• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kapan Kecanduan Game Online Jadi Masalah Kesehatan Mental?

Kapan Kecanduan Game Online Jadi Masalah Kesehatan Mental?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Mengisi waktu luang dengan bermain game online menjadi salah satu kegiatan menyenangkan yang bisa dilakukan. Bermain game bisa menurunkan tingkat stres dan meningkatkan daya kreativitas serta imajinasi seseorang. Namun ingat, sebaiknya jangan sampai kecanduan bermain game online karena bisa mengakibatkan gaming disorder.

Baca juga: Bahaya Kecanduan Gadget pada Anak Milenial

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah menyatakan bahwa gaming disorder sebagai salah satu kategori dari masalah kesehatan mental. Jadi, tidak ada salahnya bermain game online dengan bijak agar terhindar dari gaming disorder. Sebaiknya kenali beberapa gejala yang menandakan kecanduan game online yang dialami sudah menjadi masalah kesehatan mental.

Waspada, Kecanduan Game Sebabkan Gangguan Mental

Melansir WHO, gaming disorder terjadi ketika seseorang tidak mampu mengontrol kegiatan bermain game. Ia menjadikan game sebagai prioritas yang paling tinggi dibandingkan dengan kegiatan yang lain. Kondisi ini meningkatkan dampak negatif pada kehidupan seseorang akibat kecanduan bermain game. 

Sebaiknya perhatikan beberapa gejala yang menandakan bahwa kecanduan game online yang dialami masuk kategori sebagai gaming disorder. Melansir Medical News Today, seseorang yang sudah dikatakan mengalami gaming disorder sulit mengontrol rasa ingin bermain game dibandingkan dengan melakukan kegiatan lainnya. Pengidap gaming disorder bisa mengabaikan kegiatan penting lainnya saat sedang bermain game, misalnya makan atau beristirahat.

Baca juga: Anak-Anak Sering Main Game? Hati-Hati 7 Dampak Ini

Sebenarnya pengidap gaming disorder tahu konsekuensi yang bisa terjadi saat terus-menerus bermain game, namun mereka tidak dapat menghentikan kegiatan tersebut. Tanda lain terlihat dengan munculnya gangguan hubungan dengan keluarga, kerabat, pekerjaan, hingga gangguan pada masalah pendidikan. Seseorang dikatakan mengalami gaming disorder yang menjadi jenis gangguan kesehatan mental, ketika perubahan tersebut terjadi selama 12 bulan.

Gejala tersebut biasanya juga disertai dengan gejala gangguan kesehatan mental lainnya, seperti meningkatkan stres, depresi, dan gangguan perubahan suasana hati. Gaming disorder juga meningkatkan risiko obesitas karena pengidap kurang melakukan aktivitas fisik selama bermain game.

Perawatan untuk Atasi Gaming Disorder

Gaming disorder menjadi kesehatan mental yang penanganannya hampir sama dengan seseorang yang mengalami perilaku adiktif. Dukungan dari kerabat maupun orang-orang terdekat menjadi hal yang penting agar pengobatan yang dilakukan berjalan dengan baik. Ada beberapa perawatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi gaming disorder, seperti melakukan terapi atau penggunaan obat-obatan. 

  1. Psychoeducation dilakukan untuk memberikan edukasi pada pengidap gaming disorder mengenai kebiasaan atau kecanduan terhadap gangguan mental yang akan dialami.

  2. Terapi digunakan untuk membuat pengidap gaming disorder dapat mengontrol keinginan untuk bermain game secara berlebihan. Selain itu, terapi juga dilakukan agar pengidap gaming disorder mengenali identitas mereka dan juga membangun rasa percaya diri yang baik. Selain itu, perawatan ini juga dapat membantu pengidap gaming disorder meningkatkan kemampuan komunikasi dengan orang lain.

Baca juga: WHO: Kecanduan Game Merupakan Gangguan Mental

Selain terapi yang bisa dilakukan, dukungan dari keluarga menjadi salah satu hal yang cukup penting untuk mengatasi gaming disorder. Itulah beberapa hal penting yang perlu diketahui tentang gaming disorder. Jika kamu mengalami gejala yang sudah disebutkan, bisa langsung memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Sebelum pergi ke rumah sakit, kamu bisa membuat janji dengan dokter melalui aplikasi Halodoc

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2020. What is Gaming Disorder?
World Health Organization. Diakses pada 2020. Gaming Disorder
Psychology Today. Diakses pada 2020. Video Game Addiction