Ad Placeholder Image

Ini Penyebab Perasaan Tidak Enak dan Cara Mengatasinya

6 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   17 Juni 2026

Gangguan kecemasan atau masalah kesehatan fisik merupakan beberapa faktor yang bisa memicu perasaan tidak enak mendadak atau gelisah tanpa sebab.

Ini Penyebab Perasaan Tidak Enak dan Cara MengatasinyaIni Penyebab Perasaan Tidak Enak dan Cara Mengatasinya

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu merasa jantung berdebar kencang, pikiran melayang ke mana-mana, dan ada perasaan tidak nyaman di ulu hati padahal tidak sedang menghadapi bahaya nyata? Kondisi kenapa hati gelisah dan tidak tenang sering kali menjadi pertanyaan besar bagi banyak orang. Perasaan ini bisa muncul secara tiba-tiba atau bertahan dalam waktu yang lama, sehingga mengganggu produktivitas dan kualitas tidur kamu.

Rasa gelisah sebenarnya adalah respons alami tubuh terhadap ancaman atau stres, yang dikenal dengan istilah fight-or-flight. Namun, ketika perasaan ini muncul tanpa alasan yang jelas atau sulit dikendalikan, hal ini bisa menjadi indikasi adanya masalah kesehatan mental atau ketidakseimbangan hormon dalam tubuh. Memahami akar masalah adalah langkah pertama untuk mendapatkan ketenangan kembali.

Penting bagi kamu untuk tidak mengabaikan perasaan ini. Jika dibiarkan, kegelisahan yang berkepanjangan dapat berdampak pada kesehatan fisik, seperti menurunnya sistem imun dan gangguan pencernaan. Oleh karena itu, mengenali penyebabnya sangat krusial agar kamu bisa menentukan langkah penanganan yang tepat, apakah cukup dengan perubahan gaya hidup atau memerlukan bantuan profesional.

Nah, jika kamu merasa gejala ini sudah sangat mengganggu aktivitas, jangan ragu untuk melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan diagnosis yang akurat. Selain itu, kamu juga bisa melengkapi kebutuhan nutrisi dengan beli obat online di Halodoc, terutama vitamin yang mendukung kesehatan saraf.

Memahami Perasaan Gelisah dan Tidak Tenang

Kegelisahan atau restlessness adalah keadaan di mana seseorang merasa tidak mampu untuk rileks atau diam. Secara emosional, ini sering digambarkan sebagai perasaan “was-was” atau adanya firasat buruk yang tidak berdasar. Secara fisik, kegelisahan bisa bermanifestasi dalam bentuk gerakan kaki yang tidak berhenti, tangan berkeringat, hingga sulit fokus pada satu tugas.

Dalam dunia medis, kegelisahan sering kali dikaitkan dengan peningkatan hormon kortisol dan adrenalin. Hormon-hormon ini seharusnya membantu kita saat menghadapi bahaya, namun jika terus-menerus tinggi karena tekanan pikiran, tubuh akan merasa kelelahan namun tetap dalam keadaan “siaga”. Inilah yang membuat hati terasa tidak tenang meskipun kamu sedang berada di tempat yang aman.

Penyebab Psikologis: Dari Stres hingga Gangguan Kecemasan

Secara psikologis, ada beberapa kondisi yang menjadi alasan utama kenapa hati gelisah dan tidak tenang:

1. Generalized Anxiety Disorder (GAD)

Gangguan kecemasan umum ditandai dengan rasa khawatir yang berlebihan terhadap berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari, seperti pekerjaan, kesehatan, atau keuangan, secara terus-menerus selama minimal enam bulan.

2. Panic Attack (Serangan Panik)

Berbeda dengan GAD, serangan panik terjadi secara mendadak dengan intensitas yang sangat tinggi. Seseorang mungkin merasa seperti sedang terkena serangan jantung atau kehilangan kendali atas dirinya sendiri.

3. Trauma Masa Lalu (PTSD)

Kejadian traumatis yang belum terselesaikan dapat memicu kilas balik (flashback) yang membuat hati terus-menerus merasa terancam dan gelisah.

Tanda Kamu Perlu Bantuan Psikolog/Psikiater
  1. Gelisah disertai keinginan menyakiti diri sendiri.
  2. Gejala fisik seperti sesak napas yang sering kambuh.
  3. Ketidakmampuan menjalankan fungsi sosial atau bekerja.

Faktor Fisik dan Kondisi Medis yang Memengaruhi Ketenangan Hati

Tidak selalu soal pikiran, terkadang penyebab hati gelisah berasal dari kondisi biologis tubuh kamu:

1. Masalah Tiroid (Hipertiroidisme)

Kelenjar tiroid yang terlalu aktif menghasilkan hormon berlebih yang mempercepat metabolisme. Hal ini sering kali menyebabkan jantung berdebar, tangan gemetar, dan perasaan gelisah yang amat sangat.

