Ad Placeholder Image

Jenis Keputihan Berdasarkan Warna yang Wajib Diketahui

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   17 Juni 2026

Keputihan normal terjadi pada wanita usia subur karena adanya perubahan hormon.

Jenis Keputihan Berdasarkan Warna yang Wajib DiketahuiJenis Keputihan Berdasarkan Warna yang Wajib Diketahui

DAFTAR ISI


Keputihan adalah kondisi alami yang dialami oleh hampir setiap wanita. Secara medis, keputihan atau fluor albus berfungsi sebagai mekanisme pertahanan tubuh untuk menjaga kebersihan dan kelembapan area kewanitaan. Cairan yang keluar membawa sel-sel mati dan bakteri keluar dari vagina, sehingga organ intim tetap sehat dan terhindar dari infeksi.

Namun, tidak semua keputihan bersifat normal. Banyak wanita merasa khawatir ketika melihat perubahan pada warna, tekstur, atau bau cairan yang keluar. Memahami macam-macam keputihan sangat penting agar kamu bisa membedakan mana yang merupakan siklus bulanan biasa dan mana yang mengindikasikan adanya masalah kesehatan serius seperti infeksi jamur, bakteri, hingga penyakit menular seksual.

Penting bagi kamu untuk selalu memperhatikan perubahan pada tubuh. Jika keputihan disertai dengan gejala yang mengganggu seperti gatal hebat, rasa terbakar, atau bau yang menyengat, itu adalah sinyal bahwa tubuhmu membutuhkan perhatian medis. Menunda penanganan bisa berisiko memperparah kondisi atau menyebabkan infeksi menyebar ke organ reproduksi lainnya.

Nah, mau tahu apa saja pilihan macam-macam keputihan pada wanita dan cara menanganinya? Berikut ulasannya!

Mengenal Keputihan pada Wanita

Keputihan terbagi menjadi dua kategori besar: fisiologis (normal) dan patologis (tidak normal). Keputihan normal biasanya terjadi saat kamu sedang dalam masa ovulasi, menyusui, atau terangsang secara seksual. Cairannya cenderung bening hingga putih susu, tidak berbau, dan tidak menyebabkan gatal. Hal ini dipengaruhi oleh fluktuasi hormon estrogen dalam tubuh.

Di sisi lain, keputihan patologis disebabkan oleh infeksi mikroorganisme atau kondisi medis tertentu. Perubahan warna menjadi kuning, hijau, atau cokelat sering kali menjadi indikator utama. Teksturnya pun bisa berubah menjadi menggumpal seperti keju atau sangat cair dan berbusa. Jika kamu mengalami tanda-tanda ini, sangat disarankan untuk segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan diagnosis yang akurat.

Macam-Macam Keputihan Berdasarkan Warna

Warna keputihan adalah indikator paling mudah yang bisa kamu amati. Berikut adalah penjelasan detail mengenai arti di balik warna keputihan:

1. Keputihan Bening dan Encer

Ini adalah jenis keputihan yang paling umum dan normal. Biasanya muncul di tengah siklus menstruasi (saat ovulasi) atau setelah melakukan aktivitas fisik yang berat. Cairan ini menunjukkan bahwa sistem pembersihan alami vagina bekerja dengan baik.

2. Keputihan Putih Susu atau Krem

Warna putih susu tanpa disertai bau atau gatal juga termasuk normal, terutama di awal atau akhir siklus menstruasi. Namun, jika warnanya putih pekat dan teksturnya menggumpal seperti nasi basi atau keju (cottage cheese), kemungkinan besar kamu mengalami infeksi jamur atau kandidiasis vagina.

3. Keputihan Kuning atau Hijau

Warna kuning pucat terkadang masih dianggap normal jika tidak ada gejala lain. Namun, keputihan yang berwarna kuning tua hingga hijau terang, bertekstur kental atau berbusa, dan berbau busuk biasanya merupakan tanda infeksi bakteri (Vaginosis Bakterialis) atau penyakit menular seksual seperti Trikomoniasis.

4. Keputihan Cokelat atau Disertai Darah

Keputihan berwarna cokelat biasanya terdiri dari sisa-sisa darah menstruasi yang baru keluar. Ini normal terjadi tepat setelah periode haid berakhir. Namun, jika keputihan cokelat muncul secara tiba-tiba di luar jadwal haid, kamu perlu waspada terhadap gangguan hormon atau masalah pada leher rahim.

Tanda Keputihan yang Harus Diwaspadai
  1. Bau yang sangat menyengat (amis atau busuk).
  2. Rasa gatal yang tidak tertahankan di area vulva.
  3. Nyeri saat buang air kecil atau saat berhubungan intim.
  4. Perubahan tekstur menjadi sangat kental atau berbusa secara mendadak.

