Ad Placeholder Image

Jenis Keputihan Berdasarkan Warna yang Wajib Diketahui

8 menit
Ditinjau oleh  dr. Enrico Hervianto SpOG 26 Agustus 2026

Keputihan umumnya merupakan mekanisme pembersihan alami tubuh yang normal, namun kamu sangat disarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter jika cairan berubah warna, berbau menyengat, atau bertekstur menggumpal yang mengindikasikan adanya infeksi.

Jenis Keputihan Berdasarkan Warna yang Wajib DiketahuiJenis Keputihan Berdasarkan Warna yang Wajib Diketahui

DAFTAR ISI


Keputihan adalah kondisi alami yang dialami oleh hampir setiap wanita. Secara medis, keputihan atau fluor albus berfungsi sebagai mekanisme pertahanan tubuh untuk menjaga kebersihan dan kelembapan area kewanitaan. Cairan yang keluar membawa sel-sel mati dan bakteri keluar dari vagina, sehingga organ intim tetap sehat dan terhindar dari infeksi.

Namun, tidak semua keputihan bersifat normal. Banyak wanita merasa khawatir ketika melihat perubahan pada warna, tekstur, atau bau cairan yang keluar. Memahami macam-macam keputihan sangat penting agar kamu bisa membedakan mana yang merupakan siklus bulanan biasa dan mana yang mengindikasikan adanya masalah kesehatan serius seperti infeksi jamur, bakteri, hingga penyakit menular seksual.

Penting bagi kamu untuk selalu memperhatikan perubahan pada tubuh. Jika keputihan disertai dengan gejala yang mengganggu seperti gatal hebat, rasa terbakar, atau bau yang menyengat, itu adalah sinyal bahwa tubuhmu membutuhkan perhatian medis. Menunda penanganan bisa berisiko memperparah kondisi atau menyebabkan infeksi menyebar ke organ reproduksi lainnya.

Nah, mau tahu apa saja pilihan macam-macam keputihan pada wanita dan cara menanganinya? Berikut ulasannya!

Mengenal Keputihan pada Wanita

Keputihan terbagi menjadi dua kategori besar: fisiologis (normal) dan patologis (tidak normal). Keputihan normal biasanya terjadi saat kamu sedang dalam masa ovulasi, menyusui, atau terangsang secara seksual. Cairannya cenderung bening hingga putih susu, tidak berbau, dan tidak menyebabkan gatal. Hal ini dipengaruhi oleh fluktuasi hormon estrogen dalam tubuh.

Di sisi lain, keputihan patologis disebabkan oleh infeksi mikroorganisme atau kondisi medis tertentu. Perubahan warna menjadi kuning, hijau, atau cokelat sering kali menjadi indikator utama. Teksturnya pun bisa berubah menjadi menggumpal seperti keju atau sangat cair dan berbusa. Jika kamu mengalami tanda-tanda ini, sangat disarankan untuk segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan diagnosis yang akurat.

Macam-Macam Keputihan Berdasarkan Warna

Warna keputihan adalah indikator paling mudah yang bisa kamu amati. Berikut adalah penjelasan detail mengenai arti di balik warna keputihan:

1. Keputihan bening dan encer

Ini adalah jenis keputihan yang paling umum dan normal. Biasanya muncul di tengah siklus menstruasi (saat ovulasi) atau setelah melakukan aktivitas fisik yang berat. Cairan ini menunjukkan bahwa sistem pembersihan alami vagina bekerja dengan baik.

2. Keputihan putih susu atau krem

Warna putih susu tanpa disertai bau atau gatal juga termasuk normal, terutama di awal atau akhir siklus menstruasi. Namun, jika warnanya putih pekat dan teksturnya menggumpal seperti nasi basi atau keju (cottage cheese), kemungkinan besar kamu mengalami infeksi jamur atau kandidiasis vagina.

3. Keputihan kuning atau hijau

Warna kuning pucat terkadang masih dianggap normal jika tidak ada gejala lain. Namun, keputihan yang berwarna kuning tua hingga hijau terang, bertekstur kental atau berbusa, dan berbau busuk biasanya merupakan tanda infeksi bakteri (Vaginosis Bakterialis) atau penyakit menular seksual seperti Trikomoniasis.

4. Keputihan cokelat atau disertai darah

Keputihan berwarna cokelat biasanya terdiri dari sisa-sisa darah menstruasi yang baru keluar. Ini normal terjadi tepat setelah periode haid berakhir. Namun, jika keputihan cokelat muncul secara tiba-tiba di luar jadwal haid, kamu perlu waspada terhadap gangguan hormon atau masalah pada leher rahim.

