• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Lakukan Ini Saat Pergoki Anak Menyaksikan Konten Dewasa
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Lakukan Ini Saat Pergoki Anak Menyaksikan Konten Dewasa

Lakukan Ini Saat Pergoki Anak Menyaksikan Konten Dewasa

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 14 Juli 2022

“Banyak orang tua yang khawatir saat memergoki anak menyaksikan konten dewasa. Namun, pastikan ibu tetap tenang dan cari jalan keluar yang tepat bersama anak.”

Lakukan Ini Saat Pergoki Anak Menyaksikan Konten DewasaLakukan Ini Saat Pergoki Anak Menyaksikan Konten Dewasa

Halodoc, Jakarta – Kemudahan anak-anak dalam mendapatkan informasi saat ini tentunya menjadi hal yang membantu orang tua. Namun, orang tua perlu lebih waspada dan berhati-hati terhadap berbagai konten yang disaksikan oleh anak. Di era saat ini, anak akan lebih mudah menemukan berbagai konten, termasuk konten yang ditujukan bagi orang dewasa.

Bukan hanya dari konten percintaan dewasa, tetapi konten yang mengandung kekerasan pun sebaiknya dihindari anak-anak. Lalu, bagaimana tindakan yang perlu dilakukan oleh orang tua saat memergoki anak menyaksikan berbagai konten dewasa? Nah, agar tidak salah menyikapinya, simak ulasannya berikut ini!

Pergoki Anak Menyakiskan Konten Dewasa, Lakukan Hal Ini

Kini, anak-anak bisa dengan mudah menyaksikan tayangan yang menarik. Tidak hanya dari televisi, anak pun bisa menyaksikan berbagai tayangan dari youtube, instagram, atau platform media sosial lainnya. 

Tidak ada salahnya orang tua memerhatikan jenis tontontan yang disaksikan oleh anak setiap harinya agar terhindar dari berbagai jenis konten yang seharusnya ditujukan untuk orang dewasa. Melansir dari Law Insider, konten dewasa sendiri merupakan definisi dari berbagai material video atau foto yang mengandung pornografi atau seksualitas. 

Lalu, apa yang harus dilakukan orang tua saat melihat anak menyaksikan konten dewasa sebelum usianya? Berikut hal yang perlu dilakukan:

1. Tetap Tenang

Meskipun terkejut dan khawatir, sebaiknya tetap tenang saat memergoki anak menyaksikan konten dewasa. Mengeluarkan kekesalan dan emosi pada anak saat itu juga justru membuat anak anak takut dan lebih tertutup pada orang tua.

Segera menghindari saat memergoki anak menyaksikan konten dewasa. Cari waktu yang tepat untuk berbicara pada anak mengenai berbagai hal yang ibu khawatirkan. Tanyakan langsung apa yang baru saja disaksikan oleh anak dan cari tahu tujuan anak menyaksikan tayangan tersebut.

2. Jadilah Pendengar yang Baik

Saat anak bercerita, cobalah untuk mendengarkan alasan anak menyaksikan konten dewasa. Tanyakan pada anak bagaimana ia menemukan konten tersebut, apakah ia mendapatkannya secara tidak sengaja atau mendapatkannya dari perangkat lain. Hal ini bisa dilakukan untuk membantu orang tua dalam meningkatkan keamanan.

Ibu juga bisa bertanya apa saja yang anak lihat dan bagaimana perasaannya. Jika anak merasa takut atau trauma, sebaiknya segera tenangkan anak. Jangan menegur anak dengan kata-kata kasar, tetapi tegurlah anak dengan tegas dan pahami anak dengan baik.

3. Ajarkan Pendidikan Seks yang Tepat

Pada momen ini, ibu juga bisa sekaligus memberikan pengetahuan seksual pada anak sesuai dengan usianya. Jelaskan bagian mana saja yang tidak boleh diperlihatkan orang lain dan menjadi organ vital. Berikan pengertian pada anak bahwa hal tersebut merupakan bagian privasi.

Selain itu, ibu juga bisa menjelaskan mengenai batasan, usia, hingga waktu yang tepat untuk keintiman serta hal lainnya yang terkait dengan seksualitas dan cinta.

4. Buatlah Jalan Keluar untuk Masalah yang Dihadapi

Ingatkan pada anak bahwa tayangan yang disaksikan bukanlah tayangan yang baik untuk usianya. Ibu bisa membantu anak untuk menyaksikan tayangan yang sesuai dengan melakukan pengamanan pada gadget anak. 

Selain itu, selalu sempatkan waktu untuk berbicara dengan anak-anak mengenai hal menarik apa saja yang baru disaksikan melalui gadget anak. Ibu juga bisa memberikan rekomendasi tayangan yang baik untuk anak seusianya agar bisa memberikan manfaat yang positif bagi tumbuh kembang anak.

5. Jangan Menyalahkan Diri Sendiri

Sebaiknya orang tua jangan menyalahkan diri sendiri mengenai hal yang terjadi. Hal ini bisa terjadi karena berbagai faktor, seperti ketidaksengajaan.

Itulah hal yang bisa dilakukan orang tua saat memergoki anak melihat konten dewasa. Jika anak mengalami trauma atau ketakutan yang berlebih setelah menemukan konten tersebut, tidak ada salahnya untuk melakukan pemeriksaan pada psikolog. 

Ibu bisa buat janji pemeriksaan dengan psikolog melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play!

Referensi:

Happy Families. Diakses pada 2022. 7 Strategies For When Your Child Accidentally Finds Pornography.
Law Insider. Diakses pada 2022. Adult Content.
Defend Young Mind. Diakses pada 2022. 6 Mistakes Parents Make When They Learn Their Kid is Watching Porn.