• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenapa Pemeriksaan Panoramic Perlu Dilakukan?

Kenapa Pemeriksaan Panoramic Perlu Dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Pemeriksaan panoramic perlu dilakukan untuk menangkap seluruh mulut dalam satu gambar. Ini biasanya dilakukan oleh dokter gigi dan ahli bedah mulut yang bertujuan untuk merencanakan perawatan gigi palsu, kawat gigi, ekstraksi, dan implan.

Pemeriksaan panoramic ini tidak perlu persiapan khusus. Namun, alangkah baiknya kamu menginformasikan kepada dokter ataupun tim medis, jika kamu kemungkinan mengalami kehamilan dan melepaskan perhiasaan dari tubuh supaya tidak mengganggu pengambilan gambar X-ray. Informasi selengkapnya mengenai pemeriksaan panoramic bisa dibaca di bawah ini!

Prosedur Pemeriksaan Panoramic

Radiografi panoramic atau juga disebut dengan rontgen panoramic adalah pemeriksaan rontgen gigi dua dimensi yang menangkap seluruh mulut dalam satu gambar tunggal, termasuk gigi, rahang atas dan bawah, struktur, dan jaringan di sekitarnya.

Rahang adalah struktur melengkung yang mirip dengan tapal kuda. Namun, X-ray panoramic menghasilkan gambar datar dari struktur melengkung. Ini dapat memberikan rincian tulang dan gigi.

Baca juga: Bahaya Sakit Gigi yang Berkepanjangan Bagi Kesehatan

X-ray (radiografi) adalah tes medis non-invasif yang membantu dokter mendiagnosis dan merawat kondisi medis. Pencitraan dengan sinar-X melibatkan pemaparan sebagian tubuh pada radiasi pengion dosis kecil untuk menghasilkan gambar bagian dalam tubuh. 

Tidak seperti x-ray intraoral tradisional di mana film/x-ray detector diletakkan di dalam mulut, film untuk x-ray panoramic terdapat di dalam mesin. Pemeriksaan ini mencakup area yang lebih luas daripada x-ray intraoral konvensional dan memberikan informasi mulai dari sinus maksilaris, posisi gigi, dan kelainan tulang lainnya. Pemeriksaan ini juga digunakan untuk merencanakan perawatan gigi tiruan penuh, parsial, kawat gigi, ekstraksi, dan implan.

Rontgen panoramic juga dapat mengungkapkan masalah gigi dan medis seperti:

  1. Penyakit periodontal lanjut.
  2. Kista di tulang rahang.
  3. Tumor rahang dan kanker mulut.
  4. Impaksi gigi termasuk gigi bungsu.
  5. Gangguan rahang (juga dikenal sebagai gangguan sendi temporomandibular atau TMJ).
  6. Radang dalam selaput lendir.

Ingin tahu lebih detail mengenai pemeriksaan panoramic bisa ditanyakan langsung ke aplikasi Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu.  Caranya, cukup download Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah.

Risiko dan Prosedur Panoramic

Tidak ada radiasi yang tersisa di tubuh pasien setelah pemeriksaan x-ray panoramic. Biasanya sinar-x tidak memiliki efek samping dalam kisaran yang sudah ditentukan dalam prosedur ini. Rontgen panoramic dapat digunakan untuk anak-anak yang sangat muda karena film tidak harus ditempatkan di dalam mulut. Sedangkan mengenai risikonya, hanya terjadi pada perempuan yang sedang hamil. 

Setelah berkonsultasi dengan dokter biasanya tahapan yang kamu lalui adalah mengatur posisi dan mengamankan kepala di area alat yang sudah ditentukan. Pemeriksaan panoramic ini dapat disesuaikan untuk mengakomodasi pasien yang berdiri ataupun duduk di kursi roda. 

Baca juga: Gigi Mudah Ngilu, Kenali 6 Gangguan Mulut Ini

Pemblokir gigitan kemudian ditempatkan di mulut untuk memastikan keselarasan gigi. Penempatan gigi dan kepala yang benar adalah penting untuk mendapatkan gambar yang jelas. Kamu akan diminta untuk tetap diam saat alat berputar bergerak dalam setengah lingkaran di sekeliling kepala dan gambar sedang diambil. Durasi pengambilan gambar ini memakan waktu 12 hingga 20 detik.

Pemeriksaan rontgen panoramic tidak menimbulkan rasa sakit, cepat, dan mudah dilakukan. Pemeriksaan ini direkomendasikan pada pasien yang memiliki refleks muntah pada rontgen intraoral.

Referensi:
Radiology Info.org. Diakses pada 2020. Panoramic Dental X-ray
Smile Hilliard. Diakses pada 2020. Why You Need A Panoramic X-Ray