Ketahui Cara Efektif Cegah Pikun di Usia Produktif
“Salah satu cara mudah untuk mencegah pikun adalah dengan membiasakan diri untuk membaca buku. Dengan membaca buku, otak bisa mendapatkan beragam informasi baru. Mengisi permainan teka-teki silang atau sudoku juga bisa mengasah kemampuan otak dan mengurangi risiko pikun. Begitu juga dengan olahraga, sosialisasi, bermain musik, dan makan makanan sehat.”
Halodoc, Jakarta – Jika akhir-akhir ini kamu sering melupakan hal-hal kecil, jangan dibiarkan berlarut-larut. Terlalu sering lupa dan membiarkannya bisa memicu kepikunan di usia produktif.
Seiring bertambahnya usia, otak memang akan mengalami penurunan fungsi daya ingatnya. Itu bisa dimulai ketika usia kamu masih sangat muda, yakni 30 tahun. Yuk, cari tahu cara efektif cegah pikun di usia produktif dalam ulasan ini!
Cara Mencegah Pikun di Usia Produktif
Pertambahan usia memang bisa menurunkan daya ingat. Namun, ini bisa dicegah kok, yaitu dengan melatih kerja otak lewat kebiasaan-kebiasaan sederhana. Untuk bisa melatih otak tetap produktif, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:
1. Membaca Buku
Cara mudah untuk mencegah pikun adalah dengan membiasakan diri untuk membaca buku. Dengan membaca buku, otak bisa mendapatkan beragam informasi baru. Selain itu, mengisi permainan teka-teki silang atau sudoku juga bisa mengasah kemampuan otak dan mengurangi risiko pikun.
2. Olahraga
Olahraga juga memiliki peran penting dalam mengurangi risiko pikun. Berolahraga selama 30 menit setiap harinya tidak hanya dapat menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga dapat melatih otak. Olahraga bisa menghasilkan protein Brain Derived Neurotrophic Factor (BDNF) yang merupakan protein penunjang kehidupan sel saraf di otak.
3. Mengonsumsi Makanan Sehat
Mengonsumsi makanan sehat bisa juga membantu mengurangi risiko pikun. Kamu bisa mengonsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega-3 seperti ikan, kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran hijau, telur, susu sapi, dan susu kedelai.
4. Bersosialisasi
Depresi bisa menyebabkan terjadinya penurunan daya ingat. Selain itu, depresi juga erat berkaitan dengan terjadinya demensia. Untuk mencegah depresi dan menurunkan risiko terjadinya demensia atau penurunan daya ingat, cobalah untuk berinteraksi dengan orang lain. Untuk lebih lanjut, kamu juga bisa mendiskusikan kondisimu dengan ahli medis untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
5. Bermain Alat Musik
Mencegah pikun bisa juga dilakukan dengan bermain alat musik. Kegiatan ini bisa membuat otak berpikir, apalagi jika kegiatan ini adalah hal baru bagi kamu. Ternyata, otak yang dilatih pada hal-hal baru dan kompleks, seperti membaca not balok atau tangga nada secara rutin dan dalam jangka waktu tertentu, dapat mencegah penuaan fungsi otak.
6. Bermain Game dan Mengerjakan Soal Hitung-hitungan
Bermain game bukan hanya bisa menghilangkan kepenatan, tetapi juga bisa mengasah otak. Selain bermain game kamu juga bisa mengasah kemampuan otak dengan mengerjakan soal hitung-hitungan tanpa bantuan alat tulis atau alat bantu hitung. Cobalah mengerjakan dengan hanya membayangkannya di otak.
Itulah 6 cara yang bisa dilakukan untuk mencegah pikun di usia produktif. Semoga penjelasan tersebut bisa membantu kamu memiliki daya ingat yang baik. Apabila kamu masih ingin mengetahui cara lain yang bisa dilakukan untuk mencegah pikun atau mengetahui informasi soal kesehatan lainnya, kamu bisa tanya langsung bertanya pada dokter lewat aplikasi Halodoc. Belum punya aplikasinya? Yuk, download aplikasinya sekarang juga!


