• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kulit Kepala Berjamur? Waspada Tinea Capitis
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kulit Kepala Berjamur? Waspada Tinea Capitis

Kulit Kepala Berjamur? Waspada Tinea Capitis

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 16 Desember 2022

“Infeksi jamur juga bisa terjadi di kulit kepala yang disebut juga tinea capitis. Kondisi ini biasanya ditandai dengan gejala berupa kulit kepala gatal, rambut rontok, dan muncul bercak bulat yang bersisik dan meradang.”

Kulit Kepala Berjamur? Waspada Tinea CapitisKulit Kepala Berjamur? Waspada Tinea Capitis

Halodoc, Jakarta – Kulit kepala kamu terasa gatal? Hati-hati, bisa jadi kondisi tersebut menandai gejala tinea capitis. Meskipun tinea capitis paling sering dialami oleh bayi di bawah usia lima tahun (balita) dan anak usia sekolah, tapi orang dewasa juga bisa mengalami infeksi jamur tersebut. 

Tidak hanya bisa membuat kulit kepala terasa gatal, kulit kepala berjamur juga bisa ditandai dengan gejala berupa rambut rontok, kulit bersisik dan kering, kemerahan, serta gatal. 

Ketahui Penyebab Tinea Capitis

Tinea capitis disebabkan oleh jamur dermatofita yang mampu menyerang jaringan berkeratin, seperti rambut dan kuku. Jamur tersebut juga bisa menyerang lapisan luar pada kulit kepala dan rambut dan menyebabkan rambut-rambut rontok. 

Tinea capitis merupakan infeksi yang bisa menular dari satu orang ke orang lain melalui kontak kulit langsung dengan orang yang terinfeksi. Kamu juga bisa tertular infeksi jamur tersebut bila menyentuh hewan yang memiliki jamur tinea capitis. Jamur tersebut bisa menyebar ketika kamu mengelus atau merawat anjing atau kucing yang terinfeksi. 

Memegang benda-benda atau permukaan yang baru saja disentuh oleh orang atau hewan yang terinfeksi, juga bisa menyebabkan kamu mengalami kulit kepala berjamur. Hal itu juga termasuk berbagi barang-barang, seperti pakaian, handuk, tempat tidur, sisir dan sikat.

Gejala yang Bisa Muncul

Gejala penyakit ini bisa bervariasi pada tiap pengidap. Namun, umumnya kulit kepala pengidap akan terasa sangat gatal. Selain itu, tanda dan gejala kulit kepala berjamur yang juga bisa terjadi, antara lain:

  • Terdapat satu atau lebih bercak bulat, bersisik, atau meradang di mana rambut rontok di atau dekat kulit kepala.
  • Kebotakan yang perlahan membesar dan memiliki titik-titik hitam kecil tempat rambut putus.
  • Rambut rapuh atau mudah patah atau dicabut.
  • Area lembut atau nyeri di kulit kepala.

Bila kamu mengalami gejala-gejala di atas, sebaiknya periksakan saja ke dokter. Kamu bisa memeriksakan gejala kesehatan yang kamu alami dengan buat janji temu dokter di rumah sakit pilihan melalui aplikasi Halodoc.

Ketahui Cara Mencegah Tinea Capitis

Sebenarnya tinea capitis sulit dicegah. Pasalnya, jamur penyebabnya umum ditemukan dan kondisinya bisa menular, bahkan sebelum gejala muncul. Namun, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi risiko kulit kepala berjamur:

1. Keramas secara teratur

Pastikan kamu membersihkan kulit kepala secara teratur, terutama setelah potong rambut. Beberapa produk perawatan kulit kepala, seperti minyak kelapa dan pomade dengan selenium, bisa membantu mencegah jamur pada kulit kepala.

2. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan

Selain keramas, kamu juga perlu menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan secara teratur, terutama setelah bermain dengan hewan peliharaan. Jaga juga kebersihan area bersama, terutama di sekolah, pusat penitipan anak, tempat gym, dan ruang loker.

3. Hindari hewan yang terinfeksi

Infeksi jamur pada hewan biasanya ditandai dengan sepetak kulit yang bulunya hilang. Bila hewan peliharaan kamu menunjukkan gejala tersebut, ada baiknya periksakan ke dokter hewan. Hindari juga hewan yang berkeliaran di luar rumah yang juga memiliki tanda tersebut.

4. Hindari berbagi barang pribadi

Usahakan untuk tidak meminjamkan atau meminjam barang-barang pribadi, seperti pakaian, handuk, sisir, peralatan olahraga, dan lainnya dengan orang lain.

Itulah penjelasan mengenai kulit kepala berjamur atau tinea capitis yang perlu diwaspadai. Jangan lupa download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store atau Google Play untuk mendapatkan solusi kesehatan terlengkap dengan mudah! 

Referensi:
Derm Net. Diakses pada 2022. Tinea capitis
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Ringworm (scalp)