Ad Placeholder Image

Kenali Mata Cacing: Gejala, Penyebab, Solusi Jitu

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Juni 2026

Hati-hati Cacing Mata! Ini Gejala dan Solusi Tepatnya

Kenali Mata Cacing: Gejala, Penyebab, Solusi JituKenali Mata Cacing: Gejala, Penyebab, Solusi Jitu

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu mendengar istilah “mata cacing”? Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai Ocular Larva Migrans (OLM). Penyakit ini terjadi ketika larva cacing parasit, yang biasanya menyerang hewan seperti anjing atau kucing, secara tidak sengaja masuk ke dalam tubuh manusia dan bermigrasi hingga ke area mata. Meski terdengar mengerikan, pemahaman yang tepat mengenai gejala dan penyebabnya dapat membantu kamu melakukan langkah pencegahan dini.

Kondisi mata cacing bukanlah sesuatu yang bisa disepelekan. Jika larva tersebut berhasil menetap di dalam jaringan mata, mereka dapat menyebabkan peradangan hebat hingga kerusakan permanen pada penglihatan. Penyakit ini sering kali menyerang anak-anak yang sering bermain di tanah atau berinteraksi dekat dengan hewan peliharaan tanpa menjaga kebersihan tangan dengan baik. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang tua dan pemilik hewan untuk mengenali risiko ini.

Penanganan mata cacing memerlukan diagnosis medis yang sangat teliti. Karena gejalanya terkadang menyerupai penyakit mata lainnya seperti tumor mata (retinoblastoma) atau peradangan mata biasa, konsultasi dengan dokter spesialis mata menjadi langkah krusial. Semakin cepat kondisi ini terdeteksi, semakin besar peluang untuk menyelamatkan fungsi penglihatan penderita dari kerusakan yang lebih parah.

Nah, mau tahu apa saja informasi mendalam mengenai penyebab, gejala, hingga cara penanganannya? Berikut ulasannya!

Apa Itu Mata Cacing (Ocular Larva Migrans)?

Mata cacing atau Ocular Larva Migrans (OLM) adalah infeksi mata yang disebabkan oleh migrasi larva cacing gelang dari genus Toxocara. Dua jenis parasit yang paling sering menjadi penyebabnya adalah Toxocara canis (dari anjing) dan Toxocara cati (dari kucing). Manusia bukanlah inang alami dari cacing ini, sehingga saat masuk ke tubuh manusia, larva tersebut tidak dapat berkembang menjadi cacing dewasa, melainkan terus bermigrasi melalui jaringan tubuh.

Ketika larva ini mencapai organ mata, mereka dapat terperangkap di retina atau jaringan okular lainnya. Kehadiran larva ini memicu respons imun tubuh yang menyebabkan peradangan kronis (granuloma). Jika tidak segera ditangani, peradangan ini dapat menyebabkan pembentukan jaringan parut pada retina yang berujung pada penurunan ketajaman visual atau bahkan kebutaan total pada satu mata.

Penyebab dan Siklus Hidup Parasit

Penyebab utama mata cacing adalah paparan telur cacing Toxocara yang telah terinkubasi di lingkungan, terutama tanah yang terkontaminasi kotoran hewan. Hewan yang terinfeksi akan mengeluarkan ribuan telur cacing melalui fesesnya. Telur-telur ini memerlukan waktu sekitar 2 hingga 4 minggu di tanah yang lembap untuk menjadi infektif bagi manusia.

Manusia biasanya terinfeksi secara tidak sengaja melalui rute fekal-oral, misalnya ketika anak-anak bermain tanah yang terkontaminasi lalu memasukkan tangan ke mulut, atau melalui konsumsi sayuran yang tidak dicuci bersih. Begitu tertelan, telur menetas di usus kecil, melepaskan larva yang kemudian menembus dinding usus dan masuk ke aliran darah. Larva ini bisa menyebar ke hati, paru-paru, otak, dan mata.

Tips Mencegah Penularan Parasit
  1. Selalu mencuci tangan dengan sabun setelah bermain dengan hewan atau menyentuh tanah.
  2. Rutin memberikan obat cacing pada hewan peliharaan (anjing dan kucing) sesuai jadwal dokter hewan.
  3. Menjaga kebersihan area bermain anak dan segera membersihkan kotoran hewan dari lingkungan rumah.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Gejala mata cacing biasanya hanya terjadi pada satu mata (unilateral). Karena larva bermigrasi di dalam jaringan mata, gejala yang muncul bisa bervariasi tergantung pada lokasi di mana larva tersebut menetap. Berikut adalah beberapa tanda yang harus kamu perhatikan:

  • Penurunan Penglihatan secara Mendadak: Pandangan kabur atau hilangnya sebagian lapang pandang secara tiba-tiba tanpa rasa nyeri yang jelas.
  • Mata Merah dan Meradang: Terjadi peradangan pada bagian dalam mata (uveitis) yang membuat mata tampak kemerahan.
  • Adanya Floaters: Munculnya bintik-bintik hitam atau bayangan yang melayang-layang di dalam penglihatan.
  • Leukocoria: Pupil mata tampak berwarna putih saat terkena cahaya, mirip dengan gejala tumor mata pada anak.
  • Strabismus: Mata tampak juling karena salah satu mata kehilangan kemampuan untuk fokus akibat kerusakan retina.

Faktor Risiko Penularan

Siapa saja bisa terkena mata cacing, namun kategori tertentu memiliki risiko yang lebih tinggi. Anak-anak usia 2 hingga 7 tahun adalah kelompok yang paling rentan karena kebiasaan mereka bermain di luar ruangan dan sering memasukkan benda ke dalam mulut. Selain itu, pemilik hewan peliharaan yang tidak rutin melakukan perawatan kesehatan hewan juga berisiko tinggi terpapar telur parasit di lingkungan rumah.

