Ad Placeholder Image

Lari Interval Adalah: Tingkatkan Kecepatan dan Daya Tahan Kamu

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   28 Mei 2026

Lari interval adalah metode latihan kardio yang efektif untuk meningkatkan kecepatan, daya tahan, dan membakar kalori lebih banyak.

Lari Interval Adalah: Tingkatkan Kecepatan dan Daya Tahan KamuLari Interval Adalah: Tingkatkan Kecepatan dan Daya Tahan Kamu

DAFTAR ISI


Dalam dunia olahraga, khususnya lari, kamu mungkin sering mendengar istilah lari interval. Namun, apakah kamu benar-benar memahami apa itu interval adalah metode latihan yang dapat mengubah performa atletikmu secara signifikan? Secara sederhana, lari interval adalah teknik latihan yang menggabungkan periode intensitas tinggi dengan periode istirahat atau aktivitas intensitas rendah secara bergantian. Metode ini bukan hanya untuk pelari profesional, tetapi juga sangat bermanfaat bagi siapa saja yang ingin meningkatkan kebugaran kardiovaskular dan membakar lemak lebih efisien.

Pentingnya memahami lari interval terletak pada kemampuannya untuk menantang ambang batas anaerobik tubuh. Dengan melakukan latihan ini secara rutin, jantung dan paru-paru kamu akan terlatih untuk bekerja lebih keras dan pulih lebih cepat. Namun, karena intensitasnya yang tinggi, risiko cedera otot atau kelelahan berlebih (overtraining) juga meningkat jika tidak dibarengi dengan teknik yang benar dan asupan pendukung yang tepat. Banyak orang menyerah karena merasa lari interval terlalu berat, padahal kuncinya ada pada konsistensi dan pemulihan yang optimal.

Untuk mendukung performa kamu saat mencoba metode latihan ini, sangat disarankan untuk menjaga stamina dan mempersiapkan obat-obatan topikal jika terjadi nyeri otot setelah latihan. Mengonsumsi multivitamin dapat membantu proses pembentukan energi dan pemulihan jaringan otot yang rusak akibat kontraksi intens saat sprint. Jangan lupa untuk selalu mendengarkan sinyal tubuh kamu sebelum meningkatkan intensitas latihan agar tidak terjadi cedera yang tidak diinginkan.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk kesehatan yang bisa mendukung sesi lari interval kamu? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Suplemen dan Obat Pemulihan yang Ampuh

Latihan interval yang intens menuntut tubuh bekerja ekstra. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk dari apoteker kami untuk membantu stamina dan mengatasi keluhan otot:

1. Enervon-C 30 Tablet

Enervon-C adalah suplemen multivitamin yang mengandung kombinasi Vitamin C 500 mg, Vitamin B1, B2, B6, B12, Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat. Kandungan Vitamin B kompleks di dalamnya berfungsi sangat penting dalam proses metabolisme energi, sehingga kamu tidak mudah merasa lelah saat melakukan lari interval.

Manfaat utamanya adalah untuk menjaga daya tahan tubuh dan mempercepat pemulihan setelah beraktivitas fisik berat. Vitamin C berperan sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas yang dihasilkan saat metabolisme tubuh meningkat selama lari intensitas tinggi.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet sehari setelah makan.

Simpan di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jika kamu memiliki riwayat maag, sebaiknya konsumsi setelah makan untuk meminimalkan rasa tidak nyaman di lambung.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Enervon-C 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Counterpain Cream 30 g

Counterpain Cream mengandung Methyl Salicylate, Eugenol, dan Menthol. Produk ini bekerja dengan memberikan sensasi hangat pada area yang dioleskan untuk meredakan nyeri otot dan persendian yang sering muncul setelah sesi lari interval yang berat.

Manfaat utamanya adalah merelaksasi otot yang kaku dan mengurangi rasa sakit akibat kram atau keseleo ringan. Kandungan mentholnya memberikan efek distraksi pada rasa sakit, sementara methyl salicylate bekerja sebagai antiinflamasi lokal.

