• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Lapisan Kulit Terasa Mengeras, Waspada Eksim

Lapisan Kulit Terasa Mengeras, Waspada Eksim

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Tahukah kamu kalau efek dari eksim dapat menyebabkan kulit kering, memerah, bersisik di bagian depan siku dan bagian belakang lutut, terkadang mengeluarkan cairan, sensasi gatal, dan perlukaan yang terkadang juga mengeras. 

Selain eksim, lapisan kulit yang mengeras juga bisa disebabkan oleh likenifikasi. Ini adalah kondisi ketika kulit menjadi tebal dan kasar karena terlalu sering digaruk dan digosok. Terus-menerus menggaruk area kulit pada jangka waktu yang lama akan memicu pertumbuhan sel-sel kulit dan menyebabkan penebalan. Informasi selengkapnya ada di bawah ini!

Penyebab Kulit Menebal

Penyebab likenifikasi biasanya adalah gatal-gatal kronis (jangka panjang), tetapi kadang-kadang terkait juga dengan trauma kulit, kecemasan berat, atau perilaku obsesif-kompulsif, seperti menggaruk atau menggosok kulit selama jangka waktu yang lama.

Baca juga: 6 Cara Merawat Eksim Atopik

Gejalanya sedikit sama dengan eksim, yaitu kulit menebal, kasar, bersisik, kulit memerah dan bercak gelap. Tadi sudah disinggung kalau penebalan kulit juga bisa terjadi karena adanya eksim. Kondisi eksim dapat membuat kulit kehilangan kelembapannya.

Ketika kulit kehilangan kelembapannya dan alergen masuk ke kulit, kemudian mengaktifkan sistem kekebalan tubuh, jadilah peradangan yang membuat kulit menjadi merah dan gatal. Seseorang lebih mungkin terkena eksim jika keluarga juga memiliki riwayat eksim atau kondisi alergi, termasuk demam dan asma.

Pada situasi yang umum, eksim tidak disebabkan atau diperburuk oleh diet. Namun untuk memastikannya, tidak ada salahnya kamu mengontak HalodocDokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja.

Amati Pemicu Kulit Menebal

Terkait dengan lapisan kulit yang menebal, biasanya akan selalu ada pemicu yang membuat itu pertama kali terjadi. Kemungkinan paling besar biasanya dari lingkungan. Beberapa kondisi bisa menyebabkan gangguan ketidaknyamanan tersebut adalah sebagai berikut:

Baca juga: Buah-Buahan untuk Kulit Bersinar

  1. Lingkungan yang Terlalu Dingin atau Terlalu Kering

Ini dapat menurunkan kelembapan kulit serta menyebabkannya menjadi rapuh dan bersisik dan mengarah ke eksim. 

  1. Berkeringat Berlebihan

Juga dapat mengiritasi kulit terutama ketika berada di daerah-daerah di mana keringat bisa terperangkap, seperti di penjuru siku, lutut, dan leher.

  1. Stres atau Kecemasan

Ketika tegang, sistem saraf menginstruksikan tubuh untuk melindungi dirinya sendiri dengan memompa hormon stres, termasuk kortisol. Kortisol mengatur sistem kekebalan tubuh yang mendorong peradangan dan antibodi alergi muncul dengan cepat. 

Ditambah lagi, ketika dalam kondisi panik, sel-sel darah putih melepaskan histamin yang menginduksi gatal dan membuat pembuluh darah membesar.

  1. Alergen di Udara

Alergen dan alergi tidak sama dan eksim bukanlah alergi. Alergen pada dasarnya adalah pemicu dan eksim biasanya meradang ketika terpicu tungau debu, serbuk sari, dan bulu hewan peliharaan. 

  1. Iritasi Lainnya

Paparan bahan kimia tertentu, termasuk aroma dan sulfat yang ditemukan dalam sabun, deterjen, parfum, dan kosmetik, yang dapat mengiritasi kulit yang sudah sensitif.

Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh Harvard Health Publishing direkomendasikan cara melembapkan kulit adalah dengan menggunakan losion, mandi secukupnya dengan menggunakan bahan alami yang tidak menghilangkan kelembapan alami kulit, mengenakan pakaian yang tidak mengiritasi, serta tak kalah pentingnya adalah kontrol pada diri sendiri untuk mengendalikan sensasi gatal. 

Referensi:

Healthline. Diakses pada 2020. What is lichenification?
Better Health Channel. Diakses pada 2020. Eczema.
Health Central. Diakses pada 2020. Let’s Talk About Eczema.
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2020. How to moisturize your skin.