Penyebab Keputihan Abnormal

Ada beberapa faktor utama yang sering menjadi pemicu munculnya keputihan yang tidak sehat. Dengan mengetahui penyebabnya, kamu bisa lebih bijak dalam menentukan langkah pengobatan.

1. Infeksi jamur (candidiasis)

Pertumbuhan jamur Candida albicans yang berlebihan di vagina dapat menyebabkan keputihan putih menggumpal dan gatal luar biasa. Kondisi ini sering dipicu oleh penggunaan antibiotik jangka panjang, kehamilan, atau diabetes yang tidak terkontrol.

2. Vaginosis bakterialis (BV)

Kondisi ini terjadi akibat ketidakseimbangan bakteri alami di vagina. Gejala utamanya adalah keputihan berwarna abu-abu encer dengan bau amis yang sangat kuat, terutama setelah berhubungan seksual.

3. Infeksi menular seksual (IMS)

Penyakit seperti Trikomoniasis, Gonore, dan Klamidia sering kali menunjukkan gejala keputihan berwarna kuning-kehijauan. Jika tidak segera diobati, infeksi ini dapat menyebabkan penyakit radang panggul (PID) yang berisiko pada kesuburan.

Cara Menjaga Kebersihan Organ Intim

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Untuk menjaga agar keputihan tetap dalam batas normal, kamu bisa melakukan langkah-langkah praktis berikut ini:

  • Gunakan pakaian dalam berbahan katun yang menyerap keringat.
  • Hindari penggunaan sabun pembersih kewanitaan yang mengandung parfum kuat karena dapat merusak pH alami vagina.
  • Selalu basuh area kewanitaan dari arah depan ke belakang (vagina ke anus) untuk mencegah perpindahan bakteri dari dubur.
  • Ganti pembalut secara rutin saat sedang menstruasi.

Studi Mengenai Keputihan dan Kesehatan Vagina

The Journal of Clinical Investigation menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa keseimbangan mikrobioma vagina, terutama populasi Lactobacillus, sangat krusial dalam mencegah berbagai jenis keputihan patologis.

Penelitian ini menunjukkan bahwa penurunan jumlah bakteri baik dapat meningkatkan risiko infeksi oportunistik seperti BV. Oleh karena itu, menjaga pola makan sehat dan menghindari douching sangat direkomendasikan oleh para ahli medis di seluruh dunia.

Kapan Harus Menghubungi Tenaga Medis?

Jika keputihan tidak kunjung membaik meski sudah menjaga kebersihan, konsultasi medis sangat diperlukan untuk mendapatkan pemeriksaan laboratorium. Kombinasi keputihan abnormal dengan nyeri panggul bisa menjadi indikasi infeksi yang sudah naik ke rahim atau saluran tuba.

Ingatlah bahwa setiap tubuh wanita unik. Jangan mendiagnosis diri sendiri hanya berdasarkan informasi di internet tanpa bantuan profesional. Kamu bisa mendapatkan penanganan yang tepat melalui layanan kesehatan digital yang terpercaya.

Hubungi Dokter Ini Terkait Penanganan Keputihan

Jika butuh saran untuk menangani keputihan, kamu bisa menghubungi dokter spesialis obgyn di Halodoc.

Dokter spesialis obgyn di Halodoc sudah berpengalaman selama bertahun-tahun, sehingga mereka mampu memberikan saran terkait masalah yang kamu alami.

Mereka juga telah menerima ulasan yang baik dari pasien-pasien sebelumnya yang sudah mereka tangani.

Berikut ini daftar rekomendasinya:

1. dr. Lucia Leonie Sp.OG

Dokter Lucia Leonie Sp.OG adalah seorang lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Maranatha pada 2011 dan Universitas Hasanuddin pada 2017. 

Saat ini, dr. Lucia Leonie Sp.OG berpraktik di Makassar, Sulawesi Selatan, dan tergabung sebagai tergabung sebagai anggota Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) dengan nomor STR DV00000058866267.

Memiliki pengalaman selama 16 tahun, dr. Lucia Leonie Sp.OG dapat kamu percayai dalam memberikan tips seputar menstruasi, kesuburan, program hamil, keluarga berencana, kesehatan kandungan, kehamilan berisiko tinggi dan penyakit kelamin. 

Chat dr. Lucia Leonie Sp.OG mulai dari Rp 59.000,- di Halodoc.

2. dr. Cahyawati Arisusilo Sp.OG

Dokter Cahyawati Arisusilo Sp.OG telah memperoleh gelar dokternya dari Universitas Brawijaya Malang pada tahun 2008 dan 2017. 

