Ad Placeholder Image

Kenapa BB Bayi Susah Naik? Yuk Pahami Penyebabnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Juni 2026

Kenapa BB Bayi Susah Naik? Yuk Pahami dan Atasi!

Kenapa BB Bayi Susah Naik? Yuk Pahami PenyebabnyaKenapa BB Bayi Susah Naik? Yuk Pahami Penyebabnya

DAFTAR ISI


Memantau pertumbuhan si Kecil adalah salah satu rutinitas terpenting bagi orang tua. Ketika jadwal posyandu atau kunjungan ke dokter anak tiba, angka pada timbangan sering kali menjadi fokus utama. Pertumbuhan fisik, terutama berat badan, merupakan indikator krusial dari status gizi dan kesehatan bayi secara keseluruhan. Grafik pertumbuhan dari World Health Organization (WHO) umumnya menjadi acuan untuk melihat apakah si Kecil berada di jalur yang benar.

Namun, dalam praktiknya, perjalanan menaikkan berat badan bayi tidak selalu mulus. Banyak orang tua yang merasa cemas dan bertanya-tanya kenapa berat badan bayi susah naik padahal ia sudah terlihat sering menyusu atau porsi makan MPASI-nya terbilang cukup. Kondisi di mana berat badan bayi tidak naik sesuai dengan kurva pertumbuhannya dikenal dalam istilah medis sebagai faltering growth atau gagal tumbuh. Ini bukanlah sebuah penyakit tunggal, melainkan sebuah tanda bahwa kebutuhan nutrisi harian bayi tidak terpenuhi dengan optimal.

Penting untuk ditangani segera, karena penundaan penanganan pada masalah berat badan bayi dapat berdampak pada perkembangan otak dan sistem imunnya. 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) adalah masa emas di mana sel-sel otak berkembang pesat. Kekurangan kalori dan mikronutrien dalam fase ini dapat menyebabkan efek jangka panjang, seperti stunting dan keterlambatan fungsi kognitif. Oleh karena itu, orang tua perlu jeli dalam mengevaluasi asupan serta status pencernaan anak.

Sebagai langkah intervensi setelah memastikan asupan makronutrien (karbohidrat, protein, lemak) terpenuhi, pemberian multivitamin atau suplemen yang dirancang khusus untuk anak dapat membantu. Nah, mau tahu apa saja pilihan suplemen yang bisa mengoptimalkan nafsu makan dan penyerapan nutrisi si Kecil? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Vitamin dan Suplemen untuk Bayi

Berikut adalah beberapa produk vitamin dan suplemen anak yang aman dan dapat membantu melengkapi kebutuhan nutrisi si Kecil guna mendukung kenaikan berat badannya. Produk di bawah ini termasuk dalam golongan obat bebas atau suplemen kesehatan.

1. Apialys Drops 10 ml

Apialys Drops adalah sediaan multivitamin dalam bentuk tetes yang diformulasikan khusus untuk bayi dan anak usia di bawah 2 tahun. Suplemen ini mengandung berbagai vitamin esensial, antara lain Vitamin A, Vitamin D, Vitamin C, Vitamin B1, B2, B6, B12, Nicotinamide, dan Pantothenic acid.

Cara kerjanya berfokus pada pemenuhan mikronutrien yang berfungsi sebagai ko-enzim dalam metabolisme energi. Vitamin B kompleks di dalamnya sangat penting untuk mengubah karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi serta mendukung perbaikan sel. Vitamin D sangat penting untuk penyerapan kalsium dan kesehatan tulang bayi yang sedang dalam masa pertumbuhan pesat.

Manfaat utamanya adalah membantu memenuhi kebutuhan vitamin pada bayi, meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit (karena infeksi sering membuat berat badan bayi turun), serta mendukung proses pemulihan setelah sakit.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak usia 1-3 tahun: 0.6 ml, diberikan 1 kali sehari.
  • Bayi usia di bawah 1 tahun: 0.3 ml, diberikan 1 kali sehari.
  • Dapat diberikan bersama atau tanpa makanan, biasanya diteteskan langsung ke mulut bayi menggunakan pipet yang tersedia.

Suplemen ini termasuk golongan obat bebas (label hijau) atau vitamin. Perhatikan aturan pakai pada kemasan dan pastikan pipet selalu dalam keadaan bersih setelah digunakan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Apialys Drops 10 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Curcuma Plus Grow Emulsion 200 ml

Curcuma Plus Grow Emulsion adalah suplemen berbentuk sirup emulsi yang sangat populer untuk membantu mengatasi masalah susah makan pada balita. Produk ini memadukan ekstrak temulawak (Curcuma xanthorrhiza), minyak ikan (Cod liver oil), kalsium, Vitamin A, Vitamin D, serta Vitamin B kompleks.

Kandungan kurkuminoid dari ekstrak temulawak bekerja dengan merangsang produksi cairan empedu dan enzim pencernaan, yang secara farmakologis dapat meningkatkan pengosongan lambung sehingga memicu rasa lapar pada anak. Sementara itu, Cod Liver Oil kaya akan Omega-3 (DHA dan EPA) yang sangat krusial untuk perkembangan saraf dan kognitif otak anak di masa golden age.

