Ad Placeholder Image

Jarang Diketahui, Ini Manfaat Kecipir bagi Kesehatan

6 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   23 Februari 2026

Kecipir adalah sumber protein dan vitamin B1 yang bermanfaat meningkatkan imunitas, menjaga kesehatan mata, serta mencegah diabetes.

Jarang Diketahui, Ini Manfaat Kecipir bagi KesehatanJarang Diketahui, Ini Manfaat Kecipir bagi Kesehatan

DAFTAR ISI


Memiliki nama latin Psophocarpus tetragonolobus, kecipir atau dikenal pula dengan nama kacang Goga merupakan jenis tanaman kacang-kacangan tropis yang berasal dari wilayah Papua Nugini. Namun, kecipir juga dijumpai di beberapa negara lain, seperti Sri Lanka, Thailand, India, Filipina, dan Burma.

Studi dalam Critical Reviews in Food Science and Nutritions menyebutkan, sebagian besar bagian kecipir bisa dikonsumsi. Bagian bunga tanaman ini dapat dipakai sebagai salad dan bagian daunnya dapat dikonsumsi sebagai sayuran seperti bayam. 

Sementara itu, bagian bijinya mirip dengan kedelai, dan bagian umbinya bisa diolah atau disantap mentah.

Kandungan Nutrisi Kecipir

Sebelum membahas lebih jauh mengenai manfaatnya, mari kita lihat kandungan nutrisi yang terdapat dalam kecipir. Dalam 100 gram kecipir, terkandung:

  • Kalori: 49 Kkal
  • Protein: 3.2 gram
  • Lemak: 0.1 gram
  • Karbohidrat: 8.7 gram
  • Serat: 3.5 gram
  • Kalsium: 44 mg
  • Fosfor: 55 mg
  • Zat Besi: 1.5 mg
  • Vitamin A: 84 IU
  • Vitamin C: 29 mg

Kecipir juga mengandung berbagai senyawa antioksidan, seperti flavonoid dan polifenol, yang berperan penting dalam melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Ketahui juga informasi lain mengenai, Diet dan Nutrisi Kebutuhan Tubuh – Informasi Lengkapnya berikut ini.

Manfaat Kecipir untuk Kesehatan

Sebagai salah satu jenis makanan sehat yang masuk dalam famili polong-polongan atau Fabaceae, manfaat kecipir diyakini sangat beragam. Berikut beberapa di antaranya:

1. Meningkatkan imunitas

Sebanyak 100 gram kecipir memiliki kandungan vitamin C sebesar 19 miligram. Kandungan tersebut sudah bisa memenuhi kebutuhan harian sekitar 20 sampai 30 persen. Studi dalam Nutrients menyebutkan, vitamin C adalah sumber antioksidan yang dapat membantu melawan radikal bebas dan meningkatkan imunitas. 

Vitamin C bekerja aktif untuk meningkatkan pembentukan fagosit dan limfosit, sel darah putih yang berperan dalam memerangi infeksi pada tubuh. Tak hanya itu, sifat antioksidan pada vitamin C juga memberikan perlindungan pada sel darah putih dari kerusakan yang terjadi akibat radikal bebas.

2. Menurunkan risiko peradangan pada tubuh

Manfaat kecipir selanjutnya adalah membantu menurunkan risiko peradangan pada tubuh. Ini berkat kandungan mangan dalam kecipir yang dapat meringankan nyeri dan peradangan karena keseleo. Mineral satu ini bisa membantu menambah kadar enzim Superoxide Dismutase (SOD) pada tubuh.

SOD sendiri merupakan enzim yang bertugas memecah molekul oksigen yang diduga berbahaya pada sel tubuh. Dalam hal ini, enzim membantu memperbaiki sekaligus mencegah terjadinya kerusakan pada jaringan. 

Selain itu, SOD juga membantu menyerap komponen toksin yang berkembang karena residu dan peradangan pada tubuh. Dengan begitu, peradangan yang terjadi bisa lebih cepat membaik, tak terkecuali peradangan pada sendi seperti rematik dan asam urat.

Meski demikian, studi dalam International Journal of Health Science menyebutkan, kadar SOD alami di dalam tubuh akan mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya usia. Ini artinya, mengonsumsi makanan dengan kandungan mineral mangan bisa membantu menstimulasi terbentuknya SOD yang dibutuhkan tubuh.

3. Menjaga mata tetap sehat

Kecipir juga mengandung vitamin B kompleks, termasuk vitamin B1. Kandungan tersebut menjadi manfaat kecipir yang berhubungan dengan kesehatan mata. Sebab, vitamin B1 bisa menjaga mata tetap sehat sekaligus mencegah penyakit glaukoma dan katarak.

Tak hanya itu, studi yang dipublikasikan dalam Journal of the American Oil Chemists’ Society menyebutkan, kecipir juga memiliki kandungan vitamin A tinggi. Vitamin A berperan sebagai antioksidan untuk mencegah terjadinya kerusakan DNA. 

Tak ketinggalan, vitamin A juga dapat melancarkan proses metabolisme pada lapisan retina bagian paling luar. Lapisan ini memiliki fungsi utama untuk menangkap cahaya yang masuk ke mata. 

4. Mencegah obesitas

Mengonsumsi kecipir dapat membuat kamu merasa kenyang lebih lama. Ini karena kandungan serat pada kecipir yang bisa bertahan lebih lama di lambung. Tentunya, hal tersebut membuat nafsu makan menjadi berkurang, sehingga berat badan pun menurun perlahan dan kamu terhindar dari risiko obesitas.

