Ad Placeholder Image

Kencing Keluar Gumpalan Darah pada Wanita, Apa Artinya?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 19 Juni 2026

Saat Kencing Keluar Gumpalan Darah Pada Wanita, Wajib Tahu

Kencing Keluar Gumpalan Darah pada Wanita, Apa Artinya?Kencing Keluar Gumpalan Darah pada Wanita, Apa Artinya?

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu merasa terkejut saat melihat urin berwarna merah atau bahkan menemukan gumpalan darah saat sedang buang air kecil? Kondisi ini dalam dunia medis dikenal dengan sebutan hematuria. Bagi wanita, munculnya darah pada urin bisa menjadi hal yang sangat mengkhawatirkan, terutama jika disertai dengan rasa nyeri atau gumpalan yang terlihat jelas.

Kencing keluar gumpalan darah pada wanita bukanlah sebuah penyakit tunggal, melainkan sebuah gejala yang mengindikasikan adanya masalah pada sistem perkemihan, mulai dari ginjal, ureter, kandung kemih, hingga uretra. Munculnya gumpalan menandakan bahwa perdarahan yang terjadi cukup signifikan sehingga darah sempat membeku sebelum dikeluarkan dari tubuh.

Penting bagi kamu untuk tidak mengabaikan gejala ini. Meskipun terkadang bisa disebabkan oleh hal yang ringan, hematuria makroskopik (darah yang terlihat mata telanjang) dengan gumpalan memerlukan evaluasi medis yang menyeluruh untuk menyingkirkan kemungkinan kondisi serius seperti infeksi berat, batu ginjal, atau bahkan keganasan.

Memahami penyebab dan langkah penanganan yang tepat adalah kunci utama untuk menjaga kesehatan reproduksi dan saluran kemih kamu. Jika kamu mengalami keluhan ini, sangat disarankan untuk segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan diagnosis yang akurat.

Apa Itu Hematuria dengan Gumpalan Darah?

Hematuria dibedakan menjadi dua jenis, yaitu hematuria mikroskopik (darah hanya terlihat di bawah mikroskop) dan hematuria makroskopik atau gross hematuria. Kencing keluar gumpalan darah termasuk dalam kategori hematuria makroskopik yang lebih berat. Gumpalan darah biasanya terbentuk ketika volume darah yang keluar cukup banyak, sehingga faktor pembekuan darah bekerja di dalam kandung kemih atau saluran kemih.

Gumpalan ini bisa memiliki ukuran yang bervariasi, mulai dari sekecil butiran pasir hingga gumpalan yang cukup besar untuk menyumbat aliran urin. Jika penyumbatan terjadi, kamu mungkin akan merasakan nyeri yang sangat hebat di area pinggang atau perut bawah karena otot-otot saluran kemih berusaha mendorong gumpalan tersebut keluar.

Penyebab Umum pada Wanita

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan seorang wanita mengalami kencing berdarah disertai gumpalan. Berikut adalah beberapa penyebab yang paling sering ditemukan secara klinis:

1. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Infeksi saluran kemih adalah penyebab paling umum hematuria pada wanita. Bakteri yang masuk ke uretra dan berkembang biak di kandung kemih dapat menyebabkan peradangan hebat (sistitis). Pada kasus yang parah, dinding kandung kemih yang teriritasi dapat berdarah dan membentuk gumpalan.

2. Batu Ginjal atau Kandung Kemih

Endapan mineral keras yang terbentuk di dalam ginjal atau kandung kemih dapat menggores lapisan saluran kemih saat mereka bergerak. Gesekan ini menyebabkan luka dan perdarahan. Selain darah, penderita biasanya merasakan nyeri kolik yang sangat tajam di area punggung atau samping tubuh.

3. Sistitis Hemoragik

Ini adalah kondisi di mana terjadi peradangan kandung kemih yang disertai dengan perdarahan hebat. Kondisi ini bisa dipicu oleh infeksi virus, bakteri, atau efek samping dari pengobatan tertentu seperti kemoterapi dan radioterapi di area panggul.

4. Endometriosis Kandung Kemih

Meskipun jarang, jaringan endometrium (lapisan rahim) bisa tumbuh di luar rahim, termasuk pada dinding kandung kemih. Saat wanita mengalami menstruasi, jaringan ini juga ikut luruh dan berdarah, sehingga menyebabkan darah muncul dalam urin selama siklus haid.

Faktor Risiko yang Perlu Diwaspadai
  1. Riwayat merokok (meningkatkan risiko kanker kandung kemih).
  2. Sering menahan buang air kecil yang memicu infeksi.
  3. Kurang konsumsi air putih yang memicu pembentukan batu ginjal.

Gejala yang Menyertai Kencing Darah

Selain munculnya darah dan gumpalan, biasanya penderita juga akan merasakan gejala lain tergantung pada penyebab dasarnya. Jika penyebabnya adalah infeksi, kamu mungkin akan merasakan sensasi terbakar saat buang air kecil (disuria), sering merasa ingin buang air kecil tapi urin yang keluar sedikit (urgensi), serta urin yang berbau menyengat atau keruh.

Jika disebabkan oleh batu ginjal, rasa nyeri biasanya sangat dominan di area pinggang yang menjalar ke lipat paha. Sementara itu, jika kencing darah terjadi tanpa disertai rasa nyeri (painless hematuria), kamu harus lebih waspada karena ini sering kali menjadi tanda awal adanya tumor atau kanker pada saluran kemih.

Untuk membantu meredakan gejala awal atau memenuhi kebutuhan nutrisi selama masa pemulihan, kamu bisa beli obat, beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah dengan mudah.

Kapan Harus ke Dokter?

Meskipun kencing darah terkadang bisa berhenti dengan sendirinya, kamu tidak boleh meremehkannya. Segera temui tenaga medis jika kamu mengalami kondisi berikut:

  • Darah tetap muncul selama lebih dari 24 jam.
  • Gumpalan darah yang keluar berukuran besar.
  • Demam tinggi dan menggigil (tanda infeksi sudah mencapai ginjal).
  • Nyeri hebat yang tidak tertahankan di perut atau punggung.
  • Sulit buang air kecil karena terhambat gumpalan.

Studi Mengenai Hematuria pada Wanita

The Journal of Urology menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa hematuria makroskopik pada wanita memiliki nilai prediksi positif yang cukup signifikan terhadap keganasan saluran kemih, terutama pada wanita pascamenopause atau yang memiliki riwayat merokok.

Studi tersebut menekankan pentingnya pemeriksaan sistoskopi dan pencitraan (seperti CT scan) bagi wanita yang mengalami kencing darah dengan gumpalan guna mendeteksi dini adanya tumor kandung kemih yang mungkin tidak terdeteksi melalui pemeriksaan urin biasa.

Jika kamu mengalami kencing keluar gumpalan darah, jangan tunda untuk melakukan pemeriksaan. Diagnosis dini sangat membantu dalam menentukan langkah pengobatan yang paling efektif agar kondisi tidak semakin parah.

Kamu bisa mendapatkan produk kesehatan yang dibutuhkan dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Blood in urine (hematuria).
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Hematuria (Blood in Urine).
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). Diakses pada 2026. Blood in the Urine (Hematuria).
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2026. Blood in the urine (hematuria).

FAQ

1. Apakah kencing darah dengan gumpalan selalu berarti kanker?

Tidak selalu. Penyebab paling sering pada wanita adalah infeksi saluran kemih (ISK) berat atau batu ginjal. Namun, pemeriksaan dokter tetap wajib untuk menyingkirkan risiko kanker.

2. Apakah menstruasi bisa menyebabkan kencing darah?

Terkadang darah menstruasi bisa bercampur dengan urin saat kamu buang air kecil, sehingga tampak seperti kencing darah. Ini disebut hematuria palsu atau kontaminasi.

3. Bagaimana cara membedakan darah dari urin atau dari vagina?

Biasanya dokter akan meminta kamu melakukan tes urin dengan bantuan kateter atau saat tidak sedang menstruasi untuk memastikan sumber perdarahan yang sebenarnya.

4. Apa pengobatan pertama untuk kencing keluar gumpalan darah?

Langkah pertama adalah meningkatkan asupan air putih dan segera berkonsultasi dengan dokter. Jangan mengonsumsi sembarang antibiotik tanpa resep dokter.


Mengalami Kencing Berdarah dan Merasa Khawatir? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu mengalami kencing disertai gumpalan darah dan merasa khawatir dengan kondisi tersebut? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

HILDA adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.