Banyak sekali hal yang bisa jadi penyebab gairah seksual menurun, mulai dari masalah hormon, obat-obatan, hingga penyakit kronis.

DAFTAR ISI
- Berbagai Penyebab Gairah Seksual Menurun
- Mengapa Pria Tiba-tiba Loyo Saat Berhubungan?
- Bagaimana Cara Menangani Gairah Seksual yang Menurun?
- Hubungi Dokter Ini Jika Gairah Seksual Menurun
- Studi Mengenai Gairah Seksual
- FAQ
- Punya Keluhan Tentang Gairah Seksual tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Bukan hal yang aneh jika minat seseorang pada seks berfluktuasi selama periode yang berbeda dalam hidup seseorang.
Namun, penting untuk mengetahui penyebab gairah seksual menurun, agar jangan sampai mengganggu kehidupan bersama pasangan.
Sebab, penurunan gairah seksual dapat menjadi masalah yang membuat stres. Yuk simak pembahasan berikut ini lebih lanjut!
Berbagai Penyebab Gairah Seksual Menurun
Ada banyak hal yang bisa jadi penyebab gairah seksual menurun, baik pada pria maupun wanita. Berikut ini beberapa di antaranya:
1. Kondisi Kronis
Beberapa kondisi atau penyakit kronis dapat mempengaruhi fungsi seksual, termasuk:
- Diabetes. Kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan saraf. Efek ini dapat mengakibatkan disfungsi ereksi pada pria dan penurunan aliran darah ke alat kelamin pada wanita.
- Osteoarthritis. Orang yang mengalami nyeri dan kekakuan sendi mungkin merasa lebih sulit untuk berpartisipasi dalam aktivitas seksual.
- Penyakit jantung. Ini dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan penurunan sirkulasi. Kerusakan ini dapat mengurangi aliran darah ke alat kelamin, penurunan gairah atau pelumasan.
- Tekanan darah tinggi. Ini juga dapat mempengaruhi sirkulasi darah.
- Kanker. Perawatan untuk kanker, termasuk pembedahan, kemoterapi, dan radiasi, semuanya dapat jadi penyebab gairah seksual menurun.
- Obstructive sleep apnea. Terutama yang tidak diobati, dapat menyebabkan penurunan gairah seksual.
Apakah Hubungan Seks Selalu Terasa Tidak Nyaman? Waspada Vaginismus.
2. Obat-obatan
Beberapa obat dapat menyebabkan disfungsi seksual atau menurunkan hasrat seksual, termasuk:
- Antidepresan dengan efek serotonergik.
- Antipsikotik yang meningkatkan kadar prolaktin.
- Obat untuk pembesaran prostat, termasuk finasteride dan dutasteride.
- Kontrasepsi hormonal.
- Obat darah tinggi.
Penggunaan obat-obatan rekreasional atau konsumsi alkohol berlebihan juga bisa menyebabkan gairah seksual menurun.
Kabar baiknya, ada berbagai obat-obatan yang dapat meningkatkan performa seks pria. Baca selengkapnya di artikel ini: “Ini 7 Rekomendasi Obat Kuat Pria yang Aman dan Efektif“
3. Faktor Emosional dan Psikologis
Banyak faktor emosional dan psikologis yang dapat memengaruhi keinginan seseorang untuk berhubungan intim.
Masalah kesehatan mental akibat kecemasan, depresi, kelelahan, harga diri yang buruk, atau pelecehan seksual sebelumnya dapat mengurangi minat seseorang dalam aktivitas seksual.
Masalah hubungan termasuk kurangnya kepercayaan, konflik, dan komunikasi yang buruk, juga dapat jadi penyebab menurunnya gairah.
4. Kadar Hormon Testosteron Rendah
Pada pria, penyebab gairah seksual menurun bisa jadi karena kadar testosteron yang rendah. Testosteron adalah hormon seks yang diproduksi pria di testis.
Hormon ini bertanggung jawab atas berbagai proses dan karakteristik tubuh. Termasuk rambut wajah dan tubuh, massa otot, dorongan seks, produksi sperma, dan kesehatan tulang.
Testosteron rendah pada pria dapat menghasilkan gejala lain, seperti payudara membesar dan disfungsi ereksi.
5. Kehamilan
Perubahan hormonal yang terjadi selama dan setelah kehamilan dapat memengaruhi gairah seks seorang wanita. Perubahan ini mempengaruhi setiap orang secara berbeda.
Beberapa wanita mungkin memiliki minat yang meningkat pada seks, sementara yang lain mungkin memiliki libido yang rendah. Hormon wanita terus berfluktuasi selama bulan-bulan pascapersalinan, yang dapat mempengaruhi dorongan seks selama waktu ini juga.
Apakah Kesulitan Penetrasi Akibat Vagina Nyeri? Waspada Vaginismus.
6. Menopause
Menopause juga menyebabkan penurunan testosteron, yang diproduksi wanita dalam jumlah kecil. Tingkat testosteron yang lebih rendah dapat jadi penyebab gairah seks menurun.
Setelah menopause, kadar estrogen yang rendah dapat menyebabkan penipisan dan kekeringan pada vagina.
Ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan nyeri saat berhubungan intim. Jika hal ini berlanjut, bukan tidak mungkin jika gairah seksual jadi menurun.