Manfaat utama dari Curcuma Plus Grow Emulsion adalah untuk membantu memperbaiki nafsu makan anak yang sedang mengalami GTM (Gerakan Tutup Mulut), melengkapi kebutuhan gizi seimbang, serta mendukung pertumbuhan tulang dan gigi berkat kandungan kalsiumnya.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak usia 1-6 tahun: 1 sendok makan (15 ml), diberikan 1 kali sehari.
  • Anak usia 6-12 tahun: 1 sendok makan (15 ml), diberikan 2 kali sehari.
  • Kocok dahulu sebelum diminum. Sebaiknya diberikan setelah makan.

Produk ini termasuk golongan suplemen kesehatan dan dijual bebas. Jika anak memiliki riwayat alergi terhadap produk laut (ikan), konsultasikan dengan dokter sebelum penggunaan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Curcuma Plus Grow Emulsion 200 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Waspadai Gejala Gagal Tumbuh pada Bayi
  1. Berat badan bayi tidak bertambah selama 2-3 bulan berturut-turut.
  2. Berat badan bayi berada di bawah garis merah pada Kurva Pertumbuhan (KMS).
  3. Bayi tampak lesu, kurang aktif, dan sering rewel saat waktu menyusu atau makan.
  4. Frekuensi buang air kecil menurun (popok jarang basah, kurang dari 6 kali sehari).

3. Sanbe Kids Sirup 60 ml

Sanbe Kids merupakan multivitamin dalam bentuk sirup yang diformulasikan khusus untuk merangsang nafsu makan dan mendukung pertumbuhan anak. Kandungan aktif utamanya meliputi Vitamin B Kompleks (B1, B2, B6, B12), Vitamin A, Vitamin D, dan Asam Amino L-Lysine.

Lysine (lisin) adalah asam amino esensial yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh anak. Secara medis, Lysine berperan penting dalam sintesis protein tubuh, penyerapan kalsium, dan produksi karnitin (nutrisi yang mengubah asam lemak menjadi energi). Kekurangan Lysine sering dikaitkan dengan penurunan nafsu makan dan perlambatan pertumbuhan. Kombinasi Lysine dan Vitamin B kompleks akan memperbaiki metabolisme basal anak.

Manfaat Sanbe Kids adalah mengoptimalkan fase pertumbuhan anak, mencegah defisiensi vitamin, dan membantu merangsang keinginan anak untuk makan sehingga asupan kalori hariannya dapat terpenuhi untuk menaikkan berat badan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak usia 1-6 tahun: 1/2 – 1 sendok takar (2.5 ml – 5 ml) per hari.
  • Anak usia 6-12 tahun: 1-2 sendok takar (5 ml – 10 ml) per hari.
  • Diminum sesudah makan untuk penyerapan nutrisi yang lebih baik.

Produk ini termasuk suplemen makanan (label hijau). Perhatikan aturan pakai pada kemasan dan simpan di suhu ruangan yang terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sanbe Kids Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Interlac Drops 5 ml

Terkadang, masalah berat badan bayi bukan berasal dari asupan yang kurang, melainkan sistem pencernaan yang belum sempurna dalam menyerap nutrisi. Interlac Drops adalah suplemen probiotik yang berisi bakteri baik Limosilactobacillus reuteri Protectis yang telah dipatenkan.

Cara kerja bakteri baik ini adalah dengan mengkolonisasi saluran pencernaan bayi. Mikrobiota usus yang sehat akan memperbaiki barrier usus, menekan pertumbuhan bakteri patogen (bakteri jahat), dan yang paling penting, mengoptimalkan proses pemecahan dan penyerapan zat gizi dari ASI, susu formula, maupun MPASI. Selain itu, probiotik juga terbukti secara klinis dapat mengurangi gejala kolik, gumoh (regurgitasi), dan sembelit pada bayi, yang sering menjadi alasan bayi enggan menyusu.

Manfaat Interlac Drops adalah menjaga kesehatan fungsi pencernaan pada neonatus (bayi baru lahir) maupun anak-anak, meningkatkan fungsi imun, dan membantu meredakan gangguan gastrointestinal ringan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Bayi dan anak-anak: 5 tetes, diberikan 1 kali sehari.
  • Kocok botol dengan kuat sebelum digunakan. Teteskan 5 tetes ke sendok, lalu suapkan ke mulut bayi, atau bisa dicampur dengan susu bersuhu ruang (jangan dicampur ke dalam susu panas karena akan membunuh bakteri baik).

Produk ini termasuk suplemen makanan (obat bebas). Aman digunakan sejak bayi baru lahir. Simpan botol di tempat sejuk (di bawah 25 derajat Celcius).

