Ad Placeholder Image

Ini Pilihan Makanan Tinggi Protein yang Baik untuk Kesehatan

6 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   05 Juni 2026

Ada beberapa pilihan makanan tinggi protein untuk mencukupi kebutuhan harian, seperti telur, keju, daging, dan ikan.

Ini Pilihan Makanan Tinggi Protein yang Baik untuk KesehatanIni Pilihan Makanan Tinggi Protein yang Baik untuk Kesehatan

DAFTAR ISI


Protein adalah salah satu makronutrien terpenting yang dibutuhkan oleh tubuh manusia setiap hari. Zat ini berperan sebagai “batu bata” penyusun sel, jaringan, otot, hingga organ tubuh kita. Tanpa asupan protein yang cukup, proses perbaikan jaringan yang rusak akan terhambat, massa otot akan menyusut, dan sistem kekebalan tubuh kamu bisa menurun drastis. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui makanan protein apa saja yang bisa kamu konsumsi untuk menjaga kesehatan optimal.

Dalam menjalankan fungsinya, protein akan dipecah menjadi asam amino. Ada asam amino esensial yang tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga harus didapatkan dari asupan makanan sehari-hari. Masalahnya, banyak orang di Indonesia yang masih kekurangan asupan protein berkualitas karena pola makan yang didominasi oleh karbohidrat. Padahal, kebutuhan protein sangat krusial, terutama bagi kamu yang sedang dalam masa pertumbuhan, sedang aktif berolahraga, atau sedang dalam proses pemulihan pasca sakit.

Memahami pilihan sumber protein, baik dari makanan utuh maupun suplemen tambahan, adalah langkah awal untuk hidup lebih sehat. Dengan variasi yang tepat antara protein hewani dan nabati, kamu bisa memastikan seluruh kebutuhan asam amino terpenuhi. Jika kamu merasa kesulitan memenuhi target protein harian hanya dari makanan biasa, penggunaan suplemen protein berkualitas bisa menjadi solusi praktis dan efektif.

Nah, mau tahu apa saja pilihan makanan protein apa saja yang baik untuk kesehatan? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Suplemen Protein yang Ampuh

Selain mengonsumsi makanan segar, kamu juga bisa melengkapi kebutuhan nutrisi dengan produk kesehatan yang dirancang khusus. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk tinggi protein yang tersedia di Halodoc:

1. Ensure Gold Gandum 850 g

Ensure Gold Gandum merupakan nutrisi dewasa yang lengkap dan seimbang. Kandungan utamanya mencakup HMB (Kalsium Beta-Hidroksi Beta-Metilbutirat) yang dikombinasikan dengan protein berkualitas tinggi. HMB secara klinis terbukti membantu menjaga integritas massa otot, terutama pada lansia atau individu yang kurang aktif bergerak.

Produk ini bekerja dengan cara menstimulasi sintesis protein otot sekaligus mencegah pemecahan protein berlebih di dalam tubuh. Manfaatnya mencakup peningkatan kekuatan fisik, daya tahan tubuh, dan mendukung pemulihan setelah sakit. Selain protein, Ensure Gold juga diperkaya dengan 28 vitamin dan mineral esensial serta omega 3 dan 6 yang baik untuk kesehatan jantung.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: Larutkan 6 takar sendok Ensure Gold ke dalam 185 ml air matang (suhu ruang atau hangat), aduk hingga rata. Diminum 1-2 gelas per hari atau sesuai anjuran ahli gizi.

Obat ini termasuk golongan produk nutrisi atau pangan olahan untuk keperluan medis khusus. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ensure Gold Gandum 850 g di Toko Kesehatan Halodoc

2. Peptisol Cokelat 185 g

Peptisol adalah pangan olahan medis khusus yang dirancang tinggi protein dan bebas laktosa. Kandungan utamanya adalah Whey Protein Isolate dan Kalsium Kaseinat yang sangat mudah diserap oleh sistem pencernaan manusia. Produk ini sangat ideal bagi mereka yang membutuhkan asupan protein tinggi namun memiliki sensitivitas pencernaan.