2. Ketidakseimbangan Gula Darah

Hipoglikemia atau kadar gula darah rendah bisa memicu pelepasan adrenalin, yang membuat kamu merasa gemetar, lapar, dan sangat cemas secara tiba-tiba.

3. Defisiensi Vitamin dan Mineral

Kekurangan vitamin B12, vitamin D, dan magnesium telah lama dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan kecemasan. Magnesium, misalnya, berperan penting dalam mengatur neurotransmiter yang menenangkan sistem saraf.

Gaya Hidup yang Menjadi Pemicu Hati Tidak Tenang

Seringkali, kebiasaan sehari-hari yang kita anggap sepele justru menjadi biang keladi kenapa hati gelisah:

  • Konsumsi Kafein Berlebih: Kopi dan teh mengandung stimulan yang dapat meningkatkan detak jantung dan meniru gejala kecemasan.
  • Kurang Tidur: Saat kurang tidur, otak bagian amigdala menjadi lebih reaktif terhadap hal-hal negatif, sehingga kamu lebih mudah merasa gelisah.
  • Paparan Media Sosial: Fenomena FOMO (Fear of Missing Out) dan perbandingan sosial yang terus-menerus dapat memicu perasaan tidak puas dan cemas.

Cara Mengatasi Hati Gelisah secara Mandiri

Jika kegelisahan yang kamu rasakan masih dalam taraf ringan, beberapa teknik berikut bisa membantu menenangkan pikiran:

1. Teknik Pernapasan 4-7-8

Tarik napas selama 4 detik, tahan selama 7 detik, dan buang napas perlahan selama 8 detik. Teknik ini sangat efektif untuk mengaktifkan sistem saraf parasimpatis yang berfungsi untuk menenangkan tubuh.

2. Grounding Technique (5-4-3-2-1)

Sebutkan 5 benda yang kamu lihat, 4 benda yang bisa disentuh, 3 suara yang didengar, 2 aroma yang tercium, dan 1 rasa yang bisa dirasakan. Ini membantu menarik pikiran kamu kembali ke masa kini (present moment).

3. Membatasi Informasi (Digital Detox)

Cobalah untuk mematikan notifikasi ponsel selama 1 jam sebelum tidur agar otak tidak terus-menerus dirangsang oleh informasi baru yang mungkin memicu stres.

Studi Mengenai Kesehatan Mental dan Kecemasan

JAMA Internal Medicine menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa praktik meditasi mindfulness secara rutin dapat membantu mengurangi gejala kecemasan, depresi, dan rasa sakit fisik. Studi ini menegaskan bahwa melatih fokus pikiran memiliki efektivitas yang hampir setara dengan beberapa jenis pengobatan antidepresan untuk kasus kecemasan ringan hingga sedang.

Selain itu, penelitian lain dalam jurnal Nutrients menunjukkan bahwa asupan magnesium yang cukup berkontribusi pada stabilitas emosional dengan cara mengatur sumbu HPA (Hypothalamic-Pituitary-Adrenal) yang merespons stres.

Jika kegelisahanmu tidak kunjung membaik meski sudah mencoba relaksasi, segera hubungi tenaga profesional. Kamu bisa mendapatkan produk 100% asli dan produk diantar ke rumah untuk suplemen pendukung kesehatan saraf melalui layanan farmasi online.

FAQ

1. Kenapa hati gelisah dan tidak tenang saat mau tidur?

Kondisi ini sering disebut kecemasan di malam hari. Saat suasana tenang, otak cenderung memproses masalah yang tertunda di siang hari, memicu kekhawatiran tentang hari esok.

2. Apakah kurang minum air putih bisa membuat gelisah?

Ya, dehidrasi dapat menyebabkan stres fisik pada tubuh, yang meningkatkan detak jantung dan memicu perasaan cemas atau tidak nyaman.

3. Apa perbedaan gelisah biasa dengan gangguan kecemasan?

Gelisah biasa memiliki pemicu yang jelas dan hilang setelah masalah selesai. Gangguan kecemasan biasanya menetap, berlebihan, dan muncul tanpa alasan yang jelas.

4. Bolehkah minum obat penenang tanpa resep?

Sangat tidak disarankan. Obat penenang (anxiolytic) umumnya termasuk golongan obat keras yang memiliki risiko ketergantungan dan efek samping serius jika tidak di bawah pengawasan dokter.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Anxiety disorders.
Healthline. Diakses pada 2026. What Causes Restlessness and How to Manage It.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Hyperthyroidism: Symptoms, Causes, and Treatment.
National Institute of Mental Health (NIMH). Diakses pada 2026. Generalized Anxiety Disorder: When Worry Gets Out of Control.

## Merasa Cemas atau Hati Tidak Tenang? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan seperti perasaan gelisah yang sulit hilang, tapi bingung harus melakukan apa? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant)](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.