Ad Placeholder Image

Ini Pertolongan Pertama Anak Muntah Terus yang Ibu Harus Tahu

10 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Juni 2026

Saat anak mual dan muntah, berikan cairan, makanan lembut, dan obat sesuai anjuran dokter agar kesehatan anak membaik.

Ini Pertolongan Pertama Anak Muntah Terus yang Ibu Harus TahuIni Pertolongan Pertama Anak Muntah Terus yang Ibu Harus Tahu

DAFTAR ISI


Melihat anak muntah tentu menjadi kekhawatiran tersendiri bagi setiap orang tua. Muntah merupakan reaksi alami tubuh untuk mengeluarkan sesuatu yang dianggap berbahaya dari lambung. Pada anak-anak, kondisi ini sangat sering terjadi dan biasanya dipicu oleh infeksi virus, keracunan makanan, atau mabuk perjalanan. Meski umumnya bisa sembuh sendiri, penanganan yang tidak tepat berisiko menyebabkan dehidrasi yang membahayakan nyawa si kecil.

Penting bagi kamu untuk memahami bahwa fokus utama saat anak muntah bukan sekadar menghentikan keluarnya cairan, melainkan menjaga agar tubuh anak tetap terhidrasi. Cairan tubuh yang hilang bersama muntahan mengandung elektrolit penting yang dibutuhkan untuk fungsi saraf dan otot. Jika anak terus muntah tanpa ada asupan cairan yang masuk, tubuhnya akan lemas dengan cepat.

Cara mengatasi muntah pada anak memerlukan kesabaran dan ketelitian dalam memberikan cairan sedikit demi sedikit. Jangan terburu-buru memberikan makanan padat jika kondisi perutnya belum stabil. Kamu juga perlu memantau frekuensi muntah dan adanya gejala lain seperti demam atau nyeri perut hebat. Jika kondisi tidak kunjung membaik, segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan diagnosa yang tepat.

Untuk mendukung pemulihan dan mencegah dehidrasi, penggunaan produk kesehatan yang tepat sangat disarankan. Nah, mau tahu apa saja pilihan produk yang aman dan efektif? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Cara Mengatasi Muntah pada Anak yang Ampuh

Sebagai langkah awal penanganan di rumah, kamu bisa memberikan beberapa produk suplemen dan rehidrasi yang telah teruji keamanannya untuk anak-anak. Berikut adalah daftar produk yang direkomendasikan:

1. Pharolit Oral Rehydration Salts 1 Sachet

Pharolit merupakan bubuk oralit yang mengandung Natrium klorida, Kalium klorida, Trisodium sitrat dihidrat, dan Glukosa anhidrat. Produk ini bekerja dengan cara mengganti cairan tubuh dan elektrolit yang hilang akibat muntah maupun diare. Glukosa di dalamnya membantu mempercepat penyerapan natrium di usus, sehingga rehidrasi terjadi lebih efektif.

Manfaat utamanya adalah mencegah dehidrasi ringan hingga sedang pada anak. Rasanya yang cenderung netral lebih mudah diterima oleh anak dibandingkan air putih biasa saat sedang mual.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak usia di bawah 1 tahun: 1.5 gelas (300 ml) pada 3 jam pertama, kemudian 0.5 gelas setiap kali muntah/diare.
  • Anak usia 1-5 tahun: 3 gelas (600 ml) pada 3 jam pertama, kemudian 1 gelas setiap kali muntah/diare.
  • Anak usia di atas 5 tahun: 6 gelas (1200 ml) pada 3 jam pertama, kemudian 1.5 gelas setiap kali muntah/diare.

Satu sachet dilarutkan ke dalam 200 ml air matang. Produk ini termasuk kategori obat bebas.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Pharolit Oral Rehydration Salts 1 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc

2. L-Bio 30 Sachet

L-Bio adalah suplemen probiotik yang mengandung bakteri baik seperti Lactobacillus acidophilus, Bifidobacterium longum, dan Streptococcus thermophilus. Saat anak muntah, keseimbangan mikroflora di saluran pencernaan seringkali terganggu. Bakteri baik dalam L-Bio bekerja dengan menghambat pertumbuhan bakteri patogen dan memperbaiki fungsi mukosa usus.

