Ad Placeholder Image

Jenis-Jenis Vaksin Haji dan Umrah yang Wajib dan Dianjurkan

6 menit
Ditinjau oleh  dr. Fauzan Azhari SpPD 16 September 2026

Selain menjadi persyaratan, vaksin memngitis dan polio dapat membantu memberikan perlindungan terhadap penyakit menular yang lebih mudah menyebar di lingkungan dengan kepadatan jemaah tinggi.

Jenis-Jenis Vaksin Haji dan Umrah yang Wajib dan DianjurkanJenis-Jenis Vaksin Haji dan Umrah yang Wajib dan Dianjurkan

DAFTAR ISI


Vaksinasi menjadi salah satu persiapan penting sebelum menjalankan ibadah haji maupun umrah. Selain dapat menjadi bagian dari persyaratan perjalanan, vaksin membantu memberikan perlindungan terhadap penyakit menular yang lebih mudah menyebar di lingkungan dengan kepadatan jemaah tinggi.

Selama berada di Tanah Suci, jemaah akan berinteraksi dengan orang dari berbagai negara. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penularan penyakit infeksi. Karena itu, pastikan vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan dilakukan sesuai ketentuan terbaru sebelum keberangkatan.

Jenis Vaksin Haji dan Umrah

Beberapa vaksin dapat diwajibkan atau direkomendasikan bagi jemaah, tergantung ketentuan kesehatan yang berlaku dan kondisi masing-masing individu.

Berikut beberapa di antaranya:

1. Vaksin Meningitis

Vaksin meningitis merupakan salah satu vaksin yang berkaitan dengan persyaratan kesehatan untuk jemaah yang akan memasuki Arab Saudi.

Vaksin ini membantu melindungi tubuh dari infeksi bakteri Neisseria meningitidis, yang dapat menyebabkan meningitis atau peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang.

Karena risiko penularan dapat meningkat di tempat yang ramai, jemaah perlu memastikan vaksinasi dan sertifikat vaksin meningitis telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebelum mengurus perjalanan.

2. Vaksin Polio

Vaksin polio dapat menjadi bagian dari persyaratan kesehatan bagi jemaah dari negara tertentu atau berdasarkan ketentuan Arab Saudi yang berlaku pada periode keberangkatan.

Vaksin ini diberikan untuk membantu mencegah infeksi virus polio yang dapat menyerang sistem saraf dan menyebabkan kelumpuhan. Pastikan jenis vaksin dan bukti vaksinasi yang dibutuhkan sesuai dengan aturan terbaru sebelum keberangkatan.

3. Vaksin Pneumonia

Vaksin pneumonia tidak selalu menjadi vaksin wajib untuk seluruh jemaah. Namun, vaksin ini dapat direkomendasikan bagi kelompok tertentu yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami infeksi pneumokokus dan komplikasinya.

Kelompok yang dapat mempertimbangkan vaksinasi antara lain lansia dan orang dengan kondisi medis tertentu, seperti penyakit jantung, diabetes, atau gangguan sistem kekebalan tubuh.

Konsultasikan dengan dokter di Halodoc untuk mengetahui apakah vaksin pneumonia diperlukan sesuai kondisi kesehatan.

4. Vaksin Influenza

Vaksin influenza dapat membantu mengurangi risiko terkena flu dan komplikasi akibat infeksi influenza selama berada di Tanah Suci. Vaksin ini terutama dapat dipertimbangkan oleh lansia, ibu hamil, anak-anak, serta orang yang memiliki penyakit kronis.

Meskipun tidak selalu menjadi persyaratan wajib, vaksin influenza dapat menjadi bagian dari persiapan kesehatan sebelum perjalanan, terutama karena jemaah akan berada di lingkungan yang ramai dan berinteraksi dengan banyak orang.

5. Vaksin COVID-19

Ketentuan mengenai vaksinasi COVID-19 untuk perjalanan haji dan umrah dapat berubah sesuai kebijakan kesehatan Arab Saudi. Oleh sebab itu, jemaah perlu memeriksa persyaratan terbaru sebelum keberangkatan.

Bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu, dokter juga dapat memberikan rekomendasi tambahan terkait vaksinasi dan langkah pencegahan selama perjalanan.

Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Ibadah Haji

Selain vaksinasi, jemaah haji perlu menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari persiapan keberangkatan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan jemaah dan menilai kemampuan menjalankan ibadah sesuai ketentuan yang berlaku.

Secara umum, pemeriksaan kesehatan jemaah haji dilakukan dalam beberapa tahapan, yaitu:

Tahap Pertama

Pemeriksaan dilakukan ketika calon jemaah mendaftarkan diri untuk memperoleh nomor porsi haji. Pemeriksaan bertujuan mengetahui kondisi kesehatan awal dan faktor risiko yang dimiliki.

Tahap Kedua

Pemeriksaan dilakukan setelah jemaah mendapatkan kepastian keberangkatan. Pada tahap ini, kondisi kesehatan dinilai kembali untuk menentukan status kesehatan dan kesiapan jemaah dalam menjalankan ibadah haji.

Tahap Ketiga

Pemeriksaan dilakukan menjelang keberangkatan untuk memastikan kondisi kesehatan jemaah dan kelayakan perjalanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Siapkan Vaksin Sebelum Berangkat Haji dan Umrah

Vaksinasi merupakan salah satu bagian dari persiapan kesehatan sebelum berangkat ke Tanah Suci. Namun, jenis vaksin yang wajib maupun dianjurkan dapat berbeda berdasarkan kebijakan terbaru dan kondisi kesehatan masing-masing jemaah.

Jika sudah memiliki jadwal keberangkatan, sebaiknya jangan menunggu hingga mendekati hari keberangkatan untuk melakukan vaksinasi.