Lingkungan dengan sanitasi yang buruk atau area publik seperti taman bermain yang banyak terdapat kotoran hewan liar juga menjadi sumber penularan utama. Pekerja yang sering bersentuhan dengan tanah, seperti petani atau tukang kebun, juga perlu lebih waspada terhadap risiko infeksi Toxocara ini.

Diagnosis dan Penanganan Medis

Mendiagnosis mata cacing bukanlah perkara mudah karena larva seringkali tidak terlihat secara kasat mata. Dokter spesialis mata biasanya akan melakukan pemeriksaan funduskopi untuk melihat kondisi retina dan mencari adanya granuloma atau jaringan parut. Selain itu, tes darah ELISA (Enzyme-Linked Immunosorbent Assay) dilakukan untuk mendeteksi antibodi terhadap Toxocara di dalam tubuh.

Penanganan kondisi ini berfokus pada pengendalian peradangan dan membunuh larva jika masih aktif. Pengobatan utama biasanya melibatkan penggunaan kortikosteroid dosis tinggi untuk meredakan inflamasi di area mata guna mencegah kerusakan retina lebih lanjut. Jika kamu mengalami gejala aneh pada penglihatan, segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat.

Cara Mencegah Infeksi Parasit

Pencegahan adalah kunci utama dalam menghadapi ancaman mata cacing. Selain menjaga kebersihan diri, kamu harus memastikan bahwa lingkungan rumah aman dari kontaminasi parasit. Ajarkan anak-anak untuk tidak makan sebelum mencuci tangan dan hindari membiarkan hewan peliharaan menjilat wajah atau area mulut manusia.

Untuk mendukung kebersihan keluarga dan menjaga kesehatan secara umum, kamu juga bisa memenuhi kebutuhan produk kesehatan rumah tangga melalui platform terpercaya. Untuk menjaga kebersihan area sekitar dan mencegah infeksi sekunder, kamu bisa beli obat online di Halodoc dengan jaminan produk 100% asli dan produk diantar langsung ke rumah.

Studi Mengenai Infeksi Parasit Mata

Journal of Ophthalmic & Vision Research menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa Toxocariasis okular tetap menjadi penyebab utama kehilangan penglihatan unilateral pada anak-anak di seluruh dunia. Studi ini menekankan pentingnya skrining antibodi pada pasien yang menunjukkan gejala granuloma retina untuk membedakannya dari kondisi keganasan mata lainnya.

Penelitian lain dalam jurnal Clinical Microbiology Reviews menyebutkan bahwa edukasi terhadap pemilik hewan peliharaan mengenai program deworming (pemberian obat cacing) secara rutin dapat menurunkan prevalensi kontaminasi telur Toxocara di lingkungan perumahan secara signifikan. Hal ini membuktikan bahwa intervensi pada kesehatan hewan berdampak langsung pada kesehatan manusia (One Health).

Mata cacing adalah kondisi serius yang membutuhkan perhatian medis segera. Jangan abaikan keluhan sekecil apa pun pada kesehatan mata kamu atau anak kamu, terutama jika ada riwayat kontak dekat dengan tanah atau hewan peliharaan. Penanganan yang terlambat bisa berdampak pada hilangnya penglihatan secara permanen.

Selain konsultasi langsung, kamu juga bisa mendapatkan berbagai informasi kesehatan dan produk pendukung kesehatan melalui Halodoc. Selalu pastikan keluarga kamu terlindungi dari infeksi parasit dengan menerapkan gaya hidup bersih dan sehat setiap hari.

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2026. Parasites – Toxocariasis (also known as Roundworm Infection).
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Toxocariasis: Symptoms and Causes.
American Academy of Ophthalmology. Diakses pada 2026. What Is Ocular Toxocariasis?
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Mengenal Zoonosis: Penyakit dari Hewan ke Manusia.
Journal of Ophthalmic & Vision Research. Diakses pada 2026. Ocular Toxocariasis: A Review.

FAQ

1. Apakah mata cacing bisa menular antar manusia?

Tidak, infeksi mata cacing (Toxocariasis) tidak menular dari manusia ke manusia. Penularan hanya terjadi melalui konsumsi telur cacing yang berasal dari kotoran hewan (anjing atau kucing) yang terkontaminasi di lingkungan.

2. Apakah mata cacing bisa disembuhkan total?

Mata cacing bisa ditangani dengan pengobatan kortikosteroid dan tindakan medis lainnya untuk menghentikan peradangan. Namun, jika sudah terbentuk jaringan parut pada retina yang merusak saraf mata, kehilangan penglihatan mungkin sulit untuk kembali 100% seperti semula.

3. Bagaimana cara membedakan mata cacing dengan infeksi mata biasa?

Infeksi mata biasa umumnya menyerang kedua mata dan disertai rasa gatal atau perih. Mata cacing biasanya hanya menyerang satu mata dan sering kali tidak terasa sakit di awal, namun menyebabkan penurunan ketajaman penglihatan yang signifikan.

4. Apakah mencuci tangan saja cukup untuk mencegah mata cacing?

Mencuci tangan adalah langkah pencegahan utama, namun harus disertai dengan tindakan lain seperti memastikan hewan peliharaan bebas cacing dan tidak membiarkan anak bermain di area tanah yang banyak terdapat kotoran hewan.

## Punya Keluhan Mata Cacing atau Penglihatan Terganggu? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan pada area mata, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant)](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.