Manfaat produk ini adalah untuk menjaga kesehatan fungsi pencernaan anak dan membantu memulihkan kondisi usus setelah terjadi gangguan seperti gastroenteritis yang memicu muntah.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak usia di atas 2 tahun: 2 sampai 3 sachet per hari.
  • Anak usia 1 sampai 2 tahun: 1 sampai 2 sachet per hari.

Dapat diberikan langsung dengan mencampurkannya ke dalam makanan, air putih, atau susu. Simpan di tempat yang sejuk untuk menjaga kestabilan bakteri probiotik.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan L-Bio 30 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Memberikan Cairan pada Anak yang Muntah
  1. Tunggu 30-60 menit setelah muntah terakhir sebelum memberikan cairan apapun agar perut tenang.
  2. Berikan larutan oralit menggunakan sendok kecil (5-10 ml) setiap 5 menit sekali.
  3. Hindari memberikan jus buah yang terlalu manis atau minuman bersoda karena dapat memperburuk iritasi lambung.

3. Interzinc Sirup 60 ml

Interzinc sirup mengandung Zinc Sulfate Monohydrate yang setara dengan Zinc elemental 20 mg per 5 ml. Zinc merupakan mikronutrien penting yang sering hilang saat anak mengalami gangguan pencernaan. Zinc bekerja dengan cara meningkatkan sistem imun usus dan mempercepat regenerasi epitel saluran cerna yang rusak.

Manfaat utamanya adalah sebagai terapi pelengkap untuk mengatasi diare dan muntah pada anak, guna mencegah keparahan gejala dan mengurangi risiko kambuh dalam waktu dekat.

Dosis dan aturan pakai:

  • Bayi usia 2-6 bulan: 2.5 ml (1/2 sendok takar) per hari selama 10 hari berturut-turut.
  • Anak usia 6 bulan – 5 tahun: 5 ml (1 sendok takar) per hari selama 10 hari berturut-turut.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Berikan Zinc walaupun muntah atau diare sudah berhenti untuk memastikan pemulihan mukosa usus yang sempurna.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Interzinc Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Lacto-B 10 Sachet

Lacto-B merupakan suplemen probiotik berbentuk serbuk yang mengandung Bifidobacterium longum, Lactobacillus acidophilus, dan Streptococcus thermophilus, diperkaya dengan vitamin C, B1, B2, B6, dan Niacin. Kombinasi ini tidak hanya memperbaiki flora usus tetapi juga memberikan asupan vitamin yang mungkin berkurang selama masa sakit.

Manfaat Lacto-B adalah membantu mengatasi ketidakseimbangan saluran cerna pada bayi dan anak. Kandungan vitamin B-nya juga berperan dalam proses metabolisme energi agar anak tidak terlalu lemas.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak usia 1-6 tahun: 3 sachet per hari.
  • Bayi di bawah 1 tahun: Sesuai petunjuk dokter (umumnya 1-2 sachet per hari).

Produk ini sangat praktis karena bisa dicampur ke dalam susu formula atau bubur bayi. Lacto-B tergolong sebagai suplemen kesehatan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Lacto-B 10 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc

5. Oralit 200 mg 10 Sachet

Oralit 200 mg adalah sediaan garam rehidrasi oral standar yang mengandung glukosa elektrolit. Ini adalah standar emas WHO untuk penanganan dehidrasi di rumah. Cara kerjanya adalah dengan memanfaatkan mekanisme transportasi aktif glukosa-natrium untuk menarik air kembali ke dalam pembuluh darah dari usus.

Manfaatnya sangat krusial untuk mencegah kegagalan sirkulasi akibat kekurangan cairan (syok hipovolemik). Oralit wajib tersedia di kotak P3K rumah sebagai pertolongan pertama saat gejala muntah muncul.

Dosis dan aturan pakai:

  • Berikan sesering mungkin saat anak merasa haus atau setelah muntah.
  • Larutkan 1 sachet ke dalam 200 ml air matang (satu gelas kecil).

