Inilah Gejala Kanker Otak yang Harus Diwaspadai
Kanker otak menjadi jenis kanker yang terjadi pada bagian otak. Ada beberapa gejala kanker otak yang perlu diwaspadai, seperti sakit kepala yang tidak membaik, pusing, gangguan berpikir, gangguan penglihatan, hingga perubahan suasana hati.

Halodoc, Jakarta – Kanker otak adalah salah satu jenis kanker yang berawal dari sel-sel jaringan otak. Hal ini terjadi akibat adanya perubahan atau mutasi sel DNA jaringan otak yang menyebabkan munculnya sel abnormal yang tidak terkendali. Sel abnormal inilah yang membentuk tumor ganas pada otak dan memengaruhi sel-sel sehat pada jaringan otak.
Kanker otak bisa diatasi dengan pengobatan yang akan disesuaikan dengan kondisi kesehatan pasien dan tingkat keparahan penyakit. Untuk itu, sangat penting mengetahui gejala kanker otak agar kondisi ini dapat didiagnosis lebih dini sehingga pengobatan akan lebih mudah dilakukan. Simak ulasannya dalam artikel ini!
Gejala Kanker Otak
Semua kanker otak adalah tumor. Namun, tidak semua tumor bersifat kanker. Tumor jinak bisa muncul pada bagian otak dengan perkembangan yang lambat dan jarang menyebar. Sedangkan, tumor ganas yang bersifat kanker memiliki perkembangan yang sangat cepat dan menyerang sel sehat di sekitarnya.
Hingga saat ini belum diketahui secara pasti apa penyebab perubahan atau mutasi sel DNA pada jaringan otak. Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker otak, seperti pernah menjalani terapi radiasi untuk pengobatan lain, memiliki penyakit genetik, hingga memiliki riwayat penyakit kanker di bagian tubuh lainnya yang menyebar ke bagian otak.
Kanker otak dapat muncul di beberapa bagian otak, seperti lapisan pelindung otak, otak kecil atau batang otak, dasar tengkorak, hingga kelenjar hipofisis. Gejala bisa dialami berbeda tiap pengidapnya dan disesuaikan dengan lokasi serta perkembangan penyakitnya.
Namun, ada beberapa gejala kanker otak yang kerap terjadi dan perlu diwaspadai. Berikut ini gejalanya:
- Sakit Kepala
Sebaiknya jangan abaikan kondisi sakit kepala yang tidak membaik dalam beberapa hari. Apalagi jika sakit kepala semakin bertambah buruk setiap harinya.
Sakit kepala juga bisa dialami pengidap kanker otak setiap pagi hari dan membaik setelah pengidap muntah. Jangan ragu untuk segera lakukan pemeriksaan kesehatan pada rumah sakit.
- Pusing
Selain sakit kepala, pengidap kanker otak juga kerap mengalami pusing. Kondisi ini akan dirasakan memburuk setiap harinya jika kamu tidak menjalani pengobatan dengan baik. Bahkan, pusing yang dialami dapat menyebabkan gangguan keseimbangan, mual, dan muntah.
- Gangguan dalam Berpikir
Kanker otak dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan dalam berpikir. Tidak hanya itu, perkembangan tumor ganas dapat menyebabkan pengidap kanker otak mengalami kehilangan ingatan hingga kesulitan berbicara.
- Gangguan Penglihatan
Pengidap kanker otak juga berisiko mengalami gangguan penglihatan. Gejala ini akan dirasakan sebagai pandangan yang kabur, penglihatan ganda, atau pandangan yang menghilang dan tidak membaik meskipun menggunakan kacamata.
- Perubahan Suasana Hati
Letak tumor ganas pada otak yang berada di hipofisis dapat menyebabkan berbagai gejala kanker otak, salah satunya adalah perubahan suasana hati. Hal ini disebabkan kelenjar hipofisis berfungsi untuk menghasilkan hormon pertumbuhan, metabolisme, serta reproduksi.
Gejala tersebut bukanlah hal pasti yang menjadi tanda kanker otak. Namun, tidak ada salahnya untuk segera melakukan pemeriksaan di rumah sakit terdekat terkait dengan penyakit kanker otak.
Kamu bisa buat janji dengan rumah sakit melalui aplikasi Halodoc. Dengan begitu, pemeriksaan dapat berjalan lancar. Kamu juga bisa mencari tahu beberapa rekomendasi dokter spesialis yang bisa kamu tanyakan langsung terkait pemeriksaan maupun penyakit kanker otak.
Berikut ini adalah rekomendasi dokter spesialis di Halodoc, yaitu:
Dokter Spesialis Bedah Onkologi yang aktif melayani pasien di RS Siloam Tb Simatupang, RS Siloam Lippo Village. dr Bernard Agung Baskoro mendapatkan gelar spesialisnya setelah menamatkan pendidikan di Universitas Gadjah Mada, Yogya pada tahun 2006.
Beliau yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia (PERABOI) bisa memberikan layanan medis terkait pembedahan penyakit kanker.
Dokter Spesialis Bedah Onkologi yang aktif melayani pasien di RS Royal Taruma. dr. Bob Andinata mendapatkan gelar spesialisnya setelah menamatkan pendidikan di Universitas Indonesia.
Beliau yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Saraf dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dapat memberikan layanan konsultasi seputar bedah onkologi.
Dokter Spesialis Bedah Onkologi yang aktif melayani pasien di RS Pondok Indah Puri Indah dan RS Tebet. dr. Cahyo Novianto mendapatkan gelar spesialisnya setelah menamatkan pendidikan di Universitas Diponegoro, Semarang pada tahun 2010.
Beliau yang tergabung dalam Ikatan Ahli Bedah Indonesia dan Ikatan Dokter Indonesia sebagai anggota ini dapat memberikan layanan konsultasi seputar bedah onkologi.
Yuk, langsung tanyakan mengenai kondisi kesehatan kamu dengan dokter spesialis Halodoc. Kamu bisa gunakan Video/Voice Call atau Chat sekarang juga. Tunggu apalagi? Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play!
Referensi:


