Ad Placeholder Image

Ketahui 6 Fakta tentang Benjolan di Kepala Belakang

7 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 08 September 2026

Meski umumnya tidak berbahaya, adanya benjolan di kepala belakang juga dapat mengindikasikan masalah kesehatan serius.

Ketahui 6 Fakta tentang Benjolan di Kepala BelakangKetahui 6 Fakta tentang Benjolan di Kepala Belakang

DAFTAR ISI


Munculnya benjolan di kepala bagian belakang sering kali memicu rasa cemas dan ketakutan akan kondisi medis yang serius. Padahal, sebagian besar benjolan tersebut disebabkan oleh kondisi jinak yang tidak membahayakan jiwa.

Untuk memahami kondisi ini lebih baik, penting bagi kamu untuk mengetahui fakta medis di baliknya. Mari simak ulasan lengkap mengenai fakta benjolan di kepala belakang berikut ini.

Fakta Benjolan di Kepala Belakang

Benjolan di area kepala belakang dapat memiliki karakteristik yang bervariasi, mulai dari yang bertekstur lunak, keras, terasa nyeri, hingga tidak menimbulkan rasa sakit sama sekali. Berikut adalah 6 fakta medis mengenai benjolan di kepala belakang yang perlu kamu ketahui:

  1. Sering Disebabkan Pembengkakan Kelenjar Getah Bening: Kelenjar getah bening di area belakang kepala (oksipital) dapat membengkak saat tubuh melawan infeksi, seperti flu, infeksi telinga, atau infeksi kulit kepala.
  2. Kista dan Lipoma Adalah Penyebab Umum: Kista sebasea (kantung berisi cairan/keratin) dan lipoma (gumpalan jaringan lemak) adalah pemicu jinak yang paling sering menyebabkan benjolan lunak di bawah kulit kepala.
  3. Dapat Dipicu oleh Cedera Fisik: Benturan ringan akibat terantuk atau cedera olahraga bisa menyebabkan pendarahan di bawah kulit (hematoma) yang memicu benjolan keras dan nyeri.
  4. Folikulitis dan Infeksi Kulit: Peradangan pada folikel rambut atau bisul akibat infeksi bakteri dapat membentuk benjolan bernanah yang terasa perih saat tersentuh.
  5. Mayoritas Bersifat Jinak: Meskipun kekhawatiran akan tumor otak sering muncul, benjolan yang teraba di luar tengkorak umumnya bersifat jinak dan bukan merupakan kanker.
  6. Memerlukan Evaluasi Medis Jika Berubah Karakteristik: Penanganan benjolan sangat bergantung pada penyebab dasarnya, sehingga pemeriksaan medis diperlukan jika benjolan berkembang abnormal.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika gejalamu tidak membaik dalam beberapa hari, benjolan bertambah besar dengan cepat, terasa sangat nyeri, atau disertai dengan pusing hebat dan demam, segera konsultasi dengan Dokter Umum di Halodoc untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Dapatkan penanganan yang cepat dan tepat untuk keluhan kesehatanmu dengan layanan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

  • Dokter Berlisensi: Dokter terpercaya yang memiliki STR dan SIP resmi untuk memberikan saran medis akurat.
  • Respon Cepat: Terhubung dengan dokter pilihan hanya dalam hitungan detik.
  • Privasi Aman: Sesi konsultasi terjaga kerahasiaannya dengan sistem enkripsi canggih.
  • Tersedia 24 Jam: Akses dokter kapan pun kamu membutuhkan, baik siang maupun malam.

Referensi

Medical News Today. Diakses pada 2026. What causes a bump on the back of the head?
WebMD. Diakses pada 2026. Bumps on the Head: Causes and Treatments.
Healthline. Diakses pada 2026. Bumps on the Back of the Head: What You Should Know.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Pentingnya Menjaga Kesehatan Kulit Kepala dan Mencegah Infeksi.

FAQ

Apakah benjolan di kepala belakang berbahaya?
Sebagian besar benjolan di kepala belakang bersifat jinak dan tidak berbahaya, seperti lipoma, kista, atau pembengkakan kelenjar. Namun, benjolan tetap memerlukan pemeriksaan medis jika membesar dengan cepat atau terasa sangat sakit.

Bisakah benjolan di kepala belakang hilang dengan sendirinya?
Benjolan akibat benturan ringan atau infeksi kelenjar getah bening biasanya akan membaik dan hilang seiring kesembuhan infeksi. Namun, benjolan jenis lipoma atau kista sebasea umumnya tidak hilang sendiri dan membutuhkan prosedur medis jika ingin dihilangkan.

Kapan benjolan di kepala belakang harus diwaspadai?
Kamu perlu waspada jika benjolan terasa sangat keras, tidak dapat digerakkan, tumbuh dengan cepat, atau disertai gejala sistemik seperti muntah proyektil, demam tinggi, dan penurunan kesadaran.