Ad Placeholder Image

Kalori Telur Rebus dan Goreng, Manakah yang Lebih Banyak?

6 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   08 Juni 2026

Beda cara memasak, berbeda pula kandungan nutrisi yang akan ada pada telur.

Kalori Telur Rebus dan Goreng, Manakah yang Lebih Banyak?Kalori Telur Rebus dan Goreng, Manakah yang Lebih Banyak?

DAFTAR ISI


Telur merupakan salah satu makanan paling padat nutrisi yang tersedia di alam. Seringkali disebut sebagai “superfood” asli, telur menyediakan hampir semua nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Dalam konteks manajemen berat badan dan gaya hidup sehat, mengetahui jumlah kalori 1 telur rebus menjadi informasi dasar yang sangat penting bagi banyak orang di Indonesia.

Bagi kamu yang sedang menjalani program diet atau sekadar ingin menjaga pola makan seimbang, telur rebus adalah pilihan praktis, murah, dan sangat bergizi. Keunggulannya tidak hanya terletak pada kemudahan pengolahannya, tetapi juga pada profil asam amino lengkap yang dikandungnya, yang sangat mendukung kesehatan otot dan metabolisme tubuh.

Memahami asupan kalori harian adalah kunci utama dalam mencapai target kesehatan, baik itu menurunkan berat badan maupun membangun massa otot. Telur rebus sering kali menjadi menu wajib karena kemampuannya memberikan rasa kenyang lebih lama (satiety) dibandingkan dengan sumber karbohidrat sederhana. Namun, tahukah kamu secara mendetail berapa total kalori dan nutrisi mikro yang terkandung di dalamnya?

Nah, mau tahu apa saja rincian nutrisi dan pilihan suplemen pendukung metabolisme? Berikut ulasannya!

Memahami Kalori 1 Telur Rebus

Secara umum, jumlah kalori 1 telur rebus berukuran besar (sekitar 50 gram) adalah kurang lebih 77 hingga 78 kalori. Angka ini relatif rendah jika dibandingkan dengan manfaat kesehatan yang ditawarkannya. Mayoritas kalori tersebut berasal dari protein dan lemak sehat yang terkandung di dalam kuning telur.

Rincian makronutrisi dari satu butir telur rebus besar meliputi:

  • Protein: 6,3 gram
  • Lemak: 5,3 gram
  • Karbohidrat: 0,6 gram

Penting untuk diingat bahwa cara memasak telur sangat memengaruhi profil kalorinya. Dengan merebus telur, kamu tidak menambahkan lemak ekstra seperti minyak goreng atau mentega, sehingga kalorinya tetap terjaga stabil. Ini berbeda dengan telur goreng yang kalorinya bisa meningkat drastis akibat penyerapan minyak selama proses penggorengan.

Kandungan Nutrisi dalam Satu Butir Telur

Selain kalori, telur rebus kaya akan mikronutrisi yang vital bagi tubuh. Telur mengandung vitamin A, B2 (riboflavin), B5 (asam pantotenat), B12 (kobalamin), serta selenium. Salah satu nutrisi paling menonjol dalam telur adalah kolin. Kolin adalah zat yang sangat penting untuk kesehatan otak dan fungsi saraf, namun sering kali kurang dikonsumsi oleh masyarakat umum.

Putih telur adalah sumber protein murni, sedangkan hampir semua lemak dan mikronutrisi (seperti vitamin larut lemak) terkumpul di dalam kuning telur. Oleh karena itu, mengonsumsi telur utuh jauh lebih bermanfaat daripada hanya memakan putihnya saja, kecuali jika kamu berada di bawah pengawasan medis khusus terkait asupan lemak jenuh.

Manfaat Telur Rebus untuk Diet
  1. Meningkatkan Metabolisme: Kandungan protein tinggi membutuhkan energi lebih banyak untuk dicerna (efek termik makanan).
  2. Efek Kenyang Lebih Lama: Membantu mengurangi asupan kalori total sepanjang hari.
  3. Menjaga Massa Otot: Asam amino lengkap mendukung perbaikan jaringan setelah beraktivitas fisik.

Jika kamu memiliki kondisi medis tertentu atau ingin menyesuaikan asupan protein sesuai kebutuhan tubuh yang spesifik, sangat disarankan untuk konsultasi ke dokter Halodoc agar mendapatkan panduan nutrisi yang tepat.

Rekomendasi Suplemen Pendukung Kesehatan yang Ampuh

Meskipun telur rebus sangat bergizi, terkadang kebutuhan harian akan vitamin dan mineral tertentu sulit terpenuhi hanya dari makanan saja, terutama saat kamu sedang dalam fase pembatasan kalori. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk kesehatan yang dapat mendukung metabolisme dan daya tahan tubuh kamu.

1. Blackmores Multivitamins & Minerals 30 Tablet

Blackmores Multivitamins & Minerals mengandung kombinasi vitamin dan mineral esensial yang diformulasikan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian yang mungkin terlewatkan dari pola makan sehari-hari. Produk ini bekerja dengan cara mendukung metabolisme energi dalam tubuh.

Manfaat utamanya meliputi menjaga kesehatan tubuh secara umum, membantu fungsi sistem saraf, dan mengompensasi kekurangan nutrisi akibat pola diet yang ketat.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet setiap hari setelah makan atau sesuai petunjuk dokter.