Cara kerjanya adalah dengan menyediakan asam amino siap pakai untuk mempercepat proses penyembuhan luka pasca operasi, luka bakar, atau pemulihan dari infeksi berat. Peptisol juga rendah residu sehingga tidak membebani kerja usus. Rasanya yang enak membuatnya mudah dikonsumsi secara rutin.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 sachet (sekitar 63 gram) dilarutkan dalam 200 ml air hangat. Dapat dikonsumsi sebagai makanan pengganti atau tambahan sebanyak 2-3 kali sehari.

Produk ini termasuk kategori suplemen nutrisi khusus. Perhatikan aturan pakai pada kemasan atau konsultasikan dengan tenaga medis.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Peptisol Cokelat 185 g di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Memilih Makanan Protein
  1. Prioritaskan sumber protein utuh seperti dada ayam, telur, dan ikan untuk kebutuhan dasar.
  2. Gunakan suplemen protein jika kamu memiliki aktivitas fisik tinggi atau dalam masa pemulihan medis.
  3. Pastikan tetap terhidrasi dengan cukup minum air putih karena metabolisme protein memerlukan cairan yang cukup.

3. Appeton Weight Gain Dewasa Cokelat 450 g

Bagi kamu yang memiliki masalah dengan berat badan rendah, Appeton Weight Gain adalah solusinya. Susu ini mengandung formula L-Lysine yang berfungsi meningkatkan bioavailabilitas protein di dalam tubuh. Produk ini mengandung protein susu kualitas tinggi yang lengkap dengan asam amino esensial.

Manfaat utamanya adalah membantu menambah berat badan secara sehat dengan cara meningkatkan massa otot, bukan sekadar menumpuk lemak. Protein di dalamnya akan diserap secara bertahap untuk memastikan otot mendapatkan suplai nutrisi yang konsisten sepanjang hari. Ini adalah pilihan tepat jika kamu ingin mencapai bentuk tubuh yang lebih berisi dan sehat.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: Campurkan 3-4 takar sendok (40-50 gram) ke dalam 300 ml air hangat. Diminum 2-3 kali sehari, sebaiknya dikonsumsi satu jam setelah makan.

Perhatikan aturan pakai pada kemasan untuk hasil maksimal.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Appeton Weight Gain Dewasa Cokelat 450 g di Toko Kesehatan Halodoc

4. Wellness Amino 2000 90 Tablets

Wellness Amino 2000 adalah suplemen dalam bentuk tablet yang mengandung rangkaian lengkap asam amino (esensial dan non-esensial). Produk ini berasal dari kasein dan whey protein berkualitas tinggi. Bentuk tablet memudahkan kamu yang mobile dan membutuhkan asupan protein praktis tanpa perlu menyeduh susu.

Cara kerjanya adalah dengan masuk langsung ke aliran darah setelah dicerna untuk mendukung sintesis protein, menjaga keseimbangan nitrogen, dan mempercepat pemulihan otot setelah latihan fisik intens. Manfaat tambahannya adalah mendukung kesehatan kulit, rambut, dan kuku karena protein adalah komponen utama keratin dan kolagen.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 3 tablet per hari sebelum makan, atau 3 tablet setelah berolahraga untuk membantu pemulihan otot.

Obat ini termasuk golongan suplemen kesehatan. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Wellness Amino 2000 90 Tablets di Toko Kesehatan Halodoc

5. Diabetasol Vanilla 600 g

Diabetasol merupakan nutrisi pengganti makan yang khusus diformulasikan untuk penderita diabetes atau mereka yang ingin menjaga kadar gula darah. Meskipun fokusnya pada diabetes, Diabetasol mengandung protein yang cukup tinggi untuk membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dan menjaga massa otot pada pasien diabetes.

Kandungan Vita Digest (karbohidrat lepas lambat) dipadukan dengan protein membantu mengatur pelepasan energi secara stabil. Protein di dalamnya juga penting untuk mencegah komplikasi penurunan massa otot (sarkopenia) yang sering terjadi pada penderita diabetes jangka panjang. Rasanya yang nikmat membuat diet harian penderita diabetes tidak membosankan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: Larutkan 4 sendok takar Diabetasol ke dalam 200 ml air hangat. Gunakan sebagai pengganti sarapan atau makan malam.

