Ad Placeholder Image

Ini Pentingnya Closure saat Putus dan Cara Tepat Melakukannya

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 17 September 2026

Dengan melakukan closure, kamu bisa lebih ringan untuk memulai babak baru.

Ini Pentingnya Closure saat Putus dan Cara Tepat MelakukannyaIni Pentingnya Closure saat Putus dan Cara Tepat Melakukannya

DAFTAR ISI


Putus cinta sering kali meninggalkan rasa cemas, kebingungan, dan kesedihan mendalam. Tanpa kejelasan yang pasti, seseorang dapat terjebak dalam pertanyaan berulang mengenai alasan berakhirnya hubungan.

Untuk bisa melangkah maju secara sehat, dibutuhkan proses penerimaan emosional secara utuh. Proses penerimaan dan penyelesaian emosi inilah yang dikenal sebagai closure.

Pentingnya Closure setelah Putus Cinta

Closure secara psikologis merujuk pada pemahaman dan penerimaan atas berakhirnya suatu situasi atau hubungan. Ketika sebuah hubungan berakhir tanpa penjelasan yang jelas, otak cenderung terus mencari jawaban untuk mengisi celah informasi yang hilang. Kondisi ini sering kali memicu kecemasan, rasa bersalah, dan pemikiran berlebihan (overthinking) yang menghambat proses pemulihan emosional.

Mendapatkan closure sangat penting karena membantu memutus ikatan emosional dengan masa lalu secara sehat. Dengan memahami alasan di balik perpisahan, seseorang dapat memproses duka secara bertahap dan menerima kenyataan baru. Hal ini juga mencegah trauma emosional terbawa ke dalam hubungan di masa mendatang.

Selain itu, closure memberikan dorongan untuk fokus pada pemulihan diri sendiri (*self-healing*). Proses ini memungkinkan seseorang mengalihkan energi emosional dari penyesalan masa lalu menuju pertumbuhan pribadi dan penataan kembali tujuan hidup.

Cara Tepat Mendapatkan Closure saat Hubungan Berakhir

Banyak orang menganggap closure hanya bisa didapatkan melalui percakapan terakhir dengan mantan pasangan. Padahal, closure sejati sebenarnya berasal dari dalam diri sendiri. Berikut adalah cara tepat yang bisa dilakukan:

  • Komunikasi yang Jujur dan Tenang: Jika memungkinkan dan kedua pihak kooperatif, lakukan percakapan akhir secara dewasa tanpa saling menyalahkan untuk memahami alasan perpisahan.
  • Terima Bahwa Tidak Semua Pertanyaan Ada Jawabannya: Jika mantan pasangan menolak berbicara atau memberikan jawaban yang ambigu, terimalah kenyataan tersebut sebagai titik akhir tanpa perlu mengejarnya lagi.
  • Terapkan Batasan Tegas (No Contact): Berhentilah memantau media sosial mantan atau menghubungi kembali. Jarak fisik dan digital sangat membantu mempercepat penataan emosi.
  • Lakukan Self-Closure: Tuliskan perasaan, kekecewaan, dan harapan dalam bentuk jurnal atau surat yang tidak perlu dikirimkan untuk meluapkan emosi yang terpendam.
  • Fokus pada Perawatan Diri: Alihkan perhatian ke aktivitas yang produktif, hobi baru, serta dukungan dari keluarga dan sahabat terdekat.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika rasa sedih, cemas, atau rasa hampa akibat putus cinta berlangsung terus-menerus hingga mengganggu aktivitas harian, produktivitas kerja, atau pola tidur, jangan ragu untuk mencari bantuan medis profesional. Kamu bisa berkonsultasi langsung dengan Dokter Spesialis Jiwa atau Psikolog di Halodoc untuk mendapatkan pendampingan dan penanganan emosional yang tepat.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Lewat Halodoc, kamu bisa mendapatkan layanan konsultasi psikologis dengan mudah dan nyaman:

  • ✅ Bebas konsultasi kapan saja: Layanan konsultasi ke dokter Halodoc tersedia 24 jam, siap mendengarkan keluhanmu kapan saja dan di mana saja.
  • ✅ Privasi dan kerahasiaan terjamin: Sesi konseling dilakukan secara aman dan pribadi sehingga kamu bisa bercerita tanpa rasa khawatir.
  • ✅ Praktis dan efisien: Kamu bisa memilih opsi komunikasi melalui chat, voice call, atau video call langsung dari aplikasi Halodoc tanpa perlu antre di klinik.
  • ✅ Tenaga profesional berlisensi: Ditangani langsung oleh Psikolog Klinis dan Dokter Spesialis Jiwa (Psikiater) yang berpengalaman dan memiliki izin praktik resmi.

Referensi

American Psychological Association. Diakses pada 2026. Coping with a Breakup.
Healthline. Diakses pada 2026. How to Find Closure When You Can’t Get It from Your Ex.
Psych Central. Diakses pada 2026. What Is Closure and How to Get It After a Breakup.
WebMD. Diakses pada 2026. How to Get Closure in a Relationship.

FAQ

Apakah closure harus selalu didapatkan dari mantan pasangan?
Tidak selalu. Closure paling efektif justru berasal dari penerimaan diri sendiri (*self-closure*), tanpa harus bergantung pada penjelasan dari mantan pasangan.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan closure?
Waktu yang dibutuhkan setiap orang berbeda-beda tergantung tingkat ikatan emosional dan proses penerimaan masing-masing. Fokuslah pada proses pemulihan emosi tanpa perlu merasa terburu-buru.

Apa yang harus dilakukan jika mantan menolak memberi penjelasan?
Hentikan usaha untuk mengejar jawaban darinya dan terimalah sikap tersebut sebagai bentuk jawaban tersendiri. Tuangkan emosimu dalam jurnal atau berkonsultasilah dengan profesional untuk membantu memproses rasa kecewa tersebut.