Konsultasikan dengan dokter mengenai vaksin yang dibutuhkan, waktu pemberian vaksin, serta pemeriksaan kesehatan yang perlu dilakukan.

Dengan persiapan kesehatan yang baik, jemaah dapat lebih siap menjalankan ibadah sekaligus mengurangi risiko gangguan kesehatan selama berada di Tanah Suci.

Vakin Umroh Wajib Kini Bisa di Halodoc

Demi menghindari risiko penularan saat melakukan ibadah haji atau umrah, kamu perlu mendapatkan perlindungan dengan melakukan vaksin yang sebelumnya disebutkan.

Kabar baiknya, kamu bisa mendapatkan Vaksinasi Meningokokus Polisakarida (Menivax ACYW) atau  bundling Vaksin Meningitis + Polio untuk dirimu dan keluarga melalui layanan Halodoc Homecare.

Selain itu, berikut beberapa keunggulan melakukan vaksinasi lewat layanan Halodoc Homecare:

  • Vaksinasi diberikan 100% oleh Dokter Khusus Vaksinasi.
  • Protokol kesehatan ketat.
  • Setelah vaksin diberikan, petugas medis akan melakukan observasi kondisi kesehatanmu untuk memastikan tidak ada efek samping yang berbahaya.
  • Partner resmi produsen vaksin internasional sehingga vaksin terjamin keasliannya dan sudah terdaftar BPOM.
  • Harga vaksin ini mulai dari Rp 378.000,-, kamu bahkan bisa melakukan family booking untuk mendapatkan ekstra diskon.
  • Hemat waktu dan biaya.
  • Tanpa biaya tambahan.
  • Selain di Jakarta, layanan Vaksin Meningitis Halodoc Homecare kini juga tersedia di Balikpapan, Banjarmasin, dan Surabaya.

Cara pesan layanan Halodoc Homecare dari website:

  1. Buka halaman https://www.halodoc.com/homecare/packages
  2. Pilih jenis layanan yang kamu ingin pesan, atau
  3. Cari jenis layanan yang kamu ingin pesan dalam kotak pencarian yang tersedia, misalnya: vaksin meningitis
  4. Klik tombol “Tanya Admin” berlogo WhatsApp untuk terhubung dengan admin resmi Halodoc Homecare yang siap melayani pesananmu.

Dengan melakukan vaksin ini, kamu bisa melindungi diri sendiri dan keluarga dari berbagai bahaya yang dapat ditimbulkan oleh penyakit meningitis.

Jadi, bagi kamu yang belum mendapatkan vaksin meningitis, tunggu apa lagi? Lakukan vaksin sekarang!

Namun, karena vaksinasi ini tidak bisa dilakukan sembarangan, kamu nantinya akan diarahkan untuk melakukan vaksinasi ini di klinik yang bermitra dengan Halodoc.

Penting: Vaksinasi Meningitis, Polio, serta bundling Vaksin Meningitis + Polio yang disertai Buku Kuning (International Certificate of Vaccination/ICV) hanya bisa dilakukan di klinik rekanan Halodoc. Layanan ini tidak dapat dilakukan melalui kunjungan ke rumah, karena Buku Kuning hanya dapat diterbitkan di klinik.

Jam operasional klinik rekanan Halodoc:

Jabodetabek

Pancoran

  • Senin–Jumat & Minggu: 08.00–15.00 WIB
  • Sabtu: 08.00–18.00 WIB

BSD

  • Jam operasional menyesuaikan klinik.

Luar Jabodetabek

  • Balikpapan: Senin–Sabtu, 10.00–20.00 WITA
  • Surabaya: Senin–Jumat, 08.00–15.00 WIB; Sabtu, 08.00–12.00 WIB
  • Banjarmasin: Senin–Sabtu, 08.00–21.00 WITA

Tim Halodoc akan menghubungimu untuk membantu mengatur jadwal kunjungan ke klinik rekanan. Seluruh klinik di luar Jabodetabek tutup pada hari libur nasional.

Kamu bisa order melalui website, aplikasi, atau hubungi langsung nomor Admin Official WhatsApp Halodoc Homecare: 0888-0999-9226.

Klik di sini untuk kembali ke halaman Homecare.

Referensi:
Kemkes.go.id. Diakses pada 2026. Pemerintah Wajibkan Vaksinasi Polio Selain Meningitis untuk Jemaah dan Petugas Haji Tahun 2025M/1446H.
The Embassy of The Kingdom of Saudi Arabia. Diakses pada 2026. Hajj and Umrah Health Requirements.
CDC. Diakses pada 2026. Saudi Arabia: Hajj and Umrah Pilgrimages; Polio Vaccination.

FAQ

1. Berapa harga vaksin haji?

Harga vaksin haji, khususnya vaksin meningitis meningokokus, dapat berbeda tergantung jenis vaksin dan fasilitas kesehatan tempat vaksinasi. Sebaiknya cek harga terbaru di fasilitas vaksinasi internasional sebelum melakukan vaksinasi.

2. Apa jenis vaksin meningitis yang digunakan untuk haji?

Vaksin meningitis yang digunakan adalah vaksin meningokokus kuadrivalen (ACYW), yang mencakup serogrup A, C, Y, dan W. Jenis yang diakui mencakup vaksin konjugat (conjugate) dan vaksin polisakarida (polysaccharide).

3. Berapa lama masa berlaku vaksin umrah?

Masa berlaku bergantung pada jenis vaksin meningitis. Vaksin konjugat ACYW berlaku hingga 5 tahun, sedangkan vaksin polisakarida ACYW berlaku hingga 3 tahun. Vaksin perlu diberikan setidaknya 10 hari sebelum kedatangan di Arab Saudi.