Penyebab Keputihan Abnormal

Ada beberapa faktor utama yang sering menjadi pemicu munculnya keputihan yang tidak sehat. Dengan mengetahui penyebabnya, kamu bisa lebih bijak dalam menentukan langkah pengobatan.

1. Infeksi Jamur (Candidiasis)

Pertumbuhan jamur Candida albicans yang berlebihan di vagina dapat menyebabkan keputihan putih menggumpal dan gatal luar biasa. Kondisi ini sering dipicu oleh penggunaan antibiotik jangka panjang, kehamilan, atau diabetes yang tidak terkontrol.

2. Vaginosis Bakterialis (BV)

Kondisi ini terjadi akibat ketidakseimbangan bakteri alami di vagina. Gejala utamanya adalah keputihan berwarna abu-abu encer dengan bau amis yang sangat kuat, terutama setelah berhubungan seksual.

3. Infeksi Menular Seksual (IMS)

Penyakit seperti Trikomoniasis, Gonore, dan Klamidia sering kali menunjukkan gejala keputihan berwarna kuning-kehijauan. Jika tidak segera diobati, infeksi ini dapat menyebabkan penyakit radang panggul (PID) yang berisiko pada kesuburan.

Cara Menjaga Kebersihan Organ Intim

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Untuk menjaga agar keputihan tetap dalam batas normal, kamu bisa melakukan langkah-langkah praktis berikut ini:

  • Gunakan pakaian dalam berbahan katun yang menyerap keringat.
  • Hindari penggunaan sabun pembersih kewanitaan yang mengandung parfum kuat karena dapat merusak pH alami vagina.
  • Selalu basuh area kewanitaan dari arah depan ke belakang (vagina ke anus) untuk mencegah perpindahan bakteri dari dubur.
  • Ganti pembalut secara rutin saat sedang menstruasi.

Jika kamu membutuhkan perlengkapan kebersihan area intim atau vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah dengan cepat dan aman.

Studi Mengenai Keputihan dan Kesehatan Vagina

The Journal of Clinical Investigation menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa keseimbangan mikrobioma vagina, terutama populasi Lactobacillus, sangat krusial dalam mencegah berbagai jenis keputihan patologis.

Penelitian ini menunjukkan bahwa penurunan jumlah bakteri baik dapat meningkatkan risiko infeksi oportunistik seperti BV. Oleh karena itu, menjaga pola makan sehat dan menghindari douching sangat direkomendasikan oleh para ahli medis di seluruh dunia.

Kapan Harus Menghubungi Tenaga Medis?

1. Gejala Menetap Lebih dari Seminggu

Jika keputihan tidak kunjung membaik meski sudah menjaga kebersihan, konsultasi medis sangat diperlukan untuk mendapatkan pemeriksaan laboratorium.

2. Muncul Demam dan Nyeri Perut Bawah

Kombinasi keputihan abnormal dengan nyeri panggul bisa menjadi indikasi infeksi yang sudah naik ke rahim atau saluran tuba.

Ingatlah bahwa setiap tubuh wanita unik. Jangan mendiagnosis diri sendiri hanya berdasarkan informasi di internet tanpa bantuan profesional. Kamu bisa mendapatkan penanganan yang tepat melalui layanan kesehatan digital yang terpercaya.

FAQ

1. Apakah keputihan saat hamil itu normal?

Ya, keputihan saat hamil cenderung meningkat jumlahnya karena perubahan hormon dan peningkatan aliran darah ke area panggul. Selama warnanya putih bening dan tidak bau, hal itu normal.

2. Apakah stres bisa menyebabkan keputihan?

Secara tidak langsung, ya. Stres dapat mengganggu keseimbangan hormon tubuh yang kemudian memengaruhi kondisi flora normal di vagina.

3. Bagaimana cara membedakan keputihan jamur dan bakteri?

Keputihan jamur biasanya gatal dan menggumpal, sedangkan infeksi bakteri cenderung berbau amis dan berwarna keabu-abuan.

4. Apakah sabun sirih aman untuk keputihan?

Penggunaan sabun sirih sebaiknya tidak dilakukan setiap hari karena dapat mengubah pH vagina. Gunakan hanya saat dibutuhkan atau atas saran dokter.

Punya Masalah Keputihan yang Mengganggu? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan seputar keputihan yang tidak kunjung sembuh atau bingung memilih produk yang tepat? Tidak perlu khawatir! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Vaginal Discharge: Colors, Causes, and Treatments.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Vaginal Discharge: What’s Normal and What’s Not.
NHS UK. Diakses pada 2026. Vaginal Discharge.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Mengenal Keputihan pada Wanita dan Cara Mengatasinya.
WebMD. Diakses pada 2026. Vaginal Discharge: Types and Causes.