“Menjaga kesehatan tubuh bukan hanya dilakukan dengan mengonsumsi makanan bernutrisi dan vitamin saja. Kamu juga perlu mengimbanginya dengan melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga. Namun, puasa terkadang menjadi alasan orang malas melakukannya.”

Halodoc, Jakarta – Berpuasa belasan jam membuat tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman. Kondisi tersebut mengharuskan tubuh untuk menghemat pemakaian energi agar tidak mudah lemas, lelah, dan haus. Alasan tersebut membuat banyak orang lebih memilih bermalasan ketimbang berolahraga.
Apa Saja Manfaat Olahraga saat Puasa?
Puasa didefinisikan sebagai menahan diri dari mengkonsumsi makanan dan minuman dalam jangka waktu tertentu. Puasanya kerap digunakan sebagai sistem perawatan kesehatan untuk pengelolaan beberapa penyakit kronis dan tidak menular atau sebelum menjalankan prosedur tertentu.
Dari jurnal berjudul Exercise Training and Fasting: Current Insights, berolahraga selama berpuasa dapat meningkatkan proses pelepasan lemak dari jaringan lemak. Olahraga juga dapat meningkatkan pemanfaatan lemak yang bermanfaat baik bagi proses penurunan berat badan.
Jadi, penting untuk tetap berolahraga saat puasa agar kamu mendapatkan sejumlah manfaat berikut:
1. Meningkatkan Kinerja Hormon dalam Tubuh
Tubuh akan merasa bugar setelah berolahraga, meski energi yang dikeluarkan cukup besar. Namun, ketika berolahraga saat puasa, hormon dalam tubuh akan bekerja lebih optimal. Mengapa demikian?
Perut kosong menyebabkan terjadinya perubahan hormon pada tubuh, salah satunya hormon yang berperan dalam pembentukan otot dan membantu proses pembakaran lemak. Produksi hormon yang berkaitan dengan pertumbuhan jaringan otot pun turut terproduksi lebih cepat.
Khusus bagi pengidap diabetes, olahraga saat puasa juga berperan untuk meningkatkan kadar insulin dalam darah.
2. Mencegah Kenaikan Berat Badan
Puasa tidak akan menurunkan berat badan jika tidak diimbangi dengan olahraga. Saat berolahraga, glikogen atau cadangan lemak pada tubuh akan teroksidasi menjadi energi yang membuat kamu tidak merasa lelah saat olahraga meski sedang puasa. Perhatikan juga asupan nutrisi dan pola tidur agar manfaatnya lebih terasa.
3. Menurunkan Risiko Serangan Jantung
Selain meningkatkan kebugaran tubuh, olahraga saat puasa dapat menurunkan risiko stres, meningkatkan stamina tubuh dan kemampuan seksual, serta melancarkan aliran darah. Sirkulasi pembuluh darah kecil pada ginjal, jantung dan berbagai organ tubuh lain pun meningkat, sehingga kamu akan terhindar dari risiko serangan jantung.
4. Menurunkan Gula Darah dengan Mengurangi Resistensi Insulin
Berpuasa dapat meningkatkan kontrol gula darah yang sangat berguna bagi orang dengan risiko diabetes. Puasa dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, sehingga proses pengangkutan glukosa dari aliran darah menuju sel-sel dalam tubuh terjadi lebih efisien.
Kapan Waktu Olahraga yang Tepat saat Puasa?
Intensitas olahraga saat puasa berbeda saat tubuh dalam kondisi normal atau mendapatkan asupan makanan sebanyak tiga kali sehari. Jika ingin melakukannya, kamu bisa memilih salah satu dari dua waktu terbaik, yaitu setelah sahur atau menjelang berbuka.
Jangan berolahraga di siang hari saat puasa, karena tubuh tidak bisa langsung mendapatkan nutrisi pengganti, sehingga tubuh berisiko terkena dehidrasi. Perhatikan juga jenis olahraga yang dilakukan. Disarankan untuk berolahraga dalam intensitas ringan hingga sedang saja.
Beberapa olahraga tersebut, termasuk joging, bersepeda, berjalan kaki, treadmill, atau yoga. Jika puasa bertujuan untuk menurunkan berat badan, kamu bisa memiliki olahraga kardio. Semua kembali pada tubuh masing-masing orang. Kamu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan tubuh.
Nah, itulah manfaat olahraga saat puasa dan waktu yang tepat untuk melakukannya. Jika berpuasa membuat tubuh merasa sangat lemas, kamu bisa mengonsumsi suplemen penunjang kesehatan saat sahur atau berbuka. Download Halodoc segera dan cek kebutuhan suplemen di Toko Kesehatan pada aplikasi tersebut, ya!
Referensi:



