• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jangan Panik, Begini Cara Mengatasi Demam Tinggi pada Anak di Rumah
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jangan Panik, Begini Cara Mengatasi Demam Tinggi pada Anak di Rumah

Jangan Panik, Begini Cara Mengatasi Demam Tinggi pada Anak di Rumah

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 28 Maret 2022

“Anak mengalami demam tentu membuat ibu dan ayah menjadi sangat cemas. Namun, tidak perlu panik, ibu bisa melakukan cara mengatasi demam tinggi pada anak di rumah sebagai penanganan pertama.”

Jangan Panik, Begini Cara Mengatasi Demam Tinggi pada Anak di RumahJangan Panik, Begini Cara Mengatasi Demam Tinggi pada Anak di Rumah

Halodoc, Jakarta – Demam yang dialami sang buah hati tak selalu menunjukkan kondisi yang serius dan kerap kali mampu membaik tanpa penanganan medis dalam waktu beberapa hari. Sebenarnya, demam sendiri adalah reaksi alami yang diberikan tubuh untuk melawan infeksi. 

Infeksi ini bisa terjadi karena bakteri, parasit, atau virus. Sementara itu, kondisi lain yang turut dapat memicu demam adalah efek imunisasi dan adanya penyakit autoimun. Namun, demam pada anak yang sifatnya ringan bisa ditangani secara mandiri di rumah, bu.

Cara Mengatasi Demam pada Anak di Rumah

Anak dikatakan mengalami demam apabila terjadi kenaikan suhu tubuh hingga 38 derajat Celsius atau bahkan lebih. Tak hanya itu, akan yang terserang demam juga terlihat lebih rewel, lemas, gelisah, kerap menangis, sulit tidur, dan tidak mau makan maupun minum. 

Sebagai tindakan penanganan pertama untuk membantu menurunkan demam pada Si Kecil, ibu bisa mengikuti langkah berikut:

  1. Berikan Kompres

Guna membantu meringankan demam pada anak, ibu bisa memberikan kompres menggunakan air biasa atau air hangat selama sekitar 20 sampai 30 menit. Letakkan kompres pada dada, dahi, ketiak, atau perut ketika Si Kecil berbaring atau tidur. Ganti kompres saat terasa sudah mulai kering dan terus pantau suhu tubuhnya secara berkala setelah ibu memberikan kompres. 

  1. Hindari Mengenakan Pakaian Tebal

Selanjutnya, pilihkan baju yang nyaman dan tidak terlalu tebal untuk dipakai Si Kecil. Sebab, ia bisa kepanasan kalau memakai baju terlalu tebal, sehingga tubuhnya akan kesulitan mengeluarkan panas yang berujung demam sulit turun. Apabila sang buah hati merasa dingin, pilihkan pakaian yang mampu menyerap keringat. Tambahkan selimut tipis untuk membantu membuat tubuhnya lebih hangat. 

Festival Sehat Ibu dan Anak
  1. Berikan Cukup Asupan Makanan dan Minuman

Jangan lupa, pastikan asupan makanan dan minuman Si Kecil terpenuhi sehingga imunitas tubuhnya bisa segera membaik dan terhindar dari dehidrasi. Apabila Si Kecil masih menyusu secara eksklusif, berikan ASI sesering mungkin. 

Sementara itu, jika anak sudah mulai makan, ibu dapat melanjutkan memberikan ASI yang diselingi dengan air putih. Bisa juga diberikan minuman isotonik atau elektrolit yang membantu meringankan demam tubuhnya jika ia sudah berusia satu tahun ke atas. Pemberian cairan yang lebih banyak akan menggantikan cairan tubuh akan yang hilang saat anak berkemih dan berkeringat, sehingga dehidrasi dapat dihindari. 

  1. Menjaga Suhu Ruangan

Selain kondisi tubuh Si Kecil, ibu juga perlu memastikan bahwa suhu kamar tidurnya tetap nyaman dan sejuk. Nyalakan pendingin ruangan apabila memang diperlukan, tetapi pastikan suhunya tidak terlalu rendah atau terlalu dingin. Hindari pula langsung mengarahkan kipas maupun AC ke tubuh anak karena bisa menyebabkan kedinginan. 

  1. Mandi Air Hangat

Si Kecil tetap boleh mandi meski tubuhnya sedang demam, asalkan dengan memakai air hangat. Mandi menggunakan air dingin saat tubuh demam justru akan membuat suhu tubuh semakin tinggi dan Si Kecil bisa menggigil karena kedinginan. 

  1. Memberikan Obat Penurun Panas

Jika memang diperlukan, ibu bisa memberikan obat penurun panas pada Si Kecil. Namun, pastikan dosis yang diberikan sesuai dengan berat badan dan usia anak atau berdasarkan keterangan pada kemasan obat. Pemberian obat tidak dianjurkan untuk bayi yang belum berusia dua bulan tanpa pengamatan langsung oleh dokter. 

Jika demam anak belum juga mereda, ibu bisa segera membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan. Pakai aplikasi Halodoc untuk memudahkan ibu membuat janji berobat di rumah sakit, sehingga Si Kecil bisa segera mendapatkan penanganan. Download aplikasi Halodoc segera, ya, bu!

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2022. What to Do When Your Kid Has a Fever.
Healthline. Diakses pada 2022. How to Safely Bring Down a Fever in a Baby.
Parents. Diakses pada 2022. Toddler Fever Fears: A Guide for Treating Fever in Kids.
Baby Center. Diakses pada 2022. Fever and Your Baby or Child.