Nah, itulah beberapa kemungkinan penyebab gairah seksual menurun pada pria dan wanita.
Agar hubungan dengan pasangan tetap harmonis, penting untuk mencari solusi jika mengalami penurunan minat untuk aktivitas seksual.
Mengapa Pria Tiba-tiba Loyo Saat Berhubungan?
Selain penyebab umum penurunan gairah seksual, pria kadang mengalami kondisi “tiba-tiba loyo” saat berhubungan intim.
Kondisi ini bisa sangat membuat frustrasi dan memengaruhi kepercayaan diri. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan hal ini meliputi:
- Kelelahan dan Stres: Tingkat stres yang tinggi dan kelelahan fisik dapat memengaruhi kemampuan untuk mempertahankan ereksi.
- Konsumsi Alkohol: Alkohol dapat menekan sistem saraf pusat dan mengurangi aliran darah ke penis, menyebabkan disfungsi ereksi sementara.
- Faktor Psikologis: Kecemasan performa atau stres terkait hubungan dapat menyebabkan masalah ereksi.
- Kondisi Medis: Kondisi seperti penyakit jantung, diabetes, atau masalah hormon dapat memengaruhi fungsi ereksi.
Bagaimana Cara Menangani Gairah Seksual yang Menurun?
Ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengatasi penurunan gairah seksual:
- Komunikasi Terbuka: Bicarakan dengan pasangan tentang perasaan dan kekhawatiranmu. Komunikasi yang baik dapat membantu mengatasi masalah dalam hubungan yang mungkin memengaruhi libido.
- Gaya Hidup Sehat: Olahraga teratur, tidur yang cukup, dan diet seimbang dapat meningkatkan energi dan kesehatan secara keseluruhan, yang dapat berdampak positif pada gairah seksual.
- Kelola Stres: Temukan cara untuk mengelola stres, seperti meditasi, yoga, atau hobi yang menyenangkan.
- Konseling atau Terapi: Jika masalah psikologis seperti depresi atau kecemasan menjadi penyebabnya, konseling atau terapi dapat membantu.
Hubungi Dokter Ini Jika Gairah Seksual Menurun
Jika kamu atau pasangan mengalami penurunan gairah seksual, jangan ragu untuk segera konsultasi dengan dokter spesialis di Halodoc.
Nah, berikut ini terdapat beberapa dokter spesialis yang sudah memiliki pengalaman lebih dari 8 tahun dan mendapatkan rating yang baik dari para pasien yang sebelumnya mereka tangani.
Ini daftarnya:
Spesialis Andrologi
Spesialis Kandungan dan Kebidanan
Tak perlu khawatir jika dokter sedang tidak tersedia atau offline.
Sebab, ibu tetap bisa membuat janji konsultasi di lain waktu melalui aplikasi Halodoc.
Studi Mengenai Gairah Seksual
The Journal of Sexual Medicine menerbitkan studi di tahun 2021 yang menjelaskan bahwa aktivitas fisik aerobik yang teratur berkorelasi positif dengan peningkatan fungsi seksual dan gairah pada pria maupun wanita.
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa peningkatan aliran darah ke seluruh tubuh setelah berolahraga tidak hanya memperbaiki kesehatan jantung, tetapi juga meningkatkan sensitivitas saraf dan respons tubuh terhadap rangsangan. Selain itu, olahraga membantu menurunkan tingkat kecemasan yang sering menjadi penghambat utama seseorang untuk merasa bergairah.
Jika kamu merasa penurunan gairah ini disertai dengan gejala fisik lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan diagnosis yang akurat.
Kamu bisa mendapatkan berbagai vitamin untuk mendukung daya tahan tubuh dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc agar mendapatkan saran yang dipersonalisasi sesuai kebutuhanmu.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Low sex drive in women.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Low Libido (Sex Drive).
Healthline. Diakses pada 2026. 10 Ways to Boost Your Libido.
The Journal of Sexual Medicine. Diakses pada 2026. Physical Activity and Sexual Function.
FAQ
1. Apakah stres benar-benar bisa membuat saya tidak bergairah?
Ya, stres memicu hormon kortisol yang secara alami menekan produksi testosteron dan mengganggu respons otak terhadap keinginan seksual. Mengelola stres adalah langkah utama untuk mengembalikan libido.
2. Kapan penurunan gairah harus dikonsultasikan ke dokter?
Jika kondisi ini berlangsung lebih dari beberapa bulan, menyebabkan stres pribadi, atau mengganggu hubungan dengan pasangan, sebaiknya segera konsultasi medis.
3. Apakah faktor usia memengaruhi tingkat gairah seseorang?
Secara biologis, kadar hormon seksual memang menurun seiring usia. Namun, banyak orang tetap memiliki kehidupan seksual yang aktif di usia tua dengan gaya hidup sehat.
4. Apakah ada vitamin tertentu untuk meningkatkan energi dan gairah?
Vitamin B12, Zinc, dan Vitamin D sering dikaitkan dengan energi dan produksi hormon. Namun, efektivitasnya bergantung pada penyebab mendasar dari rendahnya gairah tersebut.
Punya Keluhan Tentang Gairah Seksual tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu merasa kurang bergairah atau punya keluhan stamina tapi bingung harus bercerita ke siapa? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
Halodoc Intelligent Digital Assistant (HILDA) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.








