Ad Placeholder Image

Jarang Diketahui, Ini 6 Manfaat Olahraga Plank untuk Tubuh

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   17 Juni 2026

Olahraga plank memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti mengencangkan otot perut, meningkatkan fleksibilitas, hingga meningkatkan metabolisme tubuh.

Jarang Diketahui, Ini 6 Manfaat Olahraga Plank untuk TubuhJarang Diketahui, Ini 6 Manfaat Olahraga Plank untuk Tubuh

DAFTAR ISI


Olahraga plank telah lama dikenal sebagai salah satu latihan paling efektif untuk memperkuat otot inti (core). Tidak seperti sit-up atau crunch yang berfokus pada gerakan berulang, plank adalah latihan isometrik yang mengharuskan kamu menahan posisi tertentu dalam jangka waktu tertentu. Meskipun terlihat sederhana karena tidak melibatkan banyak gerakan, melakukan plank dengan durasi yang tepat dapat membakar kalori dan melatih stabilitas tubuh secara menyeluruh.

Banyak orang memilih plank karena latihan ini bisa dilakukan di mana saja tanpa memerlukan alat khusus. Namun, efektivitas plank sangat bergantung pada teknik yang digunakan. Jika dilakukan dengan asal, bukan otot perut kencang yang didapat, melainkan risiko cedera pada punggung bawah atau bahu. Oleh karena itu, memahami cara plank yang benar sangat krusial bagi siapa saja yang ingin memulai gaya hidup sehat dari rumah.

Selain memperkuat otot, plank juga berperan besar dalam memperbaiki postur tubuh dan mengurangi risiko sakit punggung. Bagi kamu yang sering duduk lama di depan komputer, latihan ini bisa menjadi solusi untuk mengaktifkan kembali otot-otot pendukung tulang belakang yang sering kali melemah. Dengan konsistensi, kamu akan merasakan tubuh yang lebih tegak dan seimbang dalam beraktivitas sehari-hari.

Jika setelah berlatih kamu merasakan nyeri otot yang tidak biasa atau ingin mendukung performa olahraga dengan suplemen yang tepat, kamu bisa beli obat online di Halodoc untuk mendapatkan produk kesehatan yang asli dan terpercaya. Pastikan juga kamu selalu mendengarkan sinyal dari tubuhmu selama berlatih.

Nah, mau tahu apa saja pilihan dan langkah tepat dalam melakukan gerakan ini? Berikut ulasannya!

Mengenal Latihan Plank dan Manfaatnya

Plank adalah latihan beban tubuh yang melibatkan hampir seluruh kelompok otot besar, termasuk abdominis transversus, rectus abdominis, oblique, serta otot glutes (bokong). Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan stabilitas pada bagian tengah tubuh, yang bertindak sebagai jembatan antara tubuh bagian atas dan bawah.

Berikut adalah beberapa manfaat utama melakukan plank secara rutin:

  • Meningkatkan Kekuatan Core: Otot inti yang kuat membantu dalam hampir setiap gerakan fisik, mulai dari mengangkat barang hingga berlari.
  • Memperbaiki Postur Tubuh: Dengan melatih otot di sekitar tulang belakang, plank membantu kamu berdiri dan duduk dengan lebih tegak.
  • Meningkatkan Fleksibilitas: Plank meregangkan kelompok otot posterior di sekitar bahu, tulang belikat, dan selangka.
  • Mempercepat Metabolisme: Latihan kekuatan seperti plank membakar lebih banyak kalori dibandingkan latihan perut tradisional karena melibatkan banyak otot sekaligus.

Panduan Cara Plank yang Benar

Untuk mendapatkan hasil maksimal, ikutilah langkah-langkah cara plank yang benar berikut ini:

1. Posisi Awal

Mulailah dengan posisi tengkurap di atas matras. Letakkan siku tepat di bawah bahu dan lengan bawah sejajar di lantai. Pastikan telapak tangan menghadap ke bawah atau dikaitkan satu sama lain jika terasa lebih nyaman.

2. Angkat Tubuh

Tekan lengan bawah dan jari kaki ke lantai untuk mengangkat tubuh. Pastikan tubuh membentuk garis lurus dari ujung kepala hingga tumit. Jangan biarkan pinggul merosot ke bawah atau terangkat terlalu tinggi ke atas.

3. Aktifkan Otot

Kencangkan otot perut (tarik pusar ke arah tulang belakang), otot bokong, dan paha depan. Bayangkan kamu sedang menahan tekanan di bagian tengah tubuh. Fokus pada kontraksi otot ini akan melindungi tulang belakang kamu.

