Kenali Kode ICD 10 Candidiasis Oral dan Gejala Umumnya

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat Candidiasis Oral
- Cara Mencegah dan Mengatasi Jamur Mulut
- Studi Terkait
- Sariawan Parah atau Bercak Putih Tak Kunjung Sembuh? Tanya ke HILDA Dulu!
- Kapan Harus ke Dokter?
- Referensi
- FAQ
Kesehatan mulut yang terganggu sering kali menjadi pertanda adanya infeksi, salah satunya adalah oral thrush atau jamur mulut. Dalam dunia medis dan sistem klasifikasi penyakit internasional, diagnosis ini dicatat dengan kode icd 10 candidiasis oral yaitu B37.0. Kondisi ini terjadi ketika jamur Candida albicans berkembang biak secara tidak terkendali di dalam rongga mulut, menyebabkan peradangan dan pembentukan lapisan putih yang terasa perih.
Secara normal, jamur Candida memang hidup secara alami di dalam mulut, saluran pencernaan, dan kulit tanpa menimbulkan masalah. Sistem kekebalan tubuh manusia yang sehat dibantu oleh bakteri baik akan senantiasa mengontrol populasi jamur ini. Namun, ketika imunitas tubuh menurun atau keseimbangan bakteri baik terganggu akibat konsumsi obat-obatan tertentu, jamur ini dapat tumbuh berlebihan dan memicu terjadinya candidiasis oral.
Gejala umum dari candidiasis oral meliputi munculnya lesi atau bercak putih yang menyerupai keju cottage pada lidah, pipi bagian dalam, gusi, amandel, atau bagian belakang tenggorokan. Jika lesi tersebut tergores saat menyikat gigi atau mengunyah makanan, area tersebut bisa memerah, terasa sangat nyeri, hingga mengeluarkan sedikit darah. Selain itu, penderita sering mengeluhkan hilangnya indera perasa, kemerahan di sudut bibir (angular cheilitis), serta rasa seperti ada kapas di dalam mulut.
Jika kamu atau orang terdekat mengalami gejala yang mengarah pada kondisi ini, penanganan yang tepat sangat dibutuhkan untuk mencegah infeksi menyebar, terutama ke saluran kerongkongan. Pengobatan utama untuk kondisi dengan kode medis icd 10 candidiasis oral ini umumnya menggunakan obat antijamur. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi obat yang biasa diresepkan oleh dokter untuk mengatasi jamur mulut.
Rekomendasi Obat Candidiasis Oral
1. Nystatin Drop 12 ml
Nystatin Drop adalah obat antijamur yang bekerja sangat efektif untuk mengatasi candidiasis oral. Kandungan aktif nystatin bekerja dengan cara merusak membran sel jamur Candida, sehingga sel jamur kehilangan nutrisi penting, berhenti tumbuh, dan akhirnya mati. Obat ini berwujud suspensi cair yang mudah diaplikasikan secara langsung pada area lesi di rongga mulut.
Manfaat utama dari Nystatin Drop adalah mengobati infeksi jamur pada rongga mulut (oral thrush) pada bayi, anak-anak, hingga orang dewasa. Dosis umum untuk bayi adalah 1-2 ml yang diteteskan ke dalam mulut sebanyak 4 kali sehari. Sementara untuk dewasa dan anak-anak, dosisnya berkisar 4-6 ml, 4 kali sehari. Obat ini harus ditahan di dalam mulut selama mungkin sebelum ditelan untuk memaksimalkan kontak dengan jamur.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Nystatin Drop 12 ml di Toko Kesehatan Halodoc
2. Candistin Drop 12 ml
Candistin Drop merupakan salah satu merek dagang yang juga mengandung zat aktif nystatin 100.000 IU per ml. Mekanisme kerjanya sama, yakni dengan mengikat sterol pada membran sel jamur, mengubah permeabilitas dinding sel, dan menyebabkan kematian jamur penyebab infeksi di rongga mulut maupun saluran pencernaan.
