
Inilah 4 Manfaat Push Up untuk Tubuh dan Kesehatan
“Ketika dilakukan cara yang tepat, push up juga dapat memperkuat punggung bawah dan inti dengan menarik otot perut. Tidak hanya bermanfaat untuk membentuk tubuh, push up juga bermanfaat untuk kesehatan, mulai dari melatih kekuatan jantung, mencegah osteoporosis, serta mencegah cedera bahu dan punggung.”

DAFTAR ISI
Push up merupakan salah satu bentuk latihan beban tubuh (bodyweight exercise) yang paling populer dan efektif di dunia kebugaran. Latihan ini bersifat fungsional karena melibatkan banyak kelompok otot secara bersamaan, mulai dari otot dada, bahu, hingga lengan. Menariknya, push up tidak memerlukan peralatan khusus dan bisa dilakukan di mana saja, menjadikannya pilihan utama bagi kamu yang ingin menjaga kebugaran di tengah kesibukan harian.
Secara medis, manfaat push up tidak hanya terbatas pada pembentukan massa otot semata. Melakukan gerakan ini secara rutin dapat meningkatkan kesehatan jantung, memperbaiki postur tubuh, hingga meningkatkan kepadatan mineral tulang. Namun, seperti halnya olahraga lainnya, risiko cedera otot atau kelelahan saraf sering kali membayangi jika teknik yang digunakan kurang tepat atau tubuh kekurangan asupan nutrisi penunjang.
Penting bagi kamu untuk memahami bahwa pemulihan otot setelah berolahraga sama pentingnya dengan intensitas latihan itu sendiri. Sering kali, rasa pegal atau nyeri otot muncul setelah sesi push up yang intens. Oleh karena itu, dukungan dari produk kesehatan seperti suplemen saraf, vitamin stamina, hingga pereda nyeri topikal sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses pemulihan agar kamu tetap konsisten berolahraga.
Nah, mau tahu apa saja pilihan produk kesehatan untuk mendukung aktivitas olahragamu? Berikut ulasannya!
Rekomendasi Produk Kesehatan Olahraga yang Ampuh
Latihan push up yang rutin membutuhkan kondisi fisik yang prima. Kelelahan saraf dan nyeri otot adalah kendala umum yang sering dihadapi. Berikut adalah daftar produk yang direkomendasikan oleh apoteker untuk membantu menjaga kesehatan saraf, meningkatkan stamina, serta meredakan nyeri otot setelah latihan.
1. Neurobion Forte 10 Tablet
Neurobion Forte merupakan suplemen vitamin neurotropik yang mengandung kombinasi Vitamin B1 (Thiamine), B6 (Pyridoxine), dan B12 (Cyanocobalamin) dalam dosis tinggi. Vitamin B kompleks ini bekerja sangat krusial dalam menjaga kesehatan sel saraf. Saat melakukan push up, koordinasi saraf dan otot sangat diperlukan; defisiensi vitamin B dapat menyebabkan kesemutan, kram otot, atau cepat lelah.
Manfaat utama dari produk ini adalah membantu memperbaiki kerusakan sel saraf dan memastikan transmisi impuls saraf ke otot berjalan optimal. Hal ini membantu mencegah terjadinya kelelahan saraf akibat aktivitas fisik yang berat dan berulang.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 tablet sehari, sesudah makan.
- Dapat dikonsumsi sesuai petunjuk dokter jika terdapat gejala neuropati yang lebih berat.
Suplemen ini termasuk kategori vitamin dan suplemen bebas. Hindari penggunaan pada penderita alergi terhadap salah satu komponen vitamin B.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Neurobion Forte 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Hot In Cream 60 ml
Hot In Cream adalah analgesik topikal berbentuk krim yang diformulasikan untuk meredakan berbagai keluhan nyeri otot dan pegal-pegal. Mengandung bahan aktif seperti Menthol dan Wintergreen Oil, produk ini bekerja dengan memberikan sensasi panas yang meresap ke dalam jaringan otot untuk melancarkan sirkulasi darah dan merelaksasi otot yang kaku setelah sesi push up.
Manfaat spesifiknya adalah mengatasi rasa kaku di area pundak, dada, dan lengan yang sering terasa “panas” atau pegal setelah latihan beban tubuh. Teksturnya tidak lengket dan tidak meninggalkan bekas pada pakaian, sehingga nyaman digunakan kapan saja.
Dosis dan aturan pakai:
- Oleskan secukupnya pada area yang terasa nyeri atau pegal.
- Gunakan 2-3 kali sehari atau sesuai kebutuhan.
