
Kaya Gizi, Ini 7 Manfaat Ikan Patin bagi Kesehatan Tubuh
Asam lemak omega-3 pada ikan baik untuk kesehatan otak, jantung, sistem kekebalan, dan mata.

DAFTAR ISI
- Profil Nutrisi dan Kandungan Gizi Ikan Patin
- Mengenal Manfaat Ikan Patin yang Kaya Gizi
- Variasi Olahan Kuliner Tradisional Ikan Patin
- FAQ
Ikan patin memang tidak tergolong populer seperti halnya ikan salmon. Namun, meski tidak termasuk ikan dengan harga tinggi, jangan anggap sepele ikan ini. Justru ikan patin kaya akan gizi dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Ikan patin merupakan sumber vitamin B12 yang baik untuk tubuh. Nutrisi ini membantu tubuh membuat DNA dan menjaga saraf dan sel darah berfungsi dengan baik. Asam lemak omega-3 pada ikan patin juga baik untuk kesehatan otak, jantung, sistem kekebalan, dan mata.
Informasi selengkapnya mengenai manfaat ikan patin bagi kesehatan tubuh bisa dibaca di sini!
Profil Nutrisi dan Kandungan Gizi Ikan Patin
Ikan patin dikenal sebagai sumber protein hewani berkualitas tinggi yang penting untuk perbaikan jaringan tubuh. Dalam setiap 100 gram daging ikan patin, terkandung sekitar 17 gram protein yang mudah dicerna oleh sistem pencernaan manusia.
Selain protein, ikan ini mengandung asam lemak tak jenuh yang terdiri dari Monounsaturated Fatty Acids (MUFA) dan Polyunsaturated Fatty Acids (PUFA).
Kandungan Omega-3 (EPA dan DHA) pada ikan patin juga cukup signifikan untuk ukuran ikan air tawar. Nutrisi mikro lainnya yang ditemukan meliputi kalsium, fosfor, zat besi, dan beberapa jenis vitamin B kompleks.
Kombinasi nutrisi ini menjadikan ikan patin sebagai salah satu pilihan superfood lokal yang mendukung kecukupan gizi harian keluarga.
Ketahui juga informasi lain mengenai, Diet dan Nutrisi Kebutuhan Tubuh – Informasi Lengkapnya berikut ini.
Mengenal Manfaat Ikan Patin yang Kaya Gizi
Apa manfaat dari ikan patin? Sebelumnya sudah disebutkan bahwa ikan patin memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.
Selain kandungan nutrisi B12 dan omega-3, ikan patin juga kaya akan vitamin D sehingga baik untuk tulang dan membantu penyerapan kalsium.
Berikut ini adalah manfaat ikan patin bagi kesehatan tubuh lainnya!
1. Membangun dan Memperbaiki Jaringan Otot
Protein dalam ikan patin adalah salah satu sumber energi utama yang menunjang kesehatan tubuh. Protein jugalah yang bertanggung jawab untuk membangun dan memperbaiki jaringan dan otot, serta berfungsi sebagai blok bangunan untuk banyak hormon, enzim, dan molekul lainnya.
2. Membantu Menurunkan Berat Badan
Sebagai sumber protein yang padat nutrisi, ikan patin juga membantu penurunan berat badan dengan meningkatkan perasaan kenyang. Ikan ini juga merupakan pilihan yang baik untuk orang-orang yang sedang menjaga asupan kalori tetapi tetap ingin mendapatkan nutrisi yang cukup.
Apabila kamu sedang memulai pola makan sehat untuk menurunkan berat badan, optimalkan perjalanan sehatmu dengan program klinis yang diawasi langsung oleh dokter dan ahli gizi profesional. Yuk, coba Halofit sekarang dan mulai langkah sehatmu hari ini!
Cari tahu info lebih lanjut mengenai Halofit dengan baca artikel berikut:
- Halofit, Layanan Klinik Obesitas Digital dengan Program Klinis dan Menyeluruh
- Paket Halofit Advanced, Program Menurunkan Berat Badan dengan Obat Diet Ampuh
- Paket Halofit Transform, Program Menurunkan Berat Badan dengan Injeksi GLP-1
Yuk, intip juga pengalaman para narasumber saat menjalani program Halofit dengan terapi GLP-1:
- Review Program Halofit Transform, Menurunkan Berat Badan dengan Injeksi GLP-1 dan Pendampingan Dokter
- Testimoni Program Diet Halofit: Solusi Turun Berat Badan untuk Ibu Sibuk dengan Terapi GLP-1 dan Panduan Ahli Gizi
3. Meningkatkan Kesehatan Otak
Ikan patin mengandung asam lemak omega-3 yang berperan dalam peningkatan kesehatan otak. Asam lemak omega-3 dapat membantu mengobati kondisi neurologis dan mental, termasuk kehilangan memori, attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), dan depresi.