Produk ini termasuk kategori suplemen kesehatan. Pastikan untuk tidak melebihi dosis yang dianjurkan dan konsultasikan dengan tenaga medis jika kamu sedang hamil atau menyusui.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Blackmores Multivitamins & Minerals 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Enervon-C 30 Tablet

Enervon-C adalah suplemen yang mengandung kombinasi Vitamin C dan Vitamin B Kompleks (B1, B2, B6, B12, Niasinamida, dan Kalsium Pantotenat). Vitamin B kompleks berperan krusial dalam mengubah makanan (seperti protein dalam telur) menjadi energi yang siap digunakan oleh tubuh.

Manfaatnya adalah membantu memulihkan kondisi tubuh setelah sakit, meningkatkan daya tahan tubuh, dan memastikan proses metabolisme karbohidrat, protein, serta lemak berjalan optimal.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet sehari setelah makan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan untuk menghindari efek samping seperti gangguan pencernaan jika dikonsumsi dalam perut kosong.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Enervon-C 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Telur Rebus vs Telur Goreng

Perbedaan kalori antara telur rebus dan telur goreng bisa cukup signifikan. Sebutir telur rebus mengandung sekitar 77 kkal, sementara telur yang digoreng (dengan satu sendok makan minyak atau mentega) bisa mencapai 100 hingga 120 kkal. Selain penambahan kalori, proses penggorengan pada suhu tinggi dapat merusak beberapa jenis vitamin yang sensitif terhadap panas dan meningkatkan asupan lemak jenuh serta lemak trans jika minyak yang digunakan tidak sehat.

Oleh karena itu, bagi kamu yang sangat memperhatikan asupan energi, teknik memasak dengan cara merebus (baik itu hard-boiled maupun soft-boiled) atau poaching (merebus tanpa kulit di dalam air) jauh lebih direkomendasikan dibandingkan menggoreng.

Tips Memasak Telur Rebus yang Sempurna
  1. Soft-boiled (Kuning Meleleh): Rebus selama 6 menit.
  2. Medium-boiled (Kuning Creamy): Rebus selama 8 menit.
  3. Hard-boiled (Matang Sempurna): Rebus selama 10-12 menit.

Untuk mendukung gaya hidup sehatmu, kamu bisa dengan mudah beli obat online di Halodoc, termasuk suplemen pendukung metabolisme dan vitamin yang dibutuhkan tubuh.

Studi Mengenai Konsumsi Telur dan Berat Badan

The International Journal of Obesity menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa individu yang mengonsumsi telur untuk sarapan merasa lebih kenyang dan mengonsumsi lebih sedikit kalori pada waktu makan siang dibandingkan dengan mereka yang sarapan dengan bagel (karbohidrat) meskipun jumlah kalorinya sama.

Hal ini membuktikan bahwa kualitas kalori dari telur, terutama kandungan proteinnya, memberikan efek metabolisme yang jauh lebih baik bagi mereka yang ingin mengatur berat badan. Studi ini juga menekankan bahwa konsumsi telur tidak secara signifikan meningkatkan risiko penyakit jantung pada individu sehat jika dibarengi dengan pola makan rendah lemak jenuh secara keseluruhan.

Cara Terbaik Mengonsumsi Telur dalam Diet Harian

1. Kombinasikan dengan Serat

Konsumsi telur rebus bersama dengan sayuran hijau atau roti gandum utuh untuk meningkatkan asupan serat, yang akan memperlambat pencernaan dan memberikan energi yang lebih stabil.

2. Perhatikan Waktu Konsumsi

Sarapan dengan telur rebus terbukti secara klinis dapat menstabilkan gula darah di pagi hari, sehingga mencegah keinginan untuk ngemil makanan manis di siang hari.

Jika kamu merasakan keluhan pencernaan setelah mengonsumsi telur secara rutin, segera konsultasikan hal tersebut dengan tenaga medis profesional.

FAQ

1. Berapa kalori 1 telur rebus tanpa kuningnya?

Putih telur saja dari satu butir telur besar mengandung sekitar 17 kalori. Hampir seluruhnya adalah protein tanpa lemak atau kolesterol.

2. Apakah makan telur rebus setiap hari aman bagi kolesterol?

Bagi kebanyakan orang sehat, mengonsumsi 1-2 butir telur sehari tidak meningkatkan risiko penyakit jantung. Namun, penderita diabetes atau kolesterol tinggi sebaiknya membatasi kuning telur.

3. Mana yang lebih sehat, telur rebus matang atau setengah matang?

Keduanya bergizi, namun telur matang sempurna lebih aman dari risiko kontaminasi bakteri Salmonella. Telur setengah matang memiliki tekstur kuning yang lebih disukai sebagian orang.

4. Bisakah telur rebus membantu menurunkan berat badan?

Ya, karena indeks kepuasan (satiety index) yang tinggi, telur membantu menekan nafsu makan sehingga total kalori harian lebih mudah dikontrol.

Punya Pertanyaan Seputar Nutrisi dan Diet Sehat? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan atau bingung mengatur pola diet, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2026. Hard-Boiled Egg Nutrition Facts: Calories, Protein, and More.
WebMD. Diakses pada 2026. Health Benefits of Eggs.
Medical News Today. Diakses pada 2026. Everything you need to know about eggs.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Eggs: Are they good or bad for my cholesterol?