Produk ini termasuk kategori alat kesehatan/kosmetik obat bebas. Jangan dioleskan pada luka terbuka atau selaput lendir.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Hot In Cream 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Melakukan Push Up yang Aman
- Lakukan pemanasan dinamis minimal 5 menit untuk mempersiapkan persendian bahu dan pergelangan tangan.
- Pastikan posisi punggung tetap lurus (tidak melengkung) untuk menghindari cedera tulang belakang.
- Atur napas: Tarik napas saat turun, dan buang napas saat mendorong tubuh ke atas.
3. Enervon-C 4 Tablet
Enervon-C adalah suplemen multivitamin yang mengandung Vitamin C 500 mg dikombinasikan dengan Vitamin B Kompleks (B1, B2, B6, B12), Niacinamide, dan Calcium Pantothenate. Produk ini sangat penting bagi individu aktif karena membantu metabolisme energi dan menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah drop setelah berolahraga.
Kandungan Vitamin B di dalamnya membantu mengubah makanan menjadi energi yang siap digunakan saat push up, sementara Vitamin C berperan sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas yang terbentuk selama aktivitas fisik intens dan mendukung sintesis kolagen untuk kesehatan jaringan ikat.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 tablet per hari.
- Diminum di pagi hari atau sebelum memulai aktivitas berat untuk hasil maksimal.
Produk ini termasuk golongan vitamin dan suplemen bebas. Perhatikan bagi penderita gangguan lambung, sebaiknya diminum sesudah makan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Enervon-C 4 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
4. Voltaren Emulgel 10 g
Voltaren Emulgel mengandung zat aktif Diclofenac Diethylamine, sebuah obat anti-inflamasi non-steroid (OAINS) topikal. Berbeda dengan krim panas biasa, Voltaren bekerja langsung ke pusat peradangan untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan pada otot serta sendi. Ini sangat efektif jika kamu mengalami cedera ringan atau peradangan otot (myalgia) akibat push up yang berlebihan.
Teknologi emulgel memudahkan zat aktif meresap melalui kulit secara cepat dan memberikan efek pendinginan sekaligus menghilangkan rasa sakit di lokasi spesifik.
Dosis dan aturan pakai:
- Oleskan 3-4 kali sehari pada area otot yang sakit.
- Gosok perlahan hingga terserap sempurna.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Jangan digunakan pada anak di bawah 12 tahun tanpa saran medis.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Voltaren Emulgel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc
5. Salonpas Koyo Hijau 10 Lembar
Salonpas Koyo adalah produk pereda nyeri praktis yang mengandung Methyl Salicylate, Menthol, dan Camphor. Koyo ini bekerja dengan cara memberikan efek panas yang stabil dan tahan lama melalui transdermal (penyerapan lewat kulit). Manfaatnya sangat terasa untuk meredakan nyeri otot leher, bahu, dan punggung atas yang sering tertarik saat melakukan form push up yang salah.
Produk ini sangat cocok digunakan saat istirahat atau tidur di malam hari setelah latihan berat agar otot-otot yang menegang bisa kembali relaks.
Dosis dan aturan pakai:
- Bersihkan dan keringkan area yang sakit.
- Tempelkan satu lembar koyo, ganti 2-3 kali sehari.
- Jangan digunakan lebih dari 8 jam per pemakaian.
Termasuk kategori obat bebas yang aman digunakan secara mandiri. Hindari penggunaan pada kulit yang iritasi.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Salonpas Koyo Hijau 10 Lembar di Toko Kesehatan Halodoc
6. Counterpain Cream 15 g
Counterpain Cream adalah krim pereda nyeri yang sudah sangat dikenal luas. Kandungan utamanya meliputi Methyl Salicylate, Eugenol, dan Menthol. Krim ini dirancang khusus untuk meredakan sakit pada sendi dan otot (termasuk strain dan sprain). Saat push up, sendi siku dan bahu bekerja ekstra keras, sehingga Counterpain bisa menjadi solusi cepat jika terjadi kekakuan pada area tersebut.
Sensasi hangat yang dihasilkan membantu melebarkan pembuluh darah lokal sehingga proses pembuangan asam laktat (pemicu pegal) pada otot menjadi lebih cepat.
Dosis dan aturan pakai:
- Oleskan pada area yang sakit secukupnya.
- Gunakan 3-4 kali sehari.
Termasuk golongan obat bebas. Aman untuk penggunaan luar dan tidak berminyak.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Counterpain Cream 15 g di Toko Kesehatan Halodoc
Anatomi Otot yang Terlatih Saat Push Up
Memahami otot mana saja yang bekerja saat push up akan membantu kamu melakukan gerakan dengan lebih sadar (mind-muscle connection). Hal ini penting untuk memaksimalkan manfaat latihan dan mencegah cedera.
