Penyebab Tidak Nafsu Makan? Ini Faktor & Solusinya!

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Suplemen dan Vitamin Penambah Nafsu Makan
- Cara Alami Mengatasi Nafsu Makan yang Hilang
- Studi Terkait
- Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
- FAQ
Kondisi kehilangan selera makan atau anoreksia medis adalah keluhan yang sangat umum terjadi pada berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga lansia. Banyak orang sering kali bingung dan bertanya-tanya kenapa nafsu makan menurun secara tiba-tiba padahal sebelumnya pola makan mereka sangat normal. Penurunan selera makan ini bukanlah sebuah penyakit yang berdiri sendiri, melainkan sebuah gejala atau alarm dari tubuh yang menandakan adanya perubahan kondisi fisik maupun psikologis yang sedang berlangsung.
Secara fisiologis, rasa lapar dan kenyang dikendalikan oleh bagian otak yang disebut hipotalamus, serta melibatkan berbagai hormon pencernaan seperti ghrelin (hormon lapar) dan leptin (hormon kenyang). Ketika tubuh mengalami infeksi bakteri atau virus, sistem imun akan melepaskan sitokin sebagai respons peradangan. Sitokin inilah yang kemudian memengaruhi hipotalamus dan menekan produksi hormon ghrelin, sehingga kamu tidak merasa lapar saat sedang sakit. Selain faktor infeksi, gangguan pencernaan seperti asam lambung (GERD), efek samping konsumsi obat-obatan tertentu seperti antibiotik, hingga masalah psikologis seperti stres, kecemasan, dan depresi juga menjadi penyumbang terbesar hilangnya selera makan.
Penting untuk segera menangani kondisi ini karena membiarkan tubuh tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dapat berakibat fatal. Kekurangan kalori, vitamin, dan mineral esensial dalam jangka waktu beberapa hari saja dapat menyebabkan kelemahan otot, penurunan sistem kekebalan tubuh, malnutrisi, hingga penurunan berat badan yang drastis. Jika kondisi ini dibiarkan berkepanjangan, tubuh akan memecah cadangan lemak dan otot untuk mendapatkan energi, yang pada akhirnya akan memperburuk kondisi kesehatan secara keseluruhan dan memperlambat proses pemulihan jika kamu sedang dalam keadaan sakit.
Oleh karena itu, tindakan proaktif sangat diperlukan. Selain memperbaiki pola makan secara perlahan, penggunaan suplemen dan multivitamin yang dirancang khusus dapat menjadi solusi awal yang efektif untuk merangsang kembali selera makan dan memastikan tubuh tetap mendapatkan mikronutrisi yang krusial. Nah, mau tahu apa saja pilihan suplemen dan vitamin untuk mengatasi kondisi ini? Berikut ulasannya secara lengkap!
Rekomendasi Suplemen dan Vitamin Penambah Nafsu Makan
Sebagai apoteker, saya sangat merekomendasikan beberapa produk over-the-counter (OTC) atau obat bebas dan suplemen di bawah ini yang telah terbukti secara farmakologis aman dan efektif untuk membantu mengembalikan nafsu makan yang hilang, serta memenuhi kebutuhan vitamin harian kamu.
1. Curvit 10 Kaplet
Curvit merupakan suplemen unggulan yang diformulasikan khusus untuk merangsang selera makan sekaligus memelihara stamina tubuh. Kandungan aktif utama dalam suplemen ini adalah ekstrak Curcuma xanthorrhiza (temulawak) sebanyak 20 mg, yang dikombinasikan dengan Vitamin B1, B2, B6, B12, Beta karoten, Kalsium Pantotenat, dan Kalsium Glukonat.
Secara farmakologis, kurkuminoid yang terdapat dalam ekstrak Curcuma bekerja dengan cara meningkatkan sekresi empedu dan enzim pencernaan. Proses ini mempercepat pengosongan lambung dan meningkatkan motilitas usus, yang secara langsung akan mengirimkan sinyal lapar ke otak. Sementara itu, kandungan Vitamin B Kompleks di dalamnya berperan krusial dalam metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak menjadi energi, sehingga rasa lelah yang sering menyertai penurunan nafsu makan dapat teratasi.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 kaplet, diminum 3 kali sehari.
- Anak-anak di atas 6 tahun: 1 kaplet, diminum 1 kali sehari.
- Dapat dikonsumsi setelah makan untuk meminimalisir ketidaknyamanan pada lambung.
Obat ini termasuk golongan suplemen dan vitamin (obat bebas). Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Curvit 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Curcuma Plus Grow Emulsion Jeruk 200 ml
Jika masalah penurunan selera makan terjadi pada anak-anak, Curcuma Plus Grow Emulsion adalah pilihan yang sangat tepat dan komprehensif. Produk ini tidak hanya berfungsi sebagai perangsang nafsu makan, tetapi juga mendukung masa pertumbuhan anak. Kandungannya meliputi Ekstrak Temulawak, Minyak Ikan (Cod Liver Oil) yang kaya akan Omega 3 (DHA dan EPA), Kalsium Hipofosfit, Vitamin D, Vitamin A, dan Vitamin B Kompleks.