4. Meningkatkan Imun Tubuh
Mempertahankan kadar vitamin D yang optimal dapat dikaitkan dengan penurunan risiko berbagai penyakit kronis. Vitamin D dapat diperoleh dengan mengonsumsi ikan patin. Dalam 143 gram ikan patin, kamu akan mendapatkan 181 persen nilai harian vitamin D yang dibutuhkan tubuh.
5. Memberikan Perlindungan pada Sistem Saraf
Ikan patin merupakan jenis ikan yang rendah merkuri. Makanan laut yang kadar merkurinya tinggi dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti kerusakan saraf, terutama pada anak-anak.
Nah, karena kandungan merkuri pada ikan patin rendah, kamu bisa makan ikan patin tanpa perlu khawatir. Namun, tetap perlu perhatikan cara pengolahannya ya.
Ikan patin yang digoreng dapat meningkatkan asupan lemak jenuh tidak sehat akibat dari minyak goreng. Cobalah untuk mengolah ikan patin dengan cara lain, seperti merebus, menumis, mengukus, atau memanggangnya.
6. Baik untuk Kesehatan Mata
Ikan patin dapat membantu menjaga kesehatan mata. Asam lemak omega-3 membantu melindungi kesehatan mata. Kandungan asam lemak omega-3 juga baik untuk pengidap degenerasi makula terkait usia.
Adapun degenerasi manula adalah suatu kondisi ketika retina mengalami degenerasi dan penglihatan menjadi kabur. Umumnya lansia yang paling rentan mengalami kondisi ini.
7. Menurunkan Depresi
Kadar omega-3 pada ikan patin juga dapat mencegah dan menurunkan depresi. Itulah sebabnya mengapa ikan patin disarankan untuk dikonsumsi sebagai bagian dari upaya menurunkan depresi.
Jika butuh saran tentang pola makan sesuai kondisi tubuhmu, Ini Rekomendasi Dokter Gizi di Halodoc yang Bisa Dihubungi.
Variasi Olahan Kuliner Tradisional Ikan Patin
Daging ikan patin yang tebal dan tidak mudah hancur saat dimasak membuatnya menjadi bahan utama berbagai masakan khas Nusantara.
Di Sumatera Selatan dan Jambi, Pindang Patin dan Gulai Patin menjadi primadona dengan cita rasa asam, pedas, dan segar yang dihasilkan dari penggunaan nanas dan rempah-rempah.
Terdapat pula olahan unik bernama Gulai Tempoyak Ikan Patin yang menggunakan fermentasi durian sebagai bumbu utamanya, populer di Jambi dan wilayah semenanjung Malaysia.
Selain itu, teknik memasak seperti Pepes Ikan Patin yang dibungkus daun pisang atau Asam Pedas Patin khas Riau menawarkan cara konsumsi yang sehat karena minim penggunaan minyak goreng tambahan.
Jika butuh inspirasi menu lainnya, simak seputar Menu Sehat – Jenis dan Manfaat untuk Kesehatan berikut ini.
Itulah penjelasan seputar manfaat ikan patin yang perlu kamu ketahui. Jika kamu punya pertanyaan lain terkait gizi dan nutrisi makanan, hubungi dokter spesialis gizi di Halodoc saja!
Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2026. Is Catfish Healthy? Nutrients, Benefits, and More.
Livestrong.com. Diakses pada 2026. 3 Health Benefits of Catfish That Make It Worth Eating.
Health Guide.ng. Diakses pada 2026. 5 Amazing Health Benefits Of Catfish.
FAQ
1. Apakah ikan patin mengandung banyak kolesterol?
Tidak, ikan patin memiliki kadar kolesterol jahat yang rendah dan justru kaya akan lemak tak jenuh (MUFA/PUFA) yang membantu menjaga kesehatan pembuluh darah.
2. Apakah ikan patin aman untuk penderita asam urat?
Ya, ikan patin termasuk ikan dengan kadar purin rendah hingga sedang, sehingga aman dikonsumsi penderita asam urat dibandingkan daging merah atau jeroan.
3. Mengapa ikan patin baik untuk MPASI?
Karena tekstur dagingnya sangat lembut (mudah dilumatkan), tinggi protein untuk pertumbuhan fisik, dan mengandung Omega-3 untuk perkembangan otak bayi.