4. Atur Napas dan Pandangan

Pertahankan pandangan ke arah lantai, sekitar 30 cm di depan tangan agar leher tetap dalam posisi netral. Hal yang paling penting adalah jangan menahan napas. Bernapaslah secara tenang dan teratur selama menahan posisi.

Tips Menjaga Keamanan saat Plank
  1. Gunakan matras yang empuk untuk melindungi siku dan persendian.
  2. Jangan memaksakan durasi di awal; mulailah dengan 20-30 detik dan tingkatkan secara bertahap.
  3. Lakukan pemanasan singkat sebelum memulai untuk melenturkan otot bahu dan pinggul.

Kesalahan Umum saat Melakukan Plank

Banyak pemula terjebak dalam kesalahan teknis yang bisa berujung pada nyeri otot atau cedera. Salah satu kesalahan paling fatal adalah membiarkan punggung bawah melengkung (sagging). Hal ini memberikan beban berlebih pada diskus tulang belakang. Jika kamu merasakan nyeri tajam pada punggung saat atau setelah latihan, sebaiknya segera konsultasi ke dokter Halodoc untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

Kesalahan lainnya adalah menahan napas. Oksigen sangat dibutuhkan oleh otot saat bekerja keras. Menahan napas dapat meningkatkan tekanan darah secara tiba-tiba dan membuat kamu lebih cepat lelah. Selain itu, pastikan bahu tidak “merosot” ke arah telinga; tetaplah mendorong lantai dengan siku untuk menjaga stabilitas bahu.

Variasi Gerakan Plank untuk Pemula hingga Profesional

Jika kamu sudah menguasai plank dasar (forearm plank), kamu bisa mencoba variasi berikut untuk tantangan lebih:

  • Side Plank: Bertumpu pada satu lengan bawah dengan tubuh miring ke samping. Fokus pada otot oblique (perut samping).
  • High Plank: Posisi seperti akan push-up dengan tangan lurus. Ini lebih banyak melatih kekuatan lengan dan pergelangan tangan.
  • Plank Jacks: Dalam posisi plank, gerakkan kaki keluar dan masuk seperti gerakan jumping jack. Ini menambahkan elemen kardio pada latihanmu.

Studi Mengenai Latihan Isometrik

The Journal of Strength and Conditioning Research menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa latihan isometrik seperti plank secara signifikan lebih efektif dalam mengaktifkan otot perut dibandingkan latihan dinamis seperti crunch. Studi ini menemukan bahwa stabilitas core yang dihasilkan dari plank berkontribusi langsung pada pengurangan risiko cedera olahraga pada atlet maupun populasi umum.

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa rutin melakukan plank selama 5-10 menit sehari dapat meningkatkan kepadatan mineral tulang pada area tertentu dan memperbaiki keseimbangan pada lansia. Ini membuktikan bahwa plank bukan hanya untuk atlet muda, tapi untuk semua kalangan.

FAQ

1. Berapa lama durasi plank yang ideal untuk pemula?

Untuk pemula, durasi 20 hingga 30 detik sudah sangat baik. Fokuslah pada kualitas postur daripada durasi. Jika sudah terbiasa, kamu bisa menambah durasi sebanyak 10 detik setiap minggunya.

2. Apakah plank bisa mengecilkan perut buncit?

Plank sangat efektif untuk mengencangkan otot perut, namun untuk menghilangkan lemak perut (spot reduction), kamu perlu mengombinasikannya dengan diet sehat dan latihan kardio untuk pembakaran lemak secara menyeluruh.

3. Mengapa punggung saya sakit saat melakukan plank?

Biasanya nyeri punggung terjadi karena otot inti yang belum kuat sehingga pinggul merosot ke bawah. Hal ini memaksa tulang belakang menahan beban tubuh. Pastikan pinggul sejajar dengan bahu dan tumit.

4. Berapa kali sebaiknya latihan plank dilakukan dalam seminggu?

Kamu bisa melakukan plank 3-5 kali seminggu. Berikan jeda satu hari jika otot terasa sangat kencang agar proses pemulihan otot berlangsung optimal.

Referensi

Harvard Health Publishing. Diakses pada 2026. Straight talk on planking.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Core exercises: Why you should strengthen your core muscles.
American Council on Exercise (ACE). Diakses pada 2026. 5 Ways to Perfect Your Plank.
Journal of Physical Therapy Science. Diakses pada 2026. Effect of core stabilization exercises on trunk muscle thickness and activation.

Jika kamu mengalami kendala fisik atau rasa sakit yang menetap setelah berolahraga, jangan ragu untuk mencari bantuan medis profesional. Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc agar mendapatkan penanganan yang tepat sesuai kondisi fisikmu.

## Punya Keluhan Otot saat Latihan Plank? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan atau nyeri otot setelah mencoba cara plank yang benar, tapi bingung harus melakukan apa? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant)](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.