• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Perbedaan Bronkitis Akut dan Bronkitis Kronis

Ketahui Perbedaan Bronkitis Akut dan Bronkitis Kronis

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Bronkitis adalah penyakit yang muncul karena adanya peradangan pada bronkus, yaitu, tabung jalur udara bercabang yang menuju paru-paru bagian kanan dan kiri. Dalam sistem pernapasan, bronkus memiliki fungsi untuk menyalurkan udara yang keluar dan masuk paru-paru. 

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan seseorang mengalami bronkitis, mulai dari infeksi hingga paparan polusi udara yang terjadi dalam jangka waktu panjang. Meski begitu, penyebab utama dari kondisi ini adalah kebiasaan merokok yang dilakukan terus-menerus. Biar lebih jelas, simak pembahasan seputar bronkitis dan apa saja jenisnya di bawah ini!

Baca juga: Kenali Gangguan Pernapasan Bronkitis

Bronkitis Akut dan Bronkitis Kronis

Bronkitis terjadi karena ada peradangan pada saluran utama pernapasan alias bronkus. Kondisi ini ditandai dengan gejala batuk yang berlangsung selama satu minggu atau lebih. Kabar buruknya, kondisi ini bisa berubahan menjadi hal yang harus diwaspadai jika tidak ditangani segera. Bronkitis yang tidak segera diobati bisa berlangsung hingga berbulan-bulan, bahkan menahun. 

Dalam kondisi yang lebih parah, intensitas munculnya gejala pun lebih parah dibandingkan peradangan akut. Sebab, ada peningkatan produksi lendir pada tabung brokus yang terjadi akibat peradangan. Secara umum, bronkitis terbagi menjadi dua jenis, yaitu akut dan kronis. Apa perbedaannya? 

  • Bronkitis Akut

Jenis bronkitis yang satu ini rentan dialami anak-anak di bawah usia 5 tahun. Peradangan pada bronkitis akut biasanya akan pulih dengan sendirinya. Bronkitis akut lebih umum menyerang dan akan pulih perlahan. Penyakit ini umumnya membutuhkan waktu satu minggu hingga 10 untuk sembuh. Namun, gejala batuk yang dialami mungkin akan bertahan lebih lama. 

  • Bronkitis Kronis 

Berbeda dengan bronkitis akut, bronkitis kronis biasanya dialami oleh orang dewasa. Peradangan ini paling sering menyerang orang yang berusia di atas 40 tahun. Bronkitis kronis dapat berlangsung hingga 2 bulan yang merupakan salah satu penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). 

Penyakit ini sebaiknya tidak dianggap sepele dan harus segera ditangani sebab bronkitis kronis merupakan suatu kondisi yang lebih serius. Penyakit ini muncul ketika terjadi iritasi atau peradangan pada selaput bronkial yang berulang yang seringkali diakibatkn oleh kebiasaan merokok. 

Kendati begitu, kedua penyakit ini umumnya menimbulkan gejala yang sama, yaitu gangguan pada pernapasan. Bronkitis akut dan bronkitis kronis ditandai dengan gejala nyeri dada, batuk berlendir, sesak napas, serta mengi atau muncul suara seperti siulan saat bernapas. Namun, pada bronkitis akut biasanya juga muncul gejala, misalnya demam ringan, tubuh nyeri, pilek dan hidung tersumbat, serta sakit tenggorokan.

Baca juga: Apakah Bronkitis Berkaitan dengan Emfisema?

Bronkitis akut biasanya disebabkan oleh virus, yaitu jenis virus yang sama dengan yang menjadi penyebab pilek dan flu (influenza). Sedangkan penyebab paling umum dari bronkitis kronis adalah kebiasaan merokok, polusi udara, debu, atau gas beracun yang ada di lingkungan atau tempat kerja. Segera lakukan pemeriksaan ke dokter jika mengalami gejala yang dicurigai bronkitis. 

Atau kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya pada dokter seputar perbedaan bronkitis akut dan kronis. Dokter bisa dengan mudah dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2020. Bronchitis.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Bronchitis
Healthline. Diakses pada 2020. Acute Bronchitis: Symptoms, Causes, Treatment, and More.
Healthline. Diakses pada 2020. Understanding Chronic Bronchitis.