Ini Pentingnya Melindungi Kulit dari Sinar Matahari saat Hamil
Ibu hamil perlu melindungi kulit, salah satunya dengan menggunakan sunscreen.

Daftar Isi:
- Pentingnya Melindungi Kulit Saat Hamil
- Perubahan Kulit Selama Kehamilan
- Bahaya Sinar Matahari bagi Ibu Hamil
- Sunscreen Aman untuk Ibu Hamil
- Tips Memilih Sunscreen yang Aman
- Cara Penggunaan Sunscreen yang Tepat
- Mitos dan Fakta Seputar Sunscreen
- Kesimpulan
- Pertanyaan Umum Seputar Sunscreen untuk Ibu Hamil
Kehamilan membawa banyak perubahan pada tubuh, termasuk pada kulit. Salah satu perubahan yang sering terjadi adalah munculnya bercak gelap di wajah, seperti di pipi, dahi, atau atas bibir.
Kondisi ini dikenal sebagai melasma atau pregnancy mask, dan sering dipicu oleh peningkatan hormon serta paparan sinar matahari.
Sinar UV dapat memperparah hiperpigmentasi selama kehamilan, membuat warna kulit menjadi tidak merata.
Oleh karena itu, melindungi kulit dari sinar matahari bukan sekadar soal kecantikan, tapi juga langkah penting untuk menjaga kesehatan kulit ibu hamil.
Yuk, ketahui mengapa perlindungan dari sinar matahari sangat dibutuhkan selama kehamilan dan bagaimana cara melakukannya dengan aman.
Perubahan Kulit Selama Kehamilan
Selama kehamilan, banyak wanita mengalami perubahan kulit seperti:
- Melasma (pregnancy mask): Bercak gelap pada wajah.
- Linea nigra: Garis gelap yang muncul di perut.
- Stretch mark: Garis-garis pada perut, paha, atau payudara.
- Kulit lebih sensitif: Lebih mudah terbakar matahari atau iritasi.
Perubahan-perubahan ini disebabkan oleh peningkatan hormon estrogen dan progesteron.
Bahaya Sinar Matahari bagi Ibu Hamil
Paparan sinar matahari berlebihan dapat berbahaya bagi ibu hamil karena:
- Meningkatkan risiko melasma: Sinar UV merangsang produksi melanin, pigmen yang menyebabkan kulit menjadi gelap.
- Mempercepat penuaan kulit: Sinar UV merusak kolagen dan elastin, menyebabkan kulit keriput dan kendur.
- Meningkatkan risiko kanker kulit: Paparan sinar UV yang terus-menerus dapat meningkatkan risiko kanker kulit.
- Dehidrasi: Paparan panas berlebihan dapat menyebabkan dehidrasi.
Sunscreen Aman untuk Ibu Hamil
Memilih sunscreen yang aman untuk ibu hamil adalah langkah penting. Tidak semua kandungan sunscreen aman digunakan selama masa kehamilan.
Beberapa bahan kimia dalam sunscreen dapat diserap oleh tubuh dan berpotensi membahayakan janin. Oleh karena itu, penting untuk memilih produk dengan hati-hati.
Ibu hamil perlu memperhatikan kandungan sunscreen yang digunakan. Pilihlah sunscreen dengan kandungan yang aman dan telah teruji klinis.
Ibu bisa cari tahu, ini Rekomendasi Sunscreen Terbaik untuk Semua Jenis Kulit.
Tips Memilih Sunscreen yang Aman
Berikut adalah beberapa tips memilih sunscreen yang aman untuk ibu hamil:
- Pilih sunscreen dengan kandungan mineral: Sunscreen mineral (fisik) mengandung zinc oxide dan titanium dioxide yang bekerja dengan cara memantulkan sinar UV. Bahan-bahan ini dianggap lebih aman karena tidak diserap ke dalam kulit.
- Hindari sunscreen kimia: Sunscreen kimia mengandung bahan-bahan seperti oxybenzone, avobenzone, octinoxate, dan octisalate yang dapat diserap oleh kulit. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bahan-bahan ini dapat mengganggu hormon.