Dosis dan aturan pakai:

  • Oleskan secukupnya pada area yang sakit 3-4 kali sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Hindari penggunaan pada luka terbuka atau selaput lendir.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Counterpain Cream 30 g di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Pemulihan Setelah Lari Interval
  1. Lakukan pendinginan (cool down) selama minimal 10 menit untuk menstabilkan detak jantung.
  2. Minum air putih atau minuman elektrolit untuk mengganti cairan yang hilang lewat keringat.
  3. Lakukan stretching dinamis untuk menjaga fleksibilitas otot dan mencegah kekakuan.

3. CDR 10 Tablet Effervescent

CDR mengandung kombinasi Kalsium, Vitamin C, Vitamin D, dan Vitamin B6. Lari interval memberikan beban mekanis pada tulang dan sendi, sehingga asupan kalsium dan vitamin D sangat diperlukan untuk menjaga kepadatan tulang dan mencegah risiko cedera stres pada tulang (stress fracture).

Manfaat lainnya adalah mendukung kontraksi otot yang sehat karena kalsium berperan penting dalam transmisi sinyal saraf ke serat otot. Bentuk effervescent-nya membuat vitamin ini mudah diserap oleh tubuh.

Dosis dan aturan pakai:

  • 1 tablet effervescent per hari, dilarutkan dalam segelas air.

Sebaiknya diminum segera setelah dilarutkan. Konsultasikan dengan dokter jika kamu memiliki gangguan ginjal atau riwayat batu ginjal.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan CDR 10 Tablet Effervescent di Toko Kesehatan Halodoc

4. Salonpas Koyo Pereda Nyeri 10 Lembar

Salonpas Koyo mengandung Methyl Salicylate, Menthol, dan Camphor. Koyo ini sangat praktis digunakan untuk mengatasi nyeri otot lokal, seperti pada betis atau paha belakang setelah melakukan sprint interval.

Cara kerjanya adalah dengan melepaskan bahan aktif secara perlahan ke dalam kulit untuk memberikan efek hangat dan analgesik yang tahan lama. Sangat cocok digunakan saat kamu beristirahat di malam hari setelah latihan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Tempelkan pada area yang sakit. Bersihkan dan keringkan area sebelum menempelkan koyo.
  • Gunakan tidak lebih dari 3-4 kali sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Jangan gunakan pada anak di bawah usia 12 tahun tanpa anjuran dokter.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Salonpas Koyo Pereda Nyeri 10 Lembar di Toko Kesehatan Halodoc

5. Voltaren Emulgel 10 g

Voltaren Emulgel mengandung bahan aktif Diclofenac Diethylamine. Ini adalah obat antiinflamasi non-steroid (OAINS) topikal yang sangat efektif untuk mengatasi peradangan dan nyeri sendi atau otot akibat trauma ringan saat olahraga.

Manfaat utamanya adalah meresap ke dalam jaringan kulit untuk menargetkan sumber nyeri dan pembengkakan. Jika lari interval menyebabkan rasa nyeri yang lebih tajam dari sekadar pegal biasa, gel ini bisa menjadi pilihan tepat.

Dosis dan aturan pakai:

  • Oleskan 3-4 kali sehari pada area yang sakit dan gosok perlahan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Jangan digunakan jika kamu memiliki alergi terhadap aspirin atau obat antiinflamasi lainnya.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Voltaren Emulgel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

Mengenal Lebih Dalam Lari Interval

Istilah lari interval adalah kunci untuk memahami bagaimana meningkatkan performa lari secara eksponensial. Berbeda dengan lari jarak jauh (steady state) yang menggunakan intensitas yang sama dari awal hingga akhir, latihan interval memaksa tubuh untuk beradaptasi dengan perubahan beban kerja. Saat kamu melakukan sprint, tubuh masuk ke mode anaerobik, di mana oksigen tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan energi, sehingga tubuh membakar cadangan glikogen dengan cepat.