Produk ini adalah pangan olahan medis khusus. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Diabetasol Vanilla 600 g di Toko Kesehatan Halodoc

Sumber Protein Alami: Makanan Protein Apa Saja?

Memenuhi kebutuhan protein dari makanan utuh tetap menjadi prioritas utama. Berikut adalah daftar sumber protein alami yang bisa kamu masukkan ke dalam menu harian:

1. Protein Hewani (Lengkap)

Protein hewani disebut sebagai protein lengkap karena mengandung seluruh asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Contoh terbaiknya adalah telur, dada ayam tanpa kulit, daging sapi rendah lemak, dan berbagai jenis ikan seperti salmon atau kembung. Susu dan produk turunannya seperti keju dan yogurt juga merupakan sumber protein hewani yang sangat baik.

2. Protein Nabati (Lengkap dan Tidak Lengkap)

Bagi kamu yang vegetarian, sumber protein nabati sangatlah beragam. Tempe dan tahu yang berasal dari kedelai adalah sumber protein nabati yang hampir menyerupai profil asam amino hewan. Selain itu, kacang-kacangan (almond, kacang tanah), biji-bijian (chia seeds, quinoa), dan sayuran hijau seperti brokoli juga mengandung protein meskipun dalam jumlah yang lebih kecil.

Studi Mengenai Asupan Protein dan Kesehatan

The American Journal of Clinical Nutrition menerbitkan studi di tahun 2016 yang menjelaskan bahwa asupan protein yang lebih tinggi dari anjuran minimum harian dapat membantu pengelolaan berat badan yang lebih baik dan menjaga massa otot selama proses penuaan.

Studi ini menekankan bahwa konsumsi protein secara merata di setiap waktu makan (sarapan, makan siang, dan makan malam) lebih efektif untuk sintesis otot dibandingkan mengonsumsi protein dalam jumlah besar hanya di satu waktu makan saja. Hal ini membuktikan pentingnya konsistensi dalam memilih makanan protein harian kamu.

Jika kamu memiliki kondisi medis tertentu atau kebingungan mengatur porsi makanan, ada baiknya kamu melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Penanganan yang tepat dari ahli gizi atau dokter spesialis akan membantu kamu mencapai target kesehatan dengan lebih aman dan terukur.

Kamu bisa mendapatkan produk-obatan dan suplemen protein di atas dengan praktis dan cepat dengan cara beli obat online di Halodoc. Produk yang tersedia dijamin 100% asli dan akan diantarkan langsung ke rumah kamu tanpa perlu mengantre.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Protein: How much do you need?.
Harvard T.H. Chan School of Public Health. Diakses pada 2026. Protein.
Healthline. Diakses pada 2026. 20 High-Protein Foods to Eat.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Pentingnya Protein bagi Tubuh.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Animal vs. Plant Protein: What’s the Difference?.

FAQ

1. Berapa banyak kebutuhan protein harian untuk dewasa?

Secara umum, orang dewasa membutuhkan sekitar 0,8 gram protein per kilogram berat badan. Namun, bagi yang aktif berolahraga, kebutuhannya bisa meningkat menjadi 1,2 hingga 2,0 gram per kilogram berat badan.

2. Apakah kelebihan protein berbahaya bagi ginjal?

Pada orang yang sehat, asupan protein tinggi umumnya aman. Namun, bagi individu dengan riwayat penyakit ginjal kronis, asupan protein harus dibatasi dan diawasi ketat oleh dokter agar tidak memperberat kerja ginjal.

3. Bisakah saya mendapatkan cukup protein hanya dari tumbuhan?

Ya, tentu saja. Dengan mengombinasikan berbagai sumber protein nabati seperti nasi dan kacang merah, atau mengonsumsi produk kedelai seperti tempe, kamu tetap bisa memenuhi kebutuhan asam amino esensial secara lengkap.

4. Kapan waktu terbaik mengonsumsi suplemen protein?

Waktu terbaik bergantung pada tujuan kamu. Untuk pembentukan otot, dikonsumsi dalam 30-60 menit setelah latihan sangat disarankan. Namun, untuk menjaga kesehatan umum, suplemen bisa dikonsumsi kapan saja sebagai pelengkap makan.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.