Obat ini bermanfaat untuk terapi kuratif maupun profilaksis (pencegahan) kandidiasis rongga mulut dan usus. Penggunaannya sangat disarankan untuk diteteskan secara perlahan agar merata pada lesi putih di lidah atau dinding mulut. Dosis untuk dewasa umumnya 1-2 ml diminum 4 kali sehari, sedangkan untuk bayi yang lahir prematur atau dengan berat badan rendah dosisnya bisa lebih kecil sesuai arahan dokter.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Candistin Drop 12 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Faktor Pemicu Candidiasis Oral yang Perlu Diwaspadai
- Penggunaan Antibiotik: Mengonsumsi antibiotik berspektrum luas dapat membunuh bakteri baik di mulut yang tugasnya menekan pertumbuhan jamur Candida.
- Sistem Imun Lemah: Kondisi seperti HIV/AIDS, leukemia, atau pasien yang sedang menjalani kemoterapi sangat rentan terhadap infeksi jamur mulut.
- Diabetes yang Tidak Terkontrol: Kadar gula darah yang tinggi juga membuat air liur mengandung banyak gula, yang merupakan makanan utama bagi jamur untuk berkembang biak.
- Penggunaan Gigi Palsu: Gigi palsu yang tidak pas atau jarang dibersihkan dengan benar dapat menjadi tempat ideal bagi jamur untuk bersarang.
3. Mycostatin Drop 12 ml
Mycostatin Drop adalah cairan suspensi oral yang mengandung nystatin. Sama seperti antijamur sejenisnya, obat ini efektif dalam menangani pertumbuhan jamur berlebih pada mulut yang menyebabkan rasa perih, sulit menelan, dan bercak putih yang persisten.
Manfaatnya difokuskan pada pengobatan kandidiasis oral dan intestinal. Penggunaan Mycostatin harus dikocok terlebih dahulu sebelum digunakan agar suspensinya tercampur rata. Dosis umum dewasa dan anak-anak adalah 4-6 ml (400.000 – 600.000 IU) yang diberikan 4 kali sehari. Sangat penting untuk melanjutkan pengobatan minimal hingga 48 jam setelah gejala klinis menghilang guna mencegah infeksi jamur datang kembali.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Mycostatin Drop 12 ml di Toko Kesehatan Halodoc
4. Daktarin Oral Gel 20 g
Berbeda dengan sediaan suspensi cair, Daktarin Oral Gel menggunakan zat aktif Miconazole yang diformulasikan dalam bentuk gel. Miconazole bekerja dengan menghambat biosintesis ergosterol, sebuah komponen vital untuk membran sel jamur. Tanpa ergosterol, sel jamur akan mengalami kerusakan struktural dan mati.
Bentuk gel ini sangat bermanfaat karena bisa menempel lebih lama pada mukosa mulut yang terinfeksi, memberikan waktu kerja obat yang lebih maksimal. Dosis umumnya untuk dewasa dan anak di atas 2 tahun adalah setengah sendok takar (2.5 ml), dioleskan langsung pada area infeksi sebanyak 4 kali sehari setelah makan. Gel tidak boleh langsung ditelan, melainkan dibiarkan di dalam mulut selama mungkin.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Daktarin Oral Gel 20 g di Toko Kesehatan Halodoc
5. Cazetin Drop 15 ml
Cazetin Drop merupakan obat tetes mulut dengan kandungan nystatin 100.000 IU per ml. Obat ini secara spesifik ditujukan untuk memberantas infeksi jamur Candida di rongga mulut, tenggorokan, dan saluran pencernaan yang menyebabkan sariawan jamur membandel.
Obat ini bermanfaat memulihkan kondisi mukosa mulut, mengurangi rasa perih, dan mengembalikan nafsu makan pasien yang terganggu akibat nyeri saat menelan. Dosis anjuran untuk orang dewasa adalah 1 hingga 2 ml yang digunakan 4 kali sehari. Penggunaan pipet tetes yang disertakan dalam kemasan memudahkan aplikasi langsung ke titik-titik infeksi.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Cazetin Drop 15 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Mencegah dan Mengatasi Jamur Mulut di Rumah
Selain menggunakan pengobatan medis sesuai anjuran dokter, terdapat beberapa langkah perawatan di rumah yang dapat mempercepat proses penyembuhan candidiasis oral sekaligus mencegahnya datang kembali:
- Menjaga Kebersihan Mulut: Sikat gigi minimal dua kali sehari dan gunakan benang gigi (dental floss) secara rutin. Ganti sikat gigi kamu lebih sering sampai infeksi jamur benar-benar sembuh.