1. Mekanisme Kerja Lari Interval

Latihan ini bekerja dengan meningkatkan VO2 Max kamu, yaitu jumlah maksimal oksigen yang bisa digunakan tubuh saat berolahraga. Semakin tinggi VO2 Max, semakin efisien jantungmu memompa darah. Selain itu, lari interval juga merangsang Excess Post-exercise Oxygen Consumption (EPOC), yang berarti tubuhmu tetap membakar kalori dengan kecepatan tinggi bahkan setelah kamu selesai berlari.

2. Jenis-Jenis Metode Interval

Ada berbagai cara untuk menerapkan latihan ini. Misalnya metode Tabata, yang terdiri dari 20 detik sprint intens diikuti 10 detik istirahat selama 8 putaran. Ada juga metode Fartlek, yang lebih fleksibel di mana kamu menentukan sendiri kapan harus lari cepat dan kapan harus lari santai berdasarkan lingkungan sekitarmu, seperti sprint menuju tiang listrik berikutnya.

3. Pentingnya Fase Pemulihan

Sangat krusial untuk dipahami bahwa “interval” bukan hanya soal lari cepatnya, tapi juga soal kualitas istirahat di antaranya. Tanpa fase pemulihan yang cukup di tengah sesi, tubuh tidak akan mampu mempertahankan intensitas yang dibutuhkan pada set berikutnya. Jika kamu merasa sangat lelah atau mengalami gejala cedera, segera konsultasi ke dokter Halodoc untuk mendapatkan diagnosa yang tepat.

Studi Mengenai Lari Interval

Journal of Sports Science & Medicine menerbitkan studi di tahun 2013 yang menjelaskan bahwa latihan interval intensitas tinggi (HIIT) memberikan peningkatan kebugaran kardiorespirasi yang lebih besar dibandingkan latihan intensitas sedang yang dilakukan terus-menerus dalam waktu yang lebih lama.

Studi ini menunjukkan bahwa dengan waktu latihan yang lebih singkat, individu bisa mendapatkan manfaat kesehatan jantung yang sama atau bahkan lebih baik. Hal ini membuktikan bahwa kualitas latihan jauh lebih penting daripada kuantitas durasi jika dilakukan dengan teknik yang tepat.

Jika kamu mengalami nyeri berkepanjangan atau cedera setelah latihan, jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kamu bisa beli obat online di Halodoc untuk kebutuhan P3K atau vitamin harianmu dengan praktis.

Selain itu, pastikan kamu selalu berkonsultasi dengan ahli medis sebelum memulai program latihan yang sangat intens jika kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti hipertensi atau masalah jantung.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Interval training: Is it right for you?.
Healthline. Diakses pada 2026. 7 Benefits of High-Intensity Interval Training (HIIT).
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Interval Training: How to Get Started.
Journal of Applied Physiology. Diakses pada 2026. Physiological adaptations to low-volume high-intensity interval training.

FAQ

1. Apa arti lari interval adalah bagi pemula?

Bagi pemula, lari interval berarti menyelingi lari cepat (sprint) dengan jalan cepat atau lari santai agar jantung tidak terlalu terbebani sekaligus melatih daya tahan otot secara bertahap.

2. Berapa kali seminggu sebaiknya melakukan lari interval?

Untuk menghindari cedera dan kelelahan berlebih, disarankan melakukannya 1-2 kali seminggu dengan jeda istirahat setidaknya 48 jam di antara sesi intens tersebut.

3. Apakah lari interval bisa membantu menurunkan berat badan?

Ya, karena intensitasnya tinggi, lari interval sangat efektif membakar kalori dalam waktu singkat dan meningkatkan metabolisme tubuh melalui efek EPOC (afterburn effect).

4. Apa yang harus dilakukan jika terjadi kram saat lari interval?

Segera hentikan lari, lakukan peregangan ringan pada area yang kram, pastikan hidrasi cukup, dan oleskan krim pereda nyeri seperti Counterpain atau Voltaren jika perlu.

Punya Keluhan Kesehatan setelah Olahraga tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan setelah mencoba latihan interval, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

HILDA ([Halodoc Intelligent Digital Assistant](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.