Ad Placeholder Image

Kenali 5 Macam Cedera Punggung Akibat Terjatuh

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 16 September 2026

“Cedera punggung yang disebabkan karena terjatuh, berisiko menimbulkan berbagai masalah. Contohnya punggung keseleo, cedera tulang ekor, fraktur kompresi, herniated disk, hingga cedera saraf tulang belakang”.

Kenali 5 Macam Cedera Punggung Akibat TerjatuhKenali 5 Macam Cedera Punggung Akibat Terjatuh

DAFTAR ISI


Terjatuh merupakan salah satu penyebab utama terjadinya trauma pada area punggung yang berisiko mengganggu mobilitas harian. Benturan keras saat jatuh dapat merusak struktur otot, ligamen, hingga tulang belakang.

Kondisi ini tidak boleh diabaikan begitu saja karena tingkat keparahannya dapat bervariasi dari yang ringan hingga membahayakan saraf. Mari kenali berbagai jenis cedera yang dapat terjadi agar kamu dapat memberikan penanganan yang tepat.

Jenis Cedera Punggung Akibat Terjatuh

Benturan akibat terjatuh dapat menimbulkan dampak yang berbeda pada area punggung tergantung posisi jatuh dan kerasnya dorongan. Berikut adalah 5 macam cedera punggung yang paling sering timbul akibat kecelakaan terjatuh:

1. Keseleo atau Tegang Otot (Sprain dan Strain)
Keseleo (sprain) terjadi ketika ligamen yang menghubungkan antar tulang meregang atau robek, sedangkan tegang otot (strain) melibatkan cedera pada otot atau tendon. Gejalanya meliputi rasa nyeri tumpul, kaku, serta kejang otot di area punggung bawah yang memburuk saat bergerak.

2. Saraf Terjepit (Hernia Nukleus Pulposus / HNP)
Benturan saat jatuh dapat menyebabkan bantalan antar tulang belakang bergeser atau pecah hingga menekan saraf di sekitarnya. Kondisi HNP ini memicu rasa nyeri tajam atau sensasi terbakar yang menjalar hingga ke bokong dan kaki, sering kali disertai kesemutan.

3. Patah Tulang Belakang (Fraktur Kompresi)
Terjatuh dari ketinggian atau mendarat dengan posisi terduduk dapat menyebabkan retakan hingga fraktur kompresi pada ruas tulang belakang. Kondisi ini dicirikan oleh nyeri hebat yang muncul mendadak, deformitas bentuk punggung, dan penurunan tinggi badan secara mendadak pada lansia.

4. Spondylolisthesis
Kondisi ini terjadi ketika salah satu ruas tulang belakang bergeser dari posisi normalnya ke tulang di bawahnya akibat cedera trauma. Pergeseran ini memicu rasa kaku, nyeri persisten pada punggung bawah, serta ketidakstabilan saat berdiri atau berjalan.

5. Cedera Saraf Tulang Belakang (Spinal Cord Injury)
Ini merupakan cedera paling serius ketika benturan merusak serabut saraf utama di dalam saluran tulang belakang. Gejalanya bersifat darurat medis, termasuk hilangnya sensasi rasa, kelemahan anggota gerak, hingga kelumpuhan permanen.

Untuk membantu meredakan rasa nyeri dan ketegangan otot setelah mengalami cedera ringan, kamu bisa menggunakan beberapa pilihan obat berikut ini.

Rekomendasi Obat Cedera Punggung

1. Eperisone 50 mg 10 Tablet

Eperisone 50 mg adalah obat relaksan otot yang bekerja dengan merelaksasikan otot rangka yang tegang dan memblokir refleks rasa sakit. Obat ini efektif meredakan kejang otot dan ketegangan punggung akibat cedera. Dosis umum dewasa adalah 1 tablet 3 kali sehari setelah makan. Merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Eperisone 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Myobat (Eperisone) 50 mg 10 Tablet

Myobat mengandung Eperisone HCl 50 mg yang berfungsi mengatasi kekakuan otot dan meningkatkan sirkulasi darah lokal di area otot yang tegang. Obat ini direkomendasikan untuk mengurangi kekakuan punggung akibat cedera ringan atau sprain. Dosis penggunaan adalah 1 tablet diberikan 3 kali sehari sesudah makan. Tergolong obat keras sehingga penggunaannya harus dalam pengawasan dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Myobat (Eperisone) 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

3. Salonpas Koyo 10 Patch

Salonpas Koyo mengandung Methyl Salicylate, Menthol, dan Camphor yang bekerja hangat meresap ke dalam jaringan otot untuk meredakan nyeri pegal linu dan memar. Cocok untuk pertolongan pertama pada pegal otot punggung pasca terjatuh. Bersihkan area terpengaruh lalu tempelkan koyo, gunakan tidak lebih dari 3-4 kali sehari. Merupakan obat bebas yang aman digunakan sesuai aturan pakai.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Salonpas Koyo 10 Patch di Toko Kesehatan Halodoc

4. Voltaren Emulgel 10 g

Voltaren Emulgel mengandung Diclofenac Diethylamine, obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) topikal yang efektif meredakan peradangan, pembengkakan, dan rasa nyeri pada otot serta sendi. Gel ini cepat meresap dan memberikan efek sejuk. Oleskan perlahan 3-4 kali sehari pada area punggung yang sakit. Tergolong obat bebas terbatas.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Voltaren Emulgel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

Penanganan Pertolongan Pertama Saat Terjatuh

Jika kamu atau orang di sekitarmu mengalami jatuh dan mengeluhkan nyeri punggung, lakukan metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation) pada 48 jam pertama. Istirahatkan punggung dan hindari mengangkat beban berat atau menekuk tubuh secara mendadak. Tempelkan kompres dingin menggunakan es yang dibungkus kain selama 15–20 menit beberapa kali sehari untuk mengurangi pembengkakan dan peradangan awal.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika nyeri punggung tidak membaik dalam 2–3 hari, terasa amat tajam, atau disertai mati rasa di area kaki, segera konsultasikan kondisi ini dengan [Dokter Spesialis Bedah Ortopedi] di Halodoc untuk mendapatkan pemeriksaan menyeluruh.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Merasa ragu dengan tingkat keparahan cedera punggung yang kamu alami? Konsultasi langsung dengan dokter spesialis di Halodoc membantu kamu mendapatkan diagnosis awal secara akurat tanpa harus keluar rumah. Kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk penanganan terpercaya.

Referensi

Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Back pain: Symptoms and causes.
WebMD. Diakses pada 2026. Understanding Back Pain Causes and Treatments.
PubMed. Diakses pada 2026. Traumatic Spinal Injuries: Diagnosis and Initial Management.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Pertolongan Pertama Pada Cedera Otot dan Tulang.

FAQ

1. Apa yang harus dilakukan pertama kali saat mengalami cedera punggung akibat terjatuh?
Segera istirahat dan hindari pergerakan mendadak pada area tulang belakang. Aplikasikan kompres dingin pada area nyeri selama 15–20 menit untuk mengurangi peradangan awal.

2. Berapa lama pemulihan cedera punggung akibat jatuh?
Waktu pemulihan cedera sprain atau strain ringan biasanya memakan waktu 2 hingga 4 minggu. Namun, untuk patah tulang atau saraf terjepit, proses penyembuhan bisa memakan waktu hingga beberapa bulan.

3. Kapan nyeri punggung pasca jatuh dianggap berbahaya?
Kondisi dianggap berbahaya jika rasa nyeri disertai kesemutan parah, mati rasa di tungkai kaki, atau kehilangan kontrol saat buang air kecil dan besar.