Kini, ia membuka praktik di Jember, Jawa Timur dan juga terdaftar sebagai anggota Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) dengan nomor STR 3521301423097455.

Berbekal pengalaman 19 tahun, dr. Cahyawati Arisusilo Sp.OG siap menjawab pertanyaan kamu seputar menstruasi, kesuburan, program hamil, keluarga berencana, kesehatan kandungan, kehamilan berisiko tinggi dan penyakit kelamin.

Chat dr. Cahyawati Arisusilo Sp.OG Mulai dari Rp59.000,- di Halodoc.

3. dr. Effendy Gunawan Sp.OG

Rekomendasi selanjutnya adalah Effendy Gunawan Sp.OG. Ia memperoleh gelar dokternya dari Universitas Kristen Maranatha pada 2008 dan mendapatkan gelar spesialis obstetri dan ginekologi di Universitas Sam Ratulangi pada 2018.

Saat ini, ia berpraktik di Tangerang, Banten dan juga terdaftar sebagai anggota Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) dengan nomor STR YA00000258868669.

Memiliki pengalaman 19 tahun, dr. Effendy Gunawan Sp.OG mampu menjawab pertanyaan kamu seputar menstruasi, kesuburan, program hamil, keluarga berencana, kesehatan kandungan, kehamilan berisiko tinggi dan penyakit kelamin.

Chat dr. Effendy Gunawan Sp.OG Mulai dari Rp59.000,- di Halodoc.

Jika dokter sedang tidak tersedia atau offline, kamu tak perlu khawatir.

Sebab kamu tetap bisa membuat janji konsultasi di lain waktu melalui aplikasi Halodoc atau berkonsultasi dengan dokter lainnya.

Tunggu apa lagi? Yuk pakai Halodoc sekarang!

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:

✅ Dokter tersedia 24 jam.

✅ Dokter memiliki lisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP).

✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 

✅ Bisa dicover asuransi.

✅ Privasi terjaga: Data kesehatan terlindungi dengan aman.

✅ Bisa dapat resep resmi. Kamu bisa dapat resep obat online dan menebusnya setelah chat. 

✅ Bisa juga beli obat langsung lewat WhatsApp Halodoc, tanpa download aplikasi, tanpa log in, dan produk yang diterima dijamin asli 100%. 

Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang!

Bingung Harus Konsul ke Dokter Apa? Tanya HILDA, Gratis!

Pernah merasakan gangguan kesehatan yang bikin nggak nyaman tapi malah makin stres karena bingung harus konsul ke mana? Berhenti scrolling gejala di internet yang cuma bikin panik, ya!

Kenalin HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant), asisten AI pintar yang siap jadi “pintu pertama” perjalanan sehatmu di Halodoc. HILDA bukan cuma asisten biasa; dia bakal bantu kamu:

  • Kasih Gambaran Awal: Jawab pertanyaan kesehatan umum kamu dalam sekejap.
  • Navigasi Spesialis: Bingung mau ke dokter apa? HILDA bakal arahkan ke dokter spesialis yang paling pas.
  • Solusi Cepat: Mulai dari cari obat sampai layanan kesehatan yang tepat, semua dibantu HILDA.

Gak perlu bingung lagi, ada HILDA yang selalu siaga. Download Halodoc sekarang!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Vaginal Discharge: Colors, Causes, and Treatments.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Vaginal Discharge: What’s Normal and What’s Not.
NHS UK. Diakses pada 2026. Vaginal Discharge.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Mengenal Keputihan pada Wanita dan Cara Mengatasinya.
WebMD. Diakses pada 2026. Vaginal Discharge: Types and Causes.

FAQ

1. Apakah keputihan saat hamil itu normal?

Ya, keputihan saat hamil cenderung meningkat jumlahnya karena perubahan hormon dan peningkatan aliran darah ke area panggul. Selama warnanya putih bening dan tidak bau, hal itu normal.

2. Apakah stres bisa menyebabkan keputihan?

Secara tidak langsung, ya. Stres dapat mengganggu keseimbangan hormon tubuh yang kemudian memengaruhi kondisi flora normal di vagina.

3. Bagaimana cara membedakan keputihan jamur dan bakteri?

Keputihan jamur biasanya gatal dan menggumpal, sedangkan infeksi bakteri cenderung berbau amis dan berwarna keabu-abuan.

4. Apakah sabun sirih aman untuk keputihan?

Penggunaan sabun sirih sebaiknya tidak dilakukan setiap hari karena dapat mengubah pH vagina. Gunakan hanya saat dibutuhkan atau atas saran dokter.