Ad Placeholder Image

Ketahui Ini Perawatan Sederhana untuk Mengatasi Mata Kering

5 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   23 Juni 2025

Mata kering bisa diatasi dengan perawatan sederhana seperti kompres hangat hingga tetes mata.

Ketahui Ini Perawatan Sederhana untuk Mengatasi Mata KeringKetahui Ini Perawatan Sederhana untuk Mengatasi Mata Kering

Daftar Isi:

  1. Apa itu Mata Kering?
  2. Gejala Mata Kering
  3. Penyebab Mata Kering
  4. Faktor Risiko Mata Kering
  5. Diagnosis Mata Kering
  6. Perawatan Sederhana untuk Mengatasi Mata Kering
  7. Pencegahan Mata Kering
  8. Kapan Harus ke Dokter?
  9. Kesimpulan

Mata kering adalah kondisi umum yang terjadi ketika mata tidak menghasilkan cukup air mata atau air mata yang dihasilkan berkualitas buruk.

Kondisi ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, iritasi, dan bahkan gangguan penglihatan.

Yuk, bahas lebih lanjut mengenai penyebab mata kering, gejala yang timbul, cara mengatasi, hingga pencegahannya pada artikel berikut ini!

Apa itu Mata Kering?

Mata kering atau dikenal juga sebagai keratoconjunctivitis sicca adalah kondisi ketika mata tidak mendapatkan pelumasan yang cukup.

Air mata berfungsi untuk menjaga kelembapan permukaan mata, membantu membersihkan debu dan kotoran, serta melindungi mata dari infeksi.

Ketika produksi air mata berkurang atau kualitasnya tidak memadai, maka akan timbul gejala mata kering.

Gejala Mata Kering

Gejala mata kering dapat bervariasi pada setiap individu. Beberapa gejala umum meliputi:

  • Sensasi seperti ada benda asing di mata.
  • Mata terasa perih, gatal, atau panas.
  • Penglihatan kabur, terutama setelah membaca atau menggunakan komputer.
  • Mata merah.
  • Sensitif terhadap cahaya.
  • Air mata berlebihan (sebagai respons terhadap iritasi).
  • Sulit menggunakan lensa kontak.

Kamu perlu Waspada, Mata Kering Dapat Sebabkan Sakit Kepala.

Penyebab Mata Kering

Mata kering dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Secara umum, penyebab mata kering dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu penurunan produksi air mata dan peningkatan penguapan air mata.

Berikut ini beberapa penyebab lain yang dapat memicu mata kering:

  • Usia: Produksi air mata cenderung menurun seiring bertambahnya usia.
  • Kondisi medis tertentu: Beberapa penyakit autoimun seperti sindrom Sjögren, rheumatoid arthritis, dan lupus dapat menyebabkan mata kering. Selain itu, diabetes, gangguan tiroid, dan blefaritis (radang kelopak mata) juga dapat menjadi penyebabnya.
  • Obat-obatan: Beberapa jenis obat, seperti antihistamin, dekongestan, antidepresan, obat tekanan darah tinggi, dan pil KB, dapat mengurangi produksi air mata.
  • Faktor lingkungan: Paparan angin, asap, udara kering, dan AC dapat meningkatkan penguapan air mata.
  • Penggunaan komputer/gadget: Menatap layar komputer atau gadget dalam waktu lama dapat mengurangi frekuensi berkedip, sehingga menyebabkan mata kering.
  • Penggunaan lensa kontak: Penggunaan lensa kontak dalam jangka panjang dapat mengurangi sensitivitas kornea dan memengaruhi produksi air mata.
  • Prosedur medis: Operasi lasik atau operasi mata lainnya kadang-kadang dapat menyebabkan mata kering sementara.
  • Defisiensi vitamin A: Kekurangan vitamin A dapat memengaruhi produksi air mata dan kesehatan permukaan mata.
  • Disfungsi kelenjar meibom: Kelenjar Meibom yang terletak di kelopak mata menghasilkan minyak yang membantu mencegah penguapan air mata. Disfungsi kelenjar ini dapat menyebabkan mata kering evaporatif.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mata kering adalah masalah kesehatan masyarakat yang signifikan dan mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia.

Faktor Risiko Mata Kering

Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko mengalami mata kering, antara lain:

  • Usia di atas 50 tahun.
  • Wanita (karena perubahan hormonal).
  • Penggunaan komputer atau gadget dalam waktu lama.
  • Lingkungan yang kering atau berangin.
  • Penggunaan lensa kontak.
  • Riwayat penyakit autoimun.
  • Konsumsi obat-obatan tertentu.