1. Otot Dada (Pectoralis Major)
Ini adalah otot target utama dalam gerakan push up. Otot dada bekerja paling keras saat kamu mendorong tubuh menjauh dari lantai. Push up rutin akan membuat dada tampak lebih bidang dan kuat.
2. Otot Lengan Belakang (Triceps Brachii)
Triceps terletak di bagian belakang lengan atas. Otot ini bertanggung jawab untuk meluruskan lengan di bagian akhir gerakan push up. Jika kamu ingin mengencangkan lengan, variasi narrow-grip push up sangat efektif.
3. Otot Bahu (Anterior Deltoids)
Bahu depan bertugas membantu otot dada selama fase pendorongan. Kekuatan bahu yang baik dari push up akan sangat membantu dalam aktivitas mengangkat beban di kehidupan sehari-hari.
4. Otot Inti (Core Muscles)
Meskipun bukan gerakan perut yang eksplisit, push up mengharuskan otot perut dan punggung bawah bekerja secara isometrik untuk menjaga tubuh tetap dalam garis lurus seperti papan (plank position).
Studi Mengenai Manfaat Push Up untuk Kesehatan Jantung
JAMA Network Open menerbitkan studi di tahun 2019 yang menjelaskan bahwa pria paruh baya yang mampu melakukan lebih dari 40 push up memiliki risiko kejadian penyakit kardiovaskular 96% lebih rendah dibandingkan mereka yang hanya mampu melakukan kurang dari 10 kali.
Penelitian ini dilakukan selama 10 tahun pada petugas pemadam kebakaran di Amerika Serikat. Hasilnya menunjukkan bahwa kapasitas push up merupakan indikator klinis yang murah dan cepat untuk mengevaluasi kebugaran kardiorespirasi dan risiko penyakit jantung di masa depan. Hal ini membuktikan bahwa push up bukan sekadar latihan otot, tapi juga “investasi” untuk kesehatan jantung jangka panjang.
Jika kamu merasakan nyeri yang tidak kunjung hilang, pembengkakan yang parah, atau rasa kesemutan yang menjalar setelah berolahraga, jangan tunda untuk mencari bantuan medis. Segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan diagnosis yang akurat.
Untuk mendukung rutinitas olahragamu, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah tanpa harus keluar rumah. Menjaga tubuh tetap sehat dan bugar kini menjadi jauh lebih praktis dengan bantuan teknologi.
Referensi:
JAMA Network Open. Diakses pada 2026. Association Between Push-up Exercise Capacity and Future Cardiovascular Disease Events Among Active Adult Men.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Exercise: 7 benefits of regular physical activity.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. How to Do a Push-Up Correctly.
Healthline. Diakses pada 2026. What Are the Benefits and Risks of Doing Daily Push-ups?.
MIMS Indonesia. Diakses pada 2026. Neurobion Forte / Voltaren Emulgel / Counterpain.
FAQ
1. Apakah aman melakukan push up setiap hari?
Melakukan push up setiap hari aman selama intensitasnya disesuaikan dan tubuh tidak menunjukkan tanda kelelahan ekstrem. Namun, disarankan memberikan waktu istirahat 1 hari bagi kelompok otot yang sama untuk proses regenerasi jaringan.
2. Kenapa pergelangan tangan saya sakit saat push up?
Sakit pergelangan tangan biasanya disebabkan oleh mobilitas sendi yang kurang atau tekanan yang terlalu besar. Kamu bisa menggunakan alat bantu seperti push up bar atau melakukan push up dengan posisi tangan mengepal untuk menjaga pergelangan tangan tetap lurus.
3. Apakah wanita bisa mendapatkan manfaat yang sama dari push up?
Tentu saja. Bagi wanita, push up bermanfaat mengencangkan otot dada dan lengan, serta meningkatkan kepadatan tulang untuk mencegah osteoporosis di masa tua. Jika belum kuat, bisa dimulai dengan knee push up (tumpuan lutut).
4. Apa yang harus dilakukan jika otot terasa sangat pegal setelah latihan?
Lakukan peregangan ringan, mandi air hangat untuk melancarkan sirkulasi, dan oleskan analgesik topikal seperti Hot In Cream atau Counterpain untuk meredakan nyeri otot secara cepat.
Punya Keluhan Otot Setelah Olahraga tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan kesehatan seperti nyeri otot atau lelah saraf setelah olahraga, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!
HILDA ([Halodoc Intelligent Digital Assistant](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.


