Ad Placeholder Image

Ketahui Manfaat Melakukan Push Up Setiap Hari

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   04 Juni 2026

Push-up rutin bisa bantu memperkuat otot dan memperbaiki postur tubuh.

Ketahui Manfaat Melakukan Push Up Setiap HariKetahui Manfaat Melakukan Push Up Setiap Hari

DAFTAR ISI


Push up adalah salah satu latihan beban tubuh (bodyweight exercise) paling populer yang bisa kamu lakukan di mana saja tanpa memerlukan alat khusus. Gerakan push up melatih otot secara efektif, terutama pada bagian tubuh atas dan otot inti (core). Latihan ini sangat fleksibel karena bisa dimodifikasi sesuai dengan tingkat kebugaran seseorang, mulai dari pemula hingga atlet profesional.

Melakukan push up secara rutin tidak hanya membangun kekuatan fisik, tetapi juga meningkatkan stabilitas sendi bahu dan kesehatan jantung. Namun, banyak orang yang sering kali mengabaikan teknik yang benar atau tidak memperhatikan pemulihan otot setelah latihan. Hal ini penting diperhatikan agar kamu terhindar dari cedera otot atau kelelahan berlebih yang justru bisa menghambat perkembangan fisikmu.

Untuk memaksimalkan hasil latihan dan mempercepat pemulihan, dukungan nutrisi dari dalam serta perawatan otot dari luar sangatlah penting. Jika kamu merasakan nyeri sendi atau otot setelah latihan yang tidak kunjung membaik, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan diagnosa yang akurat.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk untuk mendukung progres latihanmu? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Produk untuk Mendukung Latihan Otot

Dukungan vitamin dan produk perawatan otot sangat membantu performa saat melakukan olahraga intensitas tinggi. Berikut adalah rekomendasi produk yang bisa kamu gunakan:

1. Enervon-C 30 Tablet

Enervon-C merupakan suplemen multivitamin yang mengandung kombinasi Vitamin C, Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12, Niacinamide, dan Calcium Pantothenate. Suplemen ini bekerja dengan cara membantu proses metabolisme tubuh dalam menghasilkan energi sehingga kamu tidak mudah lelah saat berolahraga.

Manfaat utamanya adalah menjaga daya tahan tubuh dan membantu memulihkan kondisi setelah beraktivitas berat. Kandungan Vitamin B Kompleks di dalamnya sangat penting dalam proses konversi karbohidrat menjadi energi yang dibutuhkan otot saat push up.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet sehari.
  • Diminum sesudah makan untuk penyerapan optimal dan meminimalkan risiko gangguan lambung.

Pastikan untuk menyimpan produk ini di tempat sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Enervon-C 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Salonpas Koyo Hijau 10 Lembar

Latihan push up yang intens seringkali menyebabkan nyeri otot ringan pada area dada, bahu, atau lengan. Salonpas Koyo Hijau mengandung Methyl Salicylate, Menthol, dan Camphor yang bekerja sebagai analgesik topikal untuk meredakan rasa sakit.

Manfaat koyo ini adalah memberikan sensasi hangat yang membantu melancarkan sirkulasi darah pada area otot yang tegang, sehingga mempercepat proses relaksasi otot. Produk ini sangat praktis digunakan setelah mandi setelah kamu selesai berolahraga.

Dosis dan aturan pakai:

  • Bersihkan dan keringkan area yang sakit.
  • Tempelkan koyo pada area tersebut tidak lebih dari 3-4 kali sehari.
  • Lepaskan koyo setelah maksimal 8 jam pemakaian.

Hindari penggunaan pada luka terbuka atau kulit yang teriritasi.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Salonpas Koyo Hijau 10 Lembar di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Push Up untuk Hasil Maksimal
  1. Pastikan posisi telapak tangan sejajar dengan bahu.
  2. Jaga punggung tetap lurus dan tidak melengkung ke bawah (hip sagging).
  3. Atur pernapasan: buang napas saat mendorong tubuh ke atas, tarik napas saat turun.

3. Counterpain Cream 30 g

Counterpain Cream adalah krim analgesik yang efektif untuk meredakan sakit pada otot, sendi, dan keseleo. Kandungan aktifnya meliputi Methyl Salicylate, Eugenol, dan Menthol yang memberikan sensasi panas untuk meredakan ketegangan otot setelah melakukan gerakan push up melatih otot.

Manfaat krim ini adalah meresap jauh ke dalam jaringan otot untuk memberikan efek nyaman dan meredakan peradangan ringan. Teksturnya tidak lengket dan tidak meninggalkan noda pada pakaian, sehingga nyaman digunakan kapan saja.

Dosis dan aturan pakai:

  • Oleskan pada area yang sakit secukupnya.
  • Gunakan 1-3 kali sehari atau sesuai kebutuhan.
  • Jangan gunakan bersamaan dengan heating pad (bantalan pemanas).