Mata kering sebabkan gatal dan kemerahan? Kamu bisa gunakan 11 Rekomendasi Obat Tetes Mata untuk Redakan Gatal dan Kemerahan.

Diagnosis Mata Kering

Diagnosis mata kering biasanya dilakukan melalui pemeriksaan mata komprehensif oleh dokter mata. Beberapa tes yang mungkin dilakukan meliputi:

  • Pemeriksaan riwayat kesehatan: Dokter akan menanyakan tentang gejala yang dialami, riwayat kesehatan, dan obat-obatan yang dikonsumsi.
  • Pemeriksaan fisik mata: Dokter akan memeriksa kondisi kelopak mata, kornea, dan konjungtiva.
  • Tes schirmer: Tes ini mengukur jumlah air mata yang dihasilkan dalam waktu tertentu.
  • Tes waktu pecah air mata (TBUT): Tes ini mengukur seberapa cepat lapisan air mata menguap setelah berkedip.
  • Pewarnaan fluorescein: Tetes mata yang mengandung pewarna fluorescein digunakan untuk melihat kerusakan pada permukaan kornea.

Perawatan Sederhana untuk Mengatasi Mata Kering

Berikut adalah beberapa perawatan sederhana yang dapat dilakukan untuk mengatasi mata kering:

  • Gunakan tetes mata (air mata buatan)

Tetes mata dapat membantu melumasi mata dan mengurangi gejala kering. Gunakan tetes mata sesuai kebutuhan, terutama saat mata terasa kering atau tidak nyaman.

  • Kompres hangat

Kompres hangat pada mata selama beberapa menit dapat membantu merangsang produksi minyak di kelenjar Meibom dan mengurangi penguapan air mata.

  • Bersihkan kelopak mata

Bersihkan kelopak mata secara teratur dengan kapas dan air hangat untuk menghilangkan kotoran dan minyak yang dapat menyumbat kelenjar Meibom.

  • Hindari faktor pemicu

Sebisa mungkin hindari faktor-faktor yang dapat memperburuk mata kering, seperti paparan angin, asap, udara kering, dan penggunaan komputer/gadget yang berlebihan.

  • Berkedip lebih sering

Saat menggunakan komputer atau gadget, usahakan untuk berkedip lebih sering agar mata tetap terlumasi.

  • Gunakan humidifier

Penggunaan humidifier di ruangan dapat membantu menjaga kelembapan udara dan mengurangi penguapan air mata.

  • Penuhi kebutuhan cairan

Pastikan untuk minum air yang cukup setiap hari agar tubuh tetap terhidrasi dan produksi air mata terjaga.

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, menjaga kesehatan mata adalah bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan. Konsultasikan dengan dokter mata jika mengalami gejala mata kering yang persisten.

Pencegahan Mata Kering

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko mata kering meliputi:

  • Hindari paparan asap, angin, dan udara kering.
  • Gunakan humidifier di ruangan.
  • Berkedip lebih sering saat menggunakan komputer atau gadget.
  • Istirahatkan mata secara teratur saat bekerja di depan layar.
  • Penuhi kebutuhan cairan tubuh.
  • Konsumsi makanan yang kaya akan asam lemak omega-3 (misalnya, ikan salmon, biji chia, dan kacang walnut).
  • Gunakan kacamata pelindung saat berada di lingkungan yang berangin atau berdebu.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan dengan dokter spesialis mata jika mengalami gejala mata kering yang parah atau tidak membaik setelah melakukan perawatan sederhana di rumah.

Dokter dapat membantu menentukan penyebab mata kering dan memberikan penanganan yang tepat.

Kesimpulan

Mata kering adalah kondisi umum yang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Dengan memahami penyebab, gejala, dan cara mengatasi mata kering, dapat mengambil langkah-langkah untuk menjaga kesehatan mata dan mencegah komplikasi yang lebih serius.

Jika mengalami gejala mata kering yang persisten, segera konsultasikan dengan dokter spesialis mata di Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan obat atau produk kesehatan lainnya yang kamu butuhkan di Toko Kesehatan Halodoc.

Produknya 100% asli (original) dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.

Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Barnet Dulaney Perkins Eye Center. Diakses pada 2025. 13 Remedies For Dry Eyes. 
Healthline. Diakses pada 2025. Dry Eye Syndrome.
Web MD. Diakses pada 2025. Dry Eye Syndrome Treatment.