• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jangan Asal Minum Vitamin, Ini Panduannya Berdasar Usia
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jangan Asal Minum Vitamin, Ini Panduannya Berdasar Usia

Jangan Asal Minum Vitamin, Ini Panduannya Berdasar Usia

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 21 September 2020
Jangan Asal Minum Vitamin, Ini Panduannya Berdasar Usia

Halodoc, Jakarta – Bertambahnya usia membuat kondisi kesehatan dapat semakin menurun. Namun, hal ini bisa dicegah dengan berbagai cara sederhana yang bisa kamu lakukan, seperti rutin berolahraga, menjalani gaya hidup sehat, serta mengonsumsi pola makan seimbang. Selain itu, kamu juga dapat mengonsumsi vitamin dan suplemen sebagai salah satu cara untuk meningkatkan sistem imun sehingga kamu dapat terhindari dari berbagai gangguan kesehatan.

Baca juga: 4 Manfaat Vitamin D untuk Kesehatan

Namun, saat mengonsumsi vitamin dan suplemen, sebaiknya perhatikan jumlah vitamin yang kamu konsumsi sesuai dengan usia. Meskipun vitamin sangat dibutuhkan oleh tubuh, tetapi kelebihan mengonsumsi vitamin dapat menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan. Untuk itu, tidak ada salahnya ketahui panduan mengonsumsi vitamin berdasarkan usia agar manfaat vitamin yang kamu konsumsi dapat dirasakan dengan optimal.

Inilah Panduan Konsumsi Vitamin Berdasarkan Usia

Vitamin menjadi salah satu zat yang dibutuhkan oleh tubuh agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Selain dari makanan, vitamin juga dapat kamu dapatkan dari suplemen agar jumlah kebutuhan dapat terpenuhi dengan baik.

Namun, sebaiknya saat mengonsumsi vitamin sebaiknya jangan berlebihan. Vitamin perlu dikonsumsi secara tepat berdasarkan usia agar kebutuhan dapat dipenuhi dengan baik. Berikut adalah panduan mengonsumsi vitamin berdasarkan usia:

1. Usia 10 Tahun

Memasuki usia ke 10 menjadi usia yang membutuhkan asupan vitamin D dan kalsium cukup banyak untuk pertumbuhan. Stephanie Chiff, seorang ahli gizi dari Northwell Health’s Huntington Hospital di New York, vitamin D dan kalsium dibutuhkan anak usia 10 tahun untuk penyerapan kalsium agar pertumbuhan tulang dapat berjalan dengan optimal. Jika kondisi ini tidak terpenuhi dengan baik, kekurangan vitamin D dan kalsium dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan tulang saat dewasa.

2.Usia 20 Tahun

Pada usia ini, kebutuhan vitamin D dan kalsium masih tetap dibutuhkan. Namun, pada usia ini jenis vitamin lain dibutuhkan agar kesehatan tetap terjaga, salah satunya adalah vitamin B12. Melansir The Healthy, ada berbagai manfaat vitamin B12 untuk tubuh, seperti meningkatkan energi, menjaga kesehatan mata, menghindari gangguan pada saraf, serta meningkatkan kesehatan jantung.

Baca juga: 5 Rahasia Manfaat Vitamin C Bagi Tubuh dan Kulit

3Usia 30 Tahun

Pada usia 30 tahun, khususnya bagi wanita perlu memperbanyak asupan asam folat dan vitamin B. Namun, jangan lupa kalsium dan vitamin D.

4.Usia 40–50 Tahun

Melansir Prevention, pada usia ini kamu dapat kehilangan 5 persen dari massa otot jika kamu kurang melakukan olahraga dan tidak mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Tidak hanya itu, pada rentang usia ini akan banyak yang mengalami kerontokan rambut. Hal ini disebabkan penurunan kadar estrogen dalam tubuh. 


Pada usia ini, sebaiknya perbanyak konsumsi omega-3 dan omega-6 untuk meningkatkan kesehatan rambut. Penurunan kadar estrogen dapat menyebabkan penurunan kalsium dalam tubuh. Untuk itu, kebutuhan vitamin D sangat diperlukan agar penyerapan kalsium berjalan dengan baik.

5.Usia 60 Tahun

Pada usia ini, memenuhi kebutuhan vitamin B12 dapat menyeimbangkan saluran pencernaan agar membuat kondisi menjadi lebih nyaman. Selain itu, kebutuhan vitamin D dan vitamin K sangat dibutuhkan untuk membantu penyerapan kalsium agar terhindar dari gangguan kesehatan tulang.

6.Usia 70 Tahun ke Atas

Kesehatan otak diperlukan pada seluruh fase usia, tetapi saat memasuki usia 70 tahun ke atas, risiko gangguan pada otak akan semakin meningkat. Untuk itu, pada fase usia ini sangat penting memenuhi kebutuhan vitamin B12 dan asam folat untuk menjaga kesehatan otak. Hal ini dilakukan untuk menghindari penyakit demensia dan juga alzheimer.

Baca juga: 5 Manfaat Vitamin E untuk Kesehatan

Itulah panduan untuk mengonsumsi vitamin dan suplemen sesuai usia. Namun perlu diingat, makanan adalah sumber vitamin yang paling baik. Jika kamu membutuhkan asupan vitamin, sebaiknya tanyakan langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc agar kamu tidak mengalami kekurangan vitamin maupun kelebihan vitamin. 



Referensi:
The Healthy. Diakses pada 2020. The Vitamins You Need at Every Age.
Prevention. Diakses pada 2020. The Vitamins and Supplement You Should Be Taking At Every Age.