- Pilih sunscreen dengan SPF 30 atau lebih tinggi: SPF (Sun Protection Factor) menunjukkan seberapa baik sunscreen melindungi kulit dari sinar UVB. SPF 30 dapat memblokir sekitar 97% sinar UVB.
- Pilih sunscreen dengan broad spectrum: Sunscreen broad spectrum melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB.
- Hindari sunscreen dengan pewangi dan pewarna: Bahan-bahan ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit sensitif.
- Konsultasikan dengan dokter kulit: Jika ragu, konsultasikan dengan dokter kulit untuk mendapatkan rekomendasi sunscreen yang tepat.
Yuk, Intip Cara Tepat Eksfoliasi Kulit yang Mudah Berjerawat.
Cara Penggunaan Sunscreen yang Tepat
Agar sunscreen efektif melindungi kulit, gunakan dengan cara yang tepat:
- Oleskan sunscreen 15-30 menit sebelum keluar rumah. Ini memberikan waktu bagi sunscreen untuk meresap ke dalam kulit.
- Gunakan sunscreen sebanyak yang dibutuhkan. Oleskan sunscreen secara merata ke seluruh area kulit yang terpapar sinar matahari.
- Oleskan kembali sunscreen setiap 2 jam, terutama setelah berenang atau berkeringat.
- Jangan lupakan area sensitif, oleskan sunscreen pada bibir, telinga, dan leher.
- Gunakan sunscreen setiap hari, bahkan saat cuaca mendung. Sebab, faktanya sinar UV tetap dapat menembus awan.
Mitos dan Fakta Seputar Sunscreen
Ada banyak mitos seputar sunscreen yang perlu diluruskan:
Mitos: Sunscreen hanya dibutuhkan saat cuaca panas.
Fakta: Sinar UV tetap ada meskipun cuaca mendung.
Mitos: Sunscreen dengan SPF tinggi memberikan perlindungan yang jauh lebih baik.
Fakta: SPF 30 sudah cukup untuk melindungi kulit dari sinar UVB.
Mitos: Sunscreen hanya perlu digunakan sekali sehari.
Fakta: Sunscreen perlu dioleskan kembali setiap 2 jam.
Kesimpulan
Melindungi kulit dari sinar matahari sangat penting selama kehamilan.
Pilihlah sunscreen yang aman, gunakan dengan benar, dan konsultasikan dengan dokter kulit jika memiliki pertanyaan atau kekhawatiran.
Dengan melindungi kulit, Ibu dapat menjaga kesehatan diri sendiri dan bayi yang dikandung.
Dokter kulit dapat memberikan rekomendasi perawatan yang aman dan efektif untuk mengatasi melasma selama kehamilan.
Konsultasi dengan dokter spesialis kulit kini lebih mudah dan praktis melalui Halodoc.
Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan obat atau produk kesehatan lainnya yang kamu butuhkan di Toko Kesehatan Halodoc.
Produknya 100% asli (original) dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.Yuk, download Halodoc sekarang juga!
Pertanyaan Umum Seputar Sunscreen untuk Ibu Hamil
T: Apakah semua sunscreen aman untuk ibu hamil?
J: Tidak, tidak semua sunscreen aman. Pilihlah sunscreen mineral dan hindari sunscreen kimia.
T: Apakah sunscreen bisa mencegah melasma?
J: Sunscreen dapat membantu mencegah melasma dengan melindungi kulit dari sinar UV yang memicu produksi melanin.
T: Kapan sebaiknya mulai menggunakan sunscreen saat hamil?
J: Sebaiknya mulai menggunakan sunscreen sejak awal kehamilan dan terus gunakan selama masa kehamilan dan menyusui.
T: Apakah ada efek samping penggunaan sunscreen pada ibu hamil?
J: Jika memilih sunscreen yang tepat dan menggunakannya sesuai petunjuk, efek sampingnya minimal. Namun, beberapa orang mungkin mengalami iritasi kulit.