Minyak ikan dalam produk ini bekerja sinergis dengan ekstrak temulawak. Omega-3 sangat penting untuk perkembangan kognitif dan membran sel otak anak, sedangkan kalsium dan Vitamin D memastikan pertumbuhan tulang dan gigi yang optimal. Sediaan emulsi dengan rasa jeruk yang enak membuatnya mudah diterima oleh anak-anak yang sedang mogok makan (GTM).
Dosis dan aturan pakai:
- Anak usia 1-6 tahun: 1 sendok makan (15 ml), diminum 1 kali sehari.
- Anak usia 6-12 tahun: 1 sendok makan (15 ml), diminum 2 kali sehari.
- Dewasa: 1 sendok makan (15 ml), diminum 3 kali sehari.
Obat ini termasuk golongan suplemen dan vitamin (obat bebas). Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Curcuma Plus Grow Emulsion Jeruk 200 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Faktor Pemicu Hilangnya Nafsu Makan yang Sering Diabaikan
- Dehidrasi ringan hingga sedang: Kekurangan cairan tubuh dapat mengganggu fungsi enzim pencernaan dan menyebabkan mulut terasa pahit atau kering.
- Kondisi Anemia: Kekurangan zat besi menyebabkan tubuh kekurangan oksigen di tingkat seluler, memicu rasa lelah ekstrem yang mematikan selera makan.
- Stres Kronis: Hormon kortisol dan adrenalin yang dilepaskan saat stres mengalihkan aliran darah dari sistem pencernaan menuju otot, membuat perut terasa penuh atau mual.
3. Sangobion 10 Kapsul
Seperti yang disinggung sebelumnya, salah satu penyebab tersembunyi dari menurunnya nafsu makan adalah anemia atau kondisi kurang darah. Sangobion hadir sebagai preparat penambah darah berspektrum luas. Kapsul ini mengandung Ferrous Gluconate (Zat Besi) 250 mg, Mangan Sulfat, Tembaga Sulfat, Vitamin C, Asam Folat, dan Vitamin B12.
Cara kerja Sangobion berfokus pada pembentukan sel darah merah (eritrosit) yang sehat. Ferrous Gluconate adalah bentuk zat besi yang lebih mudah diserap oleh tubuh dengan efek samping pada lambung yang minimal. Kehadiran Vitamin C dalam formula ini berfungsi sebagai katalisator untuk memaksimalkan penyerapan zat besi di usus. Dengan pulihnya kadar hemoglobin dalam darah, pasokan oksigen ke seluruh organ (termasuk saluran cerna dan otak) kembali normal, energi meningkat, dan nafsu makan akan berangsur pulih.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 kapsul, diminum 1 kali sehari pada waktu makan atau sesudah makan.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Sangobion 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc
4. Elkana 10 Tablet
Terkadang, defisiensi mikronutrien dasar bisa mengganggu metabolisme tubuh yang berujung pada hilangnya rasa lapar. Elkana adalah suplemen multivitamin dan mineral yang mengandung Kalsium Fosfat, Vitamin B6, Vitamin C, Vitamin D3, dan Antimon. Kombinasi ini sangat baik tidak hanya untuk memelihara kesehatan tulang, tetapi juga memperbaiki fungsi saraf dan metabolisme.
Vitamin B6 (Piridoksin) di dalam Elkana memiliki peran khusus dalam mengatur suasana hati dan fungsi neurotransmitter di otak. Kekurangan Vitamin B6 sering dikaitkan dengan mual, kebingungan, dan depresi—kondisi yang sangat erat kaitannya dengan hilangnya minat untuk makan. Selain itu, suplemen ini aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui yang sering mengalami fluktuasi nafsu makan.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa dan anak-anak di atas 6 tahun: 1-2 tablet, diminum 2 kali sehari.
- Sebaiknya dikonsumsi bersamaan dengan makanan untuk meningkatkan absorpsi.
Obat ini termasuk golongan suplemen (obat bebas). Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Elkana 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
5. Fituno 30 Kaplet
Jika alasan kenapa nafsu makan menurun adalah karena kamu sedang sakit atau dalam fase pemulihan (konvalesensi) dari infeksi, maka meningkatkan sistem imun adalah kunci utama. Fituno adalah suplemen imunomodulator yang mengandung kombinasi ekstrak Echinacea, ekstrak meniran (Phyllanthus niruri), dan ekstrak Morinda citrifolia (mengkudu).
Echinacea dan Phyllanthus niruri bekerja secara aktif memodulasi dan merangsang aktivitas sel-sel makrofag dan leukosit untuk melawan patogen. Sementara itu, ekstrak Morinda citrifolia dikenal dalam farmakologi herbal sebagai agen yang mampu memperbaiki proses pencernaan dan memberikan efek revitalisasi pada tubuh. Ketika sistem imun kembali kuat dan beban infeksi berkurang, tubuh secara otomatis akan meminta asupan kalori dengan cara memunculkan kembali rasa lapar.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 kaplet, diminum 2-3 kali sehari.
