Psikologi

Psikologi merangkum semua informasi tentang masalah mental, pikiran, dan perilaku manusia yang terjadi di sekitar. Mencangkup berbagai disiplin ilmu, informasi mengenai psikologi ini bisa terkait erat dengan masalah kesehatan yang apabila tidak diatasi dengan tepat maka dapat memberikan efek negatif. Oleh karena itu, mengetahui informasinya secara detil merupakan cara untuk meraih kesehatan jiwa dan pikiran.

Psikologi Kesehatan

Psikologi kesehatan adalah aspek-aspek ilmu psikologi yang bermanfaat ketika digunakan di dalam dunia kesehatan. Sebagai contoh, seorang dokter harus bisa mengendalikan psikis pasiesnnya dan bukan hanya sebagai orang yang memeriksa dan memberi resep obat.

Ketika pasien mempunyai sakit parah, maka sebagai dokter yang baik, ia harus dapat membangkitkan semangat dan motivasi pasien untuk dapat sembuh dari penyakitnya. Lebih dari itu, dokter juga harus mengetahui bagaimana keadaan mental pasien berkaitan dengan kesehatannnya.

Psikologi kesehatan adalah suatu agregat dari specific educational, dan kontribusi scientific professional, dari disiplin psikologi, untuk memajukan atau memelihara kesehatan, termasuk juga didalamnya penanganan penyakit dan aspek-aspek lain yang terkait dengannya.

Psikologi kesehatan dipandang sebagai pengetahuan psikis dan sosial yang dapat digunakan dan bermanfaat untuk mengurangi stress psikis yang disebabkan oleh penyakit. Psikologi kesehatan dapat dimanfaatkan untuk berbagai situasi dan kondisi.

Manfaat Psikologi Kesehatan

Ketika pasien menunjukkan tingkah laku yang berbeda karena sakitnya, misal depresi atau frustrasi, atau dalam tingkat ringan seperti kekurangan motivasi untuk sembuh.

– Memprediksi tingkah laku pasien ketika ia melalui tingkatan penyakit tertentu. Langkah ini sebagai bentuk pencegahan dini terhadap timbulnya masalah-masalah psikis.

– Mengumpulkan data tentang sikap dan pemikiran pasien ketika sakit di masa lalu.

– Mengevaluasi peran psikologi dalam perawatan pasien.

– Psikologi kesehatan juga digunakan untuk memberikan contoh bagaimana seharusnya berpikir dan bertingkah laku kepada orang yang sakit.

Tips Psikologi Kesehatan

1. Tidur tujuh sampai delapan jam setiap hari

Supaya dapat beraktivitas secara efektif dan produktif, sebagian besar manusia membutuhkan delapan jam waktu untuk tidur yang berkualitas setiap malamnya. Namun, bagi beberapa orang mungkin membutuhkan waktu lebih atau kurang dari delapan jam. Temukan jam tidur yang sesuai dengan kondisi tubuhmu agar kamu bisa mengatur kegiatan harianmu dengan lebih baik.

2. Setiap hari sarapan

Tidak sarapan bisa berakibat dosis harian terhadap vitamin dan nutrisi sulit untuk diperoleh tubuh. Orang yang terbiasa sarapan cenderung memiliki pola makan sehat secara keseluruhan. Apabila rutin dilakukan setiap hari, manfaat sarapan bisa memberikan asupan nutrisi yang banyak dan lengkap.

Sarapan yang sehat sebaiknya yang memiliki  kandungan biji-bijian utuh seperti sereal gandum utuh, buah-buahan dan sayur-sayuran, protein yang didapat dari selai kacang, daging tanpa lemak, ayam, ikan, telur rebus, dan sedikit lemak dari keju atau susu rendah lemak. Kombinasi karbohidrat kompleks, serat, protein, dan sedikit lemak tersebut bermanfaat bagi kesehatan dan membuat kamu kenyang lebih lama.

3. Kurangi kebiasaan ngemil di malam hari

Kebiasaan ngemil di malam hari bisa juga memberikan pengaruh negatif bagi kinerja otak khususnya dalam hal menyimpan memori dalam jangka panjang dan kemampuan berpikir kamu secara keseluruhan. Hal ini dikarenakan bila kamu ngemil di malam hari bisa mengacaukan siklus tidur dan bangun yang akan memberikan pengaruh negatif bagi kesehatan dan fungsi kognitif. Kebiasaan ngemil malam serta sering terlambat makan adalah salah satu pengganggu siklus tidur dan bangun. Selain itu, paparan cahaya di malam hari atau melakukan latihan kardiovaskular yang berat saat mendekati jam tidur, sebaiknya dihindari.

4. Tidak merokok

Siapa yang tidak mengetahui jika rokok hanya merugikan siapapun yang menghirup asapnya dan berdampak negatif bagi kesehatan seperti penyakit kanker, jantung, stroke, keguguran pada ibu hamil dan lain sebagainya. Mulailah berhenti merokok sekarang juga demi hidup yang lebih sehat.

5. Tidak mengkonsumsi alkohol

Sama seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol akan menimbulkan dampak negatif untuk kesehatan tubuh. Minuman ini akan mengubah kinerja otak dan refleks pada tubuh, juga memicu terjadinya obesitas dan kecanduan. Namun, dalam hubungannya dengan jantung, alkohol bisa berakibat baik atau buruk laiknya obat-obatan. Ini tergantung pada seberapa banyak kamu mengonsumsinya.