• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kekurangan Sinar Matahari Bisa Sebabkan Fibromyalgia?

Kekurangan Sinar Matahari Bisa Sebabkan Fibromyalgia?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Fibromyalgia (nyeri otot kronis dan kelelahan) pada orang dewasa sebenarnya bisa disebabkan oleh kekurangan vitamin D dan kurangnya paparan sinar matahari. Nutrisi seperti kalsium dan kolagen bekerja sama untuk membangun tulang, tetapi tanpa dosis vitamin D yang tepat, prosesnya akan terganggu dan tulang bisa terasa sakit dan berdenyut. 

Gangguan ini ditandai oleh nyeri muskuloskeletal yang meluas disertai dengan kelelahan, kurang tidur, ingatan terganggu, dan masalah suasana hati. Wanita lebih mungkin mengembangkan gangguan ini dibandingkan pria. Banyak orang yang mengalami fibromyalgia juga mengalami sakit kepala karena tegang, gangguan sendi temporomandibular (TMJ), sindrom iritasi usus, kecemasan, hingga depresi. 

Baca juga: Nyeri Otot, Rematik Polimialgia atau Fibromyalgia? Ini Bedanya!

Berbagai Penyebab Fibromyalgia

Sebenarnya belum diketahui secara pasti mengapa seseorang dapat mengalami fibromyalgia, karena banyak hal yang dapat menyebabkan nyeri pada tubuh. Selain itu, setiap orang memiliki pengalaman yang berbeda terkait pemicu dari kondisi ini, kamu bahkan bisa memiliki lebih satu penyebab. Penyebab itu mencakup:

  • Tidak Cukup Bergerak. Kondisi ini jauh lebih umum terjadi pada orang yang tidak aktif secara fisik. Ditambah lagi jika ia jarang terpapar sinar matahari. Olahraga merupakan salah satu perawatan terbaik untuk fibromyalgia yang dapat kamu lakukan. Ini dapat membantu menurunkan volume rasa sakit. 
  • Gen. Fibromyalgia tampaknya diwariskan dalam keluarga. Orangtua kamu mungkin mewariskan gen yang membuat kamu lebih sensitif terhadap rasa sakit. Gen-gen lain juga bisa membuat kamu lebih cenderung merasa cemas atau tertekan, yang membuat rasa sakit semakin parah. 
  • Penyakit Lainnya. Penyakit yang menyakitkan seperti radang sendi atau infeksi meningkatkan kemungkinan kamu mengalami fibromyalgia. 

Baca juga: Mandi Malam Hari Bisa Sebabkan Rematik?

  • Pelecehan Emosional atau Fisik. Anak-anak yang dilecehkan lebih cenderung memiliki kondisi ini ketika mereka dewasa. Ini mungkin terjadi karena pelecehan mengubah cara otak menangani rasa sakit dan stres.
  • Gangguan Stres Pasca Trauma. Beberapa orang memiliki masalah kesehatan mental ini setelah peristiwa mengerikan, seperti berkelahi, kecelakaan mobil, atau peristiwa lainnya. 
  • Jenis Kelamin. Kondisi ini jauh lebih umum pada wanita dibandingkan pria. Ini juga dapat berkaitan dengan perbedaan dalam cara pria dan wanita merasakan dan bereaksi terhadap rasa sakit. 
  • Kecemasan dan Depresi. Gangguan suasana hati lainnya tampaknya berkaitan dengan fibromyalgia. 

Untuk mengatasi masalah ini, sebaiknya kamu berbicara pada dokter melalui aplikasi Halodoc saat merasakan gejalanya. Relaksasi, olahraga, dan mengelola stres juga patut dicoba untuk meredakan gejalanya. 

Kamu juga perlu mewaspadai faktor pemicu terjadinya fibromyalgia, seperti sakit pada belakang kepala, puncak bahu, dada bagian atas, pinggul, lutut, dan siku luar. Biasanya titik pemicu tidak lagi menjadi bagian dari proses diagnostik.

Ketika rasa sakit fibromyalgia ada di dada, rasanya sangat mirip dengan rasa sakit akibat serangan jantung. Nyeri dada pada fibromyalgia sebenarnya berpusat di tulang rawan yang menghubungkan tulak rusuk dengan tulang dada. Rasa sakit bisa menyebar ke bahu dan lengan. 

Baca juga: Udara Dingin Bisa Sebabkan Rematik Kambuh, Mitos atau Fakta?

Sementara, itu punggung adalah salah satu tempat paling umum untuk merasakan sakit. Jika punggung terasa sakit, mungkin terjadi kelelahan. Bisa jadi itu juga kombinasi antara fibromyalgia dan radang sendi. Latihan peregangan dan penguatan perlu dilakukan untuk membantu memberikan dukungan pada otot dan jaringan lunak lainnya di punggung. 

Kamu juga bisa merasakan nyeri fibromyalgia pada otot dan jaringan lunak di kaki. Nyeri tungkai dapat terasa seperti nyeri otot yang ditarik atau kekakuan artritis. Terkadang fibromyalgia di kaki terasa seperti mati rasa atau kesemutan. Dorongan tak terkendali untuk menggerakkan kaki adalah tanda sindrom kaki gelisa yang bisa tumpah tindih dengan fibromyalgia. 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Everything You Need to Know About Fibromyalgia.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Fibromyalgia.