Pastikan sisa larutan yang sudah lebih dari 24 jam dibuang dan diganti dengan yang baru. Oralit termasuk golongan obat bebas.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Oralit 200 mg 10 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc

Pertolongan Pertama dan Cara Alami Mengatasi Muntah

Selain memberikan produk rehidrasi, langkah-langkah praktis di rumah sangat menentukan kecepatan pemulihan si kecil. Berikut adalah panduan tambahan bagi orang tua:

1. Berikan Waktu untuk Lambung Beristirahat

Jangan langsung menyodorkan makanan atau minuman sesaat setelah anak muntah. Lambung yang sedang meradang (iritasi) membutuhkan waktu untuk tenang. Berikan jeda sekitar 30 hingga 60 menit. Jika dipaksakan, kemungkinan besar anak akan muntah kembali.

2. Metode Rehidrasi Bertahap

Gunakan sendok atau pipet untuk memberikan oralit. Berikan 1 sendok teh setiap 1-2 menit. Jika anak tidak muntah lagi selama satu jam, tingkatkan jumlahnya secara perlahan. Tujuannya adalah agar cairan tetap masuk tanpa memicu refleks mual berlebih.

3. Posisikan Anak dengan Benar

Saat muntah, pastikan anak dalam posisi tegak atau miring (jika sedang berbaring) untuk mencegah muntahan masuk ke saluran pernapasan (aspirasi). Setelah muntah, bantu anak berkumur agar sisa asam lambung tidak merusak enamel gigi dan mengurangi rasa tidak enak di mulut.

Studi Mengenai Penanganan Gastroenteritis pada Anak

The Journal of Pediatrics menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa penggunaan larutan rehidrasi oral (Oralit) dikombinasikan dengan suplementasi Zinc secara signifikan mengurangi durasi dan tingkat keparahan gangguan pencernaan pada anak di bawah lima tahun.

Penelitian tersebut menyoroti bahwa Zinc membantu sistem kekebalan tubuh memproduksi antibodi yang lebih kuat untuk melawan virus penyebab muntah dan diare. Selain itu, pemberian probiotik sejak hari pertama gejala muncul terbukti dapat memperpendek masa pemulihan hingga 24 jam lebih cepat dibandingkan tanpa probiotik.

Jika anak menunjukkan tanda-tanda dehidrasi berat seperti mata cekung, tidak buang air kecil lebih dari 6 jam, atau sangat lemas, jangan menunda untuk mencari bantuan medis profesional. Kamu bisa beli obat online di Halodoc untuk kebutuhan rehidrasi dasar atau segera hubungi dokter spesialis anak.

Segera dapatkan produk kesehatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Produk dijamin 100% asli dan diantar langsung ke rumah kamu. Selain itu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan anak melalui aplikasi Halodoc kapan saja dibutuhkan.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Nausea and vomiting in children: What to do.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Oral Rehydration Salts: Production of the new ORS.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Dehydration in Children: Symptoms, Causes & Treatment.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Penanganan Diare dan Muntah pada Anak di Rumah.
PubMed Central. Diakses pada 2026. The Role of Zinc and Probiotics in Pediatric Gastroenteritis.

FAQ

1. Apakah boleh memberikan susu saat anak sedang muntah?

Jika bayi masih mengonsumsi ASI, tetap berikan ASI dalam porsi kecil namun sering. Namun, jika anak minum susu formula atau susu sapi, sebaiknya dihentikan sementara selama beberapa jam hingga muntah mereda, karena susu lebih sulit dicerna saat lambung teriritasi.

2. Apa tanda-tanda dehidrasi pada anak yang harus diwaspadai?

Waspadai jika bibir dan mulut anak terlihat kering, tidak ada air mata saat menangis, ubun-ubun cekung (pada bayi), dan anak terlihat sangat mengantuk atau rewel secara berlebihan.

3. Kapan anak boleh mulai makan makanan padat setelah muntah?

Anak boleh mulai makan makanan padat setelah 6 jam tidak muntah. Mulailah dengan makanan hambar seperti bubur nasi, pisang, atau biskuit crackers (diet BRAT: Banana, Rice, Applesauce, Toast).

4. Bisakah muntah pada anak disebabkan oleh stres?

Ya, pada beberapa anak, kecemasan atau stres emosional dapat memicu mual dan muntah. Namun, pastikan dulu penyebab medis seperti infeksi atau keracunan sudah disingkirkan oleh dokter.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan pada si kecil, tapi bingung harus memberikan obat apa atau kapan harus ke rumah sakit? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

Halodoc Intelligent Digital Assistant (HILDA) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.