Produk ini hanya untuk pemakaian luar. Cuci tangan setelah mengoleskan krim.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Counterpain Cream 30 g di Toko Kesehatan Halodoc

4. Neurobion Forte 10 Tablet

Neurobion Forte mengandung Vitamin B1 (Thiamine), Vitamin B6 (Pyridoxine), dan Vitamin B12 (Cyanocobalamin) dalam dosis tinggi. Kombinasi vitamin neurotropik ini bekerja menjaga fungsi saraf agar tetap optimal, terutama saat melakukan latihan fisik yang melibatkan koordinasi saraf dan otot yang kompleks.

Manfaat utamanya adalah mencegah dan mengatasi gejala kesemutan atau kram otot yang sering muncul akibat kelelahan saraf. Bagi kamu yang aktif berolahraga, suplemen ini membantu regenerasi sel saraf dan menjaga performa motorik tubuh.

Dosis dan aturan pakai:

  • 1 tablet sehari sesudah makan.
  • Dalam kondisi tertentu, dosis dapat disesuaikan atas petunjuk dokter.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Neurobion Forte 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Melakukan Push Up yang Benar

Agar latihan push up melatih otot dengan efektif tanpa menimbulkan cedera, teknik yang benar adalah kunci utama.

1. Posisi Awal yang Tepat

Mulailah dengan posisi plank, tangan terbuka sedikit lebih lebar dari bahu. Pastikan tubuh membentuk garis lurus dari kepala hingga tumit. Kontraksikan otot perut (core) untuk menjaga stabilitas tulang belakang.

2. Gerakan Menurun (Phase Descending)

Turunkan tubuh secara perlahan hingga dada hampir menyentuh lantai. Pastikan siku tidak terlalu melebar ke samping (membentuk sudut sekitar 45 derajat dari tubuh) untuk melindungi sendi bahu dari tekanan berlebih.

3. Dorongan ke Atas (Phase Ascending)

Tekan telapak tangan ke lantai dan dorong tubuh kembali ke posisi awal. Pastikan pinggul tidak turun atau naik lebih dulu; seluruh tubuh harus bergerak sebagai satu unit yang solid.

Studi Mengenai Latihan Push Up

JAMA Network Open menerbitkan studi di tahun 2019 yang menjelaskan bahwa kemampuan melakukan push up dalam jumlah tertentu berkorelasi dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah pada pria dewasa.

Studi ini menemukan bahwa pria yang mampu melakukan lebih dari 40 push up memiliki risiko kejadian penyakit jantung 96% lebih rendah dibandingkan mereka yang hanya bisa melakukan kurang dari 10 kali. Hal ini membuktikan bahwa push up bukan sekadar latihan otot, melainkan indikator kebugaran fisik secara menyeluruh.

Jika kamu mengalami nyeri otot yang menetap lebih dari 3 hari (Delayed Onset Muscle Soreness atau DOMS yang ekstrem) atau merasa ada sendi yang bergeser, segera lakukan pemeriksaan. Kamu bisa beli obat online di Halodoc untuk kebutuhan pereda nyeri atau vitamin tambahan.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc agar program latihanmu tetap aman dan terukur.

Referensi:
JAMA Network Open. Diakses pada 2026. Association Between Push-up Exercise Capacity and Future Cardiovascular Events Among Active Adult Men.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Are push-ups effective for building upper body strength?.
Healthline. Diakses pada 2026. What Are the Benefits of Pushups?.
WebMD. Diakses pada 2026. How to Do a Push-Up.

FAQ

1. Apakah push up melatih otot dada saja?

Tidak, selain otot dada (pectoralis major), push up juga melatih otot bahu (deltoid), otot lengan belakang (triceps), serta otot inti atau core untuk stabilitas tubuh.

2. Berapa kali push up sebaiknya dilakukan setiap hari?

Untuk pemula, mulailah dengan 3 set sebanyak 10-15 repetisi. Berikan jeda istirahat minimal 1 hari di antara jadwal latihan agar otot memiliki waktu untuk melakukan perbaikan sel (recovery).

3. Mengapa tangan sering gemetar saat push up?

Kondisi ini biasanya menandakan kelelahan otot atau saraf motorik yang belum terbiasa dengan beban tersebut. Konsumsi Vitamin B kompleks seperti Neurobion dapat membantu menjaga fungsi saraf.

4. Bolehkah push up dilakukan saat otot sedang pegal?

Jika pegal terasa ringan, kamu tetap bisa melakukan latihan intensitas rendah. Namun, jika terasa nyeri tajam, sebaiknya istirahat dan gunakan krim analgesik seperti Counterpain untuk meredakan keluhan.

Punya Keluhan Otot Setelah Olahraga tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan setelah rutin push up, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.