• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kapan Seseorang Harus Melakukan Tes Kreatinin Fosfokinase?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kapan Seseorang Harus Melakukan Tes Kreatinin Fosfokinase?

Kapan Seseorang Harus Melakukan Tes Kreatinin Fosfokinase?

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 21 September 2022

“Tes kreatinin fosfokinase bisa digunakan untuk mendiagnosis adanya kerusakan otot dan jantung. Jika kamu memiliki riwayat penyakit otot atau mengalami keluhan kesehatan seperti nyeri otot yang tidak membaik, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ini.”

Kapan Seseorang Harus Melakukan Tes Kreatinin Fosfokinase?Kapan Seseorang Harus Melakukan Tes Kreatinin Fosfokinase?

Halodoc, Jakarta – Creatine kinase (CPK) adalah salah satu enzim dalam tubuh yang menyebabkan fosforilasi creatine. Enzim ini banyak ditemukan pada beberapa bagian tubuh, seperti otot rangka, otot jantung, otak, kandung kemih, lambung, dan usus besar. 

Kadar enzim ini dapat mengalami peningkatan ketika adanya penyakit otot atau nekrosis otot. Kondisi ini membuat enzim bocor ke dalam darah sehingga kadar CPK meningkat. Peningkatan CPK bisa menandakan adanya gangguan pada otot atau jantung. Untuk itu, sebaiknya ketahui kapan waktu yang tepat seseorang melakukan tes kreatinin fosfokinase.

Waktu yang Tepat untuk Tes Kreatinin Fosfokinase

Tes kreatinin fosfokinase adalah salah satu pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui kadar creatine kinase (CPK) dalam tubuh. Dengan mengetahui kadar enzim ini, kamu akan lebih waspada terhadap kondisi kesehatan. Hal ini dikarenakan peningkatan kadar kreatin kinase dikaitkan dengan gangguan otot dan jantung.

Biasanya, tim medis melakukan pemeriksaan ini untuk memantau beberapa kondisi penyakit, seperti penyakit otot, cedera otot, hingga peradangan otot. Biasanya, pemeriksaan ini akan dilakukan bersamaan dengan jenis pemeriksaan lainnya, seperti pemeriksaan elektrolit, kreatinin, hingga myoglobin urine.

Tes ini juga sering dilakukan pada seseorang yang mengalami kondisi darurat akibat tanda-tanda gangguan jantung. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendiagnosis penyebab gangguan jantung, menemukan lokasi nyeri dada secara tepat, hingga memastikan kerusakan yang terjadi pada jantung atau jaringan otot.

Waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan ini adalah ketika kamu mengalami beberapa keluhan kesehatan, seperti:

  • Kram atau nyeri otot yang tidak membaik.
  • Otot menjadi lemah.
  • Masalah keseimbangan.
  • Mati rasa atau kesemutan.
  • Perubahan warna urine menjadi gelap.

Selain itu, jika kamu didiagnosis mengalami penyakit yang berhubungan dengan kerusakan otot, tes ini juga perlu dilakukan guna mengetahui kondisi kesehatan secara mendetail.

Persiapan Sebelum Melakukan Tes Kreatinin Fosfokinase

Tes kreatinin fosfokinase akan dilakukan seperti pemeriksaan darah. Kamu tidak diperlukan untuk melakukan puasa atau persiapan lain sebelum pemeriksaan. Namun, kamu wajib untuk memberikan informasi mengenai berbagai jenis obat-obatan yang kamu konsumsi secara rutin maupun sebelum melakukan pemeriksaan.

Saat pemeriksaan berlangsung, kamu juga akan diminta untuk duduk dengan tenang. Tim medis akan memastikan vena yang paling mudah untuk dilakukan pemeriksaan.

Setelah menemukan vena, maka area tersebut akan dibersihkan menggunakan lap steril. Kemudian, tim medis akan memasukkan jarum kecil ke area pembuluh darah untuk mengambil sampel darah. Setelah itu, sampel yang didapat akan dimasukkan ke dalam tabung.

Setelah jarum dilepaskan, tim medis akan menggunakan kassa steril dan menekan area pengambilan darah untuk menghentikan perdarahan. Biasanya, tim medis akan memberikan plester, kemudian kamu telah selesai melakukan pemeriksaan tersebut.

Proses pengambilan sampel tidak akan lebih dari lima menit. Namun, kamu perlu memastikan berapa lama hasil laboratorium untuk tes kreatinin fosfokinase yang kamu lakukan. Setelah hasilnya keluar, kamu perlu untuk bertemu dengan dokter dan membacakan hasil laboratorium pemeriksaan darah.

Kamu bisa mencari tahu lokasi rumah sakit terdekat yang bisa kamu kunjungi untuk memastikan hasil pemeriksaan kesehatan melalui aplikasi Halodoc. Caranya download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play!

Meskipun jarang terjadi, pemeriksaan ini dapat menyebabkan efek samping. Seperti misalnya, nyeri atau lebam hingga rasa tidak nyaman pada area pengambilan sampel darah selama beberapa hari.

Referensi:

Portea. Diakses pada 2022. Creatine Phosphokinase (Cpk/Ck Mb/Bb/Mm) Test.
Healthline. Diakses pada 2022. CPK Isoenzymes Test.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Creatine Kinase (CK).