- Kumur Air Garam Hangat: Melarutkan setengah sendok teh garam dalam segelas air hangat dan menggunakannya untuk berkumur dapat membantu meredakan peradangan dan menciptakan lingkungan mulut yang tidak ramah bagi jamur.
- Batasi Konsumsi Gula: Jamur Candida sangat menyukai gula. Mengurangi asupan makanan dan minuman manis dapat membantu menekan pertumbuhan jamur.
- Konsumsi Probiotik: Mengonsumsi yoghurt murni tanpa gula atau suplemen probiotik dapat membantu mengembalikan keseimbangan bakteri baik dalam mulut dan saluran pencernaan.
- Bersihkan Gigi Palsu: Jika kamu menggunakan gigi palsu, pastikan untuk melepasnya di malam hari dan merendamnya dalam cairan pembersih khusus atau larutan chlorhexidine agar jamur tidak bersarang.
Studi Terkait
Penelitian mengenai infeksi jamur mulut terus berkembang. Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Microbiology and Infectious Diseases pada tahun 2026 menyoroti efektivitas pendekatan kombinasi dalam menangani strain Candida albicans yang kebal terhadap pengobatan standar. Studi ini menemukan bahwa penggunaan antijamur topikal seperti miconazole gel yang dikombinasikan dengan suplementasi probiotik oral (terutama strain Lactobacillus rhamnosus) mampu mempercepat durasi penyembuhan candidiasis oral hingga 40% dibandingkan terapi tunggal. Selain itu, penelitian ini juga mengkonfirmasi bahwa kontrol gula darah yang ketat pada pasien diabetes secara langsung menurunkan tingkat kekambuhan jamur mulut hingga 65% dalam periode pengamatan 12 bulan.
Sariawan Parah atau Bercak Putih Tak Kunjung Sembuh? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan kesehatan berupa sariawan perih dan bercak putih di mulut, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika gejalamu tidak membaik dalam 2–3 hari setelah perawatan awal, rasa nyeri semakin parah hingga membuat sulit makan dan minum, segera konsultasi dengan Dokter Umum di Halodoc.
Referensi
- Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Oral thrush – Symptoms and causes.
- World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Fungal infections and oral health.
- Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Kandidiasis Oral: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya.
- PubMed Central. Diakses pada 2024. Diagnosis and Management of Oral Candidiasis.
FAQ
1. Apakah candidiasis oral menular ke orang lain?
Candidiasis oral pada umumnya tidak menular secara langsung pada orang dewasa dengan sistem imun yang sehat. Namun, infeksi jamur ini bisa ditularkan dari bayi yang terinfeksi ke puting ibu saat menyusui, atau melalui ciuman jika pasangannya memiliki sistem kekebalan tubuh yang sangat lemah.
2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan agar jamur mulut sembuh?
Jika diobati dengan obat antijamur yang tepat, gejala candidiasis oral biasanya akan mulai membaik dalam waktu 2 hingga 3 hari. Proses penyembuhan total dapat memakan waktu 1 hingga 2 minggu, tergantung pada tingkat keparahan dan sistem imun penderita.
3. Apakah obat kumur biasa bisa menyembuhkan candidiasis oral?
Tidak. Obat kumur kosmetik atau antibakteri biasa tidak didesain untuk membunuh jamur Candida. Penggunaan obat kumur berbahan keras justru bisa memperburuk iritasi. Kamu memerlukan obat kumur antijamur (seperti nystatin) atau gel antijamur yang diresepkan dokter.
4. Mengapa bayi sangat rentan terkena jamur mulut?
Bayi baru lahir memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum berkembang sepenuhnya, sehingga jamur Candida lebih mudah tumbuh tak terkendali. Selain itu, kebersihan dot, botol susu, atau mainan teether yang kurang terjaga dapat menjadi media bersarangnya jamur penyebab oral thrush pada bayi.








