Ad Placeholder Image

Kandungan Nutrisi Temu Ireng yang Kaya Manfaat

3 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 18 September 2026

“Temu ireng memiliki kandungan antioksidan, minyak atsiri, dan sifat antimikroba. Tanaman herbal ini dipercaya bisa mengatasi infeksi bakteri pada kulit.”

Kandungan Nutrisi Temu Ireng yang Kaya ManfaatKandungan Nutrisi Temu Ireng yang Kaya Manfaat

DAFTAR ISI


Temu ireng merupakan salah satu tanaman rimpang yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Indonesia. Tanaman dengan nama ilmiah Curcuma aeruginosa ini kerap dikonsumsi dalam bentuk jamu atau olahan herbal.

Meski memiliki potensi manfaat, temu ireng bukan pengganti pola makan bergizi atau pengobatan dari dokter. Kandungan dan keamanan produk temu ireng juga dapat berbeda, terutama jika dikonsumsi sebagai suplemen atau jamu kemasan.

Kandungan Temu Ireng

Temu ireng mengandung senyawa bioaktif dari kelompok minyak atsiri, seperti seskuiterpena, serta senyawa fenolik dan komponen tanaman lainnya. Komposisinya dapat dipengaruhi oleh varietas, kondisi tanah, waktu panen, cara pengolahan, dan bentuk produk yang digunakan.

Beberapa penelitian laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak temu ireng memiliki aktivitas antioksidan dan antiperadangan. Namun, sebagian besar bukti tersebut masih berasal dari penelitian praklinis, sehingga belum cukup untuk memastikan efektivitas dan dosis temu ireng dalam mengatasi penyakit pada manusia.

Dalam penggunaan tradisional, temu ireng sering dimanfaatkan untuk membantu menjaga nafsu makan dan mendukung kenyamanan pencernaan. Manfaat ini tidak boleh dipahami sebagai klaim bahwa temu ireng dapat mengobati maag, infeksi, kanker, atau kondisi medis lainnya.

Temu ireng dapat menjadi bagian dari pemanfaatan tanaman herbal secara bijak, tetapi penggunaannya perlu mempertimbangkan kondisi kesehatan, obat yang sedang dikonsumsi, serta kualitas produk. Selanjutnya, ketahui cara mengonsumsinya dengan lebih aman.

Cara Aman Mengonsumsi Temu Ireng

  • Gunakan produk yang mencantumkan komposisi, aturan pakai, produsen, nomor izin edar, dan tanggal kedaluwarsa.
  • Ikuti aturan pakai pada kemasan dan jangan menambah dosis tanpa anjuran tenaga kesehatan.
  • Hindari mengonsumsi beberapa produk herbal sekaligus karena kandungan dan efeknya dapat tumpang tindih.
  • Hentikan penggunaan jika muncul mual berat, muntah, diare, ruam, gatal, sesak napas, atau keluhan lain yang mengkhawatirkan.
  • Ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, lansia, serta orang dengan penyakit hati, ginjal, lambung, atau gangguan pembekuan darah sebaiknya berkonsultasi sebelum mengonsumsi temu ireng.
  • Jangan menggunakan temu ireng untuk menggantikan obat yang diresepkan dokter.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami nyeri perut menetap, muntah berulang, buang air besar berdarah, kulit atau mata menguning, maupun reaksi alergi setelah mengonsumsi temu ireng, segera cari pertolongan medis. Kamu dapat berkonsultasi dengan Dokter Umum di Halodoc untuk mendapatkan penilaian awal, terutama jika memiliki penyakit tertentu atau sedang mengonsumsi obat rutin.

Konsultasi juga diperlukan jika keluhan pencernaan tidak membaik dalam beberapa hari atau semakin berat. Dokter dapat membantu menentukan apakah keluhan berkaitan dengan penggunaan herbal atau membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Chat dokter di Halodoc dapat membantu kamu memperoleh arahan awal mengenai keluhan kesehatan, termasuk kemungkinan efek samping atau interaksi dari produk herbal. Dokter juga dapat memberi saran apakah kamu perlu pemeriksaan langsung, menghentikan produk tertentu, atau melanjutkan perawatan yang sedang dijalani.

Referensi

National Center for Complementary and Integrative Health. Diakses pada 2026. Herbs at a Glance.
World Health Organization. Diakses pada 2026. WHO Guidelines on Good Agricultural and Collection Practices for Medicinal Plants.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Informasi dan Edukasi Obat Bahan Alam.
PubMed. Diakses pada 2026. Curcuma aeruginosa: Phytochemical Constituents and Pharmacological Activities.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia.

FAQ

Apakah temu ireng aman dikonsumsi setiap hari?

Keamanan konsumsi setiap hari belum dapat dipastikan karena bukti klinis dan standar dosis temu ireng masih terbatas. Ikuti aturan pakai produk dan konsultasikan dengan dokter jika ingin mengonsumsinya dalam jangka panjang.

Apakah temu ireng dapat mengobati penyakit?

Belum ada bukti klinis yang cukup untuk menyatakan bahwa temu ireng dapat mengobati penyakit tertentu. Temu ireng sebaiknya hanya dipandang sebagai bahan herbal pendukung dan tidak menggantikan diagnosis maupun terapi medis.

Siapa yang sebaiknya menghindari temu ireng?

Orang yang sedang hamil atau menyusui, anak-anak, serta pengidap penyakit hati, ginjal, lambung, atau gangguan pembekuan darah sebaiknya berkonsultasi sebelum menggunakannya. Hal yang sama berlaku bagi orang yang rutin mengonsumsi obat atau beberapa suplemen.