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Interlac Drops 5 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Penyebab Utama Berat Badan Bayi Susah Naik

Dalam ilmu pediatri, berat badan yang terhambat umumnya disebabkan oleh ketidakseimbangan antara asupan kalori dan jumlah energi yang dikeluarkan atau diserap oleh tubuh bayi. Berikut adalah penjelasan klinisnya:

1. Asupan Kalori yang Tidak Adekuat (Inadequate Intake)

Ini adalah penyebab paling umum. Pada bayi yang masih menyusui, masalah bisa timbul akibat latch (pelekatan) yang kurang tepat, tongue-tie (tali lidah pendek), atau suplai ASI ibu yang menurun. Pada bayi yang lebih besar (fase MPASI), penolakan makan (GTM), tekstur makanan yang tidak sesuai, atau menu makanan yang kurang padat kalori dan lemak (seperti kurang tambahan margarin, santan, atau minyak zaitun) dapat membuat berat badan stagnan.

2. Gangguan Penyerapan Nutrisi (Malabsorption)

Bayi mungkin menyusu atau makan dengan lahap, namun ususnya tidak dapat menyerap nutrisi dengan baik. Hal ini bisa disebabkan oleh alergi susu sapi, intoleransi laktosa, penyakit celiac, atau gangguan flora usus setelah penggunaan antibiotik. Nutrisi yang masuk justru terbuang melalui diare kronis atau feses.

3. Peningkatan Kebutuhan Metabolisme (Increased Metabolic Need)

Terkadang bayi membutuhkan kalori jauh lebih besar dari bayi normal lainnya karena adanya kondisi medis bawaan. Bayi dengan Penyakit Jantung Bawaan (PJB), kelainan tiroid (hipertiroidisme), atau yang sedang berjuang melawan infeksi terselubung seperti Infeksi Saluran Kemih (ISK) dan tuberkulosis (Flek paru), akan membakar kalori secara masif hanya untuk fungsi dasar tubuh dan bernapas. Akibatnya, kalori yang tersisa untuk menaikkan berat badan sangat sedikit atau tidak ada sama sekali.

Studi Mengenai Kurangnya Pertumbuhan Bayi (Faltering Growth)

World Health Organization (WHO) menerbitkan panduan dan studi mengenai standar pertumbuhan anak yang menegaskan bahwa 1000 Hari Pertama Kehidupan adalah periode kritis untuk pencegahan stunting. Studi klinis menyebutkan bahwa intervensi gizi, termasuk pemberian suplementasi pada kasus defisiensi mikronutrien spesifik, sangat diperlukan untuk mencegah perlambatan laju pertumbuhan.

Dalam literatur kesehatan anak, disebutkan pula bahwa penanganan faltering growth tidak bisa hanya mengandalkan vitamin. Diagnosis yang akurat dari dokter spesialis anak mengenai apakah ada “red flags” (tanda bahaya) seperti infeksi atau kelainan anatomi sangat krusial sebelum memutuskan rencana nutrisi lanjutan.

Kenaikan berat badan yang stabil adalah cerminan kesehatan si Kecil. Pastikan kamu selalu berkonsultasi jika merasa ada yang janggal pada kurva pertumbuhannya di buku KIA.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan dan suplemen anak di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter anak terkait masalah tumbuh kembang yang sedang dialami melalui aplikasi kesehatan yang tepat.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Anak via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Anak terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Referensi:
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Child Growth Standards.
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Infant growth rates: What’s normal?
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Diakses pada 2024. Deteksi Dini Gagal Tumbuh pada Balita.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Failure to Thrive.

FAQ

1. Apa alasan utama kenapa berat badan bayi susah naik di usia 6 bulan?

Pada usia 6 bulan, bayi mulai transisi dari ASI eksklusif ke Makanan Pendamping ASI (MPASI). Seringkali berat badan sulit naik karena menu MPASI kurang mengandung lemak sehat dan kalori padat, tekstur makanan yang tidak sesuai, atau bayi masih beradaptasi dengan cara menelan makanan padat.

2. Apakah wajar berat badan bayi turun saat sedang tumbuh gigi atau sakit?

Ya, ini cukup wajar. Saat tumbuh gigi atau sakit ringan seperti batuk pilek, bayi bisa merasa tidak nyaman pada gusinya atau kehilangan nafsu makan sesaat. Namun, berat badan harus kembali dikejar begitu bayi sudah sembuh. Jika tidak kunjung naik, perlu evaluasi medis lebih lanjut.

3. Kapan saya harus membawa bayi ke dokter jika berat badannya stagnan?

Sebaiknya segera periksakan ke dokter jika berat badan bayi stagnan (tidak naik) selama 2 bulan berturut-turut, garis pertumbuhannya di KMS menurun atau memotong dua pita persentil, atau bayi menunjukkan tanda lemas, jarang buang air kecil, dan tidak merespons stimulasi.

4. Bisakah vitamin atau suplemen langsung menaikkan berat badan bayi?

Vitamin dan suplemen tidak secara langsung menyumbang kalori besar untuk menaikkan berat badan. Fungsinya adalah memperbaiki metabolisme pencernaan, mengatasi defisiensi mikronutrien, dan merangsang nafsu makan. Asupan utama yang menaikkan berat badan tetap berasal dari kalori dalam ASI, susu formula, dan makanan pendamping yang padat gizi.