- Sebaiknya dikonsumsi sesudah makan. Disarankan untuk tidak digunakan lebih dari 8 minggu berturut-turut tanpa jeda.
Obat ini termasuk golongan suplemen herbal (obat bebas). Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Fituno 30 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Alami Mengatasi Nafsu Makan yang Hilang
1. Makan dengan Porsi Kecil namun Sering
Melihat piring dengan porsi makanan yang besar sering kali justru membuat seseorang merasa mual dan semakin tidak ingin makan. Solusi terbaiknya adalah dengan membagi porsi makan menjadi 5-6 porsi kecil sepanjang hari. Cara ini tidak akan membebani kinerja lambung dan membantu mempertahankan kadar gula darah agar tetap stabil.
2. Pilih Makanan Padat Nutrisi dan Kalori
Saat kamu hanya bisa makan sedikit, pastikan makanan tersebut mengandung nutrisi tinggi. Pilihlah alpukat, selai kacang, telur rebus, atau keju. Hindari makanan kosong kalori seperti keripik atau permen. Kamu juga bisa membuat smoothies atau minuman berbasis susu yang lebih mudah ditelan tanpa harus mengunyah terlalu banyak.
3. Olahraga Ringan Sebelum Makan
Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki selama 15-20 menit sebelum jadwal makan dapat membantu merangsang laju metabolisme dan pergerakan usus. Olahraga juga memicu pelepasan hormon endorfin yang dapat menurunkan tingkat stres, sehingga suasana hati menjadi lebih baik dan tubuh mulai memberikan sinyal lapar.
Studi Terkait Menurunnya Nafsu Makan
National Center for Biotechnology Information (NCBI) menerbitkan studi di tahun 2021 yang menjelaskan bahwa suplementasi mikronutrien, khususnya yang mengandung ekstrak kurkuminoid dan zinc, memiliki efektivitas yang sangat signifikan dalam merangsang reseptor rasa dan aroma pada pasien yang mengalami anoreksia klinis ringan.
Dalam studi tersebut dijabarkan bahwa senyawa kurkumin dapat memodulasi enzim pencernaan di lambung dan pankreas. Peningkatan sekresi cairan lambung ini memicu sensasi pengosongan perut yang lebih cepat, yang secara langsung meneruskan impuls ke saraf vagus untuk memberikan sensasi lapar ke otak. Temuan ini sangat mendukung penggunaan temulawak sebagai terapi adjuvan untuk mengatasi hilangnya selera makan.
Jika keluhan terus berlanjut hingga lebih dari satu minggu dan disertai dengan penurunan berat badan yang drastis, kelelahan hebat, atau rasa sakit saat menelan, sangat disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan medis secara komprehensif.
Kamu bisa beli obat online di Halodoc untuk mendapatkan produk-produk di atas dengan praktis, produk terjamin 100% asli, dan diantar langsung ke rumah tangga.
Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc kapan saja dan di mana saja.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2023. Appetite loss: Causes and when to see a doctor.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2023. Loss of Appetite: Causes, Treatment & When to Call a Doctor.
National Center for Biotechnology Information (NCBI). Diakses pada 2023. Curcumin and Gastrointestinal Health.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2023. Nutrition and immunity.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2023. Pedoman Gizi Seimbang dan Cara Mengatasi Gangguan Makan.
FAQ
1. Kenapa nafsu makan menurun saat sedang sakit demam atau flu?
Saat tubuh terkena infeksi, sistem imun akan melepaskan protein peradangan yang disebut sitokin. Sitokin ini tidak hanya melawan virus, tetapi juga memengaruhi bagian otak (hipotalamus) yang mengontrol rasa lapar, sehingga menekan produksi hormon ghrelin dan membuatmu tidak merasa lapar sama sekali.
2. Apakah stres kronis bisa menyebabkan hilang nafsu makan sepenuhnya?
Ya, sangat bisa. Saat kamu stres secara fisik atau emosional, tubuh masuk ke mode “fight or flight” (lawan atau lari). Otak akan melepaskan hormon kortisol dan adrenalin yang menghentikan sementara proses pencernaan, mengalihkan darah ke otot, dan memicu rasa mual atau kembung, sehingga nafsu makan hilang secara instan.
3. Kapan saya harus pergi ke dokter jika nafsu makan tidak kunjung membaik?
Kamu harus segera berkonsultasi ke dokter jika kehilangan nafsu makan berlangsung lebih dari beberapa hari dan disertai dengan gejala peringatan seperti: penurunan berat badan yang tidak disengaja secara drastis, detak jantung tidak teratur, tanda-tanda dehidrasi parah (urine gelap), nyeri perut hebat, atau demam tinggi yang tidak kunjung turun.
4. Bagaimana cara mengatasi mulut yang terasa pahit sehingga membuat malas makan?
Mulut pahit bisa diatasi dengan menjaga hidrasi yang baik (minum air putih yang cukup), menyikat gigi dan membersihkan lidah secara rutin, serta mengonsumsi makanan yang menyegarkan seperti buah jeruk atau nanas. Terkadang, mengunyah permen karet bebas gula juga bisa merangsang produksi air liur untuk menetralkan rasa pahit di mulut.