Tak hanya itu, kecipir juga masuk dalam kelompok makanan dengan kalori rendah. Artinya, mengonsumsi kecipir dapat memberikan rasa kenyang tanpa perlu khawatir dengan asupan kalori yang diberikan.

5. Menurunkan risiko diabetes

Manfaat kecipir yang tidak boleh dilewatkan adalah membantu menurunkan risiko diabetes. Ini berkat kandungan kalsium dalam kecipir yang telah mampu memenuhi sekitar 80 persen dari total kebutuhan harian tubuh.

Studi menyebutkan, konsumsi makanan tinggi kalsium bersama dengan vitamin D bisa membuat metabolisme glukosa tubuh lebih optimal sekaligus menurunkan risiko diabetes.

Baik kalsium maupun vitamin D mempunyai dampak langsung terhadap sel pada organ pankreas, yang bertugas mengendalikan kadar gula darah dan sekresi hormon insulin. 

Disebutkan, kalsium dibutuhkan untuk mendukung proses seluler yang berlangsung di dalam jaringan yang responsif terhadap insulin, seperti jaringan otot rangka dan lemak.

Jika butuh saran tentang pola makan sesuai kondisi tubuhmu, Ini Rekomendasi Dokter Gizi di Halodoc yang Bisa Dihubungi.

Apakah Kecipir Bisa Menurunkan Kolesterol?

Pertanyaan ini sering muncul, mengingat masalah kolesterol tinggi semakin umum. Jawabannya adalah, ya, kecipir berpotensi membantu menurunkan kadar kolesterol.

Namun, penting untuk dicatat bahwa bukti ilmiah yang mendukung klaim ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut, terutama pada manusia.

Berikut adalah beberapa mekanisme yang mendasari potensi efek penurunan kolesterol dari kecipir:

1. Mengandung serat dan fitosterol

Kecipir mengandung serat yang tinggi dan fitosterol. Fitosterol adalah senyawa tanaman yang mirip dengan kolesterol. Secara teori, fitosterol dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol di usus, sehingga menurunkan kadar kolesterol LDL (“jahat”) dalam darah.

Serat juga berperan penting dalam mengikat kolesterol dalam sistem pencernaan dan membawanya keluar dari tubuh.

2. Bukti dari penelitian pada hewan

Beberapa studi pada hewan, khususnya tikus, menunjukkan bahwa konsumsi produk berbasis kecipir, seperti yogurt dari isolat protein kecipir, dapat memberikan efek positif pada profil lipid.

Studi-studi ini menunjukkan penurunan kadar kolesterol total, kolesterol LDL, dan trigliserida, serta peningkatan kadar kolesterol HDL (“baik”).

Salah satu penelitian yang dipublikasikan di Jurnal AgriTECH UGM menunjukkan potensi hipolipidemik yogurt dari isolat protein biji kecipir pada tikus hiperkolesterol.

3. Aktivitas antikolesterol ekstrak kecipir secara in vitro

Penelitian in vitro (di laboratorium) menunjukkan bahwa ekstrak kecipir memiliki aktivitas antikolesterol. Artinya, ekstrak kecipir mampu menurunkan kadar kolesterol dalam lingkungan laboratorium.

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh STIKES Nasional menunjukkan bahwa ekstrak kecipir memiliki kemampuan menurunkan kadar kolesterol secara signifikan, tergantung pada konsentrasi ekstrak yang digunakan.

Keterbatasan Bukti Ilmiah

Meskipun hasil penelitian awal dan studi pada hewan menunjukkan potensi positif, penting untuk diingat bahwa sebagian besar bukti saat ini berasal dari penelitian pada hewan atau percobaan laboratorium.

Penelitian lebih lanjut, terutama uji klinis pada manusia, diperlukan untuk mengkonfirmasi efek kecipir terhadap kadar kolesterol secara pasti.

Cara Menikmati Kecipir

Kecipir dapat diolah menjadi berbagai macam masakan yang lezat dan menyehatkan. kamu dapat mengonsumsinya sebagai lalapan, ditumis, direbus, atau dijadikan campuran sayur dalam masakan seperti sayur lodeh atau gado-gado. Bagian lain dari tanaman kecipir, seperti biji dan umbinya, juga dapat diolah menjadi berbagai makanan.

Jika butuh inspirasi menu lainnya, simak seputar Menu Sehat – Jenis dan Manfaat untuk Kesehatan berikut ini.

Itulah beberapa manfaat kecipir untuk kesehatan yang masih belum banyak diketahui. Agar mendapatkan hasil yang optimal, kombinasikan dengan pola makan dan hidup sehat. 

Jika kamu punya pertanyaan lain terkait pola makan sehat sesuai kondisi tubuhmu, hubungi dokter spesialis gizi di Halodoc saja!

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Referensi:
Nutrients. Diakses pada 2026. Vitamin C and Immune Function.
Journal of the American Oil Chemists’ Society. Diakses pada 2026. The winged bean as an oil and protein source: A review.
Critical Reviews in Food Science and Nutritions. Diakses pada 2026. Winged bean in human nutrition.
International Journal of Health Science. Diakses pada 2026. Therapeutic potentials of superoxide dismutase.
Nutrition and You. Diakses pada 2026. Winged bean Nutrition facts.