjaga sistem imun, sementara tubuh secara alami melawan virus tersebut.

2. Apakah penderita DBD boleh mengonsumsi obat penurun panas selain Paracetamol?

Sangat tidak dianjurkan. Obat penurun panas golongan NSAID (Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs) seperti Ibuprofen, Aspirin, dan Naproxen dapat mengiritasi lambung dan memiliki efek mengencerkan darah. Hal ini sangat berbahaya bagi pasien DBD karena dapat memicu pendarahan lambung yang fatal.

3. Mengapa cairan elektrolit dan air kelapa lebih disarankan daripada air putih biasa?

Pada pasien DBD, terjadi kebocoran pembuluh darah mikroskopis yang membuat cairan plasma merembes ke jaringan sekitar. Air putih biasa tidak memiliki tekanan osmotik yang cukup untuk bertahan di dalam pembuluh darah, sedangkan cairan elektrolit dan air kelapa mengandung natrium dan kalium yang membantu mengikat cairan agar tetap berada di sirkulasi darah.

4. Berapa lama fase kritis pada demam berdarah biasanya berlangsung?

Fase kritis DBD umumnya terjadi pada hari ke-3 hingga hari ke-6 sejak demam pertama kali muncul. Ironisnya, pada fase ini demam seringkali sudah turun atau mereda, sehingga pasien merasa sudah sembuh. Padahal, justru pada saat inilah risiko trombosit drop paling rendah dan kebocoran plasma terjadi secara maksimal.