
Kenali Berbagai Jenis Keputihan Saat Hamil yang Perlu Diwaspadai
Kenali berbagai jenis keputihan saat hamil yang normal dan perlu diwaspadai agar tetap aman.

DAFTAR ISI
- Jenis Keputihan Saat Hamil
- Cara Alami dan Kapan Harus ke Dokter
- Studi Terkait
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Keputihan saat hamil merupakan kondisi yang cukup umum. Perubahan hormon dan meningkatnya aliran darah ke area vagina dapat membuat cairan vagina keluar lebih banyak daripada biasanya. Kondisi ini sering disebut leukorea dan umumnya tidak berbahaya.
Keputihan yang normal biasanya berwarna bening atau putih susu, bertekstur tipis, serta tidak menimbulkan bau menyengat, gatal, atau nyeri. Cairan ini membantu menjaga kebersihan dan keseimbangan alami vagina selama kehamilan.
Namun, perubahan warna, tekstur, bau, atau munculnya keluhan lain dapat menjadi tanda infeksi. Karena sedang hamil, sebaiknya jangan menggunakan obat keputihan secara mandiri tanpa arahan dokter.
Berikut beberapa jenis keputihan saat hamil yang perlu dikenali agar ibu dapat mengetahui kapan harus mendapatkan pemeriksaan medis.
Jenis Keputihan Saat Hamil
1. Keputihan bening atau putih susu
Keputihan berwarna bening atau putih susu, tidak berbau menyengat, dan tidak disertai gatal biasanya merupakan kondisi normal selama kehamilan. Ibu dapat menjaga area vagina tetap kering dan mengganti pakaian dalam jika terasa lembap.
2. Keputihan putih menggumpal
Cairan putih yang menggumpal seperti keju, disertai gatal, kemerahan, atau rasa perih dapat mengarah pada infeksi jamur. Kondisi ini perlu diperiksa karena pilihan obat saat hamil harus disesuaikan dengan usia kehamilan dan kondisi ibu.
3. Keputihan kuning atau kehijauan
Keputihan berwarna kuning atau hijau, terutama jika berbau tidak sedap, berbusa, atau menimbulkan nyeri saat buang air kecil, dapat menandakan infeksi. Penyebabnya bisa beragam, sehingga diagnosis dokter diperlukan sebelum pengobatan.
Perhatikan faktor pemicu keputihan tidak normal
- Hindari penggunaan sabun berpewangi, cairan pembersih vagina, dan pantyliner beraroma.
- Gunakan pakaian dalam berbahan katun dan tidak terlalu ketat.
- Jaga kebersihan area genital tanpa melakukan douching atau menyemprotkan cairan ke dalam vagina.
4. Keputihan berwarna abu-abu dan berbau amis
Keputihan abu-abu dengan bau amis dapat berkaitan dengan ketidakseimbangan bakteri di vagina. Ibu hamil sebaiknya berkonsultasi agar mendapatkan pemeriksaan dan terapi yang aman.
5. Keputihan bercampur darah atau cairan sangat encer
Keputihan yang bercampur darah, keluar banyak, atau berupa cairan sangat encer seperti air perlu segera diperiksakan. Pada kehamilan, kondisi ini dapat berkaitan dengan masalah pada leher rahim, perdarahan, atau kebocoran air ketuban.
Cara Alami dan Kapan Harus ke Dokter
Gunakan celana dalam yang menyerap keringat, bersihkan area genital dari arah depan ke belakang, dan keringkan dengan lembut. Hindari mengonsumsi atau menggunakan obat antijamur maupun antibiotik tanpa resep, karena tidak semua obat aman untuk ibu hamil.
Segera konsultasi ke dokter Halodoc jika keputihan disertai perdarahan, nyeri perut, demam, nyeri saat buang air kecil, bau menyengat, gatal berat, kontraksi, atau cairan keluar terus-menerus.
Studi Terkait
Keputihan normal saat hamil umumnya dipengaruhi perubahan hormon. Keputihan dengan gejala infeksi perlu ditangani karena infeksi tertentu selama kehamilan dapat meningkatkan risiko komplikasi bila tidak ditangani.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc , lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Keputihan saat hamil memiliki banyak kemungkinan penyebab. Chat dokter membantu ibu memperoleh arahan yang sesuai tanpa menunda pemeriksaan, terutama jika muncul tanda bahaya.
Referensi
PubMed. Diakses pada 2026. Vaginal Discharge During Pregnancy.
World Health Organization. Diakses pada 2026. Sexually Transmitted Infections.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Pelayanan Antenatal.
WebMD. Diakses pada 2026. Vaginal Discharge During Pregnancy.
Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. Diakses pada 2026. Informasi Keamanan Obat pada Kehamilan.
FAQ
Apakah keputihan banyak saat hamil normal?
Keputihan yang meningkat dapat normal jika berwarna bening atau putih susu, tidak berbau menyengat, dan tidak menimbulkan gatal. Periksakan diri jika karakter cairan berubah atau muncul keluhan lain.
Apakah keputihan kuning saat hamil berbahaya?
Keputihan kuning dapat disebabkan infeksi, terutama bila disertai bau, gatal, atau nyeri. Ibu hamil sebaiknya berkonsultasi agar penyebabnya dapat dipastikan.
Bolehkah memakai obat keputihan saat hamil?
Jangan menggunakan obat secara mandiri selama hamil. Dokter perlu menentukan diagnosis, jenis obat, dosis, dan cara penggunaan yang paling aman.
Kapan keputihan saat hamil harus segera diperiksa?
Segera cari pertolongan jika keputihan disertai darah, cairan bening yang terus mengalir, nyeri perut, demam, kontraksi, atau gerakan janin berkurang. Tanda tersebut membutuhkan evaluasi medis segera.




